Tampilkan postingan dengan label Kali. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kali. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 Maret 2021

Tanggul Kali Pemali di Siasem Wanasari Brebes Kritis, Mitigasi Dilakukan

 


Brebes – Puluhan warga Desa Siasem, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, bersama TNI-Polri, dan segenap unsur, melakukan penebalan tanggul Kali Pemali, di titik kritis di Desa Siasem, tepatnya di blok Siasem Pulau, RW. 01. Selasa (9/3/2021).








Disampaikan Danramil 03 Wanasari, Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Solekhudin, bahwa upaya bersama itu untuk menghindarkan jebolnya tanggul sungai besar di Brebes yang tentunya dapat menimbulkan banjir besar dan luas.


“Kami melakukan perbaikan tanggul Kali Pemali, dengan karung diisi tanah dan pasir sepanjang 5 meter dengan lebar 2 meter,” bebernya.


Menurutnya, upaya tersebut harus secepatnya dilakukan karena kondisi tanggul yang semakin kritis akibat tergerus arus sungai selama musim penghujan ini tahun 2021 sampai dengan sekarang.


“Tanggul darurat dari karung-karung tanah dan pasir itu juga ditahan dengan pemasangan kayu dolken dan diikat dengan kawat,” tandasnya.


Dalam kesempatan ini juga, Camat Wanasari, Nurrudin, SH, Danramil, dan juga Kapolsek Wanasari, AKP Mulyono, juga hadir guna memberikan motivasi kepada warga dan juga anggotanya masing-masing. (Aan)

Jala Ikan di Kali Pemali Brebes, Warga Bantarwaru Diduga Hanyut

 


Brebes – Warga Desa Bantarwaru, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, digegerkan oleh salah satu warganya yang diduga hanyut di Kali Pemali.






Dijelaskan Danramil 12 Bantarkawung, Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Nurhadi, bahwa terlapor hilang bernama Carsono (56), warga Dukuh Karangsari  RT/RW. 1, Desa Bantarwaru.


“Pihak Polsek dan Koramil, pagi ini mendapatkan laporan kehilangan dari keluarga Pak Carsono, karena sejak Senin sore (8/3) pukul 16.00 WIB, Pak Carsono belum juga pulang ke rumah,” terangnya, Selasa (9/3/2021).


Dijelaskannya lanjut, saat pergi dari rumah, Carsono pamit akan mencari ikan di Kali Pemali, di wilayah desanya itu.


“Kami berkoordinasi dengan Tim SAR Bumiayu dan masyarakat sekitar Kecamatan Bantarkawung, untuk membantu melakukan pencarian sampai dengan radius 5 kilometer dari Desa Bantarwaru,” tandasnya.


Pihaknya juga berkoordinasi dengan BPBD Brebes untuk pengerahan LCR (perahu karet) guna membantu pencarian di aliran sungai. Termasuk menghimbau kepada masyarakat, agar tidak memaksakan diri untuk mencari ikan guna menopang kebutuhan keluarga, terlebih waktunya menjelang petang dan ditambah situasi Kali Pemali yang merupakan sungai besar di Kabupaten Brebes, sering banjir di musim penghujan ini.


Sampai dengan berita ini diturunkan, Carsono belum ditemukan. (Aan)

Senin, 22 Juni 2020

Babinsa Bantu Pembuatan Sodetan Saluran Irigasi Di Kali Keruh Bumiayu


Brebes – Karya Bhakti TNI bersama warga dilakukan di sungai kali keruh ex bendung notog Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes. Minggu (21/06/2020).




Bendungan kali yang ambrol tepatnya di dukuh petahana RT. 6 RW. 05 kini telah di laksanakan karya bhakti pembuatan sodetan saluran irigasi guna menghadapi musim pengolahan lahan sawah petani yang diikuti sekitar 78 orang masyarakat pengguna air saluran irigasi bersama TNI Babinsa Kalinusu Sertu Eko Nuhyoto, P3A Kalinusu H. Saepudin Raip dan Petugas Ulu-Ulu Sutomo dan Rakhmat.

Diantaranya adalah pembuatan tanggul sodetan penahan air dengan panjang 150 meter dan lebar 4 meter yang merupakan tanggul utama, pembuatan tanggul penahan air panjang 50 meter dengan lebar 2 meter, pengisian karung isi sirtu sebanyak 350 karung (guna menahan gerusan air).

