Tampilkan postingan dengan label UKP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label UKP. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 April 2021

Dengan Tetap Pedomani Prokes Masa Pandemi Covid-19, Prajurit Korem 071/Wijayakusums Ikuti Tes “GARJAS UKP”

 


Banyumas  - Sebanyak 317 personel jajaran Korem 071/ Wijayakusuma, Bintara dan Tamtama mengikuti tes Kesegaran Jasmani “GARJAS” dalam rangka Usul Kenaikan Pangkat (UKP) periode 1-10-2021. Tes tersebut dilaksanakan terpusat, selama tiga hari mulai Senin hingga Kamis (29/3/2021-1/4/2021) di Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas. 






"Tes Garjas tersebut sebagai syarat untuk berhasilnya seorang prajurit dalam meniti kariernya sebagai prajurit TNI", terang Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., Senin (29/3/2021) di Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas. 


Menurut Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., bahwa kegiatan tersebut merupakan syarat yang harus dipenuhi setiap prajurit dalam rangka Usul Kenaikan Pangkat (UKP) satu tingkat lebih tinggi.


"Penilaian berdasarkan kategori usia prajurit, peserta wajib memenuhi nilai maksimal dan kriteria sesuai standard yang telah ditentukan untuk dapat Usul Kenaikan Pangkat. Jika hasil tes tidak sesuai dengan kriteria yang ditentukan, otomatis prajurit tersebut tidak dapat diusulkan kenaikan pangkatnya", ungkapnya. 


Pada kesempatan yang sama, Danrem 071/Wiayakusuma menghimbau kepada para prajurit agar selalu memanfaatkan kegiatan pembinaan fisik yang dilaksanakan di satuannya, hal ini untuk mengetahui kemampuan yang dimilikinya.


“Kegiatan pembinaan fisik di satuan agar dilaksanakan secara terukur dan terarah sesuai program kerja dan protap masing-masing satuan,” jelasnya. 


Terkait dengan pelaksanaan kegiatan ditengah masa pandemi Covid-19 ini, Danrem mengatakan prajurit Korem 071/Wijayakusuma, tetap melakukan kegiatan satuan sesuai jadwal. "Kita melaksanakan tes kesegaran jasmani UKP ini selain sebagai tolok ukur kemampuan prajurit untuk usul kenaikan pangkat juga untuk mengetahui hasil dan sebagai bahan evaluasi bagi pimpinan sejauh mana pembinaan fisik yang selama ini dilakukan oleh  prajurit disatuannya masing-masing", terangnya.


"Tes kesegaran jasmani UKP ini merupakan program komando atas yang harus dilaksanakan sebagai wahana untuk mengetahui kemampuan fisik setiap prajurit", paparnya.


Dikatakan, disamping hal tersebut, kita lakukan kegiatan ini juga sebagai bentuk menjaga kebugaran serta untuk menjaga imunitas tubuh setiap prajurit. "Dengan terjadinya wabah pandemi Covid 19 ini, tidak menjadikan prajurit-prajurit Korem 071/Wijayakusuma larut dalam keprihatinan dan  ketiadaan kegiatan satuan. Namun, hal ini untuk menjadikan kita tetap semangat melakukan kegiatan satuan guna mendukung tugas pokok Korem 071/Wijayakusuma", terangnya.


"Pelaksanaan kesegaran jasmani ini, kita tetap mempedomani protokol kesehatan yang sudah ditetapkan, seperti cek suhu tubuh, cek tensi tekanan darah, menggunakan masker dan pembatasan peserta dalam setiap gelombang agar tetap menjaga jarak", pungkasnya.


Tes Kesegaran Jasmani Usul Kenaikan Pangkat (Garjas UKP) prajurit Korem 071/Wijayakusuma meliputi Garjas "A" Lari selama 12 menit, Garjas "B" berupa Pull Up, Sit Up, Push Up, Lunges dan Shuttle Run dengan nilai Minimal "51" serta tes ketangkasan renang militer dasar jarak 50 meter.

Senin, 02 Maret 2020

Persiapan Kenaikan Pangkat, Anggota Kodim Brebes Latihan Renang


Brebes - Prajurit Kodim 0713 Brebes yang akan melaksanakan Ujian Kenaikan Pangkat (UKP) untuk periode 01-10-2020 melaksanakan pembinaan kesegaran jasmani, dilanjut pembinaan renang militer di kolam renang Tirta KencanaSelasa (03/03/2020).





