Tampilkan postingan dengan label Korban. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Korban. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Desember 2023

Babinsa Larangan Bantu Korban Kecelakaan di Jalur Tengah Prupuk-Ketanggungan

  Babinsa Larangan Bantu Korban Kecelakaan di Jalur Tengah Prupuk-Ketanggungan


Brebes – Serka Abdul Mu’min babinsa Koramil 16 Larangan, kodim 0713 Brebes membantu warga yang mengalami kecelakaan lalu lintas di jalan jalur tengah prupuk (Margasari) arah Ketanggungan, Brebes, masuk Dusun Poncol,  Desa Kedungbokor, Kecamatan Larangan, Brebes, Jawa Tengah. Rabu malam (27/12/2023). 


Disampaikan Serka Abdul Mu’min dilokasi saat menjelaskan kronologis kejadian “Rabu malam (27/12), korban berencana pulang dari Jakarta menuju Yogyakarta dengan mengendarai sepeda motor metic dengan  nopol B 3621 NDC, tujuan kampungnya di Desa Katongan, Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunung Kidul”. Paparnya. 


“Sekira pukul 20.30 wib korban mengalami oleng dan jatuh ditengah jalan tepat di jembatan Poncol, Larangan, tanpa sadar korban tergeletak karena ditabrak oleh kendaraan yang melintas kencang yang mengakibatkan korban meninggal dunia.” Imbuh Serka Abdul Mu’min.


“Identitas korban berinisial (PAS) usia 45 tahun, pekerjaan wiraswasta, dan saat ini keluarga sudah menghubungi saya dan saksi, sekira pukul, 21.30 wib dibawa  dibawa ke Satlantas Tanjung Polres Brebes”. Imbuh Serka Abdul Mu’min.



“Saya mengajak seluruh pemudik yang habis liburan Natal maupun Tahun Baru agar berhati-hati dijalan saat mudik, bila lelah dan mengantuk bisa istirahat direst area, setelah itu baru melanjutkan perjalanan kembali, karena disingalir kecelakaan tersebut diakibatkan kelelahan sehingga tidak konsentrasi dalam mengendari kendaraan”. Tambahnya. (Pen0713).

Selasa, 16 Juni 2020

Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Curug Rambukasang Brebes


Brebes – Dasirun (23), pemuda yang tenggelam di Curug Rambukasang, Dusun Grogol, Desa Ciseureuh, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada Minggu sore (14/6), akhirnya ditemukan Tim SAR Gabungan. Senin pagi (15/6/2020).







Tim SAR Kabupaten Brebes mendapatkan bantuan dari Tim SAR Basarnas Kabupaten Cilacap, Polsek dan Koramil Ketanggungan, Polhut Banjarharjo, SAR Brebes, Ubaloka, PMI Brebes dan warga sekitar, untuk menemukan korban tenggelam.

I Nyoman Sidakarya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap mengatakan, pihaknya memberangkatkan satu regu beserta peralatan lengkap berupa rescue car carrier, rubber boat, 1 set alat selam, dan 1 set pakaian hazmat usai mendapatkan telpon dari Waryadi, Ketua SAR Brebes pada pukul 19.00 WIB.

“Setelah dilakukan pencarian dengan menyelam selama 15 menit, jenazah akhirnya kami temukan sekitar pukul 08.15 WIB pagi ini,” ungkapnya.

Penyelaman dilakukan menggunakan sistem circle, yaitu gerakan memutar dari titik tenggelamnya korban, yaitu di curug luas 5 meter dan kedalaman kurang lebih 7 meter.

Evakuasi korban dilakukan manual dengan berjalan kaki sekitar satu jam perjalanan menuju desa terdekat, karena cara itu merupakan satu-satunya akses dengan medan yang terjal. Korban selanjutnya dievakuasi menggunakan kendaraan menuju ke Puskesmas Cikeusal, Ketanggungan, guna penanganan lebih lanjut.

Dengan ditemukanya korban maka secara resmi operasi SAR ditutup dan semua unsur dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

Dijelaskan Danramil 15 Ketanggungan, Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Sugeng Wiratno, bahwa kejadian terjadi pada Minggu sore sekitar pukul 15.00 WIB, di Curug Rambukasang di kawasan hutan milik Perhutani petak 81 g RPH Ciseureuh, BKPH Banjarharjo Timur.

“Satu pemuda asal Desa Kamal, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, meninggal dunia, sementara dua kawan yang merupakan tetangganya selamat yaitu Widi (25) dan Komar (23),” ungkapnya.

