Tampilkan postingan dengan label Larangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Larangan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 Januari 2024

Karya Bakti Koramil 16 Larangan Bersihkan Saluran Irigasi, Antisipasi Banjir dan Wabah Penyakit

  Karya Bakti Koramil 16 Larangan Bersihkan Saluran Irigasi, Antisipasi Banjir dan Wabah Penyakit

Brebes - Anggota TNI dari Koramil 16 Larangan, kodim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma bersama-sama dengan warga bergotong-royong untuk membersihkan saluran irigasi di Desa Karangbale, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, dengan tujuan untuk meningkatkan aliran air dan mencegah potensi banjir. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program TNI AD untuk menjaga keberlanjutan lingkungan hidup dan kesejahteraan masyarakat. Kamis (25/01/2024)


Kegiatan pembersihan saluran irigasi tersebut dilaksanakan dengan penuh semangat dan kebersamaan, melibatkan anggota TNI, Polsek, Kecamatan, Perangkat Desa, warga dan pelajar. Selain membersihkan saluran irigasi dari sampah, lumpur dan rumput liar yang dapat menghambat aliran air.





Danramil 16 Larangan, Lettu Infanteri M. Yazid menyatakan, “Kami sangat bersyukur dapat melibatkan warga dalam kegiatan ini. Kolaborasi ini adalah bukti nyata dari Upaya kita bersama untuk menjaga keberlanjutan lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup di wilayah kita.” katanya


Pembersihan saluran irigasi ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pertanian dan sektor ekonomi lokal, dengan meningkatkan ketersediaan air untuk irigasi tanaman. Selain itu, langkah ini juga diambil untuk mengurangi risiko banjir di musim hujan.


Kasi Trantib Kecamatan Larangan Kusworo, S.E. menyampaikan apresiasi atas upaya bersama ini. “Kami sangat menghargai kerjasama antara anggota TNI dan warga dalam membersihkan saluran irigasi ini. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan untuk kebaikan bersama.” ungkapnya.


Pembersihan saluran irigasi ini juga menjadi bagian dari program tanggung jawab sosial Koramil bersama Forkopimca Larangan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat. Semua pihak diundang untuk ikut serta dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, sebagai langkah konkrit menuju lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan seperti yang dicetuskan Dandim Brebes melalui Gerakan Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias dengan Tulus dan Ikhlas. (Pen0713)

Rabu, 27 Desember 2023

Babinsa Larangan Bantu Korban Kecelakaan di Jalur Tengah Prupuk-Ketanggungan

  Babinsa Larangan Bantu Korban Kecelakaan di Jalur Tengah Prupuk-Ketanggungan


Brebes – Serka Abdul Mu’min babinsa Koramil 16 Larangan, kodim 0713 Brebes membantu warga yang mengalami kecelakaan lalu lintas di jalan jalur tengah prupuk (Margasari) arah Ketanggungan, Brebes, masuk Dusun Poncol,  Desa Kedungbokor, Kecamatan Larangan, Brebes, Jawa Tengah. Rabu malam (27/12/2023). 


Disampaikan Serka Abdul Mu’min dilokasi saat menjelaskan kronologis kejadian “Rabu malam (27/12), korban berencana pulang dari Jakarta menuju Yogyakarta dengan mengendarai sepeda motor metic dengan  nopol B 3621 NDC, tujuan kampungnya di Desa Katongan, Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunung Kidul”. Paparnya. 


“Sekira pukul 20.30 wib korban mengalami oleng dan jatuh ditengah jalan tepat di jembatan Poncol, Larangan, tanpa sadar korban tergeletak karena ditabrak oleh kendaraan yang melintas kencang yang mengakibatkan korban meninggal dunia.” Imbuh Serka Abdul Mu’min.


“Identitas korban berinisial (PAS) usia 45 tahun, pekerjaan wiraswasta, dan saat ini keluarga sudah menghubungi saya dan saksi, sekira pukul, 21.30 wib dibawa  dibawa ke Satlantas Tanjung Polres Brebes”. Imbuh Serka Abdul Mu’min.



