Sabtu, 31 Juli 2021

Door To Door Koramil Bantarkawung Selesai Salurkan Beras Warga Terdampak Covid-19

Brebes – Mbah Tarmiah (78), salah satu warga asal Desa Bantarkawung RT. 08 RW. 02, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang mendapatkan serbuan bantuan beras dari TNI Kodim 0713 Brebes.

Dengan logat Sunda, petani itu mengucapkan hatur nuhun atau terima kasih atas bantuan beras yang diterimanya melalui Serma Marji, Babinsa Koramil 12 Bantarkawung Kodim 0713 Brebes. Sabtu (31/7/2021).

Dikemukakan Danramil Bantarkawung, Kapten Infanteri Nurhadi, 18 desa di Kecamatan Bantarkawung yang merupakan binaannya, masing-masing desa mendapatkan 20 paket beras kemasan 5 kilogram.

“Koramil Bantarkawung menyalurkan 360 paket beras untuk 18 desa. Tentunya jumlah ini belum bisa mengcover seluruh warga yang terdampak pandemi covid-19, sehingga yang mendapatkannya berdasarkan skala prioritas,” terangnya.

Lanjutnya, untuk itulah dalam penyalurannya berkoordinasi dengan perangkat desa setempat guna mempertajam penerima skala prioritas itu.

Kapten Nurhadi berharap bantuan yang diberikan itu dapat bermanfaat dalam membantu meringankan kebutuhan dapur dari warga yang kurang mampu/pra sejahtera yang terdampak langsung pandemi dan juga keluarga yang sedang menjalani isolasi mandiri covid-19.

“Kita sengaja membagikannya secara door to door guna menghindari kerumunan dan kecemburuan sosial. Alhamdulillah penyaluran bantuan beras di 18 desa di Kecamatan Bantarkawung sudah tersalurkan semua,” pungkasnya.

Di tempat lain, Koramil 01 Brebes juga tengah menyalurkan 500 paket untuk 23 desa, kemudian Koramil 02 Jatibarang 440 paket untuk 22 desa, Koramil 03 Wanasari 400 paket untuk 20 desa, Koramil 04 Tanjung 360 paket untuk 18 desa, Koramil 05 Losari 440 paket untuk 22 desa.

Selanjutnya Koramil 06 Kersana menyalurkan 260 paket beras untuk 13 desa, Koramil 07 Bulakamba 380 paket untuk 19 desa, Koramil 08 Bumiayu 300 paket untuk 15 desa, Koramil 09 Tonjong 280 paket untuk 14 desa, Koramil 10 Sirampog 260 paket untuk 13 desa, Koramil 11 Paguyangan 260 paket untuk 12 desa.

Kemudian Koramil 13 Salem 420 paket untuk 21 desa, Koramil 14 Banjarharjo 500 paket untuk 25 desa, Koramil 15 Ketanggungan 420 paket untuk 21 desa, Koramil 16 Larangan 220 paket untuk 11 desa, dan terakhir Koramil 17 Songgom 200 paket untuk 10 desa.

Perlu diketahui, serbuan bantuan sosial dari TNI-Polri selama masa pemberlakuan PPKM Darurat dan perpanjangan PPKM Darurat sampai dengan 2 Agustus 2021 nanti, merupakan dukungan kepada pemerintah dalam upaya percepatan penanganan dampak ekonomi pemberlakuan PPKM Darurat. (Aan)

Gudang Pakan Ternak di Jalur Pantura Brebes Ludes Terbakar

 

Brebes – Gudang Toko Mustika Ternak di jalur Pantura Jalan Jenderal Sudirman No. 65 Kelurahan Brebes, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terbakar hebat sehingga mengakibatkan kerugian ratusan juta rupiah. Sabtu petang (31/7/2021).

Kebakaran di samping Toko Metro elektronik ini membuat banyak pengguna jalan berhenti dan mengabadikan momen itu dengan menggunakan ponsel mereka.

