Tampilkan postingan dengan label Pupuk Wiajayakusuma Nutrition. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pupuk Wiajayakusuma Nutrition. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 Desember 2019

Ketua Gapoktan Se Wilayah Jatibarang Diberikan Sosialisasi Pupuk Wijayakusuma Nutrition


Brebes – Menjelang musim penghujan dan tanam sekarang ini, sedikitnya 30 orang ketua Gapoktan se wilayah kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah diberikan Sosialisasi tentang Pupuk Wijayakusuma Nutrition di Aula Koramil 02 Jatibarang, Kodim 0713 Brebes. Jum’at (27/12/2019).



Dalam penyampaian oleh Kapten Inf Kunpriyanto, SE selaku Danramil bahwa pupuk wijayakusuma sangatlah bermanfaat dan bisa membantu hasil panen yang melimpah serta tahan hama. Ungkapnya.

Demikian juga apa yang disampaikan oleh Kepala Balai Penyuluh Pertanian (BPP) kecamatan Jatibarang Sukarno membeberkan beberapa fungsi dan kegunaan pupuk nutrisi wijayakusuma cukup banyak yaitu dapat meningkatkan dan mengaktifkan unsur hara pada tanah, menggemburkan, menetralisir zat kimia dalam tanah, memperkuat akar dan mempercepat pertumbuhan tanaman, mempersingkat masa panen hinggga 20%, mampu meningkatkan hasil panen hingga 50% secara bertahap, terangnya.

Selain itu keunggulan lainnya dapat memperkuat daya tahan tanaman terhadap hama dan penyakit, memperkuat batang, daun bunga dan buah serta yang tak kalah penting hasil panen akan lebih sehat karena menggunakan bahan organik/ non kimia, imbuhnya.

Sementara di tempat lain, Komandan Kodim 0713 Brebes Letkol Infanteri Faisal Amri, SE kembali menegaskan Sosialisasi pupuk nutrisi Wijayakusuma di lakukan sebagai bentuk kepedulian TNI kepada para petani di wilayah Kabupaten Brebes, agar nantinya mampu meningkatkan produktivitas padi yang digarapnya.

“Selain itu langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian lingkungan, dan upaya menjaga keseimbangan alam karena dengan penggunaan pupuk berbahan organik akan mendorong terciptanya lahan yang sehat tanpa konsumsi bahan kimia, dan tentunya akan menghasilkan produksi padi yang sehat dan berkualitas”, Tegas Dandim. (Utsm)

Rabu, 04 September 2019

Babinsa Serma Darno Sosialisasikan Pupuk Wijayakusuma Nutrition

Brebes - Guna membantu petani dalam meningkatkan hasil pertanian, Kodim 0713/Brebes khususnya Koramil 11/Paguyangan memberikan sosialisasi kepada Gapoktan di Dukuh Jampang Desa  Ragatunjung untuk menggunakan pupuk Wijaya Kusuma Nutrition. Rabu (04/09/2019).



Dijelaskan oleh Babinsa Ragatunjung Sersan Mayor Darno bahwa hal itu dilakukan sebagai upaya untuk menarik minat para petani agar mau menggunakan pupuk wijaya kusuma nutrition, yang mana dengan penggunaan pupuk tersebut sudah terbukti bisa meningkatkan hasil pertanian, seperti yang sudah dilakukan lahan percontohan di demplot yang baru saja di laksanakan panen milik Koramil Tonjong pada minggu yang lalu.

"Kita akan bantu dan motivasi para petani dengan memberi subsidi harga terjangkau untuk setiap 1 ha sawah, dengan tujuan penghasilan para petani bisa meningkat, sehingga target swasembada pangan tercapai kesejahteraan petani juga meningkat," jelas Babinsa.

Selain akan memberikan harga subsidi pupuk, Serma Darno juga akan memberikan pendampingan di wilayah, sehingga para petani tersebut tidak bingung dalam menggarap sawahnya dengan menggunakan pupuk Wijaya Kusuma Nutrition tersebut.

“Kita juga akan memberikan pendampingan dari masa pengolahan lahan sampai dengan masa panen kepada para petani, agar mereka tidak bingung dengan menggunakan pupuk wijaya kusuma tersebut,”pungkasnya. (Utsm)


 

Senin, 26 Agustus 2019

Panen Padi Di Demplot Koramil 09 Tonjong

Brebes – Panen padi dengan hasil lebih baik adalah cita-cita dari setiap petani, bergitu juga para petani di Dukuh Karang Manding, Desa Purwodadi, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebres, Jawa Tengah, yang menanam padi varietas situbagendit.



