Kamis, 09 November 2023

Doa Bersama dari Brebes Untuk Pejuang 10 November 1945

 

Brebes – Kodim 0713 Brebes gelar doa bersama dalam rangka peringatan Hari Pahlawan 10 November 2023 di Masjid Darut Taqwa Makodim, yang dipimpin oleh Ustadz H. Ahmad Imam S.Ag dari Bulakamba Brebes. Jumat (10/11/2023).

Dikemukakan Dandim Brebes Letkol Infanteri Tentrem Basuki, bahwa doa bersama itu juga dilaksanakan secara serentak oleh satuan-satuan TNI Angkatan Darat di seluruh Indonesia.

Lanjut Tentrem, juga untuk mendoakan keutuhan dan keselamatan bangsa serta kemajuan Indonesia.

“Kegiatan kerohanian ini juga untuk memantapkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan YME, serta memotivasi generasi penerus bangsa akan nilai-nilai patriotisme yang diwariskan para pejuang bangsa, yaitu rela berkorban, keikhlasan, dan pantang menyerah,” tandasnya. (Aan)

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Bantarkawung Edukasi Kenakalan Remaja

 

Brebes – Sertu Priyatno, Babinsa Koramil 12 Bantarkawung Kodim 0713 Brebes dan Aiptu Asep S Bhabinkamtibmas Polsek Bantarkawung Polres Brebes, lakukan penyuluhan lapangan tentang kenakalan remaja kepada pelajar SMK Bantarkawung asal Desa Bangbayang, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes. Jumat (10/11/2023).

Pada kesempatan itu, Sertu Priyatno menyampaikan bahwa komunikasi interaksi dengan warga binaan merupakan salah satu tugas pokok yang harus dilakukan oleh seorang babinsa dan bhabinkamtibmas. 

“Dengan penyuluhan kepada generasi penerus bangsa yang kami temui di wilayah desa binaan diharapkan mampu mendorong para pemuda untuk selalu melakukan kegiatan yang positif dan meredam aksi kenakalan remaja yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, orang lain, dan nama baik sekolah,” bebernya.

Lanjutnya, bahwa kegiatan komunikasi sosial dengan pelajar warga desa binaan itu juga untuk monitoring wilayah terhadap perkembangan situasi Kamtibmas.

Sementara ditambahkan Aiptu Asep, bahwa dengan pemahaman yang baik diharapkan mampu membentengi generasi muda dari hal-hal yang melanggar hukum sehingga masa depan mereka tidak hancur.

“Harapannya, dengan memotivasi para pelajar maka mereka akan menjadi lebih baik lagi kedepannya, baik itu rajin belajar, rajin beribadah, disiplin waktu, serta patuh kepada orang tua dan guru,” tegasnya. (Aan)

Edukasi 4 Pilar Kebangsaan Babinsa Masuk Sekolah

 

Brebes – Serda Yudi Priyo Pamungkas, Babinsa Koramil 11 Paguyangan Kodim 0713 Brebes, berikan materi wawasan kebangsaan kepada siswa dan siswi SMP Pusponegoro Paguyangan, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes. Kamis (9/11/2023).

Dikemukakan Peltu Gunawan, Bati Tuud Koramil Paguyangan, bahwa wawasan kebangsaan memang harus dimiliki oleh setiap warga negara, dan pendidikan tentang wawasan kebangsaan haruslah ditanamkan sedini mungkin termasuk di bangku sekolah, untuk itu ada babinsa masuk sekolah.

“Pendidikan 4 pilar kebangsaan yang diberikan berupa Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, bertujuan untuk menumbuhkan dan mempertebal rasa cinta tanah air dan bela negara dari generasi milenial saat ini,” bebernya.

Lanjutnya, diharapkan 4 pilar kebangsaan akan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta bermasyarakat, sampai pada masanya mereka menjadi para pemimpin bangsa.

“Dengan karakter kebangsaan yang baik maka generasi penerus bangsa akan menjadi generasi yang tangguh dalam menangkal berbagai radikalisme,” tandasnya.

