Tampilkan postingan dengan label Pohon. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pohon. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 Maret 2024

Penanaman Pohon Guna Menjaga Kelestarian Hutan dan Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Dalam Melestarikan Lingkungan

  Brebes - Petak 14 A-1 RPH Igir Klanceng BKPH Paguyangan, Desa Batursari, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes merupakan titik dimana kegiatan penanaman pohon diselenggarakan dalam rangka menjaga kelestarian hutan dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam melestarikan lingkungan. Kamis (07/03/2024).


Komandan Kodim 0713 Brebes Letkol Inf Sapto Broto, S.E., M.Si diwakili Danramil 10 Sirampog Letda Inf Sukirno mengungkapkan bahwa kegiatan ini untuk rehabilitasi kawasan hutan lindung di Kabupaten Brebes khususnya di lereng Gunung Slamet. Sebanyak 20 anggota TNI diterjunkan dilokasi.







Dalam sambutan ADM KPH Prasetio Lukito, S.Hut sangat mengapresiasi kegiatan ini sebagai upaya penghijauan dan langkah strategis mencegah benca alam tanah longsor dan banjir apa lagi daerah hutan ini merupakan lereng gunung dan juga merupakan penyaga sistem kehidupan utuk mengatur tata air mencegah banjir pengendaian erosi dan juga menjaga kesuburan tanah


“Kegiatan ini diinisiasi untuk melestarikan hutan, dan menjaga alam yang pada saat ini mengalami kerusakan dengan mengajak unsur instansi dan masyarakat untuk ikut serta menjaga lingkungan, hutan disekitar kita dan yang paling berat adalah memelihara”. Tutur Prasetio.


Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Brebes Laode Aris Vindar, M.Si. mengatakan bahwa “Sebenarnya kepentingannya dari kacamata manusia, bahwa saat ini kejadian bencana yang ada diwilayah kita adalah ketidakseimbangan alam. Bahwa alam saat ini sedang rusak, seperti contoh hutan kita mari kita selamatkan hutan kita dan lestarikan hutan. Terkait air, bahwa kerusakan hutan ini sangat berpengaruh pada kebutuhan air untuk pertanian diwilayah bawah”. Paparnya.


Penanaman pohon dilakukan Kadin LH Laode Aris Vindar dan Adm KPH Pekalongan Barat kepada Kepala Desa Batursari dan masyarakat dilanjutkan penanaman secara serentak dititik petak 14 A-1 sebanyak 1.200 bibit, dengan jenis pohon kopi, suren, nangka, alpukat dan pinus. (Pen0713).

Kamis, 25 Januari 2024

Aksi Tanam 1.000 Pohon di Gunung Lio Salem

 


Brebes- Jajaran TNI di Koramil 13 Salem, Kodim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma melaksanakan Kegiatan Gerakan Tanam Pohon (GTP) bersama PPS, KPPS se-Kecamatan Salem dan CDK V-DLHK Provinsi Jateng, Polsek, Satpol PP, Perhutani BKPH Salem, Penyuluh Kehutanan Salem, Pokmas Bale Bina Marga Tegal, Darma Wanita DLHK Provinsi Jateng, Pemuda Pancasila, Banser, Bangbara, Libansa, Nalaktax serta warga masyarakat di Area Kalibaya Gunung Lio masuk wilyah Pangkuan Perhutani BKPH Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Kamis (25/01/2024).


Kegiatan tanam pohon ini bertujuan ikut mensukseskan program pemerintah dalam Gerakan Menanam 1.000 pohon, memelihara lingkungan agar tetap hijau dan asri, udara sejuk bebas polusi serta untuk membentengi tanah dari longsor atau gerusan air.


Menurut Dandim 0713 Brebes, Korem 071 Wiajyakusuma, Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si saat dikonfirmasi mengatakan bahwa ada ratusan pohon yang ditanam, diantaranya jenis pohon Pohon Trembesi 200, Jati 200, Petai 200, Ketapang Kencana 200 dan Duren 200 bibit..







