Tampilkan postingan dengan label Kekeringan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kekeringan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 31 Juli 2019

Upaya Mitigasi Kekeringan Di Desa Wanatawang Brebes

Brebes - Dalam upaya mengantisipasi dampak yang ditimbulkan akibat kekeringan di wilayah, Babinsa Wanatawang Koramil 17/Songgom Sertu Sudarto menggandeng Kepala Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Poktan Tani Maju dan para petani untuk melakukan mitigasi kekeringan. Rabu (31/07/2019).



Pembersihan jalan menuju arah tempat dilaksanakannya kegiatan mitigasi kekeringan menjadi tanggungjawab bersama. Kata Babinsa

Suloso, AMd selaku PPL juga mengucapkan terima kasih kepada Babinsa, karena selama ini mengawal dan mendampingi PPL dan Petani mulai bantuan benih Pemerintah turun, budidaya sampai dengan panen selalu koordinasi dan terjalin kerjasama yang baik.

Untuk diketahui, kegiatan dan upaya mengatasi mitigasi kekeringan ini untuk antisipasi menghadapi dampak kekeringan di wilayah Dukuh Pengilon Desa Wanatawang dan sekitarnya yang dilakukan bersama instansi terkait guna penanganan permasalahan yang terdampak kekeringan sehingga hasil panen bisa dimaksimalkan. (Utsm)

Rabu, 24 Juli 2019

Posko Kekeringan Kecamatan Ketanggungan Brebes




Brebes – Mitigasi dan Pembukaan Posko Kekeringan terus berlanjut, kini giliran di Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, telah didirikan Posko Kekeringan dimana ditempatkan di Kantor BPP Kecamatan Ketanggungan. Rabu (24/07/2019).

Setelah mendirikan Posko Kekeringan, Danramil 15/Ketanggungan Kapten Inf Sugeng Wiratno yang didampingi Koorpro Kecamatan Aji Triyono serta Babinsa dan staf BPP berkeliling ke hamparan lahan kering dengan mengecek saluran irigasi dan mengecek langsung lahan padi yang gagal panen (puso).

Danramil Kapten Sugeng menjelaskan bahwa di sejumlah desa di kecamatan Ketanggungan ini banyak yang mengalami gagal panen yang disebabkan kekurangan air karena kemarau sekarang ini, untuk itu saya bersama BPP dan Koorpro Kecamatan Ketanggungan mengecek secara langsung di wilayah guna klarifikasi laporan dari para petani yang mengeluh karena gagal panen. Tuturnya.

Hasil temuan dilapangan ini akan dilaporkan ke kantor dinas pertanian dan ketahanan pangan kabupaten brebes guna mendapatkan solusi untuk para petani. Kata Danramil. (Utsm)

Rabu, 26 Juni 2019

Di Bantarkawung Brebes, Petani Bendung Cigunung Antisipasi Kekeringan

Brebes – Kekeringan tersebar di wilayah Pantura Kabupaten Brebes sudah mulai menyebar ke beberapa wilayah Brebes bagian tengah. Puluhan hektar lahan persawahan di wilayah Kecamatan Bantarkawung, juga mulai mengalami kekeringan awal yang diakibatkan mulai mengeringnya irigasi yang bersumber dari Kali Cigunung.


Di Desa Sindangwangi, puluhan masyarakat melaksanakan pembuatan bendungan untuk mengairi sawah agar tidak gagal panen. Rabu (26/6/2019).

Disampaikan Kepala Desa, Daryo (54), perangkat desa bersama anggota TNI dari Koramil 12 Bantarkawung Kodim 0713 Brebes, membantu para petani dalam membuat bendungan di sungai tersebut dengan menggunakan dana swadaya masyarakat dan desa, guna mengairi setidaknya 10 hektar sawah.

Musim kemarau tahun ini datang lebih cepat dari tahun sebelumnya. Tahun kemarin, bulan Juni petani masih mendapatkan air yang cukup sehingga bisa panen, namun saat ini air sudah tidak ada sejak awal Juni lalu.

Sementara dibenarkan Danramil, Kapten Infanteri Nurhadi bahwa, “Kami mengerahkan enam orang anggota guna membantu upaya sekitar 65 orang petani dalam membendung Cigunung, dan hari ini progresnya mencapai 30 %,” ujarnya.

Ditambahkannya, sebagian petani di wilayah lainnya juga harus menyedot air dari irigasi primer dengan mesin pompa sehingga tentunya akan berdampak pada penambahan biaya tanam (pembelian bahan bakar), yang pangkalnya adalah meningkatnya juga harga panen di pasaran nantinya.

“Setelah dibendung, air akan dialirkan melalui pipa kurang lebih sejauh 350 meter untuk dimasukkan ke saluran irigasi tersier menuju persawahan yang berjarak 750 meter dari Cigunung,” pungkasnya. (Aan Brebes).