Padi gogo/situbagendit adalah jenis padi yang umumnya berumur antara 110 – 120 hari dengan rataan hasil mecapai 3-5 ton per hektar GKB di lahan kering dan 5-6 ton/ha di persawahan.

Di Karang Manding, Gapoktan Sidodadi yang tergabung dalam Demplot Koramil 09 Tonjong, Kodim 0713 Brebes, menggunakan pupuk organik Nutrisi Wijayakusuma pada lahan seluas 7 ribu meter persegi.

Dibenarkan Koordinator Program (Koorprog) Kecamatan, Sarjiyono, ST bahwa, hasil penggunaan pupuk wijayakusuma di lahan 0,7 hektar, pH tanah menjadi stabil sehingga tanaman menjadi lebih subur.

“Dari perhitungan ubinan, hasil panen menggunakan pupuk nutrisi wijayakusuma meningkat 0,4 ton dibandingkan dengan tahun lalu sebesar 4 ton,” ucapnya saat memberikan sambutan sebelum panen bersama yang dilakukan secara simbolis di areal sawah milik Kumaedi, anggota Gapoktan, Senin (26/8/2019).

Senada dengan Sarjiyono, Camat Tonjong, Cecep Aji Suganda AP, M.Si, menyatakan bahwa pihaknya merasa bangga atas perhatian dan pendampingan TNI di sektor pertanian di wilayahnya. Ia pun sangat mendukung program yang dapat meningkatkan kesejahteraan kepada para petani.

Sementara itu, Dandim, Letkol Infanteri Faisal Amri, SE, dalam sambutannya menambahkan bahwa, pupuk tersebut mengandung nutrisi untuk kesuburan tanah sehingga tanaman terbebas dari residu zat kimia.

“Dengan penggunaan pupuk terobosan TNI Korem 071 Wijayakusuma, sangat meringankan biaya operasional para petani, ditambah panen menjadi meningkat,” tuturnya.

Selain padi, pupuk ini juga sangat baik untuk tanaman produksi lainnya. TNI tidak berupaya mengintervensi para petani di wilayah mengenai pupuk ramah lingkungan ini, karena pupuk ini juga bisa untuk memaksimalkan peternakan, seperti Demplot Peternakan Kodim 0712 Tegal bersama para peternak.

Panen raya sosialisasi ini disaksikan juga para Kades dan Gapoktan se-Kecamatan Tonjong dan tamu undangan lainnya. (Aan)

Rabu, 21 Agustus 2019

Babinsa Koramil 04 Tanjung Brebes Antar Gabah Petani

Brebes – Gabah Kering Giling (GKG) hasil dari panen Demplot Padi yang menggunakan Pupuk Wijayakusuma Nutrition milik Sujito RT. 01 RW. 03 Desa Karangreja Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes diantar Babinsa Koramil 04 Tanjung ke Koramil 15 Ketanggungan Kodim 0713 Brebes. Rabu (21/08/2019).

 



Sekira pukul 11.00 WIB,GKG yang sehari sebelumnya sudah ditimbang oleh Danramil 04 Tanjung Kapten Inf Muhtadi sejumlah 25 karung dengan kemasan 50 sampai 52 kg ini diantar langsung oleh Babinsa Serda Sudirman dan Kopda Rustono Ali dengan menggunakan kendaraan bak terbuka.

 

“Benar sekali, Babinsa Serda Sudirman dan Kopda Rustono Ali siang ini mengawal hasil panen padi dalam bentuk GKG yang sudah ditimbang hari kemarin jumlah total dari 25 karung mencapai berat 1,295 ton, yang selanjutnya disimpan Koramil 15 Ketanggungan sebagai persediaan Posko Bencana Alam (Bencal) Kodim 0713 Brebes untuk membantu masyarakat yang nantinya membutuhkan” Sambut Danramil Kapten Muhtadi.

