Tampilkan postingan dengan label Pertanahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pertanahan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 31 Januari 2019

Danrem 071 Wijaya Kusuma : “Pupuk Wijayakusuma Nutrition” Back To The Nature

Banyumas – Korem 071 Wijayakusuma berinovasi untuk kembali ke pemanfaatan alam, yaitu dengan memproduksi pupuk organik cair. Upaya ini sebagai wujud perbantuan kepada Pemerintah atau Kementan RI, dalam rangka mendukung program ketahanan pangan.
 

Untuk itulah sosialisasi Pupuk Wijayakusuma Nutrition di wilayahnya yang meliputi 9 Kodim atau Kabupaten, gencar dilakukan. Terpisah, dijelaskan Komandan Korem 071 Wijayakusuma, Kolonel Kavaleri Dani Wardhana bahwa, perlu adanya upaya menyelamatkan lahan pertanian karena faktor rusaknya komposisi tanah yang diakibatkan penggunaan pupuk berbahan pestisida berlebih “Back to the nature”.

Pupuk cair ini diyakini mampu mempercepat pertumbuhan tanaman, meningkatkan hasil panen, menambah kesuburan tanah dan organiknya. Selain itu, hasil panen juga akan aman atau terbebas dari residu bahan kimia.

“Tentu dalam pelaksanaannya memerlukan pola budidaya tanaman yang mengacu kepada konsep pertanian organik atau non kimia, disamping itu juga kami selalu melakukan pendampingan terhadap para petani,” terangnya, Kamis (31/1/2019).

Lebih lanjut, beberapa hari sebelumnya (26/1) juga telah dilakukan sosialisasi pupuk di Desa Binorong Kecamatan Bawang Kabupaten Banjarnegara kepada Gapoktan Tiga Serangkai, serta di Desa Bajong Kecamatan Bukateja Kabupaten Purbalingga kepada Gapoktan Tegalurung. Sedangkan pada (28/1) dilaksanakan peninjauan lokasi Demplot Kodim 0703 Cilacap di Desa Mulyasari Rt/Rw. 03 Kecamatan Majenang di Poktan Manunggal Karsa.

“Selanjutnya sosialisasi, motivasi dan pendampingan ini akan terus bergerak ke seluruh Kodim-Kodim Jajaran Korem 071 Wijayakusuma,” imbuhnya. (Korem071-Aan0713).

Selasa, 22 Januari 2019

Badan Pertanahan Nasional Kabupaten di Warga Sukareja Brebes

Badan Pertanahan Nasional Kabupaten, Suluh Warga Sukareja Brebes

Brebes – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Brebes sudah membuat gebrakan baru di awal tahun 2019 dengan gencar mengedukasi warga masyarakat di wilayah kerjanya melalui Penyuluhan Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL), di Aula Balai Desa Sukareja Kecamatan Banjarharjo. Selasa siang (22/1/2019).


Upaya ini guna menunjang program strategis nasional khususnya di wilayah Kabupaten penghasil bawang merah. Acara yang digelar selama satu setengah jam ini dimulai pukul 13.00 WIB dan dihadiri puluhan masyarakat, termasuk pendampingan Babinsa setempat, Serda Aan Rukanto serta tokoh agama dan masyarakat Sukareja.

Dijelaskan Wakil Ketua Tim V Penyuluh BPN Brebes Wantoro, SH (54) bahwa, “Persyaratan mendaftar di program PTSL sangatlah mudah, yaitu melengkapi administrasi berupa fotokopi KTP yang diperbesar 200 %, KK, SPPT (boleh asli/fotocopi) dan materai 6000 sebanyak 1 lembar,” terangnya.

Upaya BPN Brebes tersebut guna memberikan pelayanan prima berupa kemudahan pengurusan sertifikat tanah melalui desa. Hal ini sangat diapresiasi Kepala Desa, Bawon (50) dan disambut hangat sekitar 95 orang hadirin.

Bawon juga mengumumkan kepada warganya tentang susunan panitia pendaftaran PTSL desanya yang diketuai oleh Kadir Budiharjo (45) bersama tiga orang anggotanya.

“Dengan menghadirkan penyuluh dari BPN Brebes serta mengumumkan pengurusan PTSL, adalah wujud pelayanan sebagai wakil masyarakat melalui transparansi,” ungkapnya. (Aan0713)