"Gerakan Gotong Royong Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias dengan Tulus dan Ikhlas ini dilaksanakan untuk meminimalisir terjadinya bencana alam terutama longsor," kata Dandim.


Dandim Letkol Infanteri Sapto Broto berpesan agar masyarakat peduli terhadap tanaman yang sudah ditanam. Agar kemudian dirawat bersama karena tanaman tersebut di kemudian hari akan banyak memberikan banyak manfaat untuk masyarakat.


"Bencana dapat kita minimalisir dengan berbuat baik seperti menjaga kelestarian alam. Kalau kita menjaga alam, maka alam pun akan menjaga kita," tutup Dandim.(Pen0713).

Selasa, 23 Januari 2024

Koramil 12 Bantarkawung Gelar Karya Bakti Penanaman Pohon Di Lahan Gundul

 Brebes - Upaya untuk mengurangi dampak pemanasan global, sekaligus menjaga dan melestarikan lingkungan hidup, Koramil 12 Bantarkawung, Kodim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma bersama pihak Kecamatan, Polsek, Perhutani BKPH Bantarkawung, PPM (Pemuda Panca Marga) dan Perangkat Desa Bantarkawung melakukan penanaman ribuan pohon penghijauan di lahan milik perhutani, Kecamatan Bantarkawung, Brebes, Jawa Tengah. Selasa (23/01/2024).


Penanaman pohon dengan luas 1000 M2 dan jumlah pohon 200 yang terdiri dari jenis pohon seperti, Pohon Mahoni, Pohon Durian, Pohon Jenjeng, dan Pohon Alpukat.

Camat Bantarkawung diwakili Sekcam Agus Prasetyo, S.H. dalam sambutannya menyampaikan, Giat penghijauan ini berada di lahan perhutani yang belakangan ini terkena dampak longsor seperti diketahui belakangan hari ini curah hujan lebih tinggi.


“Untuk itu kami kepada seluruh warga Kecamatan Bantarkawung umumnya khususnya yang berada di Desa Bantarkawung kita sama-sama peduli dengan lingkungan”, ujarnya.


Sementara Bati Tuud Koramil 12 Bantarkawung, Peltu Diono mengatakan, Penanaman pohon dengan tema “Karya Bhakti TNI Tangan Tuhan dan Bakti sosial Penanaman Pohon / Penghijauan Menuju Brebes Berhias”  ini adalah kepedulian dari Komandan Kodim 0713 Brebes Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si dimana melanjutkan perintah Kepala Staf Angkatan Darat, karena melihat situasi kondisi alam yang musim penghujan yang ekstrim.


“Sehingga Bapak Kasad memerintahkan kepada Kodim Kodim jajaran dan Koramil untuk mencari lahan kritis yang bisa menimbulkan terjadinya bencana alam baik longsor ataupun banjir”, katanya.


Lebih lanjut Peltu Diono menambahkan, Bantarkawung ini banyak ketinggian-ketinggian yang rawan tanah longsor berawal dari situ, beberapa waktu terjadi tanah longsor di sekitaran sini bisa kita lihat di sekeliling kita bahwa kontur tanah di sini turun naik dan tanah yang labil.






“Kalau bapak ibu dapat informasi ada tanah yang rawan longsor tolong lapor kepada kami. Dalam rangka mencegah tanah longsor dan banji hari ini kita dapat menanam pohon kurang lebih 200 batang pohon”, pungkasnya. (Pen0713).

Rabu, 17 Januari 2024

Karya Bhakti TNI Tangan Tuhan dan Bakti Sosial Penanaman Pohon di Salem

 Brebes – Kondisi wilayah Kecamatan Salem merupakan salah satu kecamatan yang dikeilingi bkit dan gunung, sehingga pentingnya area dan lahan lereng maupun yang gundul harus ditanami pohon guna kelestarian alam sehingga tidak terjadi bencana alam seperti longsor.


Saat ini berada di Area TPU Tanah Luhur Desa Salem, Kecamatan Salem Kabupaten Brebes telah dilaksanakan Kegiatan Karya Bhakti TNI Tangan Tuhan menuju Brebes Berhias dan Bakti Sosial Penanaman atau Penghijauan. Kamis (18/01/2024).


