Tampilkan postingan dengan label Karya Bhakti. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Karya Bhakti. Tampilkan semua postingan

Rabu, 17 Januari 2024

Karya Bhakti TNI Tangan Tuhan dan Bakti Sosial Penanaman Pohon di Salem

 Brebes – Kondisi wilayah Kecamatan Salem merupakan salah satu kecamatan yang dikeilingi bkit dan gunung, sehingga pentingnya area dan lahan lereng maupun yang gundul harus ditanami pohon guna kelestarian alam sehingga tidak terjadi bencana alam seperti longsor.


Saat ini berada di Area TPU Tanah Luhur Desa Salem, Kecamatan Salem Kabupaten Brebes telah dilaksanakan Kegiatan Karya Bhakti TNI Tangan Tuhan menuju Brebes Berhias dan Bakti Sosial Penanaman atau Penghijauan. Kamis (18/01/2024).


Tangan Tuhan dalam kesempatan tersebut diantaranya Camat Salem yang di Kasi Trantib Tasikun Pilu Triyana, A.Md, Danramil 13/Salem, Kodim 0713 Brebes, korem 071 Wiajyakusuma diwakili Batituud Peltu Rahmat Wahyudin, Kapolsek Salem Iptu Edi Mardiyanto, SE, Asper BKPH Salem Sail, Dinas DLHK Provinsi Jateng Wilayah V Rukmini, SP, Kepala Sekolah Asalam Salem Siti Waisah, S.Hut, M,Pd, Kepala Desa Salem Riyanto, S,Hut, Ketua Persit Ranting 14 Koramil 13/Salem.








Peltu Rahmat Wahyudin mengatakan saat apel sebelum melaksanakan Karya Bakti mengungkapkan Terimakasih kepada, Polri, Instansi Pemerintah, Ormas, Relawan, Paguyuban, Komunitas, Mahasiswa/i KKN, Pelajar dan Warga Masyarakat yang telah hadir pada acara Kegiatan Karya Bhakti TNI Tangan Tuhan dan Bakti sosial penanaman/penghijauan ini.


“Kegiatan Karya Bhakti TNI Tangan Tuhan dan Bakti sosial ini dilakukan dalam rangka menguatkan sinergitas antara TNI Polri, Instansi Pemerintah dan semua kalangan khususnya di wilayah Kecamatan Salem, karena ini semua berkaitan dan merupakan salah satu pengabdian kita kepada Masyarakat” papar Peltu Rahmat.

“Pagi hari ini kita membantu melaksanakan penanaman benih di lingkungan TPU Tanah Luhur Desa Salem dengan penuh rasa iklas dan bertangung jawab sehingga apa yang kita laksanakan dicatat sebagai amal Ibadah Kegiatan Karya Bhakti TNI Tangan Tuhan dan Bakti sosial Penghijauan”. Tutup Peltu Rahmat saat berikan sambutan di akhir apel. 


Ada 500 bibit pohon yang ditanam dengan beberapa jenis jenis tanam yang di tanam diantaranya Pohon Trembesi 100, Sengon 100, Petai 100, Ketapang Kencana 100, Nangka 100 bibit.


Kerja Bhakti ini sangat lengkap diikuti beberapa instansi dan elemen seperti organisasi dan komunitas  di Kecamatan Salem seperti Pemuda pancasila, Banser, GRIB, PPM, Bangbara, Libansa, Nalaktax, Monabe, Saber, Batara, BGS.


Peltu Rahmat Wahyudin juga berharap seluruh mayarakat dapat terlibat langsung dalam pelestarian lingkungan. Selain itu kegiatan penanaman pohon tersebut juga diharapkan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat.

"Harapannya, semua dapat ikut menjaga dan merawat tanaman yang ditanam ini, sehingga ke depan dapat bermanfaat tidak hanya untuk pelestarian lingkungan, namun juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga hingga anak cucu," ujar Peltu Rahmat Wahyudin. (Pen0713).

Selasa, 09 Maret 2021

Tanggul Kali Pemali di Siasem Wanasari Brebes Kritis, Mitigasi Dilakukan

 


Brebes – Puluhan warga Desa Siasem, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, bersama TNI-Polri, dan segenap unsur, melakukan penebalan tanggul Kali Pemali, di titik kritis di Desa Siasem, tepatnya di blok Siasem Pulau, RW. 01. Selasa (9/3/2021).








Disampaikan Danramil 03 Wanasari, Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Solekhudin, bahwa upaya bersama itu untuk menghindarkan jebolnya tanggul sungai besar di Brebes yang tentunya dapat menimbulkan banjir besar dan luas.


