Tampilkan postingan dengan label Pembersihan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pembersihan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Februari 2024

Pasca Banjir Luapan Sungai Pemali, Babinsa Jatibarang dan Masyrakat Lakukan Pembersihan Material Lumpur

Brebes -  Personil babinsa koramil 02/Jatibarang Kodim 0713/Brebes Korem 071/Wijayakusuma tanpa kenal lelah terus bantu warga seperti saat ini membersihkan Madrasah Salafiyah Babusyalam di desa kedungtukang, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, Jateng. Rabu (28/02/24).


Pembersihan endapan lumpur ini akibat derasnya curah hujan serta naiknya debit air  yang mengakibatkan meluapnya air sungai pemali ke pemukiman warga. Ada tujuh kecamatan di wilayah kabupaten brebes,  yang terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah brebes sejak Minggu malam (25/2) hingga Senin (26/2),



Dijelaskan babinsa kedungtukang serma Wahyu Widiyarto Untuk sasaran pembersihan yang dilakukan hari ini adalah obyek obyek penting yaitu sekolah sekolah dan tempat ibadah, kenapa kami utamakan ,karena supaya kegiatan belajar mengajar bisa berjalan lancar seperti semula, selain itu juga kita laksanakan pembersihan di rumah warga dan tempat-tempat sarana umum lainnya. Dibantu para warga dan tokoh masyrakat, tokoh agama dan aparat desa Kami saling bahu membahu membersihkan sisa - sasa material pasca banjir, tuturnya



Secara terpisah Danramil 02/Jatibarang Letda Inf Sunardi mengatakan, bahwa hari ini banjir itu telah surut, namun akibat dari banjir tersebut tidak sedikit perumahan warga dan sekolah sekolah di genangi lumpur yang di bawa oleh air banjir.oleh karena itu, hari ini personil kita kerahkan untuk membantu warga membersihkan sisa lumpur akibat dari banjir itu,”ujar Danramil


Kegiatan pembersihan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI khususnya Koramil 02/Jatibarang kodim 0713/Brebes kepada warga di wilayah teritorialnya yang sedang mengalami musibah kebanjiran.kegiatan ini juga akan terus berlanjut dengan sasaran target benar-benar bersih dan kembali rapi seperti semula,” tutup Danramil. (Pen0713) 

Kamis, 04 Januari 2024

Karya Bakti Pembersihan Pasar Jatibarang Mengantisipasi Penyakit dan Banjir

 Brebes - Kegiatan Karya Bakti terus dilakukan jelang musim hujan oleh jajaran Kodim 0713 Brebes, termasuk diantaranya Koramil 02 Jatibarang.

Pembersihan Pasar Jatibarang merupakan tujuan utama di Koramil tersebut, guna mengantisipasi penyakit dari nyamuk.

Danramil 02 Jatibarang Letda Infanteri Sunardi pimpin langsung Karya Bakti bersama Polsek Jatibarang, Satpol PP, Dishub, Pegawai Paar dan warga masyarakat. Kamis (04/01/2024).

Danramil 02 Jatibarang mengungkapkan “Kerja bakti pembersihan pasar dilakukan untuk mencegah, agar sampah tidak terseret air hujan masuk ke parit, dan mengakibatkan penyumbatan sehingga terjadi banjir”. Ucap Letda Sunardi.

Lanjut Danramil “Kegiatan ini membawa pesan khusus, dalam memberikan edukasi terhadap masyarakat, baik pengunjung maupun pedagang pasar, agar lebih peduli lagi terhadap kesehatan lingkungan,” terangnya.





Danramil juga meminta kepada warga pedagang di pasar, agar tidak membuang sampah sembarang di dalam kompleks Pasar, karena selain mencemari lingkungan yang mengakibatkan bau busuk sehingga menumbulkan penyakit, juga mengakibatkan banjir.


“Baik Pedagang maupun pengunjung harus bertanggung jawab, atas kebersihan pasar, hal ini untuk kenyamanan dan keindahan lingkungan pasar” ungkap Danramil 02 Jatibarang. (Pen0713).

Minggu, 15 Maret 2020

Anggota Koramil 01 Brebes Melaksanakan Pembersihan Sekitar Makoramil


Brebes - Koramil 01 Brebes melaksanakan Pembersihan Koramil yang dipimpin oleh Danramil Kapten Artileri Medan (Armed) Zenal Abidin dengan Bati tuud dan Babinsa. Senin (16/03/2020).







Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari perintah Komandan Kodim 0713 Brebes Letkol Infanteri Faisal Amri, SE yang memerintahkan Jajaran Koramil untuk melaksanakan pembersihan guna menjaga Kebersihan dan kenyamanan bagi anggota Koramil itu sendiri.
Menghadapi musim hujan sekarang ini, anggota Koramil secara bersama-sama membersihkan lingkungan sekitar. Adapun sasaran pembersihan kali ini adalah pemotongan rumput-rumput dan pembuatan pagar kebun dengan bambu.
Danramil Kapten Zenal Abidin menghimbau kepada anggota sekalian agar melaksanakan pembersihan di lingkungan Makoramil minimal 1 minggu sekali. Dengan adanya pembersihan ini linkungan menjadi bersih, karena apabila lingkungan sudah bersih kerjapun menjadi semakin nyaman dan dapat menjadi contoh warga sekitar Makoramil agar selalu menjaga kebersihan.
Selanjutnya Bati Tuud Peltu Bangun Pasaribu memimpin pembuatan pagar dari bambu untuk dipasang di kebun milik koramil yang ditanami sayuran seperti pare, labuh, terong, cabai, bayem dan lainnya. (Utsm)

