Tampilkan postingan dengan label Beliung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Beliung. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Februari 2021

Beberapa Rumah di Plompong Sirampog Brebes Rusak Diterjang Angin Kencang

  

Brebes – Angin kencang merusak pemukiman warga di Desa Plompong, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Rabu dini hari (24/2/2021).






Dijelaskan Danramil 10 Sirampog Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Siswanto, setidaknya ada 3 rumah warga yang rusak yaitu di Dukuh Pucung Lancar RT. 06 RW. 05, Desa Plompong.


“Hujan lebat mulai terjadi pukul 01.00 sampai dengan 03.30 WIB, sedangkan sekitar pukul 03.00 WIB, saat hujan mulai mereda angin semakin membesar dan merusak beberapa rumah warga setempat,” terangnya.


Adapun rumah yang terdampak meliputi milik Ihwanudin (42) rusak berat pada bagian atap, kemudian Mahtubi (67) rusak ringan pada bagian atap kamar depan dan parabola hancur, serta rumah milik Abdul Rohim (45) yang mengalami kerusakan pada bagian atap dapur karena tertimpa rangka atap baja ringan rumah milik Ihwanudin.


“Rangka atap yang terbuat dari baja ringan milik Pak Ihwanudin terangkat angin karena sedang dalam taraf pembangunan,” tandasnya.


Tidak ada korban jiwa namun kerugian diperkirakan mencapai Rp. 30 juta.


Pihaknya bersama perangkat desa langsung meluncur ke lokasi kejadian untuk mendata kerugian dan selanjutnya berkoordinasi dengan pihak terkait untuk segera melaksanakan kerja bakti menyingkirkan material bangunan dan perbaikan rumah. (Aan)

Rabu, 10 Februari 2021

Puting Beliung Tumbangkan Belasan Pohon di Kersana dan Rusak Empat Rumah di Ketanggungan Brebes

 


Brebes – Angin puting beliung menerjang tiga desa di wilayah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yakni Desa Kemukten Kecamatan Kersana, dan Desa Ketanggungan serta Padakaton di Kecamatan Ketanggungan. Rabu siang (10/2/2021).











Walaupun tak ada korban jiwa dalam musibah di dua wilayah kecamatan ini, namun puting beliung merusak empat unit rumah di dua desa di Kecamatan Ketanggungan, yakni tiga rumah warga di Desa Ketanggungan RT. 04 RW. 03 dan 1 rumah warga di Desa Padakaton RT. 02 RW. 01, mengalami kerusakan.


“Tiga bangunan rumah warga di Desa Ketanggungan hanya rusak ringan, sementara 1 rumah warga di Desa Padakaton, atas nama Pak Abdul Kodir (55), mengalami rusak sedang dengan kerugian sekitar Rp. 5 juta,” terang Pelda Watimin, Bati Tuud Koramil 15 Ketanggungan, Kodim 0713 Brebes.


Tak hanya itu, puting beliung juga merusak genteng SDN 10 Ketanggungan, merobohkan gerobak makanan milik Ali, salah satu warga Desa Ketanggungan RT.04 RW. 03, dan juga merobohkan dua unit papan reklame di Jalan Jenderal Sudirman Ketanggungan.


“Kejadian angin puting beliung disertai hujan terjadi sekitar pukul 13.30 WIB, kami pihak Polsek dan perangkat desa masih mendata dampak dan kerugian secara keseluruhan,” tandasnya.


Ditambahkannya, petugas bersama perangkat desa sedah melapor kepada pihak PLN untuk segera menghidupkan listrik.


Sementara itu terpisah dijelaskan Danramil 06 Kersana, Kapten Infanteri Turiman, di wilayahnya yaitu Desa Kemukten, puting beliung terjadi antara pukul 14.00-15.45 WIB.


“Hujan lebat disertai angin puting beliung menyebabkan enam pohon jati dan 6 pohon trembesi milik PG. Kersana yang berada di pinggir Jalan Raya Kersana-Tanjung roboh dan menutup jalan,” ungkapnya.


Babinsa dan Bhabinkamtibmas segera meluncur ke lokasi untuk membantu warga menyingkirkan batang pohon sehingga pukul 16.00 WIB, lalu-lintas kembali normal. (Aan)

Puting Beliung Terjang Losari Brebes, Puluhan Rumah, 3 Motor Rusak, dan Tower Wifi Ambruk

 Brebes – Puluhan rumah warga di Desa Dukuhsalam, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, rusak diterjang angin puting beliung, Rabu siang, (10/2/2021).












Selain kerusakan tersebut, puting beliung juga merobohkan tower wifi milik Bumdes setempat, tepatnya di Dukuh Kubanggede RT. 01 RW. 03.


Danramil 05 Losari, Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Muhtadi menjelaskan, kejadian terjadi sekitar pukul 14.00 WIB.


“Tidak ada korban jiwa dari musibah ini, namun 30 rumah warga rusak, dan juga 3 unit sepeda motor juga rusak akibat tertimpa tower wifi yang roboh,” terangnya.


Adapun dari ke-30 rumah yang rusak itu, 12 rumah rusak berat di RW. 02 dan 18 rumah rusak ringan di RW. 01.


“Untuk bangunan rumah yang rusak berat, kategorinya adalah dinding hampir roboh. Sedangkan kategori rusak ringan adalah kerusakan bagian atap dan lainnya,” tandasnya.


Lebih lanjut diuraikannya, kronologi kejadian sebelumnya yaitu sekitar pukul 13.45 WIB, wilayah Kecamatan Losari diguyur hujan dengan intensitas tinggi dan disertai angin kencang. Waktu sekitar 45 menit hujan angin itu juga menyebabkan beberapa pohon tumbang da nada yang menutup jalan desa.