Danramil 01 Brebes Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Kunpriyanto menyebutkan, kebakaran terjadi sekitar pukul 18.00 WIB di gudang penyimpanan pakan ternak di samping belakang Toko Metro.

“Saat kejadian itu, hujan deras baru saja reda, adapun penyebabnya kemungkinan besar dari korsleting listrik yang menyebabkan percikan api,” terangnya.

Api cepat membesar setelah membakar kardus, pakan ternak, dan kayu atap bangunan. Api baru berhasil dipadamkan oleh 3 unit mobil Damkar Brebes dan 2 unit mobil Damkar Kota Tegal, satu unit mobil water canon Polres Brebes, TNI-Polri, Satpol PP, dan dibantu sejumlah masyarakat untuk mempercepat pemadaman.

Berkat kegigihan dari para petugas, sekitar pukul 19.45 WIB, api baru berhasil dipadamkan. Mereka berjuang melewati kawasan padat pemukiman dan gang sempit untuk mendekati bangunan terbakar.

Menurut keterangan Arif Hermawan (40) pemilik ruko di Jalan Jenderal Sudirman No. 69 Brebes, awalnya dirinya mencium bau asap kemudian mengecek ke belakang ruko namun tidak ada yang terbakar.

Selanjutnya ia keluar dari ruko yang ditempati dan melihat lubang angin pada bangunan di sebelahnya itu sudah berwarna merah dan mengeluarkan banyak sekali kepulan asap hitam.

Sementara itu Kristianto, ayah pemilik gudang mengatakan, bangunan yang terbakar merupakan gudang penyimpanan pakan ternak ayam, sedangkan untuk tokonya ada di sebarang jalan sehingga tidak ada aktivitas apapun di dalamnya saat kejadian.

“Kerugiannya ya sekitar Rp. 150 jutaan,” ujar Kristianto. (Aan)

Jumat, 30 Juli 2021

Serbuan Obat dan Jamu Herbal Covid-19 Dari TNI Brebes

 

Brebes – Tim Satgas PPKM Mikro Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menyerahkan obat covid-19 paket 2 kepada sejumlah warga Desa Kebonagung Kecamatan Jatibarang yang sedang isoman (isolasi mandiri) covid-19.

Disampaikan Pasilog Kodim 0713 Brebes Letda Infanteri Sunardi, Kodim Brebes mendapatkan 609 paket obat covid-19 dari Kodam IV Diponegoro melalui Denkesyah 04.04.01 Purwokerto, dan sampai saat ini sudah selesai disalurkan kepada warga masyarakat di 17 kecamatan/koramil yang isoman.

Dari 609 paket obat covid itu, terbagi menjadi tiga paket yang meliputi, paket I (warna biru) sebanyak 55 kotak, paket II (warna hijau) 388 kotak, dan paket III (warna orange) sebanyak 166 kotak.

“Paket 1 kotak biru diperuntukkan bagi warga isoman tanpa gejala, dimana dalam setiap paketnya berisi 3 macam jenis obat yaitu 28 tablet Vitamin C 250 mg, 7 tablet Vitamin D3 1000 IU, dan 14 tablet Zink 20 mg,” bebernya.

Kemudian untuk setiap paket II (kotak hijau) terdiri dari 5 macam obat yang meliputi 14 tablet oseltamivir 75 mg, 28 tablet vitamin C 250 mg, 7 tablet Vitamin D3 1000 IU, 14 tablet Zink 20 mg, dan 10 tablet Paracetamol 500 mg. Paket ini untuk warga isoman dengan keluhan panas dan anosmia (kehilangan rasa penciuman).

Sedangkan paket III diperuntukkan bagi warga isoman dengan keluhan panas, anosmia, dan disertai batuk. Di setiap paket ketiga ini berisi 7 macam obat yang meliputi 14 tablet oseltamivir 75 mg, 28 tablet vitamin C 250 mg, 7 tablet Vitamin D3 1000 IU, 14 tablet Zink 20 mg, dan 10 tablet Paracetamol 500 mg, 20 tablet Ambroxol, dan 7 tablet Azithromycin 500 mg.