Tangan Tuhan dalam kesempatan tersebut diantaranya Camat Salem yang di Kasi Trantib Tasikun Pilu Triyana, A.Md, Danramil 13/Salem, Kodim 0713 Brebes, korem 071 Wiajyakusuma diwakili Batituud Peltu Rahmat Wahyudin, Kapolsek Salem Iptu Edi Mardiyanto, SE, Asper BKPH Salem Sail, Dinas DLHK Provinsi Jateng Wilayah V Rukmini, SP, Kepala Sekolah Asalam Salem Siti Waisah, S.Hut, M,Pd, Kepala Desa Salem Riyanto, S,Hut, Ketua Persit Ranting 14 Koramil 13/Salem.








Peltu Rahmat Wahyudin mengatakan saat apel sebelum melaksanakan Karya Bakti mengungkapkan Terimakasih kepada, Polri, Instansi Pemerintah, Ormas, Relawan, Paguyuban, Komunitas, Mahasiswa/i KKN, Pelajar dan Warga Masyarakat yang telah hadir pada acara Kegiatan Karya Bhakti TNI Tangan Tuhan dan Bakti sosial penanaman/penghijauan ini.


“Kegiatan Karya Bhakti TNI Tangan Tuhan dan Bakti sosial ini dilakukan dalam rangka menguatkan sinergitas antara TNI Polri, Instansi Pemerintah dan semua kalangan khususnya di wilayah Kecamatan Salem, karena ini semua berkaitan dan merupakan salah satu pengabdian kita kepada Masyarakat” papar Peltu Rahmat.

“Pagi hari ini kita membantu melaksanakan penanaman benih di lingkungan TPU Tanah Luhur Desa Salem dengan penuh rasa iklas dan bertangung jawab sehingga apa yang kita laksanakan dicatat sebagai amal Ibadah Kegiatan Karya Bhakti TNI Tangan Tuhan dan Bakti sosial Penghijauan”. Tutup Peltu Rahmat saat berikan sambutan di akhir apel. 


Ada 500 bibit pohon yang ditanam dengan beberapa jenis jenis tanam yang di tanam diantaranya Pohon Trembesi 100, Sengon 100, Petai 100, Ketapang Kencana 100, Nangka 100 bibit.


Kerja Bhakti ini sangat lengkap diikuti beberapa instansi dan elemen seperti organisasi dan komunitas  di Kecamatan Salem seperti Pemuda pancasila, Banser, GRIB, PPM, Bangbara, Libansa, Nalaktax, Monabe, Saber, Batara, BGS.


Peltu Rahmat Wahyudin juga berharap seluruh mayarakat dapat terlibat langsung dalam pelestarian lingkungan. Selain itu kegiatan penanaman pohon tersebut juga diharapkan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat.

"Harapannya, semua dapat ikut menjaga dan merawat tanaman yang ditanam ini, sehingga ke depan dapat bermanfaat tidak hanya untuk pelestarian lingkungan, namun juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga hingga anak cucu," ujar Peltu Rahmat Wahyudin. (Pen0713).

Kamis, 04 Januari 2024

Cegah Bencana, Kodim 0713 Brebes Tanam Ratusan Pohon di Gunung Slamet

 Brebes - Kodim 0713 Brebes melakukan karya bakti dengan menanam 500 bibit pohon di kawasan Gunung Slamet, Desa Plompong, Kecamatan Sirampog, Brebes, Jawa Tengah. Kamis (04/01/2024).


Penanaman dimaksudkan untuk mencegah bencana alam penanaman pohon juga untuk memperkuat resapan air di kawasan mata air yang dimanfaatkan oleh ribuan kepala keluarga.

 

Dandim 0713 Brebes Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si mengatakan bahwa, jenis pohon yang ditanam, yakni Pohon Suren dan buah-buahan. pohon-pohon yang ditanam ini memiliki karakter yang tahan terhadap cuaca ekstrim, sehingga potensi bencana alam yang berasal dari kawasan gunung bisa dicegah. 





