Tampilkan postingan dengan label Papua. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Papua. Tampilkan semua postingan

Rabu, 13 Mei 2020

Kasad Lantik Dua Putra Terbaik Asli Papua


Jakarta - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Danpusterad dari Mayjen TNI Arif Rahman kepada Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau dan Pangdam XVIII/Kasuari dari Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau kepada Mayjen TNI Ali Hamdan Bogra bertempat di Gedung E Lantai Dasar, Mabesad, Jakarta, Senin (11/5/2020).




Demikian disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Kolonel Inf Nefra Firdaus dalam rilisnya di Jakarta.

Dijelaskan oleh Nefra, bahwa pergantian tersebut berdasarkan Surat Perintah Kasad nomor : Sprin/1205/V/2020  tanggal 5 Mei 2020 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI AD.

Menariknya, kedua pejabat yang dilantik tersebut merupakan putra asli Papua. Sedangkan, Mayjen Arif Rahman akan menempati posisi jabatan baru sebagai Pa Ahli TK III  Kasad bidang Komunikasi Sosial.

Untuk diketahui, Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Danpusterad) yang baru, Mayjen TNI
Joppye Onesimus Wayangkau 
merupakan putra kelahiran Serui, Papua,17 Juli 1962, lulusan Akademi Militer (Akmil) 1986 dari kecabangan Infanteri dan lulusan Lemhannas tahun 2013.

Sebelum mendapat kepercayaan jabatan promosi bintang tiga (Letjen), sebagai Danpusterad, Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau pernah mengemban 
sejumlah jabatan penting, diantaranya :
Danbrigif 24/Bulungan Cakti (2009-2011)
Asops Kasdam XVII/Cenderawasih (2011-2012), Danrem 172/Praja Wira Yakthi (2012-2013), Irdam XVII/Cenderawasih (2013-2014), Wadanpussenif Kodiklat TNI AD (2014-2015), Kasdam V/Brawijaya (2015-2016),
Pati Sahli TK III Bid SosbudKum Panglima TNI (2016), dan Pangdam XVIII/Kasuari (2016-2020).

Demikian juga, Mayjen TNI Ali Hamdan Bogra. Beliau merupakan putra kelahiran Serui, Papua, 6 Januari 1963, lulusan Akademi Militer (Akmil) 1987 dan lulusan Lemhannas tahun 2015.

"Sebelumnya mendapat kepercayaan sebagai Pangdam XVIII/Ksr,
Mayjen TNI Ali Hamdan Bogra menjabat sebagai Wakil Komandan Sesko TNI, sejak 14 Agustus 2019," ujar Nefra.

Beberapa jabatan strategis yang pernah diembannya, sambung Nefra, antara lain Kapendam XVII/Cendrawasih (2011),
Kasrem 171/PVT (2012) 
Staf Ahli Pangdam XVII/Cendrawasih bidang Ideologi Politik (2014), Paban Sahli Bid. Komphan Pok Sahli Bid. Jemen Sishanneg Sahli Kasad (2016), dan
Bandep Lingkungan Sosial Setjen Wantannas (2017).

Dijelaskan Kadispenad bahwa alih tugas dan serah terima jabatan di lingkungan organisasi TNI AD, termasuk jabatan Danpusterad dan Pangdam XVIII/Ksr merupakan upaya penyegaran dalam tubuh organisasi yang dilandaskan pada kepentingan pembinaan personel dan pembinaan satuan, serta diproyeksikan bagi peningkatan kinerja organisasi, guna menjamin pelaksanaan tugas pokok TNI AD.

Ditambahkan Kadispenad bahwa untuk jabatan Danpusterad mengalami peningkatan (validasi Orgas), yang semula dijabat Pati bintang dua, menjadi Pati Bintang tiga (Letjen). 

"Hal ini mengacu pada Perkasad nomor 26 tahun 2019, yang merupakan turunan dari Perpres 66 tahun 2019 tentang Susunan Organisasi TNI," terang Nefra.

Upacara Sertijab Danpusterad dan  Pangdam XVIII/Ksr dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penularan pandemi Covid-19. Upacara yang berlangsung dengan tertib dan khidmat tersebut, antara lain ditandai dengan penyerahan lambang-lambang satuan, penyerahan tongkat komando dan penyematan tanda jabatan serta  penandatanganan naskah serah terima jabatan dan pakta integritas. 

Selain itu, sebelum pelaksanaan upacara Sertijab, yang pelaksanaannya dirangkaikan dengan laporan korps kenaikan pangkat 13 Pati TNI AD, Kasad dan semua yang hadir menyaksikan tayangan slide show dokumentasi foto-foto perjalanan karier pejabat yang melaksanakan Sertijab, sejak awal menjadi prajurit TNI sampai dengan menempati posisi saat ini, melalui videotron Mabesad, serta diakhiri sesi foto pejabat yang melaksanakan Sertijab beserta istri dengan Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa didampingi Ketua Umum Persit KCK Ny. Hetty Andika Perkasa. 