Sabtu, 12 Oktober 2019

Ratusan Emak-emak Di Brebes Lakukan Aksi Pungut Sampah Di Pantai Randusanga Indah

Brebes – “Jangan Biarkan Matahari Tenggelam Tanpa Makna” Adalah sebuah tulisan yang terpampang di Objek Wisata Pantai Randusanga Indah (Parin), yang merupakan kiasan dari aksi ratusan Ibu-ibu yang terwadahi dalam GOW (Gabungan Organisasi Wanita) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.







Mereka melaksanakan bersih-bersih pantai dari sampah dan ranting pohon, dalam merayakan HUT GOW yang ke-56. Jumat (11/10/2019).

Dijelaskan Ketua GOW, Aqilatul Munawaroh (55) memakai training biru jilbab merah bahwa, aksi sosial dalam memaknai ulang tahun GOW diikuti oleh 22 organisasi dari 29 organisasi wanita di Kabupaten Brebes yang menjadi anggotanya, serta organisasi wanita dan masyarakat Desa Randusanga Wetan, Kecamatan/Kabupaten Brebes.

“Sebelumnya GOW beberapa kali melaksanakan kegiatan bersih-bersih di objek wisata Mangrove Sari, Desa Sawojajar, Kecamatan Brebes. Kini kita alihkan ke Parin agar para pengunjung pantai sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan,” ucapnya.

Ditambahkannya, selain kegiatan sadar kebersihan lingkungan, juga akan melaksanakan kegiatan jalan sehat pada 19 Oktober 2019 mendatang.

Sementara ditambahkan Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIII Kodim 0713 Brebes, Ny. Ita Pulungan, bahwa Persit yang juga menjadi anggota GOW, merasa bangga dengan kegiatan sosial yang dilakukan induk organisasi wanita gabungan tersebut.

“Sambil membersihkan pantai kami refreshing. Semoga dengan kegiatan ini, warga masyarakat dan para pengunjung Pantai Randusanga Indah lebih memperhatikan kebersihan objek wisata yang menjadi salah satu andalan Brebes,” ucapnya.

Aksi GOW yang bermarkas di Jalan Ahmad Yani No. 103 Brebes ini, juga disupport oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah Kabupaten Brebes, dengan menerjunkan 1 unit armada pengangkut sampah. (Aan)

Selasa, 03 September 2019

Perawatan Senjata Yang Benar Memaksimalkan Usia Pakai

Brebes – Bengkel Lapangan (Benglap) B 04.44.01, adalah salah satu bengkel senjata yang dimiliki satuan Peralatan Kodam IV Diponegoro yang bermarkas di Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Jalan KH. Wahid Hasyim, No. 6.





Salah satu tugasnya adalah membantu merawat persenjataan yang dimiliki beberapa satuan termasuk jajaran Korem 071 Wijayakusuma (9 Kodim). Tampak anggota Benglap Slawi yang dipimpin Lettu Cpl. Suryanto, sedang merawat dan memastikan senjata api inventaris Kodim 0713 Brebes dalam keadaan baik. Selasa (3/9/2019).

Diungkapkan Suryanto bahwa, rutinitas pemeliharaan secara berkala bertujuan agar senjata mencapai usia pakai lama dan selalu siap untuk digunakan jika dibutuhkan, termasuk latihan menembak.

“Selain merawat dalaman senjata untuk menghindarkan macet/malfungsi, kami juga melakukan lubrikasi dan pengecatan dalam mencegah korosi,” terangnya.

Dijelaskannya mendalam, pembersihan dimulai dengan menyiram senjata M-16 atau merendam pistol dengan cairan pelarut untuk melunakkan kotoran di sela-sela/sudut senjata. Untuk laras digunakan pelarut tembaga agar melarutkan partikel tembaga/jelaga yang tertinggal dari selongsong peluru, baru kemudian dibersihkan dengan lantak atau sikat bor untuk memecah kumpulan kotoran pada laras/barrel.

Langkah selanjutnya adalah memberikan lubrikasi pada bagian logam. Pasalnya, minyak senjata selain mencegah keausan dan dan korosi, juga saturasi kelembaban. Minyak juga merupakan pengumpul kotoran dan bubuk mesiu, khususnya pada sekitar lencana tembak.

“Pastikan memberi minyak pada bagian yang berputar, sedangkan gemuk, sebaiknya dioles cukup tipis agar tidak menghalangi gerakan senjata,” imbuhnya.

Disarankannya, selalu membersihkan senjata di luar ruangan atau tempat yang memiliki ventilasi yang baik, karena uap dari pelarut/minyak dapat menjadi penyakit jika terhirup di ruangan tertutup. Menjauhkan minyak dan pelarut dari amunisi karena dapat menyebabkan amunisi tidak menembak atau bahkan meledak, serta menggunakan pelarut yang aman bagi senjata dan kulit orang yang membersihkannya.

“Yang terpenting selanjutnya adalah selalu membersihkan senjata saat kembali ke gudang, petugas gudang harus benar-benar memperhatikan ini,” tandasnya. (Aan)