Menurutnya, pemberian obat sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap warga yang terpapar virus corona.

Selain obat, para Babinsa di 17 Koramil juga membagikan jamu herbal yang diyakini bisa untuk obat tolak covid-19, yaitu Jamu Bergas Waras (JBW). Dari 367 jamu dalam botol plastik kemasan, 255 jamu sudah dibagikan kepada masyarakat berdasarkan skala prioritas.

“Jamu herbal diberikan kepada warga yang sehat maupun yang isoman agar terbentuk imunitas tubuhnya dari virus corona. Kemudian dalam pembagiannya Babinsa berkoordinasi dengan unsur terkait di desa binaan masing-masing, juga agar tepat sasaran,” imbuhnya. (Aan)

Rabu, 28 Juli 2021

Serbuan Obat dan Jamu Herbal Covid-19 Dari TNI Brebes

  


Brebes – Tim Satgas PPKM Mikro Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menyerahkan obat covid-19 paket 2 kepada sejumlah warga Desa Kebonagung Kecamatan Jatibarang yang sedang isoman (isolasi mandiri) covid-19.

Disampaikan Pasilog Kodim 0713 Brebes Letda Infanteri Sunardi, Kodim Brebes mendapatkan 609 paket obat covid-19 dari Kodam IV Diponegoro melalui Denkesyah 04.04.01 Purwokerto, dan sampai saat ini sudah selesai disalurkan kepada warga masyarakat di 17 kecamatan/koramil yang isoman.

Dari 609 paket obat covid itu, terbagi menjadi tiga paket yang meliputi, paket I (warna biru) sebanyak 55 kotak, paket II (warna hijau) 388 kotak, dan paket III (warna orange) sebanyak 166 kotak.

“Paket 1 kotak biru diperuntukkan bagi warga isoman tanpa gejala, dimana dalam setiap paketnya berisi 3 macam jenis obat yaitu 28 tablet Vitamin C 250 mg, 7 tablet Vitamin D3 1000 IU, dan 14 tablet Zink 20 mg,” bebernya.

Kemudian untuk setiap paket II (kotak hijau) terdiri dari 5 macam obat yang meliputi 14 tablet oseltamivir 75 mg, 28 tablet vitamin C 250 mg, 7 tablet Vitamin D3 1000 IU, 14 tablet Zink 20 mg, dan 10 tablet Paracetamol 500 mg. Paket ini untuk warga isoman dengan keluhan panas dan anosmia (kehilangan rasa penciuman).

Sedangkan paket III diperuntukkan bagi warga isoman dengan keluhan panas, anosmia, dan disertai batuk. Di setiap paket ketiga ini berisi 7 macam obat yang meliputi 14 tablet oseltamivir 75 mg, 28 tablet vitamin C 250 mg, 7 tablet Vitamin D3 1000 IU, 14 tablet Zink 20 mg, dan 10 tablet Paracetamol 500 mg, 20 tablet Ambroxol, dan 7 tablet Azithromycin 500 mg.

Menurutnya, pemberian obat sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap warga yang terpapar virus corona.

Selain obat, para Babinsa di 17 Koramil juga membagikan jamu herbal yang diyakini bisa untuk obat tolak covid-19, yaitu Jamu Bergas Waras (JBW). Dari 367 jamu dalam botol plastik kemasan, 255 jamu sudah dibagikan kepada masyarakat berdasarkan skala prioritas.