“Setelah kejadian, warga beramai-ramai bergotong-royong untuk memperbaiki atap yang rusak, memotong dan menyingkirkan batang pohon yang menutup jalan. Sedangkan untuk rumah yang rusak berat belum bisa diperbaiki karena cuaca belum mendukung,” imbuhnya.


Babinsa dan perangkat desa terus melakukan pendataan kerusakan, dan juga menghimbau warga agar lebih waspada sehingga secepatnya mengungsi ke tempat yang lebih aman jika ada tanda-tanda terjadinya puting beliung kembali.


Pihaknya juga menghimbau kepada warga agar mengurangi batang pohon disekitar rumah sehingga pohon tidak mudah tumbang dan menimpa bangunan saat musim penghujan ini.


Untuk esok hari akan dilakukan kerja bakti massal untuk memperbaiki kerusakan rumah dan juga tower.


“Untuk kerugian ditaksir mencapai 100 juta, termasuk tower setinggi 30 meter yang baru tahun beroperasi,” pungkasnya. (Aan)

Sabtu, 16 Januari 2021

Puting Beliung Rusak Atap Rumah Warga di Sirampog Brebes

 


Brebes – Angin puting beliung menyebabkan pohon roboh sehingga menimpa beberapa rumah di Dusun Karang Salam RT/RW. 03, Desa Mendala, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Kamis dini hari (14/1/2021).





Dijelaskan Danramil 10 Sirampog Kodim 0713 Brebes melalui Bati Tuud, Pelda Sugiharto, bahwa puting beliung diawali dengan hujan dengan intensitas sedang-tinggi yang mengguyur wilayah Desa Mendala dan sekitarnya mulai pukul 21.00 WIB (13/1).


“Dua atap bangunan rumah warga setempat tertimpa pohon yang roboh pada pukul 04.00 WIB, sehingga mengalami kerusakan,“ terangnya.


Tidak ada korban jiwa atas bencana alam itu, namun kerugian bagi keluarga Nuri (46) dan Parid (52), mencapai belasan juta rupiah.


Ditambahkannya, saat ini warga dibantu BPBD dan TNI, melakukan gotong royong untuk menyingkirkan batang pohon tumbang dan memperbaiki kerusakan atap.


“Bersama BPBD Sirampog, kami menghimbau kepada masyarakat agar memotong cabang-cabang pohon besar di sekitar pemukiman, sehingga tidak menimbulkan potensi roboh saat tertiup angin besar dan kencang, karena akarnya tidak kuat menahan pohon yang rimbun,” pungkasnya. (Aan)

Selasa, 22 Desember 2020

Puting Beliung Merusak 9 Pemukiman dan Masjid di Losari Brebes

 


Brebes – Angin puting beliung merusak kurang lebih 10 bangunan warga masyarakat di 5 RT di Dukuh Blangko, Desa Kecipir, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Minggu malam (20/12/2020).





Tidak ada korban jiwa, namun 9 rumah dan 1 masjid rusak akibat puting beliung di RW. 03 Dukuh Blangko.


Dijelaskan Danramil 05 Losari, Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Muhtadi, bahwa bencana alam tersebut terjadi sekitar pukul 19.45 WIB, dimana sebelumnya pada pukul 16.00 WIB diawali dengan mendung tebal disertai angin kencang dan petir.


“Sekitar pukul 19.00 WIB, wilayah Kecamatan Losari turun hujan dengan intensitas biasa namun disertai petir dan angin kencang yang bertiup dari arah barat daya ke arah timur laut atau dari darat ke laut,” bebernya.


Dijelaskan lanjut, untuk kerusakan rumah bervariasi, sedangkan untuk bangunan masjid setempat, yakni Masjid Baitussalam RT. 01, atap terasnya ambruk dan diperkirakan kerugian mencapai Rp. 30 juta.


Sedangkan untuk kesembilan rumah yang mengalami kerusakan mulai dari yang terberat meliputi, milik Tarwadi RT. 01 (rumah roboh, kerugian 60 juta), Suhari RT. 06 (rusak berat, kerugian RP. 50 juta), Drajat RT. 05 (rusak berat, kerugian Rp. 10 juta), Untung RT. 06 (rusak berat, kerugian Rp. 10 juta).


Selanjutnya untuk rusak ringan dengan kerugian mencapai kurang lebih Rp. 5 juta meliputi rumah milik Iroh RT. 02, Tarmin RT. 03, Waidin RT. 03, Datim RT. 05, dan juga rumah milik Kusno di RT. 06.


Mendapatkan laporan dari warga masyarakat, petugas piket Koramil dan Polsek Losari langsung mendatangi lokasi bencal untuk melakukan pengecekan dan pendataan, dan koordinasi dengan Pemdes, karang taruna dan pihak-pihak terkait untuk melaksanakan kerja bakti pembersihan material bangunan.


“Kita himbau bagi masyarakat yang rumahnya terdampak rusak berat agar sementara mengungsi ke tetangga atau sanak saudaranya, dan saat ini mereka sudah mengungsi beserta barang-barang berharganya,” tandasnya.


Ditambahkannya, pihaknya juga menghimbau agar warga setempat agar selalu waspada dan segera mencari tempat yang lebih aman apabila terjadi mendung tebal disertai angin kencang.


Pasalnya, kondisi geografis wilayah Desa Kecipir merupakan dataran luas yang mengarah ke pantai, sehingga cukup berpotensi terjadinya puting beliung. (Aan)