Komandan Kodim, Letkol Infanteri Faisal Amri, SE mengatakan, setiap anggota TNI angkatan darat yang mengikuti UKP wajib mengikuti tes kesegaran jasmani dan renang.

“Dua hal itu merupakan syarat mutlak bagi prajurit TNI baik yang berpangkat Perwira, Bintara dan Tamtama, yang akan melaksanakan UKP,”  terang Dandim.

Pelaksanaan pembinaan renang militer bagi anggota UKP diawasi langsung oleh Perwira Seksi Personel Kapten Infanteri Kunpriyanto,SE  dibantu oleh Bintara staf.

Tujuan pembinaan renang ini, jelas Kapten Kunpriyanto, adalah untuk melihat dan mengetahui secara langsung kemampuan prajurit Kodim 0713 Brebes yang akan melaksanakan tes kesegaran jasmani sesuai ketentuan yang berlaku, sebagai syarat untuk mencari kenaikan pangkat lebih satu tingkat dari sebelumnya.

“Seluruh anggota yang akan melaksanakan UKP wajib ikut pembinaan renang ini, agar pada waktu pelaksanaan UKP tidak ada kendala,” ungkapnya.

Ia Menambahkan, kemampuan renang merupakan salah satu kemampuan dasar yang wajib dimiliki setiap prajurit. (Utsm)

Rabu, 02 Oktober 2019

312 Personel Korem 071/Wijayakusuma Naik Pangkat


Banyumas - Sebanyak 312 personel Korem 071/Wijayakusuma naik pangkat periode 1 Oktober 2019, terdiri dari 3 Pamen, 1 Pama, 254 Bintara dan 25 Tamtama, termasuk didalamnya 14 Perwira dan 15 Bintara yang mendapatkan Kenaikan Pangkat Penghargaan. 




"Kenaikan pangkat prajurit pada hakikatnya merupakan pengejawantahan penghargaan dari TNI atas dedikasi dan prestasi dalam melaksanakan tugas serta pengabdian kepada Angkatan Darat, TNI, bangsa dan negara", terang Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., dalam sambutannya pada Upacara Laporan Korps Kenaikan Pangkat Perwira dan Pelantikan Kenaikan Pangkat Bintara serta Tamtama jajaran Korem 071/Wijayakusuma Periode 1 Oktober 2019, Selasa (1/10/2019) di Lapangan Upacara Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas. 

"Kenaikan pangkat juga merupakan kehormatan yang senantiasa dikaitkan dengan pembinaan karier personel dilandasi oleh obyektifitas dan konsistensi yang dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa", lanjutnya. 

Ditegaskan Danrem, bagi prajurit yang mendapat kenaikan pangkat, memiliki kewajiban untuk mempersembahkan karya terbaik dan berkualitas seiring dengan pangkat yang disandangnya serta dilandasi rasa tanggung jawab yang lebih besar. 

Danrem juga menghimbau kepada prajuritnya yang naik pangkat, agar hendaknya kenaikan pangkat diterima dengan rasa syukur dan selalu memohon ridho Allah SWT, untuk dapat melaksanakan tugas tanggung jawabnya dengan baik. 

Selain hal tersebut, Kolonel Dani juga menyampaikan, berkaitan dengan dinamika tugas yang semakin kompleks, maka kenaikan pangkat harus dapat dijadikan sebagai motivasi dan inspirasi untuk memantapkan kejuangan, moralitas dan etika profesi keprajuritan. Sehingga tidak mudah tergoyahkan oleh hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun satuan serta selalu berupaya untuk meningkatkan profesionalisme keprajuritan sesuai jatidiri TNI. 

"Tampilah sebagai sosok yang dibanggakan bagi satuan dilingkungannya, serta dapat memberi kontribusi dalam peningkatan pembinaan satuan", pinta Danrem kepada segenap prajuritnya. 

"Tunjukkan bahwa Perwira, Bintara, dan Tamtama, mampu mengaktualisasikan makna dari pangkat dan jabatan yang disandang atau diemban secara benar, baik terhadap diri sendiri maupun lingkungan dimana bertugas dan berada. Sehingga dalam sanubari prajurit tertanam suatu pemahaman bahwa kenaikan pangkat hanya diberikan kepada prajurit yang berprestasi dan pantas atau berhak menerimanya", pungkasnya.(penrem/pendim0713)