Ditambahkannya, faktor tak bisa berenang menyebabkan musibah tersebut terjadi.

“Jelas sangat penting bagi anak untuk belajar berenang sejak dini untuk meminimalisir resiko tenggelam,” tandasnya. (Aan)

Minggu, 14 Juni 2020

Jumat Berkah Korban Rob di Pesisir Brebes, Kodim Berikan Paket Sembako


Brebes – Kodim 0713 Brebes memberikan bantuan puluhan paket Sembako kepada korban banjir air pasang laut atau rob di Desa Randusanga Kulon dan Sigempol, Kecamatan/Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Jumat (12/6/2020).





Dandim, Letkol Infanteri Faisal Amri melalui Kepala Penerangan Kodim, Pelda Ujang mengatakan bahwa, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada warga masyarakat terdampak rob.

“Bantuan dalam Jumat berkah Kodim Brebes ini juga untuk meringankan warga desa yang juga terdampak krisis ekonomi pandemi virus corona,” ungkapnya.

Selain warga terkena bencana alam, paket bantuan juga diberikan kepada beberapa pengemis yang berada di lampu merah di wilayah Kecamatan Brebes kota.

Beberapa penerima manfaat terlihat begitu gembira atas bantuan yang diterimanya. Salah satunya adalah Mbah Rukilah (80), Lansia sebatang kara asal Desa Randusanga Kulon RT. 05 RW. 02, yang beberapa waktu lalu juga menerima bantuan Sembako dari Yayasan Berteman Brebes dan Kodim, saat gubuk berukuran 3 x 2,5 meter miliknya masih tergenang air (3/6).

“Semoga bantuan dapat bermanfaat bagi keluarga yang membutuhkan," tandas Ujang.

Zaeni (42), Kepala Dusun I Randusanga Kulon, mewakili sejumlah warganya mengucapkan terima kasih atas kepedulian tersebut. (Aan)

Selasa, 11 Februari 2020

Jatuh Korban DBD Di Cibuniwangi Banjarharjo Brebes, Segenap Unsur Lakukan 3 M


Brebes – Segenap unsur di Desa Cibuniwangi, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, melaksanakan kerja bakti pembersihan lingkungan dan fogging akibat jatuhnya korban jiwa akibat wabah Demam Berdarah (DBD) yang telah terjadi di desa tersebut. Minggu (9/2/2020).




Dibenarkan Danramil 14 Banjarharjo Kodim 0713 Brebes melalui Bati Tuud, Peltu Sartono, bahwa selain fogging sasaran kerja bakti meliputi pembersihan saluran pembuangan air, menguras bak-bak penampungan, dan mengubur barang-barang bekas yang dapat menjadi tempat tergenangnya air hujan.

Upaya ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan menggugah kesadaran warga tentang pola hidup sehat.

“DBD telah mengakibatkan satu anak umur 7 tahun meninggal dunia dan satu lagi Balita dirawat intensif di RSUD Brebes saat ini,” ucapnya.

Dijelaskannya, korban meninggal adalah Atta Faris Hayyan Syabani (7), putra pasangan Muhendra dan Julaeha, warga RT. 08 RW. 03. Sedangkan Balita yang dirawat adalah Akhmad Saepudin (4) anak warga RT. 04 RW. 01.

Pengasapan dilakukan guna mengantisipasi lebih mewabahnya nyamuk aedes aegypti di kawasan Cibuniwangi, khususnya dalam radius 200 meter dari rumah korban.

“Kedepan masyarakat disini diharapkan terus memelihara budaya 3M, yaitu menutup, menguras dan mengubur,” tandasnya.

Motivasi dilakukan Babinsa setempat, Sertu Aan Rukanto, bersama Ketua Ranting Pemuda Pancasila Cibuniwangi, Wasiron, serta Ketua Karangtaruna, Jejen Maulana. Mereka juga terjun membantu melakukan pengasapan dari rumah ke rumah.

Kepala Desa Cibuniwangi, Warhoni dan Bidan Desa, Nurhaeni, Amd.Keb dari Puskesmas Banjarharjo, mengapresiasi kesadaran masyarakat yang awalnya dengan swadaya sendiri. (Aan)

Jumat, 27 September 2019

Avanza Seruduk Motor dan Mobil di Jalan Raya Pantura, Satu Tewas


Brebes – Kasus tabrak lari di Jalan Raya Pantura, wilayah Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, memakan korban satu orang meninggal dunia, satu luka-luka serta dua unit sepeda motor dan satu mobil mengalami kerusakan. Jumat sore (27/9/2019).