“Saya mengajak seluruh pemudik yang habis liburan Natal maupun Tahun Baru agar berhati-hati dijalan saat mudik, bila lelah dan mengantuk bisa istirahat direst area, setelah itu baru melanjutkan perjalanan kembali, karena disingalir kecelakaan tersebut diakibatkan kelelahan sehingga tidak konsentrasi dalam mengendari kendaraan”. Tambahnya. (Pen0713).

Senin, 26 April 2021

Pramuka SWK Larangan Brebes Bagikan Ratusan Takjil Buka Puasa

 Brebes – Pramuka Saka Wira Kartika (SWK) Koramil 16 Larangan, Kodim 0713 Brebes, bagi-bagi takjil buka puasa di depan Makoramil Larangan, Jalan Raya Larangan No. 78 Brebes. Kamis sore (22/4/2021).







Dijelaskan Pjs. Danramil, Letda Infanteri M. Yazid melalui Bati Tuud, Peltu Maulana, takjil gratis dibagikan kepada para pengendara kendaraan bermotor yang melintas di depan koramil.


“Ada 150 takjil yang kita siapkan bersama Pramuka SWK dan kita berikan kepada para pengguna jalan yang melintas sore ini,” terangnya.


Lanjut Maulana, kegiatan sosial itu merupakan bentuk kepedulian khususnya bagi umat muslim yang menjalankan ibadah puasa serta untuk mengisi Hari Kartini.


“Untuk Mekanisme pembagiannya dilakukan saat kendaraan berhenti di lampu merah atau warga yang berhenti untuk mendapatkan takjil,” sambungnya.


Menurutnya, cara itu dilakukan agar tidak mengganggu arus lalu-lintas atau menimbulkan kecelakaan.


Tak hanya itu, mereka juga mengingatkan para penerima takjil agar memakai helm dan juga patuh Prokes dengan memakai masker. (Junaedi/Aan)

Tambal Sulam Jalan Jalur Brebes Tengah Masuk Wilayah Karangbale Larangan

  Brebes – Pekerjaan perbaikan jalan di jalur tengah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yaitu di ruas Jalan Raya Kabupaten Tegal-Brebes, terus dilakukan mulai dari perbatasan kedua kabupaten (Tegal-Brebes) di wilayah Kecamatan Songgom Kabupaten Brebes, hingga perbatasan Kota Cirebon Jawa Barat.









Disampaikan Serka Junaedi, Babinsa Karangbale Koramil 16 Larangan Kodim 0713 Brebes, untuk progres perbaikan sudah memasuki wilayah Kecamatan Larangan tepatnya di wilayah Desa Karangbale.


Tampak dirinya melakukan pengamanan kepada para teknisi Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Jateng yang sedang bekerja. Selasa (25/4/2021).


“Para pekerja dari Dinas terkait sedang melakukan penambalan jalan dengan kedalaman dan diameter bervariasi. Lubang-lubang di jalan itu akibat tergerus hujan intensitas tinggi selama musim penghujan ini, serta ditambah dilintasi beban overload dari kendaraan berat,” terangnya.


Junaedi menambahkan, untuk arus lalu-lintas masih dalam kategori normal walaupun buka tutup di titik pengerjaan jalan.


Sementara disampaikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pelaksanaan Jalan Nasional Bina Marga Tegal Jawa Tengah, Yafor, ST, bahwa perbaikan permanen baru akan dilakukan setelah anggaran yang dialokasikan dari APBN provinsi sudah ada dan siap digunakan.


“Jadi untuk sementara ini perbaikan yang dilakukan berupa tambal sulam dengan mengerahkan tim sapu lubang,” bebernya.


Menurutnya, jalan ditutup dulu agar tidak terjadinya kecelakaan atau membahayakan bagi para pengguna jalan yang melintas khususnya para pengendara sepeda motor.


Pihaknya akan mengidentifikasi titik-titik mana yang masih bisa di patching dan ditutup permanen.


