Tampilkan postingan dengan label Pelda Ismangil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pelda Ismangil. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 Desember 2019

Pelda Ismangil, Dilepas Group WhatsApp Pelda Peltu Kodim Brebes


Brebes, Pantai Randusanga Indah yang berada di Kecamatan Brebes adalah saksi dimana acara pelepasan salah satu anggota Group WhatsApp Pelda-Peltu Kodim 0713 Brebes (2/12) diacarakan secara sederhana dan kekeluargaan. Kamis (5/12/2019).





Ia adalah Pelda Ismail yang memiliki NRP 633462, Bati Tuud Koramil 11 Paguyangan dan juga sebagai Babinsa yang membina Desa Kedungoleng, dimana sudah resmi melaksanakan Masa Persiapan Pensiun (MPP), terhitung mulai tanggal 1 Desember 2019 lalu.

Sebelumnya setelah Upacara hari senin yang lalu diacarakan secara resmi oleh satuan Kodim yang di pimpin langsung oleh Dandim, Letkol Infanteri Faisal Amri, SE, Senin (2/11/2019) dan tak hanya pimpinan, pemberian ucapan selamat juga dilakukan seluruh peserta upacara.

Pada kesempatan tersebut, Dandim juga mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian selama di wilayah Kabupaten Brebes.

Namun menariknya lagi ada salah satu Group WhatsApp yang mengatasnamakan Pelda-Peltu (Pangkat Bintara Tinggi) Kodim Brebes mengadakan acara internal yang dihadiri 29 orang.

Peltu Diono Bati Tuud Koramil 12 Bantarkawung sebagai ketua Group mewakili rekan-rekan lainnya mengucapkan rasa hormat dan bangga atas kinerja dan kerjasama baik dalam dinas maupun pergaulan sehari-hari.

Ditambahkan juga bahwa Group WhatsApp ini adalah Group keluarga sampai kapanpun Pelda Ismangil adalah keluarga bagi kami, ungkap Peltu Diono di Rumah Makan Bang Djarot Randusanga.

Pelda Ismangil dalam sambutannya menyampaikan kepada seluruh rekan-rekan mempersilahkan dengan pintu terbuka lebar agar mampir dan singgah bila ke kota kelahirannya, yaitu Purbalingga. Ungkapnya.

Diakhir pertemuan dan perpisahan tersebut dari Group Bati memberikan sebuah kenang-kenangan dan souvenir sebagai pengingat dan almamater keluarga besar Kodim 0713 Brebes.(Utsm)

Senin, 02 Desember 2019

Awal Desember 2019, Brebes Kembali Kehilangan Salah Satu Babinsa Terbaiknya


Brebes – Satuan teritorial Kodim 0713 Brebes kembali kehilangan satu orang Babinsa terbaiknya, di wilayah Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.




Adalah Pelda Ismail NRP 633462, Bati Tuud Koramil 11 Paguyangan dan juga sebagai Babinsa yang membina Desa Kedungoleng, resmi melaksanakan Masa Persiapan Pensiun (MPP), terhitung mulai tanggal 1 Desember 2019.

Tampak Dandim, Letkol Infanteri Faisal Amri, SE, memberikan kenang-kenangan kepada yang bersangkutan selepas upacara pengibaran Bendera Merah Putih di halaman Makodim, yang merupakan acara pelepasannya (korp raport). Senin (2/11/2019).

Pada kesempatan tersebut, Dandim juga mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian selama di wilayah Kabupaten Brebes.

Tak hanya pimpinan, pemberian ucapan selamat juga dilakukan seluruh peserta upacara.

Sementara Dikatakan Ismail yang merupakan putra daerah Madukara Kabupaten Banjarnegara, Jateng ini, bahwa dirinya merasa bangga dapat mendedikasikan tenaga dan pikirannya di Kota Bawang Brebes. (Aan)


Kamis, 06 Juni 2019

Babinsa Jelaskan Sejarah Pemandian Air Panas Tirta Husada Paguyangan Brebes

Sejarah Pemandian Air Panas Tirta Husada Paguyangan Brebes
Brebes - Sejarah penemu pertama sumber air panas di dukuh cingebul Rt 03 / Rw 03, Desa Kedungoleng , Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah kini terkuak dengan adanya penelusuran oleh seorang Babinsa, Jum’at (7/6/19).