Hal ini dibenarkan Danramil 04 Tanjung Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Muhtadi, di lokasi kejadian.

Dijelaskannya kronologi kejadian dari keterangan para saksi mata yaitu Untung (30) asal Mejasem Kabupaten Tegal dan Wawan (22) Desa Pakijangan, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, bahwa kecelakaan yang terjadi di Jalan Cendrawasih, Jalan Raya Pantura, diakibatkan oleh pengendara mobil avanza yang hilang kendali.

“Mobil avanza dengan nomor polisi D 1446 SAK yang hilang kendali, melaju dari arah timur ke barat sekitar pukul 13.20 WIB. Mobil mulai menabrak pengendara supra dengan Nopol F 4288 GY, Saudara Herman Ariyanto (33) warga Desa Limbangan RT. 01 RW. 06, Kecamatan Kersana, Brebes, di depan Koramil Tanjung,” ucapnya.

Lebih lanjut, pasca menabrak Herman, avanza melah bertambah kencang sehingga menabrak satu unit motor lainnya dengan Nopol G 2866 MG yang dikemudikan Ibu Daijun (50) warga Desa/Kecamatan Tanjung RT/RW. 04, kemudian oleng ke kanan menabrak pembatas jalan. Laju mobil makin tak terkendali dan akhirnya oleng ke kiri dan menabrak mobil xenia putih, Nopol E 1529 BI yang sedang terparkir di depan warung makan milik Leli atau di depan Pegadaian Cabang UPC. Tanjung, yang berjarak 650 meter dari Koramil.

Mobil ternyata dikemudikan Sapi’i (54) driver asal Ciledug, Kabupaten Cirebon, yang diduga mengalami kambuh sakit asma saat berkendara. Dari insiden ini, Herman Ariyanto mengalami luka pada bagian kepala, tangan dan kaki lecet, akibat tertabrak dan terpental sejauh 15 meter. Sedangkan Daijun, meninggal dunia setelah mendapatkan luka serius pada bagian kepala, tangan dan kaki.

“Kerugian materiil diperkirakan mencapai kurang lebih Rp. 250 juta, dari kedua motor dan dua mobil yang mengalami rusak parah. Bagian depan warung Bu Leli juga mengalami kerusakan, termasuk gerobaknya.

Piket jaga Koramil segera menghubungi pihak medis serta Polsek. Saat ini kasus sedang dalam penanganan pihak Polres Brebes karena memiliki dokter polisi.

“Kami menghimbau kepada masyarakat pengguna jalan raya, agar tidak memaksakan diri berkendara terutama saat sedang sakit. Beristirahat sejenak jika telah berkendara selama 3 jam,” himbaunya. (Aan)

Jumat, 22 Februari 2019

Hari Kedua Tim Gabungan Cari Korban Tenggelam

Brebes, Sejumlah Pegiat, Peduli dan Sukarelawan yang terlihat hari ini mencari korban anak tenggelam yang sebelumnya ditunda karena cuaca di sungai Pemali Desa Kaliwlingi Brebes. Sabtu (23/02/2019).


Tidak luput dari TSMNews.com, Tim Basarnas, SAR Brebes, Koramil, Polsek, BPBD dan warga setempat, terlihat dari kejauhan Tim Pramuka Peduli Brebes dalam memantau target pencarian korban, peralatan dan perlengkapan sudah diturunkan diantaranya 2 perahu karet dan perahu nelayan ditambah 1 perahu speedboat milik wisata mangrovesari.

Pencarian hari kedua ini dilakukan pagi-pagi sekali dengan memmanfaatkan arus air yang masih tenang, namun hingga pukul 11.45 wib dihentikan pencarian disebabkan arus air sungai mulai deras. Pencarian dihentikan dan seluruh Tim Gabungan melaksanakan istirahat dan beribadah sholat dhuhur sambal menunggu arus air tenang. Ujar Kak Dowol (Kaos Loreng Coklat) salah satu Tim Pramuka Peduli Brebes yang selalu aktif menjadi sukarelawan.

Pencarian korban atasnama Anwar (10) Desa Kaliwlingi RT. 3 RW.3 menjadi target dan konsentrasi yang tinggi, sebab arus air saat ini masih deras, namun Tim Gabungan tetap bersemangat dalam mencari amal ibadah sebagai balasan diakhir perjuangan ini. (TSMnews.com).