“Jamu herbal diberikan kepada warga yang sehat maupun yang isoman agar terbentuk imunitas tubuhnya dari virus corona. Kemudian dalam pembagiannya Babinsa berkoordinasi dengan unsur terkait di desa binaan masing-masing, juga agar tepat sasaran,” imbuhnya. (Aan/Red)

Selasa, 27 Juli 2021

Ribuan Paket Beras Bagi Warga Brebes Terdampak PPKM Darurat Mulai Disalurkan Babinsa

  


Brebes – Sebanyak 6 ribu paket beras kemasan 5 kilogram mulai disalurkan para Babinsa di 17 koramil jajaran Kodim 0713 Brebes.

Disampaikan Dandim Letkol Armed Mohamad Haikal Sofyan melalui Pasilog, Letda Infanteri Sunardi, ribuan paket beras itu berasal dari bantuan pemerintah.

“30 ton beras sudah kita kemas menjadi 6 ribu paket 5 kilogram, kemudian sudah mulai didistribusikan untuk warga masyarakat di 297 desa di Kabupaten Brebes yang terdampak perpanjangan PPKM Darurat covid-19 sampai dengan 2 Agustus 2021 nanti,” terangnya Rabu (28/7/2021).

Diuraikannya lebih detail, untuk Koramil 01 Brebes akan menyalurkan 500 paket untuk 23 desa, Koramil 02 Jaribarang 440 paket untuk 22 desa, Koramil 03 Wanasari 400 paket untuk 20 desa, Koramil 04 Tanjung 360 paket untuk 18 desa, Koramil 05 Losari 440 paket untuk 22 desa.

Kemudian Koramil 06 Kersana akan menyalurkan 260 paket beras untuk 13 desa, Koramil 07 Bulakamba 380 paket untuk 19 desa, Koramil 08 Bumiayu 300 paket untuk 15 desa, Koramil 09 Tonjong 280 paket untuk 14 desa, Koramil 10 Sirampog 260 paket untuk 13 desa, Koramil 11 Paguyangan 260 paket untuk 12 desa, Koramil 12 Bantarkawung 360 paket untuk 18 desa.

Selanjutnya, Koramil 13 Salem 420 paket untuk 21 desa, Koramil 14 Banjarharjo 500 paket untuk 25 desa, Koramil 15 Ketanggungan 420 paket untuk 21 desa, Koramil 16 Larangan 220 paket untuk 11 desa, dan terakhir adalah warga masyarakat di wilayah binaan Koramil 17 Songgom akan menerima 200 paket untuk 10 desa.

“Agar bantuan tepat sasaran yaitu warga yang kurang/tidak mampu dan benar-benar terdampak PPKM covid-19, maka para Babinsa bersinergi dengan Bhabinkamtibmas dan perangkat desa di wilayah binaannya masing-masing,” sambungnya.

Ditambahkan Letnan Sunardi, serbuan bantuan sosial itu diharapkan dapat meringankan beban hidup masyarakat, terlebih bagi keluarga pra sejahtera dan yang sedang isolasi mandiri covid-19.

Serbuan bantuan sosial selama masa PPKM Darurat yang gencar dilakukan akhir-akhir ini oleh pihak TNI-Polri, merupakan kolaborasi antara kedua institusi itu guna membantu pemerintah dalam upaya percepatan penanganan dampak ekonomi pemberlakuan PPKM Darurat.

Untuk diketahui, penyaluran tersebut sudah mulai dilakukan di wilayah Kecamatan Jatibarang, yaitu di Desa Kendawa kepada 20 orang Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan Desa Janegara 20 KPM. (Aan/Red)

Babinsa Bumiayu Blusukan Bagi-bagi Masker dan Bantu Bangun Jalan Anak Sekolah

 

Brebes – Anggota Koramil 08 Bumiayu, Kodim 0713 Brebes, blusukan ke desa binaan untuk menghimbau warga agar patuh protokol kesehatan memakai masker saat melakukan segala macam aktivitas di luar rumah.

Tampak Sertu Joko Erwanto, membagikan masker gratis kepada sejumlah warga Dukuh Menggala, Desa Langkap, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jateng, saat pelaksanaan kerja bakti pengecoran jalan desa. Selasa (27/7/2021).