Kegiatan karya bakti ini sesuai dengan perintah Kepala Staf Angkatan Darat yang bertujuan untuk mencegah bencana dampak musim hujan seperti longsor, banjir dan beberapa penyakit menular.


“Total pohon yang kita tanam 500 pohon suren, yang mempunyai karakteristik tahan terhadap cuaca ekstrim khususnya di lereng pegunungan mempunyai akar yang kuat untuk menahan erosi banjir, maupun tanah longsor sehingga apa yang kita tanam ini tepat sasaran, tepat guna.” Katanya


Sementara, menurut Yanto Kepala Desa Plompong mengungkapkan, Penanaman ratusan pohon baru di kawasan Gunung Slamet juga dimaksudkan untuk menambah titik-titik resapan air di sekitar sumber mata air yang ada di kawasan gunung Slamet.


“Dengan adanya penanaman pohon harapan saya untuk menambah kebutuhan debit air semakin menambah dengan adanya pohon-pohon ini nanti ada kandungan-kandungan air yang menambah debit air dari pohon itu sendiri.” Ungkap Yanto.


Selain penanaman pohon, Dandim Brebes melalui 3 Koramil yaitu Koramil 10 Sirampog, Koramil 08 Bumiayu dan Koramil 11 Paguyangan serta Asper KBPH Pekalongan Barat dan juga Masyarakat Desa Plompong melakukan patroli menggunakan sepeda motor trail di lokasi yang sebelumnya sudah ditanami pohon, patroli ini untuk melihat kondisi pertumbuhan pohon.


Sementara .Asper BKPH Paguyangan Sutarno mengatakan “Saat ini kita laksanakan gerakan penghijauan di bukit Plompong di lahan petak 24-A perhutani BKPH Sirampog seluas 1,5 hektar, maksud dan tujuannya adalah menghijaukan bumi Indonesia, kami berharap dapat berlanjut di kemudian hari demi kelangsungan hutan Indonesia yang hijau”. ucap Sutarno saat selesai tanam pohon. (Pen0713). 

Rabu, 21 April 2021

Jembatan Pohon Pinus Menopang Lalu-lintas Antar Desa di Bantarkawung Brebes

 Brebes – Jembatan darurat yang telah selesai dibangun dari pokok pinus yang membentang sepanjang 10 meter di atas Sungai Cidadali, Desa Banjarsari, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, benar-benar sangat vital sebagai akses penghubung antar desa, Banjarsari-Cibentang.







Untuk itu, ratusan warga bersama segenap unsur di kedua desa tersebut serta sejumlah petugas Dinas PU Brebes, sebelumnya bergotong-royong membangun jembatan di jalan poros kabupaten ini, pasca ambrol akibat pondasi jembatan tergerus air Sungai Cidadali saat banjir besar pada 14 April 2021 lalu.


Dijelaskan Danramil 12 Bantarkawung, Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Nurhadi melalui Serka M. Sukarjo (Babinsa), saat ini warga di kedua desa khususnya sudah dapat melintas, namun untuk mobil tidak diperbolehkan melintas jembatan setinggi 5,3 meter dari sungai itu.


“Alasan faktor keamanan sehingga jembatan tidak diperuntukkan bagi kendaraan roda empat,” bebernya, Rabu (21/4/2021).


Dijelaskannya lanjut, mobil sementara masih harus memutar jalan melalui desa tetangga yakni Desa Telaga.


Untuk itulah warga berharap adanya perbaikan secara permanen secepatnya sehingga akses ekonomi warga benar-benar lancar. Hal itu disampaikan warga melalui Kepala Desa Banjarsari Armas, S.Pd, dan juga Kepala Desa Cibentang, Yatno. (Aan)

Senin, 01 Maret 2021

Tiga Pilar di Larangan Brebes Inisiasi Penanaman Ratusan Bibit Kayu Keras

 Brebes – Penghijauan dilakukan tiga pilar di Desa Luwunggede, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, bersama pihak Kehutanan, karang taruna, dan Tim Satgas Covid-19 Desa Luwunggede. Selasa (2/3/2021).