Walaupun ada larangan mudik lebaran 1442 H tahun ini terkait kewaspadaan penyebaran covid-19, namun jalan raya jalur tengah Brebes ini tetap dipersiapkan.


“Dalam sehari rata-rata ada 100 titik lubang yang ditambal tim sapu lubang, termasuk perbaikan jalan yang bergelombang parah,” imbuh Yafor. (Junaedi/Aan)

Senin, 01 Maret 2021

Tiga Pilar di Larangan Brebes Inisiasi Penanaman Ratusan Bibit Kayu Keras

 Brebes – Penghijauan dilakukan tiga pilar di Desa Luwunggede, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, bersama pihak Kehutanan, karang taruna, dan Tim Satgas Covid-19 Desa Luwunggede. Selasa (2/3/2021).




Dijelaskan Pjs. Danramil 16 Larangan Kodim 0713 Brebes, Letda Infanteri M. Yazid, sasaran penghijauan adalah di sepanjang jalan utama dan jalan pertanian Desa Luwunggede.


“Kami menanam 300 batang bibit pohon kayu keras, yaitu 50 bibit pohon jati, 200 bibit pohon glodokan pecut, dan juga 50 bibit pohon trembesi,” bebernya.


Ditambahkannya, dengan dilibatkannya sejumlah komponen masyarakat setempat saat penanaman pohon,  ia berharap mereka ikut merawat pohon yang telah ditanam, sekaligus mengedukasi mereka agar ikut menanam pohon kedepannya.


Pohon-pohon itu nantinya juga diharapkan dapat menambah estetika lingkungan, yaitu mempercantik dan merindangkan lingkungan sekitar jalan.


Hadir juga Kapolsek Larangan yang diwakili Aiptu Sugeng Purnomo, Kades Luwunggede Suhersih, dan juga Nur Istiqomah, SP, penyuluh Dinas Kehutanan Wilayah V Balapulang Kabupaten Tegal, dengan wilayah tugas Kecamatan Songgom, Larangan, dan Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes. (Aan)

Jumat, 18 Desember 2020

Jembatan Karangbokong di Larangan Brebes Terancam Ambrol, Perlu Penanganan Segera

 


Brebes – Pondasi Jembatan Karangbokong, di Desa Kamal, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, retak dan terancam ambrol akibat tergerus arus Sungai Rambatan.








Dijelaskan Kapten Infantri Suwardi, Danramil 16 Larangan, Kodim 0713 Brebes, bahwa keretakan terjadi di sisi sebelah timur jembatan yang merupakan akses penghubung antar desa, yaitu Desa Kamal dengan Desa Pamulihan. Jumat (18/12/2020).


“Dari laporan masyarakat setempat, bahwa retaknya pondasi jembatan setinggi 15 meter dari dasar sungai, dilihat pada pukul 05.00 WIB,” bebernya.


Lanjutnya, derasnya arus Sungai Rambatan disebabkan oleh curah hujan dengan intensitas tinggi dan dalam waktu yang cukup lama, yang mengguyur wilayah Kecamatan Larangan pada Kamis (17/12) mulai pukul 14.00-23.00 WIB.


“Untuk saat ini kendaran roda empat dengan beban berat tidak diperbolehkan melintas karena dikhawatirkan akan memperparah kerusakan dari beban yang diangkutnya,” imbuhnya.


Ditambahkannya, pihak pemerintah desa setempat telah melaporkannya kepada pihak kecamatan, untuk diteruskan kepada Dinas PU Kabupaten. Selain itu, bersama masyarakat juga telah dilakukan pemasangan papan peringatan, khususnya bagi kendaran roda empat dengan beban berat. (Aan)

Selasa, 16 Juni 2020

Ratusan Masyarakat Larangan Brebes Antar Persemayaman Dasirun


Brebes – Pemakaman Almarhum Dasirun (23), pemuda asal Desa Kamal RT. 07 RW. 03, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, korban tenggelam saat mandi di Curug Rambukasang, Dusun Grogol, Desa Ciseureuh, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, dihadiri ratusan orang. Senin siang (15/6/2020).