“Kami melakukan perbaikan tanggul Kali Pemali, dengan karung diisi tanah dan pasir sepanjang 5 meter dengan lebar 2 meter,” bebernya.


Menurutnya, upaya tersebut harus secepatnya dilakukan karena kondisi tanggul yang semakin kritis akibat tergerus arus sungai selama musim penghujan ini tahun 2021 sampai dengan sekarang.


“Tanggul darurat dari karung-karung tanah dan pasir itu juga ditahan dengan pemasangan kayu dolken dan diikat dengan kawat,” tandasnya.


Dalam kesempatan ini juga, Camat Wanasari, Nurrudin, SH, Danramil, dan juga Kapolsek Wanasari, AKP Mulyono, juga hadir guna memberikan motivasi kepada warga dan juga anggotanya masing-masing. (Aan)

Sabtu, 20 Februari 2021

Tanggul Kali Ciapit Diperbaiki Kembali Pasca Banjir Susulan

  

Brebes – Bintara Pembinaa Desa (Babinsa) Serda Sudirman bersama Babinkamtibmas Aipda Untung, Kepala Desa Sunardo, Pemuda Pancasila dan petugas BBWS Cimanuk Cisanggarung kini harus memperbaiki kembali tanggul Kali Ciapit yang berada di Desa Karangreja, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Sabtu (20/02/2021).

 








Hari sebelumnya (18/02), sudah dilaksanakan karya bhakti penambalan dan peninggian tanggul kali dengan karung berisikan tanah, namun terjadi kembali kiriman air dari sungai Babakan Ketanggungan.

 

Serda Sudirman mengatakan “karya bhakti ini sudah dilakukan dua kali, yang pertama pada luapan air (19/02), kini dilakukan kembali karena karung yang berisikan tanah terseret air yang cukup deras”. Ungkap Babinsa.

 

“Kepedulian warga dan organisasi yang ada didesa sangat peduli dengan kondisi saat ini, mereka bahu membahu merapihkan kembali karung-karung yang sudah berserakan terbawa derasnya air luapan kali menggunakan tenaga manual”. Tambah Babinsa.

 

Sementara Sunardo mengatakan “karya bhakti ini akan dilakukan bertahap dengan menambah kembali karung yang berisikan tanah untuk meninggikan tanggul agar air tidak meluap, apabila ini masih terjadi, kami dengan warga akan siaga dan membuat jadwal bergiliran untuk memantau apabila banjir datang kembali”. Bebes Kepla Desa. (Kujang)

 

Sabtu, 14 November 2020

Karya Bhakti TNI Bersama KKN UIN Walisongo Semarang

 


Brebes - Dalam rangka menciptakan kebersamaan dalam bermasyarakat, anggota Babinsa Koramil  02 Jatibarang, Kodim 0713 Brebes yang dipimpin oleh Pelda Beni Wahana bersama Mahasiswa yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari UIN Walisongo Semarang, Perangkat Desa, Karang Taruna dan warga masyarakat Desa Kedungtukang, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah melaksanakan Karya Bhakti membersihkan jalan. Minggu (15/11/2020).






Hal ini merupakan upaya menciptakan gotong-royong dan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan sekitarnya.

Karena selama ini kondisi jalan ditumbuhi dengan rumput liar dan kurang ena dipandang mata.

Kepala Desa Kedung Tukang Muh. Akrom (47) membenarkan bahwa “Banyaknya rumput liar yang tumbuh di sepanjang jalan, ini membuat lingkungan kurang asri, Namun dengan adanya Karya Bhakti dari TNI, Perangkat Desa, Mahasiswa dan Karang Taruna, kini menjadi bersih dan nyaman serta indah dipandang” Tutur Kepala Desa.

Sementara Novita Dwi Sulistyowati (21) salah satu Mahasiswa UIN Walisongo Jurusan Bimbingan dan Penyuluhan Islam,  Fakultas Dakwah dan Komunikasi mengatakan “Kami sangat peduli dengan kebersihan dan keindahan lingkungan, apalagi kami sebagai Mahasiswa yang sedang melaksanakan KKN di Kedungtukang sangat merasa senang bisa ikut membantu masyarakat dan Desa dalam kegiatan ini”. Tuturnya.

“Kebanggan tersendiri untuk kami Mahasiswa yang terlibat disini, karena Karya Bhakti bersama TNI, Perangkat Desa, Karang Taruna dan masyarakat di Kedungtukang sangat guyub dan jiwa gotong royongnya masih melekat”. Imbuh Novita.