Kegiatan karya bhakti ini dilanjutkan hari ini senin (22/06) dengan melibatkan banyak warga masyarakat dengan penambahan pengisian sirtu ke karung untuk penambahan penahan air.

Dikatakan oleh Babinsa Sertu Eko bahwa kegiatan karya bhakti ini dilakukan bergotong royong atas kesadaran masyarakat. Tuturnya.

Petugas Ulu-Ulu Sutomo juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sangat tinggi, dimana TNI (Babinsa) ikut andil dalam pelaksanaan gotong royong ini. (Utsm).

Jumat, 01 Mei 2020

Terancam Ambrol, Jembatan Kali Karut di Kedung Oleng Brebes Perlu Perbaikan Segera


Brebes – Abutmen jembatan Kali Karut di Desa Kedung Oleng, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, longsor/ambrol karena disebabkan tergerus arus aliran air.




Warga masyarakat dan Babinsa memasang pembatas jalan dari bambu sebagai tanda peringatan.

Dikemukakan Bati Tuud Koramil 11 Paguyangan, Kodim 0713 Brebes, Peltu Gunawan, bahwa ambrolnya pondasi jembatan penghubung antara Dukuh Cipanas dengan Cigobang ini mengakibatkan lubang di sepertiga badan jalan.

“Longsor terjadi pukul 09.00 WIB setelah hujan lebat mengguyur wilayah Kecamatan Paguyangan, sehingga menyebabkan arus Kali Karut sangat deras dan menggerus pondasi jembatan,” ucapnya, Kamis (30/4/2020).

Saat ini jalan masih dapat dilalui kendaraan roda empat dan dua, namun perlu segera dilakukan penanganan agar bangunan tidak roboh. Untuk kerugian ditaksir mencapai kurang lebih Rp. 100 juta.

Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati saat melintasi jembatan.

“Kita juga menghibau kepada perangkat desa untuk membatasi tonase roda empat yang lewat. Kita juga melarang keras jika ada aktivitas penambangan pasir dan batu ilegal dalam radius minimal 50 meter karena amdalnya akan memperparah pondasi jembatan,” pungkasnya. (Aan)

Kamis, 22 Agustus 2019

Kasro Pemancing Ikan Dapat Mayat Di Sungai Pemali Brebes

Brebes – Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan mengapung pinggir Kali Pemali Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, tepatnya di Desa Siasem RT. 09 RW. 07, Kecamatan Wanasari. Hal ini dibenarkan Serma Ujang, Bintara Penerangan Kodim 0713 Brebes, yang merupakan warga setempat, Kamis petang (22/8/2019).









Dijelaskannya bahwa, jenazah yang mengapung pertama kali dilihat oleh tetangganya, Kasro Bin Siku (50) petani RT. 10 RW. 08 dan Wanan Bin Sarill (45) petani RT. 09 RW. 07, sekitar pukul 17.30 WIB.

“Jasad ditemukan oleh Pak Kasro yang sedang memancing di pinggir sungai karena tersangkut mata pancingnya. Dikira mendapatkan ikan besar maka ia pun menggulung tali pancing, dan ternyata ada jenazah yang tersangkut mata kail pada bagian kaki,” ucapnya.

Lebih lanjut, Kasro bersama Wanan segera melapor ke Polsek dan Koramil 03 Wanasari, pada kesempatan pertama. Petugas segera mendatangi lokasi dan segera menghubungi Tim Sar dan pihak BPBD Kabupaten untuk evakuasi.

“Ciri-ciri mayat perempuan adalah bertinggi badan sekitar 160 centimeter, berumur kurang lebih 30 tahun, memakai celana pendek loreng dengan baju putih dan jaket abu-abu serta memakai kerudung,” terangnya di lokasi.

Jenazah berhasil diangkat oleh petugas bersama masyarakat pada pukul 18.45 WIB dan kemudian dibawa ke Polsek guna penyelidikan lebih lanjut.

Ditambahkannya, bahwa fungsi media adalah sebagai penyampai informasi ke publik dengan harapan jenazah dapat diketahui oleh pihak keluarga yang merasa kehilangan salah satu anggotanya. (Aan)