Tampak masyarakat setempat berbondong-bondong mengantarkan Almarhum ke tempat peristirahatannya yang terakhir yaitu di TPU Desa Kamal.

Dibenarkan Danramil 16 Larangan, Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Suwardi, bahwa jenazah tiba di rumah duka sekitar pukul 11.30 WIB dari Puskesmas Cikeusal, Ketanggungan, dan saat ini pemakaman sudah selesai dilaksanakan pukul 13.30 WIB tadi.

“Pihak kedua orang tua korban tenggelam sudah mengikhlaskan dan tidak mempermasalahkan atas musibah yang menimpa anaknya,” ucap Suwardi.

Dijelaskannya lanjut, Almarhum tenggelam Minggu sore (14/6) karena tidak bisa berenang dan jasadnya baru ditemukan hari ini oleh Tim SAR gabungan yang meliputi Tim SAR Basarnas Kabupaten Cilacap, Polsek dan Koramil Ketanggungan, Polhut Banjarharjo, SAR Brebes, Ubaloka, PMI Brebes dan dibantu warga sekitar pada pukul 08.15 WIB.

Jasad pemuda tersebut ditemukan setelah penyelaman selama kurang lebih 15 menit. Regu penyelam menggunakan sistem circle, yaitu memutar dari titik tenggelamnya korban dengan menyusuri dasar curug yang luasnya mencapai 5 meter dan kedalaman kurang lebih 7 meter.

Evakuasi korban dilakukan manual, yaitu dengan berjalan kaki satu jam menuju desa terdekat karena cara itu merupakan satu-satunya akses di menuju curug yang terletak di areal hutan milik Perhutani RPH Ciseureuh, BKPH Banjarharjo Timur, petak 81 g.

Tohir (48) atau biasa dipanggil Tawad, ayah korban, tak menyangka bahwa anak kebanggaannya akan pergi secepat itu, namun dirinya juga meyakini bahwa cobaan yang menimpa keluarganya ada hikmah tersendiri dan merupakan bagian dari rahasia Ilahi.

Sementara dua orang kawan sekaligus tetangga Almarhum yang ikut mandi bersama, yakni Widi (25) dan Komar (23), masih syok dengan kejadiaan naas tersebut. (Aan)

Minggu, 14 Juni 2020

Diduga Hanyut di Sungai, Petani Asal Larangan Brebes Ditemukan Selamat Telanjang


Brebes – Seorang petani yang dilaporkan hilang oleh keluarganya karena hanyut di saluran irigasi di desanya, Desa Karangbale, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah (11/6), telah ditemukan dalam kondisi selamat oleh warga setempat pada pukul 19.00 WIB. Kamis malam (11/6/2020).



Disampaikan Danramil 16 Larangan, Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Suwardi, dugaan hanyut berdasarkan dari hasil penemuan peralatan bertani dan satu stel baju yang berada di pinggir saluran irigasi tersebut pada pukul 06.00 WIB oleh pemilik warung yang berada di samping saluran irigasi, Ibu Rohani (45).

”Tarjono Bin Ratmo alias Glampeng (53), ditemukan warga setempat telanjang berada di pintu air tempat dirinya dinyatakan hilang,” ucapnya.

Untuk pencarian massal yang melibatkan Tim SAR Kabupaten Brebes dan Cilacap, BPBD Brebes, masyarakat setempat, anggota Koramil dan Polsek Larangan, PMI Brebes, Pemuda Pancasila Larangan, dan Ubaloka, dihentikan pada pukul 17.30 WIB, dan akan dilanjutkan hari berikutnya (12/6) karena belum membuahkan hasil.

“Alhamdulillah, dengan ditemukannya Saudara Tarjono maka pencarian di hari kedua tidak dilakukan dan secara resmi operasi SAR resmi ditutup,” tandasnya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kabupaten Cilacap, I Nyoman Sidakarya mengatakan, pihaknya dihubungi oleh BPBD Brebes pada pukul 13.40 WIB, diminta membantu melakukan pencarian warga yang diduga tenggelam.

