Tampilkan postingan dengan label Tingkat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tingkat. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 Januari 2021

Ujian Kenaikan Tingkat/Penurunan Kyu Inkai Brebes dan Tegal

  

Brebes, 67 peserta mengikuti ujian kenaikan tingkat atau Penurunan Kyu yang tergabung dari Kabupaten Brebes dan Tegal yang diselenggarakan di aula Kodim 0713 Brebes, Jawa Tengah. Rabu (06/01/2021).







 

Istitut Karate-Do Indonesia (INKAI) Cabang Kabupaten Tegal dan Brebes ini diantaranya Simpai Ade Heritanto, Mulyawan, Karnoto, A. Romli dan Willy Laiyan menjadi Tim Penguji dalam kenaikan tingkat tersebut.

 

Dikatakan oleh Simpei Willy Laiyan yang merupakan salah satu anggota Provoost Kodim 0713 Brebes bahwa kenaikan tingkat ini merupakan pertama kalinya dilaksanakan dengan melibatkan 2 Kabupaten yang dipusatkan di Brebes.

 

“Memang benar bahwa kenaikan tingkat ini digabung dengan Tegal guna menumbuhkan semangat para karateka kecil dan saling kenal dengan daerah lain, dan juga membentuk sikap disiplin serta mental yang kuat, dimana pelaksanaanya sengaja saya pilih di satuan militer Kodim Brebes”. Tutur Simpei Willy.

 

Dari berbagai umur dan tingkatan usia karateka diuji dengan pentahapan dan pembatasan jumlah peserta, tiap gelombang 10 orang, sehingga tidak berkerumun. Adapun sebelum pelaksaan kegiatan sebelumnya telah mengikuti protokoler kesehatan dengan mencuci tangan pakai sabun dan menggunakan masker. (Ujang).

Senin, 27 Januari 2020

KOKAM PCPM Wanasari Dari PRPM Sawojajar Juara 1 Lomba Marching Band



Brebes – Antusias kebahagiaan dalam memperingati hari jadi Kabupaten Brebes yang ke 342 tahun 2020 ini, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes mengadakan lomba marching band antar ormas tingkat kecamtan. Senin (27/01/2020).








Bertempat di halaman kantor kecamatan wanasari, Camat Wanasari H. Nurudin, SH didampingi Danramil 03/Wanasari Kapten Infanteri Turiman dan Kapolsek Wanasari serta seluruh sekdes se-kecamatan menyaksikan secara langsung ajang lomba tersebut.

Dimana Juri ada 3 juri diantaranya Daryono, Serka Jenudin Koramil 03 Wanasari dan
Aiptu Tasdik dari Polsek Wanasari menorehkan nilai keseluruh peserta dengan menghasilkan juara-juara yang sangat baik dan mengagumkan ini tercatat diantaranya sebagai Harapan 3 Tim Banser Glonggong, Harapan 2 Tim Banser dan Harapan 1 Tim Banser Dukuhwringin.

Tak elak dari gemuruh dan riuknya penonton yang menyaksikan dilapangan, hanya ada 1 Tim KOKAM PCPM Wanasari yang diwakili oleh KOKAM PRPM Sawojajar ikut andil dalam lomba itu diantara organisasi lainnya. Namun dalam kegigihan selama berlatih dan konsentrasi dalam lomba, KOKAM PRPM Sawojajar Wanasari meraih angka tertinggi dalam penilaian dengan angka 1.560 point sebagai Juara 1 Marching Band Tingkat Kecamatan Wanasari. Disusul Juara 2 dari Banser Sigentong dengan nilai 1.510 point serta Juara ke 3 Banser Sawojajar diangka 1.480 point.

Pimpinan Cabang Muhammadiyah H. Sanadji Ma’sus, Ketua KOKAM PCPM Wanasari Omar dan simpatisannya mendampingi saat penerimaan piala dan piagam dari Panitia Lomba yang diserahkan langsung oleh Camat Wanasari H. Nurudin, SH yang didampingi Danramil 03 Wanasari. (Utsm)

Senin, 18 November 2019

Sosialisasi Pelatihan Pelatih Woodball Tingkat Banyumas


Banyumas - Guna untuk memasyarakatkan olahraga Woodball dan mengolahragakan Woodball kepada masyarakat, Korem 071/Wijayakusuma bekerjasama dengan Indonesia Woodball Association (IWbA) Banyumas, menggelar Sosialisasi Pelatihan Pelatih Woodball bagi para Guru Penjasorkes (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) sewilayah Kabupaten Banyumas, Senin (18/11/2019) di Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas. 




Sosialisasi pelatihan pelatih woodball dibuka secara langsung oleh Kasrem 071/Wijayakusuma Letkol Inf Heri Sumitro,  S.Pd., mewakili Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., dihadiri para Kasirem 071/Wk, Ketua Umum Koni Banyumas, Kriswantoro selaku narasumber dari Unes Semarang, Kadisdik Banyumas, Pembina Pengcab IWbA Banyumas beserta pengurus, dan para guru Penjasorkes SMP se-Kab Banyumas selaku peserta latihan. 

Danrem 071/Wijayakusuma dalam amanat tertulisnya yang disampaikan Kasrem 071/Wijayakusuma mengatakan, olahraga woodball mulai masuk ke Indonesia pada tahun 2006, berawal dari diundangnya pengurus KONI yang pada waktu itu diwakili ibu Rita Subowo ke kejuaraan woodball internasional tahunan di Malaysia. Sejak saat itu, KONI merekomendasikan berdirinya Indonesia Woodball Association (IWbA), dan pada tanggal 1 Oktober 2006 IWbA resmi berdiri untuk menjadi induk organisasi olahraga woodball di Indonesia. 

Dijelaskan Danrem, IWbA berpusat di Semarang dan selaku Presiden IWbA Bapak Tandiono Jecky, mulai mengembangkan dan mensosialisasikan olahraga woodball di Indonesia dengan melakukan pembinaan atlet serta membangun lapangan woodball dimana-mana. 

Danrem berharap, suatu saat olahraga woodball dapat memberi nama harum Indonesia di dunia internasional dengan prestasi-prestasi yang ditunjukkan atlet-atlet woodball Indonesia.
"Dengan pelatihan ini, semoga para peserta dapat menyerap materi yang diberikan narasumber, sehingga nantinya dapat diteruskan dengan mensosialisasikan dan melatih olahraga woodball ini kepada masyarakat maupun anak didiknya untuk menjadi seorang atlet woodball yang handal dalam memperkuat tim woodball Banyumas pada event baik regional maupun nasional", harapnya.

Usai dilaksanakannya kegiatan sosialisasi, dilaksanakan peresmian lapangan woodball di Makorem 071/Wijayakusuma Sokaraja, Banyumas, oleh Kasrem 071/Wijayakusuma, Ketum Koni Banyumas, Bpk.Kriswantoro narasumber dari Unes Semarang, Kadisdik Banyumas dan Pembina Pengcab IWbA Banyumas. 

Lapangan woodball Makorem 071/Wijayakusuma menggunakan lapangan upacara Makorem 071/Wijayakusuma dan lahan-lahan ruang terbuka sekitar kompleks Makorem, dengan 24 gate/gawang kecil.(penrem071/pendim0713)