Selain Kadispenad, hadir dalam kesempatan tersebut, Wakasad Letjen TNI Moch. Fachruddin, Pangkostrad Letjen TNI Besar Harto Karyawan, Koorsahli Kasad, Irjenad,  para Asisten Kasad, dan para Pati TNI AD yang naik pangkat beserta istri.  (Dispenad/Pendim0713)

Senin, 02 September 2019

Pertandingan Persab Brebes dan Persebi Boyolali Usung Ajakan Anti Rasisme Papua

Brebes – Ajakan anti rasisme yang tertuang dalam tulisan diserukan melalui kegiatan olahraga pemersatu umat, yaitu sepakbola. Kini giliran media yang menyampaikan atau meneruskan ajakan yang menyejukkan ini kepada rakyat Papua, agar menghentikan aksi rasisme dan kembali ke pangkuan NKRI.






Di Stadion Karang Birahi, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang merupakan kandang Persab Brebes, Laskar Jaka Poleng menjamu Persebi Boyolali dengan disaksikan kurang lebih 1000 orang penonton. Minggu sore (1/9/2019).

Para pejabat di Kabupaten Brebes yang meliputi Wakil Bupati Narjo, Kapolres AKBP Aris Supriyono, Dandim 0713 yang diwakili Danramil 01 Brebes Kapten Armed Zaenal Abidin, Ketua KONI Ahmad Zaeni, Anggota DPRD Riski Ubaydilah dan Camat Brebes Eko Purwanto. Untuk pengamanan, Polres Brebes dibantu dari Koramil 01 dan Kodim serta Satpol PP.

Bupati Boyolali H. Seno Samodro, hadir secara khusus memberikan semangat kepada tim kesayangannya.

Dalam pertandingan Liga 3 Jawa Tengah ini, Laskar Jaka Poleng/Persab berhasil menekuk tamunya Laskar Pandang Arang/Persebi yang dilatih Ahmad Sukisno, dengan dua gol tanpa balas. Kemenangan ini menjadikan Persab meraih tiga poin pertama di grup 6 putaran kedua babak 8 besar Liga 3 Jawa Tengah.

Ketua Umum Persab, Heri Fitriansyah menyatakan bahwa kemenangan berhasil diciptakan pada babak kedua 7 menit terakhir, yaitu melalui dua pemain belakang Persab, Misbaghul Munir (83’) dan Allen Diaz (87’).

“Hasil positif ini akan menjadi modal serta motivasi berharga saat Persab melawat ke kandang Persiku Kudus, pada Rabu sore mendatang (4/9),” ucapnya.

Sementara disampaikan Manajer Persebi, Kukuh Hadiatmo/Tatang, bahwa timnya datang tidak diperkuat sejumlah pemain inti, seperti Sidang dan Riky Junian, sehingga permainan cenderung monoton karena tak mendapat pengganti sepadan.

Sebetulnya, Fahmi Adam Pamungkas dan kawan-kawan, mampu mengimbangi Persab hingga turun minum. Terlebih, saat wasit, Arif Saefudin, menunjuk titik putih atas pelanggaran yang dilakukan pemain Persab. Sayang, Adha Nurrokhim sebagai eksekutor penalti, gagal. Selanjutnya di hari yang sama nanti (4/9), Persebi akan menjamu Persip Pekalongan di Stadion Pandan Arang. (Aan)

Rabu, 10 Juli 2019

Kasdam IV/Diponegoro Berangkatkan Satgas Apter ke Maluku dan Papua

Bagi seorang prajurit, tugas merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan yang diberikan oleh Pimpinan TNI dan Negara. Pun demikian dengan prajurit Kodam IV/Diponegoro yang tergabung dalam Satuan Tugas Aparat Teritorial (Satgas Apter) yang akan melaksanakan tugas di wilayah  Maluku, Papua dan Papua Barat, yang diberangkatkan Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E., M.M., Selasa (9/7).




Acara pemberangkatan yang dilaksanakan di Balai Diponegoro ini, terdapat 66 orang prajurit akan bertugas di wilayah Kodam XVI/Patimura, Maluku, 62 orang di Kodam XVII/Cenderawasih, Papua dan 51 orang bertugas di wilayah Kodam XVIII Kasuari, Papua Barat.

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, S.E., M.M., melalui amanatnya yang dibacakan Kasdam IV/Diponegoro, menyampaikan bahwa pimpinan merasa bangga dengan prajurit yang akan melaksanakan penugasan di berbagai wilayah NKRI. Tugas ini merupakan yang pertama kali diselenggarakan, dan prajurit yang mendapat kehormatan adalah prajurit-prajurit pilihan.

“Saya bangga pada kalian. Kalian adalah prajurit pilihan, kalian juga harus bangga karena tidak setiap prajurit memiliki kesempatan dan memperoleh kehormatan seperti yang kalian dapatkan sekarang”, ungkapnya. 

Pangdam berpesan, meskipun saat ini daerah tersebut dinilai relatif aman, namun para prajurit tetap waspada dan tidak lengah. Laksanakan metode Binter dengan baik, jalin komunikasi sosial dengan berbagai komponen masyarakat serta selalu baik-baik dengan rakyat. 

“Pegang teguh Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, lakukan yang terbaik dengan penuh semangat”, imbuhnya.

Dirinya juga berharap agar selama di daerah penugasan selalu menunjukkan sikap perilaku dan tindakan serta kemampuan terbaik. Keberhasilan pelaksanaan tugas merupakan tolok ukuran profesionalitas para prajurit yang tergabung dalam Satgas Apter, pungkasnya.

Turut hadir pada acara tersebut, Danrem 073/Mkt,  Kasrem 072/Pmk, Dandim 0733/BS, para pejabat jajaran Kodam IV/Diponegoro dan para Danyon.