Menindaklanjuti laporan itu, Basarnas Cilacap memberangkatkan satu regu beserta peralatannya yakni 1 unit rescue carrier, 2 set pakaian hazmat, 1 unit rubber boat, peralatan SAR air serta peralatan pendukung lainnya.

“Pak Tarjono ditemukan selamat oleh warga setempat dalam kondisi basah kuyup tanpa luka sama sekali,” ungkapnya.

Hambatan pencarian adalah banyaknya gorong-gorong di saluran irigasi dan juga sampah. Fokus pencarian adalah menyelam dan menyisir sungai.

Kopka Wahyudiono, Piket Koramil Larangan mengatakan bahwa, usai ditemukan, Tarjono langsung dibawa ke PKU Muhammadiyah Larangan untuk mendapatkan pertolongan medis.

“Pak Tarjono kebingungan saat ditanya penyebab dirinya hilang. Beliau mengatakan saat masuk air, dirinya memasuki desa di Gunung Karangbale dan berada disana selama tiga hari bertemu banyak orang aneh,” ungkapnya.

Suwarni (45), istri dari Tarjono, menangis terbata dan mengaku bahagia karena suaminya masih hidup. Ia juga mengaku sempat cekcok dengan suaminya sebelum berangkat ke ladang.

Untuk diketahui, rutinitas Tarjono adalah membersihkan peralatan tani dan mandi di tempat tersebut sehabis menyiram tanaman bawang pada pukul 03.00 WIB. (Aan)

Petani Asal Larangan Brebes Diduga Hanyut di Saluran Air


Brebes – Warga Desa Karangbale, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dihebohkan dengan hilangnya salah satu warganya secara misterius, Tarjono Bin Ratmo alias Glampeng (53). Kamis (11/6/2020).







Warga menduga, petani yang merupakan tetangganya ini hanyut di saluran irigasi yang mengalir di desanya.

Menurut keterangan salah satu saksi, Ibu Rohani (45), saat dirinya hendak membuka warung pada pukul 06.00 WIB, dilihatnya 1 satu stel pakaian berikut dengan celana dalam dan peralatan pertanian yang berada di pinggir sungai.

“Biasanya yang sering mandi disini pagi-pagi adalah Pak Tarjono,” ungkapnya.

Ia pun lantas memanggil Farel (15), anak dari korban yang diduga hanyut untuk memastikan apakah benar barang-barang tersebut milik ayahnya. Farel pun lantas segera memberitahukan penemuan itu kepada ibunya, Suwarni (45) atau istri Tarjono.

“Benar ini pakaian dan barang milik suami saya. Ia pergi ke sawah untuk menyiram tanaman sekitar jam tiga pagi tadi,” ucapnya sambil terisak.

Karena tidak ditemukan setelah dilakukan pencarian keberadaan suaminya di sawah dan rumah keluarganya, akhirnya Suwarni melaporkannya kepada perangkat desa dan dilanjutkan kepada pihak Polsek dan Koramil Larangan.

Disampaikan Danramil 16 Larangan, Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Suwardi, bahwa dugaan hanyut berdasarkan dari hasil temuan di pinggir saluran irigasi berupa 1 stel pakaian, 1 buah alat siram manual pertanian, dan 1 buah sabit.

“Dari pengakuan beberapa saksi, rutinitas dari saudara Tarjono adalah membersihkan diri atau mandi sepulang dari sawah di saluran irigasi Desa Karangbale, di depan warung milik Ibu Rohani (45), RT. 009 RW. 004,” terangnya.

Setelah menghubungi Tim SAR Kabupaten Brebes, masyarakat Karangbale bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas membantu Tim SAR melakukan pencarian dengan menyusuri saluran irigasi.

“Tumpukan sampah yang tersangkut di pintu air di pintu-pintu air juga dikorek barangkali korban hanyut tersangkut disana,” tandasnya.