 

Sesampainya pengawalan padi (GKG) di Koramil 15 Ketanggungan diterima oleh Serda Sertu Dirso dan selanjutnya disimpan dalam gudang. (Utsm)


Selasa, 20 Agustus 2019

Gabah Kering Giling Hasil Pupuk Wijayakusuma Nutrition


 

Brebes – Kebahagiaan terlihat saat Komandan Koramil 04/Tanjung Kodim 0713/Brebes memikul karung yang berisikan gabah untuk ditimbang guna melihat bobot Gabah Kering Giling (GKG) hasil panen dari Demplot Padi di Desa Karangreja Kecamatan Tanjung, Selasa sore (20/08/2019).

 







Berlangsung di rumah pemilik sawah Sujito warga RT. 01 RW. 03, penimbangan GKG dengan jumlah 25 karung kemasan 50 kg di pikul oleh Danramil dan Babinsa serta petani guna melihat hasil bobot padi yang sebelumnya dalam pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan dan panen menggunakan pupuk Wijayakusuma Nutrition.

 

Alhasil dari jumlah 25 karung yang rata-rata 50 hingga 52 kg tersebut mencapai jumlah 1,295 Ton GKG.

 

“Alhamdulillah, Panen padi ini berhasil sukses dengan menggunakan Pupuk Wijayakusuma dan di bantu TNI dalam pendampingannya selama proses pengolahan lahan hingga saat ini menjadi Gabah Kering Giling” Kata Sujito

 

“Rencana besok hari Rabu (21/8) padi hasil timbangan ini akan digudangkan di Koramil” Tutur Kapten Muhtadi.

 

Tampak keceriaan dan keseriusan Babinsa saat menimbang hasil panen dari Demplot padi yang selama ini ia awasi dan dampingi bersama pemiliknya. (Utsm).


Kamis, 15 Agustus 2019

Kodim 0713 Buka Lapak Di Brebes Expo

Brebes - Pembukaan Brebes Expo Tahun 2019 telah dibuka secara resmi oleh Bupati Brebes bersama Forkopimda di kawasan GOR Sasana Kridha Adikarsa Brebes.  Kamis malam (15/08/2019).






Pengunjung membludak menyaksikan acara peresmian yang setiap tahunnya ini dilaksanakan oleh pemerintah daerah kabupaten dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. 

Tahun ini merupakan sejarah baru Brebes Expo untuk Kodim 0713/Brebes, dimana pengunjung yang singgah dan mampir di Stand Kodim akan disuguhi minuman khas TNI (Imukal) dengan berbagai rasa.

Saat dikunjungi oleh Bupati dan rombongan Forkompinda,  pemandu menjelaskan isi dan fasilitas di Stand Kodim di Brebes Expo, dimana menyediakan barang-barang militer yang bisa digunakan oleh masyarakat umum dan melayani pembeli dari berbagai organisasi masyarakat dari perlengkapan mulai dari bawah hingga kepala atas (baret/topi dan lainnya) 

Disampaikan oleh anggota Koperasi Primer Kartika A-09 Serka Dirsono kepada Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti,  SE MH dan Ketua Persit Kartika Candra Kirana Cabang XIII Dim 0713 Brebes Nyonya Reva Faisal Amri bahwa Kodim Brebes juga menyediakan Pupuk Wijayakusuma Nutrition dan Watergaz sebagai produk unggulan TNI dalam menyikapi hasil pertanian dan polusi udara serta irit BBM. 

Pupuk dan Watergaz adalah produk dari Korem 071/Wijayakusuma yang sebelumnya sudah di cetuskan Komandan Korem Kolonel Kavaleri Dani Wardhana dalam menyikapi hasil pertanian dalam upaya mensukseskan Swasembada Pangan Nasional. Ditambahkan lagi bahwa Watergaz juga sangat ramah lingkungan,  irit BBM dan tidak merusak mesin kendaraan. 

Komandan Kodim 0713/Brebes Letkol Infanteri Faisal Amri, SE menjelaskan bahwa Stand Kodim di Brebes Expo adalah Kodim ingin membantu petani di brebes dengan Pupuk Wijayakusuma Nutrition agar hasilnya melimpah dan Watergaz agar masyarakat tahu akan temuin ini sangat ramah lingkungan dan irit BBM serta tidak merusak mesin kendaraan,  karena alat tersebut dipasang diluar mesin (pembuangan angin), paparnya. 

Dandim juga menambahkan bahwa warga masyarakat Brebes dipersilahkan mencicipi (Imukal)  minuman khas TNI langsung di Stand dan Gratis. (Utsm)