Dijelaskan Pjs. Danramil 16 Larangan Kodim 0713 Brebes, Letda Infanteri M. Yazid, sasaran penghijauan adalah di sepanjang jalan utama dan jalan pertanian Desa Luwunggede.


“Kami menanam 300 batang bibit pohon kayu keras, yaitu 50 bibit pohon jati, 200 bibit pohon glodokan pecut, dan juga 50 bibit pohon trembesi,” bebernya.


Ditambahkannya, dengan dilibatkannya sejumlah komponen masyarakat setempat saat penanaman pohon,  ia berharap mereka ikut merawat pohon yang telah ditanam, sekaligus mengedukasi mereka agar ikut menanam pohon kedepannya.


Pohon-pohon itu nantinya juga diharapkan dapat menambah estetika lingkungan, yaitu mempercantik dan merindangkan lingkungan sekitar jalan.


Hadir juga Kapolsek Larangan yang diwakili Aiptu Sugeng Purnomo, Kades Luwunggede Suhersih, dan juga Nur Istiqomah, SP, penyuluh Dinas Kehutanan Wilayah V Balapulang Kabupaten Tegal, dengan wilayah tugas Kecamatan Songgom, Larangan, dan Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes. (Aan)

Baden Powell Day, Pramuka Brebes Lakukan Aksi Tanam Seribu Pohon di Larangan

 


Brebes – Pramuka Saka Wira Kartika Koramil 16 Larangan Kodim 0713 Brebes dan Pramuka Saka Bhayangkara Polsek Larangan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, melakukan kegiatan “Aksi Peduli Bumi” dengan menanam seribu bibit pohon jati jenis JPPSP (Jati Plus Perhutani Stek Pucuk) di lahan seluas 2 hektar di petak 2F RPH Pamulihan, BKBH Larangan, KPH Balapulang. Minggu (28/2/2021).






Dijelaskan Ketua Kwarcab Kabupaten Brebes, H. Emastoni Ezam, SH. MH melalui Wiwid, anggota Kwarcab Brebes, Wiwid, tujuan kegiatan adalah untuk menanamkan kecintaan dan kepedulian terhadap lingkungan hidup bagi para Pramuka se-Kecamatan Larangan, dalam memperingati Hari Baden Powell atau Baden Powell Day.


“Kita terus meneruskan cita-cita Bapak Baden Powell, yaitu pendidikan kepanduan yang bukan saja membuat anak-anak menjadi gembira dan bahagia, tetapi juga dapat membuat mereka mengetahui kewajiban-kewajibannya sebagai warga negara yang baik,” ungkapnya.


Ditambahkannya, ia berharap agar para pramuka selalu andil dalam kegiatan kemasyarakatan sebagai wujud darma bakti dan eksistensinya untuk mengisi kemerdekaan.


Sementara itu, Asper BKPH Larangan, Bambang Wahono, sangat mengapresiasi upaya pramuka dalam membantu pihak terkait sebagai upaya melestarikan lingkungan hidup dan juga untuk mencegah terjadinya bencana alam tanah longsor di wilayah Desa Pamulihan.


Perlu diketahui, Baden Powell atau Robert Stephenson Smyth Baden Powell, adalah pensiunan tentara berpangkat Letnan Jendral yang lahir di London, Inggris pada tanggal 22 Februari tahun 1857.


Ia merupakan peletak dasar organisasi kepanduan dunia, yaitu pencetus jambore (pertemuan besar pandu sedunia) yang diadakan pertama kali di London tahun 1920. Karena dirinya mencurahkan kehidupannya untuk dunia kepanduan maka pada tanggal 22 Februari setiap tahunnya diperingati sebagai Baden Powell Day atau Founder's Day.


Selain diperingati sebagai salah satu hari di bidang kepanduan/kepramukaan, 22 Februari juga diperingati sebagai hari di bidang kepemudaan.


Terlepas dari Baden Powell, kegiatan reboisasi serupa juga telah dilakukan oleh Pramuka Peduli Kwarcab Brebes, dengan menanam 5.000 bibit pohon di kawasan Padang Penggembalaan Ternak Sapi Jabres, di wilayah Dukuh Maribaya, Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu (28/10/2020).


