Tampilkan postingan dengan label Bareng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bareng. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 Juli 2024

Gowes Bareng, Dandim 0713 Brebes Ajak Anggota Jaga Kebugaran

 Brebes -Komandan Kodim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma Letkol Inf Sapto Broto, S.E., M.Si., melakukan berbagai upaya untuk menjaga kondisi fisik agar tetap prima, Salah satunya dengan melaksanakan gowes bareng dengan anggota Makodim, Jumat (05/07/2024).


Gowes bareng ini menjadi salah satu jurus Dandim dalam rangka meningkatkan ketahanan fisik dan meningkatkan kebersamaan anggota Kodim 0713 Brebes. Jarak yang ditempuh kurang-lebih 18 KM, start dari Makodim dengan finis lapangan tembak Songgom.






“Kegiatan ini merupakan ajang untuk mempererat tali silaturahmi, serta menjaga stamina dan kebugaran tubuh. Ini agar selalu fit dalam menjalankan tugas sehari-hari,” ujarnya.


Lebih lanjut, Dandim menuturkan, banyak manfaat yang kita dapatkan dari kegiatan Gowes bersama ini, salah satunya sebagai bentuk perilaku yang mencerminkan pola hidup sehat serta terwujudnya suasana kekeluargaan bersama anggota.


Selain untuk menyehatkan badan, olahraga bersepeda juga dapat meningkatkan fungsi organ tubuh, memperkuat otot-otot dan persendian serta dapat mengurangi stres dan depresi. Gowes secara rutin dapat membakar kalori, lemak dalam tubuh serta menurunkan berat badan


“Semoga kita selalu diberikan kesehatan dan kebahagiaan. Kegiatan olahraga seperti ini akan terus kita laksanakan agar terjalin kekompakan dan suasana kerja yang nyaman dan harmonis,” tutup Dandim.(Pen0713)

Sabtu, 09 November 2019

Danrem 071/Wijayakusuma, Gowes Bareng Komunitas SeLiP "Xplore Purwokerto 2019"


Purwokerto – Komandan Korem 071/Wijayakusuma Kolonel Kavaleri Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., pada Sabtu (9/11/2019) Gowes bareng Komunitas SeLiP (Sepeda Lipat Purwokerto).





Event gowes nasional khusus sepeda lipat dengan nama Gowes ‘Xplore Purwokerto 2019", mengusung tema gowes jelajah alam, tempat wisata, kuliner dan kesenian  Start dan finish di Pendapa Sipanji Purwokerto, Banyumas, juga diikuti Ketua TPKK Propinsi Jawa Tengah Ny. Siti Atikoh Ganjar Pranowo, Bupati Banyumas Ir. Ahmad Husein beserta Forkopimda Banyumas, Ketua TPKK Banyumas Ny. Ahmad Husein, para Pimpinan BUMN, BUMD Banyumas, Komunitas SeLiP Purwokerto serta warga masyarakat. 

Penyelenggaraan Explore Purwokerto 2019, merupakan klimaks dari para pegiat sepeda lipat (Selip) yang tergabung dalam Komunitas Sepeda Lipat (SELIP) Purwokerto, guna memperkenalkan kota Purwokerto dan potensi alam yang ada di Kabupaten Banyumas dengan mengajak komunitas Seli di kota-kota lain di seluruh Indonesia untuk mencoba gowes bersama di wilayah Kabupaten Banyumas, sekaligus sebagai ajang silaturrahmi para penggemar Selip di seluruh Indonesia.

Ketua Panitia Gowes ‘Xplore Purwokerto 2019, Adioz mengatakan peserta terdaftar mencapai 1000 an pesepeda lipat dari berbagai kota di tanah air. Mereka akan menempuh jarak kurang lebih 50 km dalam perjalanan mereka dimanjakan dengan jalur gowes di sekitar kota Purwokerto dengan pemandangan alam yang asri, diiringi dengan kesenian daerah dan akan mencicipi kuliner khas.

“SeLiP berkomitmen untuk menjadikan acara Explore Purwokerto 2019 penuh kenangan dan memuaskan hasrat para maniak Selip dengan tantangan jalur-jalur gowes yang atraktif dan menantang adrenalin serta penyelenggaraan yang apik, yang akan membuat peserta selalu kangen gowes di Purwokerto,” katanya.

Start Gowes "Xplore Purwokerto" dari Pendopo Sipanji Purwokerto kearah barat melalui underpas Soedirman hingga Perempatan Pasar Kliwon Karanglewas ke utara sampai Kedungbanteng. Challenge yang  dihadapi peserta adalah setelah gowes melewati Desa Keniten menuju Windujaya, dengan rute yang mulai menanjak namun disuguhi panorama kanan kiri sawah terasering dan sungai yang sangat sejuk dan asri.