Ditambahkannya, pencarian dihentikan pada pukul 17.30 WIB dan akan dilanjutkan kembali esok hari (12/6). (Aan)

Sabtu, 14 Maret 2020

Babinsa Koramil 16 Larangan Latih PBB SMK Al Falah Larangan



Brebes - Guna meningkatkan kemampuan para siswa - siswi serta menanamkan disiplin dan karakter kehidupan berbangsa serta tumbuhkan jiwa korsa sejak usia dini sebagai generasi penerus bangsa. Maka Babinsa Koramil 16/Larangan, Kodim 0713 Brebes, Serka Sugiono Memberikan Materi Latihan Dasar Kepemimpinan dna melatih PBB Siswa/Siswi yang bertempat  di halaman SMK Al Falah Larangan, Minggu (15/03/2020).









Dalam latihan tersebut, Babinsa Serda Serka Sugiono memberikan materi PBB tingkat dasar, seperti gerakan di tempat. Kemudian mereka juga diberikan pemahaman tentang pengetahuan bela negara yang diberikan secara tersusun dan terarah dan sabar, karena kondisi mereka masih sangat labil.

"Pertama kami memberikan contoh gerakan terlebih dahulu, agar bisa dilihat dan diikuti oleh anak-anak. Selanjutnya kita tinggal menilai gerakannya, kegiatan PBB yang diberikan kepada siswa ini untuk melatih sikap, mental dan mendidik anak supaya lebih baik, dalam peningkatan disiplin olehnya. " jelas Serka Sugiono.

Pembina SMK Al-Falah Larangan Sukirman dan Aula Auliya mengucapkan rasa bangganya kepada TNI, khususnya Koramil 16 Larangan, karena telah berkenan hadir dan memberikan materi demi materi dengan sabar dan disiplin, mudah-mudahan ini bermanfaat bagi sekolah kami dan siswa-siswi kami” Tutur Pembina Sukirman dan Aula. (Utsm)

Senin, 02 Maret 2020

Perluasan Masjid Desa Kedungbokor Brebes Selesai, Rumah Di Atas Tanah Wakaf Dibongkar



Brebes – Anggota TNI Koramil 16 Larangan Kodim 0713 Brebes beserta Pramuka binaannya yaitu Saka Wira Kartika (SWK), membantu masyarakat  Dusun Anggamaya RT. 01 RW. 06, Desa Kedungbokor, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, membongkar bangunan rumah yang akan diguanakan untuk perluasan masjid Baiturrahman.




Dijelaskan warga setempat dan juga Ketua Panitia Pembanguan Masjid, Sertu Abdul Mukmin, bahwa sasaran pekerjaan meliputi pembongkaran bangunan rumah milik Abu Bakar, mulai dari atap sampai dengan pondasi.

“Rumah Mas Abu Bakar mulai dibongkar setelah rumah barunya di RT. 04 RW. 05 selesai dibangun sejak Desember 2019. Dana pembangunan menggunakan swadaya masyarakat dan kas masjid,” ucap anggota Unit Intel Kodim Brebes wilayah Kecamatan Larangan itu, Minggu sore (2/3/2020).

Dijelaskannya lanjut, sebelum pembongkaran dilakukan kerja bakti pemindahan barang-barang yang bersangkutan ke rumah barunya tersebut.

“Yang bersangkutan menempati rumah diatas tanah wakaf tersebut sudah lama karena merupakan tanah dari kakek dan orang tuanya. Setelah warga dan pengurus masjid bermusyawarah, maka akhirnya dibangunkan rumah pengganti di RT. 04 RW. 05,” imbuhnya.

Selain 5 orang TNI dan puluhan Pramuka SWK, juga turut membantu kerja bakti yaitu Kades Jumarso beserta perangkat desanya, Ketua Panitia Pembangunan Masjid Baiturrahman dan anggotanya, serta para tokoh agama, pemuda dan tokoh masyarakat setempat. (Aan)