Pelda Beni Wahana menambahkan bahwa Karya Bhakti pembersihan jalan serta selokan ini merupakan upaya untuk pencegahan banjir dan bertumbuhnya bibit penyakit dan sarang nyamuk, apalagi kini sudah musim hujan.

Kondisi tersebutlah yang mendorong Pelda Beni sebagai Babinsa berserta aparat desa mengajak masyarakat untuk bergotong royong guna melaksanakan pembersihan rumput tersebut sehingga nantinya membuat kondisi jalan menjadi kelihatan bersih dan terpelihara.

Babinsa dan Mahasiwa mengapresiasi peran warga masyarakat desa Kedungtukang dalam melaksanaan karya bakti tersebut. Menurutnya, upaya-upaya pembersihan ruas jalan dan got saluran air sangat diperlukan guna menjadikan jalan desa bersih dan nyaman.

Selain itu Babinsa Pelda Beni menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan karena dengan lingkungan yang bersih akan mencipatakan suasana kehidupan sosial yang sehat. (Utsm)

Jumat, 13 November 2020

Danramil 16 Larangan Pimpin Perbaikan Talud Yang Longsor

 


Brebes - Pasca hujan lebat (12/11) malam di Desa Kedungbokor, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Terjadi longsor, dimana sebuah tanggul yang berada di Dukuh Curug menuju Dukuh Anggamaya longsor dengan kedalamanan 2 meter dan panjang 6 meter.






 

Dengan sigap, Komandan Koramil 16 Larangan, Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Suwardi bersama Muspika Larangan langsung menggerakkan seluruh elemen dan masyarakat untuk melakukan perbaikan talud tersebut.

 

Camat Larangan Sudiyanto, S.Sos., M.Si mengatakan “Pihaknya langsung berkoordinasi dengan Danramil untuk mengatasi permasalahan yang ada untuk segera dilakukan solusi, alhasil pada keesokan harinya dilaksanakan karya bhakti perbaikan talud yang terkena longsor akibat hujan deras”. Jum’at (13/11/2020).

 

Dalam waktu singkat, perbaikan talud dengan panjang 6 meter, lebar 2 meter dan kedalaman 2 meter secara bergotong royong diperbaiki oleh TNI, Satpol PP dan Masyarakat.

 

Perlu diketahui bahwa talud yang longsor tersebut adalah jalur irigasi yang menopang air untuk pertanian di 3 dukuh yang berada di Desa Kedungbokor. (Utsm).

Minggu, 08 November 2020

Puing-puing Rumah Zakiah Dibersihkan TNI-Polri, BPBD dan Masyarakat

 


Brebes - Pasca terjadinya hujan lebat yang disertai angin kencang melanda wilayah Desa Penggarutan, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada Sabtu (07/11) sore kemarin, anggota Koramil 08 Bumiayu bersama masyarakat setempat melaksanakan karya bakti pembersihan puing-puing rumah yang roboh akibat terjangan angin puting beliung. Minggu (08/11/2020).






 

Babinsa Koramil 08 Bumiayu, Pelda Edi Susianto bersama Eko Purwanto, Sp. MSi, Camat Bumiayu, saat memimpin kegiatan tersebut, mengatakan bahwa pihaknya menurunkan personel TNI-Polri serta BPBD Kecamatan Bumiayu untuk membantu korban dengan pembersihan puing-puing rumah yang porak-poranda diterjang angin.

 

"Selain anggota Koramil, sejumlah anggota dari BPBD dan masyarakat setempat turut terlibat dalam karya bakti ini. Kami bergotong-royong bersama membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana yang menimpa rumah milik Zakiyah yang berada di Dukuh Pojok RT 02  RW 02 ", ujar Camat Eko Purwanto. 

 

Karya bakti bersama ini dilakukan sebagai wujud kepedulian dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.

 

"Sebagai bentuk kepedulian bersama, untuk masyarakat yang terdampak bencana alam. Kami juga menghimbau kepada masyarakat agar lebih waspada dalam menghadapi bencana dan perubahan cuaca ini, yang sewaktu-waktu terjadi", pungkas Camat yang didampingi Pelda Edi Susianto. (Utsm).

Sabtu, 29 Agustus 2020

Babinsa : Karya Bakti Pembuatan Jalan Di Desa Indrajaya dan Tembongraja

  


Brebes – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Indrajaya Koramil 13/Salem Kodim 0713 Brebes Serda Rosdiaman bersama masyarakat kampung Nyodor, Desa Tembongara, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah melaksanakan karya bakti pembuatan Jalan. Minggu (30/08/2020).