Di tempat ini, Pramuka Peduli Kwarcab Brebes, Pramuka Peduli Kwarran Bumiayu, Sirampog, Salem, Tonjong, Saka Bhayangkara, Saka Wanabakti, Saka Kalpataru, Gugus Depan, Ubaloka, para relawan pecinta alam dan penanggulangan bencana di Kabupaten Brebes, serta sejumlah organisasi kepemudaan Kecamatan Bumiayu dan sekitarnya, melakukan upaya penghijauan Nandur Makmur Hijaukan Bumi, untuk mengisi Hari Sumpah Pemuda Tahun 2020.


Disini, bibit pohon mahoni, mindi, pinus, cemara, albasia dan beberapa tanaman buah produktif lainnya telah ditanam di lahan seluas 5 hektar dari luas lahan Padang Penggembalaan Ternak Maribaya seluas 104 hektar. (Aan)

Rabu, 10 Februari 2021

Patut Dicontoh, Relawan Peduli Hutan di Salem Brebes Tanam Ribuan Pohon

 


Brebes – Relawan peduli kelestarian hutan, yang merupakan gabungan dari Dinas Kehutanan, TNI, dan Kelompok Tani Subur Jaya II Desa Salem, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, melakukan penghijauan di sekitar mata air pegunungan Cikokoro dan di hulu Sungai Cogreg serta Cipinang. Selasa (9/2/2021).







Dikemukakan Danramil 13 Salem, Kodim 0713 Brebes, melalui Babinsa setempat, Serka Wasim, mereka melakukan penanaman 2000 pohon sebagai bentuk kesadaran dari warga masyarakat di kawasan hutan, yakni Kampung Cikokoro, Desa Salem.


“Ini adalah upaya bersama untuk melestarikan sumber mata air pegunungan dan mencegah bahaya banjir dan tanah longsor,” ungkapnya.


Sementara disampaikan Saeroji, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Dinas Kehutanan Kecamatan Salem, adapun jenis pohon yang ditanam meliputi 500 batang bibit aren, 500 batang bibit kemiri, 500 batang bibit beringin, dan juga 500 batang bibit pohon keluak atau kluwek.


“Yang kita tanam adalah pohon kayu keras dan pohon produksi yang merupakan bantuan dari Balai Penyemaian Bibit di Desa Baros, Kecamatan Ketanggungan,” bebernya.


Saeroji berharap bahwa apa yang dilakukan mereka dapat bermanfaat bagi warga masyarakat di sekitar hutan kedepannya.


Tak lupa dirinya mengajak kepada masyarakat umum agar lebih peduli dan ikut melestarikan hutan, yakni tidak mengeksploitasi hutan secara liar untuk diambil kayu maupun dijadikan tanaman bonsai. (Aan)

Jumat, 29 Januari 2021

Cegah Longsor, Sejuta Bibit Kopi Arabika Gayo Mulai Ditanam di Lereng Gunung Slamet

 


Brebes – Reboisasi di hulu Kali Pemali, wilayah Kabupaten Brebes selatan, Jawa Tengah, tepatnya di Desa Dawuhan, Kecamatan Sirampog, digalakkan Forkopimda Brebes dengan menanam sejuta pohon. Kamis (28/1/2021).






Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti, SE, MH menjelaskan, penghijauan di lereng Gunung Slamet itu untuk mencegah bencana alam tanah dengan mengembalikan fungsi hutan Perhutani KPH Pekalongan Barat dan hutan masyarakat, dimana nantinya hasilnya juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat karena yang ditanam adalah jenis pohon produksi yaitu bibit kopi arabika khas Gayo Aceh.


Menurut Idza, ini merupakan pengembangan sekaligus peremajaan hutan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar hutan.  


Dandim 0713 Brebes, Letkol Armed Mohamad Haikal Sofyan, sangat mendukung upaya Perhutani KPH Pekalongan Barat dan Pemkab dalam meremajakan lereng Gunung Slamet seluas 350 hektar.


