Tampilkan postingan dengan label Lahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lahan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 Januari 2024

Koramil 12 Bantarkawung Gelar Karya Bakti Penanaman Pohon Di Lahan Gundul

 Brebes - Upaya untuk mengurangi dampak pemanasan global, sekaligus menjaga dan melestarikan lingkungan hidup, Koramil 12 Bantarkawung, Kodim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma bersama pihak Kecamatan, Polsek, Perhutani BKPH Bantarkawung, PPM (Pemuda Panca Marga) dan Perangkat Desa Bantarkawung melakukan penanaman ribuan pohon penghijauan di lahan milik perhutani, Kecamatan Bantarkawung, Brebes, Jawa Tengah. Selasa (23/01/2024).


Penanaman pohon dengan luas 1000 M2 dan jumlah pohon 200 yang terdiri dari jenis pohon seperti, Pohon Mahoni, Pohon Durian, Pohon Jenjeng, dan Pohon Alpukat.

Camat Bantarkawung diwakili Sekcam Agus Prasetyo, S.H. dalam sambutannya menyampaikan, Giat penghijauan ini berada di lahan perhutani yang belakangan ini terkena dampak longsor seperti diketahui belakangan hari ini curah hujan lebih tinggi.


“Untuk itu kami kepada seluruh warga Kecamatan Bantarkawung umumnya khususnya yang berada di Desa Bantarkawung kita sama-sama peduli dengan lingkungan”, ujarnya.


Sementara Bati Tuud Koramil 12 Bantarkawung, Peltu Diono mengatakan, Penanaman pohon dengan tema “Karya Bhakti TNI Tangan Tuhan dan Bakti sosial Penanaman Pohon / Penghijauan Menuju Brebes Berhias”  ini adalah kepedulian dari Komandan Kodim 0713 Brebes Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si dimana melanjutkan perintah Kepala Staf Angkatan Darat, karena melihat situasi kondisi alam yang musim penghujan yang ekstrim.


“Sehingga Bapak Kasad memerintahkan kepada Kodim Kodim jajaran dan Koramil untuk mencari lahan kritis yang bisa menimbulkan terjadinya bencana alam baik longsor ataupun banjir”, katanya.


Lebih lanjut Peltu Diono menambahkan, Bantarkawung ini banyak ketinggian-ketinggian yang rawan tanah longsor berawal dari situ, beberapa waktu terjadi tanah longsor di sekitaran sini bisa kita lihat di sekeliling kita bahwa kontur tanah di sini turun naik dan tanah yang labil.






“Kalau bapak ibu dapat informasi ada tanah yang rawan longsor tolong lapor kepada kami. Dalam rangka mencegah tanah longsor dan banji hari ini kita dapat menanam pohon kurang lebih 200 batang pohon”, pungkasnya. (Pen0713).

Sabtu, 20 Januari 2024

Cegah Longsor, Kodim 0713 Brebes Olah Lahan 1,5 Hektar untuk Tanam Bibit Akar Wangi

 

Brebes - Komando Distrik Militer 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma, Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si melalui Babinsa Koramil 17 Songgom melakukan pengolahan lahan seluas 1,5 hektar di lahan Milik TNI AD dalam mempersiapkan penanaman bibit akar wangi atau vetiver di daerah rawan bencana longsor diwilayah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Minggu (21/01/2024).


Sementara Babinsa Koptu Kardiyono, Koramil 17 Songgom, Kodim 0713 Brebes bersama dengan petani lainnya menyempotkan hama rumput agar tidak tumbuh, penanaman bibit akar wangi ini disamping untuk pembibitan, juga untuk keperluan lainnya guna meningkatkan kesejahteraan petani dan juga Babinsa yang mengelola.







Komando Distrik Militer 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma, Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si mengatakan “Bibit vetiver berguna mencegah terjadinya longsor saat curah hujan tinggi dan ditanam pada daerah yang rawan longsor”, ujarnya.


Lebih lanjut, Dandim Letkol Infanteri Sapto Broto menjelaskan bahwa akar wangi memilili akar yang cukup panjang sekitar 2-5 meter dengan kekuatan 1/6 kawat baja atau sangat sulit di cabut. Dengan keberadaan akar wangi itu, maka bisa menahan erosi atau bencana tanah longsor, jelas Dandim.


“Pengembangan tanaman akar wangi ini sangat banyak manfaat sebagai mitigasi bencana serta bisa meningkatkan ekonomi bagi masyarakat setempat”, tambah Letkol Sapto Broto. (Pen0713)

Sabtu, 02 Maret 2019

Babinsa Taraban Turun ke Sawah Bantu Olah Lahan Petani

 

Brebes. Dalam rangka mensukseskan program swasembada pangan nasional, Babinsa Taraban, Koramil 11/Paguyangan, Kodim 0713/Brebes, Serda Edi A. Hataul turun langsung ke sawah membantu petani H. Tarmidi (65), Desa Taraban, Bantarkawung, Minggu (03/03/2019).
 
Serda Edi mengatakan, tujuan kegiatan ini sebagai bentuk nyata keseriusan para Babinsa dalam melakukan pendampingan upaya khusus, bidang pertanian kepada para petani di wilayah guna mempercepat proses tanam padi dalam meningkatkan produktivitas hasil pertanian.

Babinsa Taraban menyampaikan, proses olah lahan dengan menggunakan traktor akan lebih mempercepat pekerjaan petani. “Selain itu dengan alat modern traktor, tanah menjadi gembur dan melumpur. Gulmapun akan mati dan membusuk, yang akhirnya dapat menyuburkan lahan persawahan,”ujarnya.

“Kita berusaha sekuat tenaga bersama-sama petani mengolah lahan sawah dengan penuh semangat. Dengan kebersamaan dan kerja keras, saya yakin apa yang kita harapkan dalam mewujudkan swasembada pangan di Tanjungsari bakal terwujud,”harap Babinsa.

Dirinya optimis, dengan pendampingan kami dalam mengolah lahan sawah, petani mendapatkan hasil yang maksimal dalam bercocok tanam. “Dengan mengolah lahan secara benar serta perawatan tanaman yang teratur, niscaya ketahanan pangan nasional bakal dapat kita wujudkan,”tuturnya. (Utsm0713).

Minggu, 24 Februari 2019

Ketua Persit Kodim Ajak Anggotanya Memanfaatkan Lahan Sekitar Asrama

Brebes, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XIII Dim 0713/Brebes Ny. Reva Faisal Amri bersama pengurus Cabang terjun langsung ke Koramil 01/Brebes untuk mengajak Persit Koramil memaksimalkan manfaat pekarangan sebagai lahan pertanian. Senin (25/02/2019).


Hal itu dicontohkan dengan terobosan menyulap lahan kosong di sekitar Markas Koramil sebagai basis pertanian dengan menanam berbagai macam tanaman sayuran dan buah-buahan di lahan yang ada.

Ketua Persit Kodim di sela-sela kunjungannya mengatakan, selama ini ada sedikitnya lahan kosong di sekitar pemukiman yang dibiarkan tidur. Padahal, lahan tersebut dapat dimanfaatkan untuk pertanian seperti menanam cabai, tomat, atau tanaman lain, termasuk kolam ikan, lebih-lebih tanaman apotik hidup.

Dengan memanfaatkan lahan tersebut, maka lahan kosong akan memberikan manfaat dan memiliki nilai jual. “Lahan kosong ini bisa juga untuk tanaman obat keluarga, bahkan tanaman di kebun sendiri akan lebih terjaga kebersihannya. Bisa juga menerapkan pertanian organik, sehingga aman untuk dikonsumsi,” katanya. (Utsm0713)