Karya Bhakti ini adalah membuat jalan baru yang akan menghubungkan antara Desa Indrajaya dan Desa Tembongraja sebagai jalan usaha tani lebih kurang 2.500 meter panjang jalan dan 1,5 meter lebar jalan.

 

Dengan dibantu dari masyarakat kurang lebih 30 orang, Kepala Desa Waswatno dan Babinsa memimpin Karya Bhakti tersebut sebagai bentuk kemanunggalan TNI dan rakyat dan mempererat tali persaudaraan dengan bergotong royong.

 

“Diperkirakan 1 minggu pembuatan jalan usaha tani ini karena menggunakan cangkul dan tenaga manusia, namun warga kami sangat antusias melaksanakan gotong royong bersama Babinsa yang selalu memberikan semangat dilapangan” Tutur Waswatno.

 

Kepala Desa mengucapkan terima kasih kepada Babinsa yang telah ikut membantu meringankan masyarakat khususnya warga Desa Indrajaya dan Tembongraja dalam pembuatan jalan usaha tani.

 

Serda Rosdiaman mengatakan dengan adanya kegiatan karya bakti ini, merupakan suatu wujud untuk menciptakan kemanunggalan TNI dan rakyat serta mengatasi kesulitan rakyat. (Utsm)

Minggu, 21 Juni 2020

Karya Bhakti TNI dan Masyarakat : Akses Jalan Tertimbun Longsoran Di Paguyangan

 

Brebes – Dua akses jalan penghubung sebagai sarana aktifitas warga Pedukuhan Desa Kedungoleng Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes tertimbun tanah longsoran akibat intensitas tinggi hujan lebat pada Jumat sore kemarin.





Kedua akses tersebut di penghubung dukuh Cipanas rt 05/03 dengan Kedungoleng dan
Cigobang Rt 06/06 dengan Kedawung, namun kedua kondisi akses penghubung ini telah berhasil kembali normal setelah dilakukan kerja bakti oleh warga setempat bergotong royong untuk membesihkan badan jalan dengan alat seadanya, Sabtu (20/6).

Sertu Aneko Priambodo selaku Babinsa setempat mengatakan, akses jalan tembus kedua perdukuhan tersebut diwaktu bersamaan sebelumnya sempat mengalami terganggu karena badan jalan dipenuhi tanah longsoran berasal dari bukit lahan Perhutani akibat huhan lebat, sehinga kondisi badan jalan tersebut mengalami licin dan rawan kecekakaan bagi kendaraan yang melintasnya.
Dikatakan Aneko, pihaknya yang ditunjuk untuk memimpin kegiatan ini atas dasar kepedulian warga, untuk bergotong royong membersihkan badan jalan, sehingga jalan tembus pedukuhan bisa kembali normal.
Swmentara Kepala desa Kedungoleng Tasir SPd membenarkan konsisi kedua akses penghung perdukuhan yang sempat tertutup,
sehingga untuk bisa kembali normal pihaknya mengerahkan warga untuk mengadakan kerja bakti yang dibantu oleh anggota Babinsa dan Polhut.

“Kedua kondisi badan jalan sebagai penghubung dan akses perekonomian warga pedukuhan kini berhasil kembali normal dan bisa dilintasi oleh semua jenis kendaraan dengan aman “tuturnya. (firman/imam/Utsm)


Jumat, 03 April 2020

Koramil Songgom, Desa Wanatawang dan Wanacala Lakukan Karya Bhakti Padat Karya



Brebes - Anggota Koramil 17 Songgom, Kodim 0713 Brebes bersama Tiga Pilar Desa Wanacala dan Wanatawang, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, melaksanakan Karya Bakti bersama-sama masyarakat bergotong royong membersihkan jalan sepanjang jalan desa yang menggunakan padat karya. Sabtu, (04/04/2020).




Kepala Desa Wanatawang Sugeng dan Babinsa Sertu Sudarto, Kepala Desa Wanacala Teguh dan Koptu Riswandi serta seluruh kedua perangkat desa dibantu guyub dengan masyarakat kedua desa tersebut melaksanakan dengan penuh semangat.
Sementara ditempat berbeda, Kapten Inf Sutarno selaku Danramil Songgom mengatakan. Kegiatan ini merupakan kegiatan padat karya yang melibatkan dua desa, antara desa Wanatawang dan desa Wanacala, karya bakti ini melaksanakan pembersihan jalur jalan antara kedua desa yang mana terdapat rumput serta tanaman liar yang menutupi pembatas jalan. Tutur Danramil.
Dengan kegiatan ini masyarakat merasa terbantu dan berterima kasih kepada tiga pilar. Kegiatan Gotong royong merupakan warisan dari nenek moyang bangsa Indonesia sejak dulu, oleh karena itu kita tanamkan sejak dini ke generasi muda saat ini,apabila tidak kita tanamkan sejak dini maka warisan gotong royong akan tetap terjaga.(Utsm)