“Penghijauan ini akan dilakukan secara bertahap selama 3 tahun untuk menanggulangi bencana alam tanah longsor,” ungkapnya.


Dandim meminta agar masyarakat ikut menjaga bibit pohon yang telah ditanam, karena masyarakat setempat dan sekitarnya juga yang nantinya juga ikut menikmati hasilnya dengan menggarap lahan Perhutani tersebut. (Aan)

Senin, 11 Januari 2021

Jasad Pembolang Pohon Porang Ditemukan Tersangkut Bebatuan di Curug Cimunding Salem Brebes

  

Brebes – Pencarian pemuda asal Dusun Mancager RT/RW. 02, Desa Bentarsari, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Risko (24) akhirnya membuahkan hasil setelah jasad pemuda tersebut ditemukan mengapung dan tersangkut bebatuan di sekitar Curug Cimunding, Salem. Minggu siang (10/1/2020).







Tim gabungan yang berjumlah sekitar 100 orang dengan dipimpin Serma Wartono, anggota Unit Intel Kodim 0713 Brebes wilayah Kecamatan Salem, mulai melakukan pencarian dengan menyusuri hutan dimana sebelumnya warga setempat ada yang melihat keberadaan korban yang mondar-mandir di perkebunan antara wilayah Desa Gandoang dengan Desa Kadumanis, Salem.


“Kami melakukan pencarian terhadap saudara Risko yang dilaporkan keluarganya tidak pulang ke rumah sejak Jumat sore,” terang Serma Wartono.


Dijelaskannya lanjut, Almarhum sebelumnya juga tidak berpamitan kepada keluarganya, namun sempat dilihat oleh ayah tirinya dengan mengenakan kaos lengan panjang warna merah-hitam, topi hitam, dan celana pendek warna putih, membawa karung dan golok.


“Dari laporan Pak Muh (45), warga setempat yang melihat saudara Risko saat ia juga sedang mencari bibit pohon porang di wilayah perkebunan Desa Gandoang-Kadumanis, tim gabungan melakukan upaya pencarian disana dengan berjalan kaki menyusuri tebing dengan medan yang terjal,” tandasnya.


Setelah tim gabungan yang dipecah menjadi 4 tim kecil melakukan pencarian beberapa sejak pukul 08.00 WIB belum menemukan tanda-tanda keberadaan Risko, akhirnya mereka beristirahat sejenak pada pukul 12.00 WIB sambil melakukan koordinasi selanjutnya.


Tim itu kemudian melakukan pencarian kembali dengan memutar perbukitan terjal, sampai akhirnya mereka mendapatkan kabar dari Muhammad, perangkat desa Kadumanis bahwa ada mayat di Curug Cimunding.


“Saya melihat ada mayat di bebatuan di Curug Cimunding saat juga sedang mencari bibit pohon porang, dan kemudian saya segera memberitahukan kepada tim gabungan,” ungkap Muhammad.


Masih kata Muhammad, tim gabungan itu langsung menuju curug dengan menyusuri medan yang terjal di aliran Sungai Cigorek, yang berjarak kurang lebih 10 kilometer dari perkebunan itu.


Sementara disampaikan Kapolsek Salem, Iptu Suprapto, bahwa Almarhum Risko Bin Almarhum Catim, diduga terperosok ke jurang di atas Curug Cimunding yang berketinggian 15 meter, saat mencari bibit pohon porang/badur.


“Pengangkatan jenazah dilakukan sekitar pukul 13.30 WIB, untuk dievakuasi ke Puskesmas Bentarsari, guna dilakukan visum oleh dr. Riana Harsana, Kepala Puskesmas Bentarsari,” paparnya.


Akhirnya pada pukul 16.00 WIB, korban sudah diantarkan ke rumah duka untuk prosesi pemakaman di TPU setempat.


Atas perjuangan tim gabungan, keluarga korban dan perangkat desa mengucapkan terima kasih.