Sementara itu disampaikan Rhoihatul Janah S.Pd selaku Kepala Sekolah SMP Pusponegoro Paguyangan, bahwa motivasi yang diberikan TNI diharapkan membuat para anak didiknya lebih berdisiplin, semangat belajar, patuh dan taat kepada guru dan orang tua, mampu menghindari aksi kekerasan di sekolah, serta dapat menjaga nama baik orang tua maupun guru serta sekolah. (Aan)

Rabu, 08 November 2023

Anggota PKS dan Resis SMKN 1 Tonjong Dilatih Menembak Senapan Angin dan Memanah

 

Brebes – Sebanyak 49 orang pelajar SMKN 1 Tonjong yang tergabung dalam organisasi sekolah PKS (Patroli Keamanan Sekolah) dan Resis (Resimen Siswa), mendapatkan pengenalan materi survival (menembak senapan angin dan memanah) dari anggota Koramil 09 Tonjong Kodim 0713 Brebes.

Dikemukakan Koptu Supriadi, bahwa pembinaan tersebut sebagai materi tambahan dalam kegiatan ekstrakurikuler sekolah.

“Latihan pengenalan ini untuk menguatkan mental dan karakter siswa yang berdisiplin, bertanggung jawab, dan berdikari, dari para anggota PKS dan Resis SMKN 1 Tonjong,” bebernya.

Lanjutnya, tujuan latihan jangka panjang adalah untuk memunculkan bibit atlet menembak dan memanah serta sebagai pembinaan bela negara.

“Untuk pembinaan berkelanjutan akan dilaksanakan setiap hari Selasa mulai pukul 15.00 - 16.30 WIB,” sambungnya.

Sementara dikemukakan Arif Rahman Solah ST selaku guru pendamping ekstrakurikuler siswa, latihan tersebut dimaksudkan bukan untuk digunakan dalam melakukan tindak kekerasan, melainkan untuk lebih memberi rasa percaya diri para anggota PKS dan Resis SMKN 1 Tonjong dalam mencegah serta menangani kenakalan remaja.

“Kita arahkan para pelajar untuk menyalurkan dan mengasah bakatnya di bidang menembak dan memanah agar suatu saat bisa mengharumkan nama sekolah, daerah, dan bangsa dengan meraih prestasi atau medali,” ujarnya. (Aan)

Selasa, 07 November 2023

Kodim Brebes Salurkan Bantuan Sembako Ibu Pangdam ke Masyarakat Kurang Mampu

 

Brebes – Kodim 0713 Brebes salurkan bantuan paket sembako dari Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) PD IV Diponegoro, Ny. Novita Widi Prasetijono kepada masyarakat kurang mampu di sekitar kodim. Minggu sore (5/11/2023).

Dikemukakan Ketua Persit KCK Cabang XXIII Kodim 0713 Brebes Ny. Esti Tentrem Basuki, bahwa bantuan belasan paket sembako untuk masyarakat kurang mampu di sekitar Kodim Brebes seperti fakir miskin, pemulung, tukang sampah, tukang becak, dan tukang parkir.

“Tali asih dari Ibu Pangdam IV Diponegoro, Ny. Novita Widi Prasetijono itu, dalam rangka syukuran hari ulang tahun beliau,” katanya.

Meneruskan apa yang disampaikan Ny. Novita Widi Prasetijono, bahwa bantuan itu diharapkan menjadi berkah bagi semuanya.

“Dilandasi semangat kebersamaan dan kekeluargaan dalam kreativitas persit sebagai pendamping prajurit, marilah kita tingkatkan empati  dan kepedulian kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan,” tandasnya.

Lanjutnya, multi peran yang menjadi ciri khas anggota persit adalah kehormatan dan kebanggaan yang tidak dimiliki oleh setiap wanita di Indonesia, dimana persit dididik juga bisa membangkitkan semangat pengabdian suami di lingkungan masyarakat yang heterogen.

Sementara itu Syahroni (50), salah satu tukang becak penerima bantuan asal Desa Saditan, Kecamatan Brebes, menyatakan senang dan terbantu.

“Selamat ulang tahun kepada Ibu Pangdam IV Diponegoro, mudah-mudahan berkah, panjang umur, murah rejeki, dan sukses selalu,” ujar tukang becak yang biasa mangkal di Yogja Mall Brebes itu mewakili sesama tukang becak penerima bantuan. (Aan)

Penguatan Pelajar Pancasila di SMKN 1 Kersana

 



Brebes – Sebanyak 420 pelajar SMKN 1 Kersana, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes, menerima pembekalan P5 (Projek Penguatan Profile Pelajar Pancasila) dari anggota Koramil 06 Kersana Kodim 0713 Brebes.