Adalah Mbah Reksa Widjaya pada tahun 1837 yang merupakan pemilik dan pengembala Kerbau, selama 1 sampai dengan 2 bulan kerbaunya hilang, selama itu Mbah Reksa Widjaya mencari keberadaan Kerbau miliknya, hingga Mbah Reksa sampai di hutan belantara dan bermukim tepatnya di Desa Kedungoleng, berdekatan dengan aliran sungai yang jernih dan bersih, sungai itu disebut Sungai Jimbluk.

Tak di sengaja Mbah Reksa Widjaya menemukan jejak telapak kaki kerbau miliknya, kemudian mengikuti jejak tersebut, diketahui dengan mata kepala sendiri, Mbah Reksa melihat Kerbaunya sedang berkubang dengan kondisi Kerbau masih utuh sehat dan seperti semula.

Mbah Reksa Widjaya mendekati kerbau miliknya yang sedang berkubang di lumpur namun dengan rasa tergaget dan heran bahwa Kerbaunya dikubangan yang penuh lumpur dan berair, anehnya air yang berada dikubangan tersebut merupakan air panas, seharusnya Kerbau senang berada dikubangan air dan berlumpur dingiin, namun hal ini berbeba.
Seketika itu dibenak Mbah Reksa widjaya tercetus ide memberikan nama kubangan air tersebut dengan nama Cipanas.
Mbah Reksa konon cerita silsilahnya adalah merupakan keturunan Pasundan (Jawa Barat), dengan Bahasa Khas Sundanya sehingga memberi nama, CAIPANAS artinya Cai adalah Air Panas adalah Ngebul yang diambil dari Bahasa sunda atau kita sebut dengan Air Panas.
Pelda Ismangil selaku Babinsa Kedungoleng mengatakan saat di lokasi  Pemandian Air Panas, bahwa kita tidak boleh melupakan sejarah, benar apa yang disampaikan oleh pendahulu kita bahwa sejarah dan peninggalannya harus kita lestarikan untuk anak dan cucu kita. Tuturnya.
Dari situlah sejarah penemuan sumber air panas (Cipanas) yang berada di Dukuh Cingebul Desa Kedungoleng yang sekarang kita kenal dengan nama Pemandian Air Panas Tirta Husada. (Utsm-Ismangil)

Minggu, 07 April 2019

Sinergitas Babinsa - Bhabinkamtibmas Wujudkan Kamtibmas yang Kondusif


Brebes, Guna selalu menjaga Kamtibmas di Desa binaan, Sinergitas antara Babinsa dan Babinkamtibmas sangat diperlukan dalam pelaksanaan tugas dalam rangka memberikan rasa aman serta mewujudkan tertib sosial di masyarakat Desa binaannya. Ini semua bisa terwujud jika diantara kedua belah pihak ada komunikasi yang baik, sehingga tugas dilapangan akan terasa ringan dan masyarakat pun akan merasa nyaman dan merasa terayomi.
Hal ini wujudkan dengan kebersamaan dan kekompakan antara Babinsa Pelda Ismangil dan Bhabinkamtibmas Aipda Nurul Huda Desa Kedungoleng Kecamatan Paguyangan, Senin (8/4/19).
Kegiatan tersebut merupakan Sesuatu rutinitas yang sudah sering dilaksanakan oleh keduanya, Kedatangan Babinsa dan Babinkamtibmas untuk menciptakan keamanan dan motivasi kepada warga binaannya.
Danramil 11/Paguyangan Kapten Cpl Harsono mengatakan berbagai permasalahan Kamtibmas mengacu kerja sama di tingkat atas, sinergi TNI-POLRI sangat dibutuhkan dalam penanganan gangguan kamtibmas di masyarakat, Babinsa yang merupakan ujung tombak satuan teritorial dan Babinkamtibmas juga sama sebagai ujung tombaknya Polsek.
“Selalu sampaikan kepada masyarakat untuk ikut berperan aktif dan selalu berkomunikasi serta berkoordinasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam menangani permasalahan kamtibmas di masyarakat, khususnya di Desa binaan”. Kapten Harsono. (Utsm0713).