Disampaikan Danramil Kapten Armed Jupriadi melalui Babinsa Langkap, Serda Ariyanto, selain menegakkan protokol kesehatan, dirinya bersama 7 rekan Babinsa lainnya membantu warga mengecor Jalan Usaha Tani (JUT) antar dusun di dua desa (Langkap-Kalierang).

“Jalan yang sedang dicor ini sebelumnya merupakan jalan setapak yang dibuka pada Bulan Oktober 2020 melalui gugur gunung,” terangnya.

Lanjutnya, jalan itu merupakan akses bagi warga Desa Langkap dan Kalierang untuk ke sawah/kebun, kemudian anak-anak Dusun Jojogtelu Desa Kalierang untuk bersekolah di SLTP/MTS/MA di Dukuh Menggala Desa Langkap, serta akses bagi warga Desa Langkap menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU).

“Dengan pengecoran jalan ini maka kedepan aktivitas pertanian, pendidikan, dan aktivitas sosial sejumlah warga di kedua desa itu menjadi mudah dan lancar,” sambungnya.

Sementara itu Mustolih selaku Kepala Desa Langkap menyatakan terima kasih atas segala bantuan demi memajukan desanya tersebut.

Menurutnya, dengan peningkatan jalan yang dulunya setapak dan melewati pematang sawah itu, jelas akan memotivasi anak-anak bersekolah dan para petani menggarap lahan.

Di hari ke-7 pelaksanaan kerja bakti ini, hasil pengecoran jalan selebar 2,5 meter baru mencapai panjang 20 meter, itu dikarenakan terkendala medan sulit dalam langsir material. (Aan)

Babinsa Bumiayu Blusukan Bagi-bagi Masker dan Bantu Bangun Jalan Anak Sekolah

  


Brebes – Anggota Koramil 08 Bumiayu, Kodim 0713 Brebes, blusukan ke desa binaan untuk menghimbau warga agar patuh protokol kesehatan memakai masker saat melakukan segala macam aktivitas di luar rumah.



Tampak Sertu Joko Erwanto, membagikan masker gratis kepada sejumlah warga Dukuh Menggala, Desa Langkap, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jateng, saat pelaksanaan kerja bakti pengecoran jalan desa. Selasa (27/7/2021).


Disampaikan Danramil Kapten Armed Jupriadi melalui Babinsa Langkap, Serda Ariyanto, selain menegakkan protokol kesehatan, dirinya bersama 7 rekan Babinsa lainnya membantu warga mengecor Jalan Usaha Tani (JUT) antar dusun di dua desa (Langkap-Kalierang).


“Jalan yang sedang dicor ini sebelumnya merupakan jalan setapak yang dibuka pada Bulan Oktober 2020 melalui gugur gunung,” terangnya.


Lanjutnya, jalan itu merupakan akses bagi warga Desa Langkap dan Kalierang untuk ke sawah/kebun, kemudian anak-anak Dusun Jojogtelu Desa Kalierang untuk bersekolah di SLTP/MTS/MA di Dukuh Menggala Desa Langkap, serta akses bagi warga Desa Langkap menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU).


“Dengan pengecoran jalan ini maka kedepan aktivitas pertanian, pendidikan, dan aktivitas sosial sejumlah warga di kedua desa itu menjadi mudah dan lancar,” sambungnya.


Sementara itu Mustolih selaku Kepala Desa Langkap menyatakan terima kasih atas segala bantuan demi memajukan desanya tersebut.


Menurutnya, dengan peningkatan jalan yang dulunya setapak dan melewati pematang sawah itu, jelas akan memotivasi anak-anak bersekolah dan para petani menggarap lahan.


Di hari ke-7 pelaksanaan kerja bakti ini, hasil pengecoran jalan selebar 2,5 meter baru mencapai panjang 20 meter, itu dikarenakan terkendala medan sulit dalam langsir material. (Aan)