Dikemukakan Danramil Kersana Kapten Armed Jupriadi, bahwa tujuan kegiatan  P5 yaitu untuk meningkatkan taqwa dan disiplin siswa-siswi sekolah, kemudian menumbuhkan kembali sikap toleransi, gotong royong, dan kerjasama antar siswa sekolah, serta para pelajar mengerti akan dampak positif dan negatif medsos dalam kehidupan sekolah.

“Pembekalan dari kami akan dilaksanakan selama dua hari, untuk hari pertama para pelajar diberikan materi tentang tata cara makan yang baik dan beretika, kemudian disiplin dan budi pekerti (performa diri), serta jasmani yang meliputi senam mulai beraktivitas maupun penguatan lengan dan perut dengan push up dan sit up),” bebernya.

Lanjutnya, untuk hari kedua diberikan materi tata cara makan yang baik dan beretika, bahaya kenakalan remaja dan narkoba, kelebihan dan dampak negatif medsos, serta materi jasmani III yang meliputi senam mulai beraktifitas dan baris-berbaris (PBB).

Khusus untuk tata cara makan yang baik dan beretika, para peserta diajarkan cara makan prajurit TNI yaitu sendok di tangan menghampiri mulut dan bukan sebaliknya (kepala tidak boleh menunduk). Tidak hanya itu saja, saat makan juga tidak boleh terdengar suara sedikitpun dari ketukan sendok maupun saat mengunyah makanan.

Sementara diterangkan Kepala Sekolah SMKN 1 Kersana Aman Farihi, bahwa Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan salah satu bagian yang tak terpisahkan dalam Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM).

P5 merupakan upaya dalam mewujudkan pelajar Pancasila yang mampu berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, yaitu beriman dan bertaqwa kepada Tuhan, berbhineka global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.

IKM P5 menjadi istimewa karena penerapannya tidak terintegrasi dalam pembelajaran setiap mata pelajaran melainkan mempunyai porsi khusus dalam setiap alokasi jam mata pelajaran yang membuat peserta didik memiliki kesempatan untuk bisa mengembangkan kompetensi pengetahuan, keterampilan dan sikap mereka dengan belajar dari teman mereka, guru, bahkan sampai pada tokoh masyarakat sekitar dalam menganalisis isu-isu hangat yang terjadi di lingkungan sekitar.

“P5 adalah pembelajaran lintas disiplin ilmu untuk mengamati dan memikirkan solusi terhadap permasalahan di lingkungan sekitar,” terangnya.

Aman Farihi menambahkan, P5 adalah kesempatan terbuka bagi para peserta didik untuk mendapatkan pengetahuan termasuk kompetensi pemecahan masalah di lingkungan sekitar, kemudian penguatan karakter dari lingkungan sekitar, serta kesempatan berpartisipasi aktif dan berkontribusi di lingkungan sekitar. (Aan)

Akhir Tahun 2023, Para Babinsa Kodim Brebes Menembak

 


Brebes – Anggota TNI dari Kodim 0713 Brebes kembali melakukan Latihan Menembak Senjata Ringan (Latbakjatri) laras pendek dan panjang di Lapangan Tembak Kodim, di Desa Songgom, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Selasa (7/11/2023).

Dikemukakan Pasiops Kodim Brebes Kapten Armed Jupriadi, bahwa latihan menembak kali ini merupakan program triwulan empat tahun 2023.

“Latihan menembak di akhir tahun 2023 ini digelar selama dua hari (tanggal 7 dan 8 November 2023). Ini merupakan program rutin setiap tiga bulan,” terangnya.

Lanjutnya, bagi anggota bintara maupun tamtama, sebelum pelaksanaan menembak laras panjang FNC jarak 100 meter sikap tiarap tanpa tersandar, para peserta melaksankan zeroing atau koreksi senjata, yaitu dengan melakukan tembakan 3 butir koreksi di lesan jarak 100 meter.

Kemudian untuk laras pendek khusus bagi perwira dengan menggunakan Pistol FN-46 dengan sikap berdiri. Sebelum diambil nilai juga melakukan tembak koreksi 3 butir di lesan jarak 25 meter.

“Latihan menembak senjata ringan ini bertujuan untuk mengasah dan memelihara kemampuan dasar setiap prajurit,” tegasnya.

Jupriadi menambahkan, latihan berkala tersebut juga untuk melatih kedisiplinan, ketenangan, dan kesabaran dalam pelaksanaan setiap tugas.

Walaupun di satuan teritorial, namun kemampuan dasar prajurit tetap harus terus diasah dan dipelihara agar tidak kehilangan naluri tempurnya. (Aan)