Mulai challenge ini bagi peserta yang tidak kuat gowes menanjak wajib menuntun dan tidak boleh dipaksakan tetap gowes. Bagi yang lelah hingga tidak kuat menuntun, beristirahat-lah dan berselfie ria sambil menunggu untuk di evakuasi menggunakan mobil/motor yang telah disediakan.

Setelah Pitstop 1 – Lapangan Windujaya, peserta akan menghadapi challenge ‘Tanjakan Peninis’ dengan jarak +- 1 Km, panitia menyiapkan reward berupa uang tunai untuk beberapa peserta yang beruntung & berhasil melewatinya challenge ini. Namun bagi yang tidak kuat gowes menanjak dan tidak kuat untuk menuntun, bisa menunggu di Pitstop 1 untuk loading menggunakan mobil/motor.

Pitstop 2 – Curug Bayan menuju Pitstop 3, jalur gowes relatif menanjak ringan. Setelah Pitstop 3 – Telaga Sunyi, jalur gowes relatid datar dan lebih banyak turunan, pastikan peserta telah melakukan pengecekan kondisi pengereman sepeda lipatnya.

Peserta juga melewati jalur unik di daerah Limpakuwus sekitar 400 Meter dari Telaga Sunyi yang dikenal sebagai “Medan Magnet” (Kondisi jalan yang menurun namun sepeda bisa tertarik ke atas (mundur), Medan Magnet ini berjarak kurang lebih 100 Meter.

Sementara itu, Kolonel Dani pada kesempatan tersebut menyampaikan, kegiatan yang dilaksanakan ini sangat positif guna mengembangkan potensi yang ada di Purwokerto khususnya dan Banyumas pada umumnya sebagai wahana memperkenalkan khususnya bidang pariwisata di tanah air. Selain itu, untuk memperkenalkan potensi wilayah juga sebagai sarana mengolahragakan sepeda kepada masyarakat agar masyarakat dapat hidup sehat dengan bersepeda, kegiatan ini juga sebagai wahana untuk meningkatkan sinergitas komponen dan elemen masyarakat guna memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan diwilayah.(penrem071/pendim0713)

Sabtu, 03 Agustus 2019

Peduli Lingkungan, TNI-Polri dan Masyarakat, Nyemplung Bareng di kali Rompang

Banyumas - Ratusan personel gabungan TNI, Polri, bersama pemerintah kecamatan dan desa Sokaraja, masyarakat serta organisasi kemasyarakatan, nyemplung bareng bersihkan kali (sungai) Rompang Sokaraja, Selasa (30/7/2019) di Makorem 071/Wijayakusuma Sokaraja, Banyumas. 











Kali Rompang yang daerah aliran sungainya tepat berada dibelakang ksatrian Makorem 071/Wijayakusuma dibersihkan mulai dari belakang pasar Sokaraja hingga Desa Kalibagor tersebut kondisinya sebelum dibersihkan sangat memprihatinkan. Banyak kotoran limbah rumah tangga di sepanjang aliran sungai tersebut, hal ini membuat Korem 071/Wijayakusuma bergerak cepat  mengatasi pencemaran lingkungan.

Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., melalui Kasiterrem 071/Wijayakusuma Letkol Inf Sapto Broto, S.E., mengatakan, kegiatan karya bakti kali ini semata-mata melaksanakan program serbuan teritorial, untuk mempelopori  kepedulian lingkungan membersihkan saluran air sungai Rompang. 

Dikatakan, sebagai prajurit kewilayahan, Korem 071/Wijayakusuma merasa terpanggil untuk turut berperan aktif dan bertanggungjawab atas kebersihan lingkungan sekitar. "Kegiatan yang kita lakukan ini, wujud nyata TNI dan Polri bersama masyarakat dalam membantu menciptakan kebersihan lingkungan baik disekitar ksatrian maupun ditengah lingkungan masyarakatnya", terangnya. 

Ditambahkannya, sinergitas TNI, Polri dan masyarakat dalam kegiatan bersih-bersih sungai Rompang untuk memotivasi dan menghimbau masyarakat agar turut serta peduli dengan lingkungannya. Sehingga dengan hal ini, masyarakat akan sadar dan tidak membuang sampah sembarangan di sungai. "Sungai Rompang merupakan sumber penghidupan masyarakat sekitar, karena sungai ini berfungsi untuk mengaliri air ke lahan-lahan warga yang dilalui. Apabila sungai Rompang ini kotor, tanaman padi atau tanaman lainnya dapat gagal panen dikarenakan airnya kotor dan  terkontaminasi limbah. Karenanya, kami berharap kepada segenap warga masyarakat disekitar daerah aliran sungai Rompang ini, jangan membuang sampah atau limbah lainnya ke sungai, buanglah sampah pada tempatnya. Sungainya bersih, airnya sehat, masyarakatnya sejahtera, baik sejahtera materiil maupun sehat jasmani", ungkapnya.