Untuk diketahui, tim gabungan dari Kecamatan Salem yang yang terdiri dari anggota TNI Koramil 13 Salem, Polsek, relawan Bangbara Adventure, Banser, Komunitas Travel Salem-Jakarta, Pemdes Bentarsari, serta masyarakat dari Desa Bentarsari, Ciputih, Gandoang, dan Desa Kadumanis. (Yadi/Aan)

Selasa, 22 Desember 2020

Mahasiswa KKN UMUS Brebes Tanam Pohon dan Buat Taman Baca di Bukit Ciranda Sirampog

 


Brebes – Belasan Mahasiswa/i KKN Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah melakukan aksi edukasi dan cinta lingkungan di Bukit Ciranda, Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, Brebes, dengan melakukan penanaman puluhan bibit pohon dan pembuatan taman baca. Minggu (20/12/2020).






Pjs. Danramil 10 Sirampog, Letda Infantri M. Yazid melalui Babinsa Sridadi, Serka Agus S, mengapresiasi upaya generasi muda penerus bangsa ini karena memberikan warna saat di wilayah desa binaannya itu.


“Patut kita apresiasi semangat dan ajakan mereka untuk ikut melestarikan lingkungan sambil andil mencerdaskan generasi bangsa selanjutnya,” ujarnya.


Kepala Desa (Kades) Sridadi, Sudiryo, SH, juga menyatakan apresiasinya sekaligus bangga atas peran para mahasiswa dan mahasiswi KKN UMUS itu, karena juga mempelopori upaya mencegah tanah longsor dengan menanam bibit pohon albasia.


Sudiryo menilai jenis pohon yang ditanam sangat tepat karena juga akan bermanfaat ekonomis bagi warganya kedepannya.


“Kami juga mengucapkan terima kasih atas pembuatan taman baca dan buku-buku bacaan yang diterimakan kepada Karang Taruna Sridadi, dimana ini akan sangat berguna untuk menumbuhkan minat baca sekaligus mendorong pengembangan obyek wisata alam di Bukit Ciranda,” ungkapnya.


Hadir juga dalam kegiatan ini Budi S dari UPTD Kecamatan Sirampog dan juga para pemuda karang taruna setempat. (Aan)

Jumat, 18 Desember 2020

Koramil Larangan Brebes Ajak Masyarakat Tanam Pohon Perkuat Tanggul Sungai

 


Brebes – Di musim penghujan 2020 ini, anggota Koramil 16 Larangan, Kodim 0713 Brebes, memprakarsai penghijauan di wilayah binaannya, dimana kali ini dilakukan di sepanjang tanggul irigasi mulai dari samping Makoramil menuju Desa Kendaga.







Disampaikan Danramil, Kapten Infantri Suwardi, bahwa penanaman bibit pohon dilakukan bersama pihak Perhutani, Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Pemali-Jratun, anggota Pramuka Saka Wira Kartika Koramil Larangan, dan Pramuka SMA Al Falah Larangan, menanam pohon untuk memperkuat tanggul irigasi di Jalan Larangan-Sitanggal.


“Reboisasi dilakukan sepanjang 1,5 kilometer di Jalan Larangan-Sitanggal,” ungkapnya, Jumat (18/12/2020).


Adapun pohon yang ditanam meliputi 100 bibit trembesi, 100 bibit cemara, dan juga 50 bibit pete cina.


Menurutnya, penanaman pohon sangat tepat dilakukan di saat musim penghujan ini, dan diharapkan saat memasuki musim kemarau 2021 nanti, pohon-pohon yang ditanam tersebut sudah kuat karena tumbuh subur dalam beberapa bulan ke depan.


“Kami mendorong atau memberikan stimulus kepada masyarakat untuk menanam pohon dalam upaya mencegah tanah longsor, dan kali ini upaya penguatan tanggul sungai agar tidak mudah jebol sehingga menyebabkan banjir,” tandasnya.


Tak lupa dirinya mengucapkan terima kasih atas bantuan ratusan bibit pohon itu kepada balai penyemaian bibit BPDASHL Pemali-Jratun, di Desa Baros, Kecamatan Ketanggungan. (Aan)