Jumat, 06 Maret 2020

Hilangkan Kesan Angker, Warga Dan Babinsa Bumiayu Brebes Bersihkan TPU


Brebes – Patut dicontoh aksi dari puluhan masyarakat Desa Kalisumur, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, melaksanakan kerja bakti membersihkan makam desa. Jumat (6/3/2020).





Disampaikan Danramil 08 Bumiayu Kodim 0713 Brebes, Kapten Armed Jupriadi, bahwa anggotanya membantu 80 masyarakat Kalisumur RT. 01 RW. 03 untuk membersihkan makam agar nyaman dikunjungi para peziarah kubur.

“Dalam Jumat bersih ini 7 orang anggota kami yang dipimpin Bati Tuud Koramil, membantu masyarakat Desa Kalisumur untuk memangkas ranting dan dahan pohon agar TPU (Tempat Pemakaman Umum) desa menjadi terang dan tidak terkesan angker,” ucapnya.

Ditambahkannya, selain sasaran tersebut pekerjaan lainnya adalah membabat rumput dan membersihkan sampah di sekitar lingkungan makam.

Pendampingan yang dilakukan para Babinsa tersebut mendapatkan apresiasi positif dari perangkat desa setempat.

“Semoga dengan ikutnya kami dalam pembersihan makam ini dapat memberikan motivasi lebih kepada masyarakat tentang pentingnya kebersihan dan keindahan lingkungan, karena makam pun adalah tempat bersemayam jasad keluarga dari warga itu sendiri,” (Aan)

Jumat, 07 Februari 2020

Ratusan Orang Di Ketanggungan Brebes Membantu Kuatkan Tanggul Sungai Babakan Dengan Jumbo Bag


Brebes – Lebih dari 100 orang masyarakat Desa Cikeusal Lor, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, melakukan upaya perkuatan tanggul Sungai Babakan, pasca banjir yang menggenangi ratusan pemukiman warga masyarakat di 5 desa yaitu Sindangjaya, Pamedaran, Cikeusal Lor, Ketanggungan dan Karangmalang (8/1/2020).






Mereka dibantu unsur TNI serta relawan lainnya. Tampak salah satu dari 7 alat berat milik Dinas PU dan BBWS Cimanuk-Cisanggarung, berkolaborasi dengan tenaga manual. Jumat (7/2/2020).

Dibenarkan Danramil 15 Ketanggungan Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Sugeng Wiratno, bahwa pihaknya terjun dalam karya bakti penguatan tanggul bersama masyarakat Cikeusal Lor, dalam membantu alat berat mengisi jumbo bag dengan tanah dan pasir sungai.

“Kerja bakti ini adalah membantu excavator untuk mengisi jumbo bag dengan tanah dan pasir sungai, kemudian akan disusun sebagai tanggul penahan air pertama dari Kali Babakan,” ucapnya.

Dijelaskannya lanjut, pekerjaan yang akan dilakukan kedepannya adalah memasang kurang lebih 7000 jumbo bag di tanggul sungai di desa tersebut.

“Jumbo bag yang sudah terpasang setidaknya adalah 2000 buah yang dilakukan alat berat. Untuk target hari ini adalah memasang 200 jumbo bag,” tandasnya.

Sekedar diketahui, di Desa Cikeusal Lor sendiri ada 3 titik tanggul yang jebol. Sebelum jebol, air limpasan sebelumnya juga menyebabkan banjir (6/1) yang menggenangi puluhan rumah di dua pedukuhan Cikeusal Lor (Dukuh Babakan dan Campur), serta Jalan Raya Pejagan-Ketanggungan (kurang lebih 30 cm).

Air limpasan dipicu sedimentasi Sungai Babakan di Cikeusal Lor yang cukup tinggi, tanggul tak mampu menampung debit air dari hulu.

Seperti disampaikan Gubernur Jateng, H. Ganjar Pranowo saat terjun langsung ke lokasi (14/1), kondisi ini disebabkan lahan di wilayah hulu sungai mulai kritis sebagai dampak dari kerusakan lingkungan akibat banyaknya aktivitas penambangan liar dan galian C yang tak sesuai aturan. (Aan)