Tampilkan postingan dengan label Upsus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Upsus. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 April 2019

Bantu Petani Panen Padi, Terima Kasih Pak Babinsa

Brebes, Upaya Khusus (Upsus) pendampingan petani yang dilakukan Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan jerih payah petani di Tembongraja, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah (Jateng) berbuah manis.


Hasil panen padi kali ini mengalami peningkatan yang memuaskan para petani, termasuk hasil panen padi di sawah milik Cartewi (54) dari kelompok Tani (Poktan) Tani Tegal Arum di sawah Cihurang.
 
Tampak Sersan Dua (Serda) Toharis, Babinsa Kelurahan Koramil 13/Salem Kodim 0713/Brebes tampak sedang membantu salah satu warga di desa binaan tersebut, memanen padi jenis Ciherang di lahan seluas 8.000 Meter.

“Pendampingan Babinsa kepada petani diawali sejak persiapan lahan, penggarapan lahan, penyebaran benih, penanaman, pemeliharaan, hingga musim panen tiba,” tutur Toharis, ketika ditanya tentang keikusertaannya dalam membantu petani panen padi.

Ia juga mengungkapkan bahwa pendampingan kepada petani merupakan program Upsus untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan hasil panen menuju swasembada pangan di wilayah.

Cartewi sendiri merasa sangat bersyukur dengan hasil panen yang diperolehnya, meski belum mencapai hasil maksimal 7,5 ton, tetapi hasil panen padi jenis Ciherang ini sudah sangat memuaskan.

“Ya ini karena lahannya tidak sampai 1 hektar. Terima kasih Pak Babinsa yang telah membantu petani di Poktan Tani Tegal Arum ini,” ujar Cartewi. (Utsm0713)

Selasa, 02 April 2019

Kopda Supriyadi Bantu Membajak Sawah

Bintara Pembina Desa (Babinsa) Komando Rayon Militer (Koramil) 02 Jatibarang, Kopda Supriyadi, mendampingi membantu membajak sawah yang berada di Desa Buaran, Kecamatan Jatibarang, Rabu (3/4/19).

Apa yang dilakukan oleh anggota Babinsa ini tidak lepas dari tugas dan tanggung jawab anggota TNI untuk mendukung dan mensukseskan program swasembada pangan.
“Dalam waktu dekat akan memulai musim tanam padi, saat ini masih dalam tahap membajak lahan sawah. Saya ikut membantu agar dapat selesai sesuai dengan waktu yang direncanakan," ujar Kopda Supriyadi.

Satu unit mesin Handtraktor mereka gunakan untuk membajak sawah yang sudah digenangi air tersebut. Mereka saling bergantian mengendalikan alat mesin pertanian ini.
“Musim tanam seperti ini sangat menguntungkan petani yang ingin memulai bercocok tanam. Persedian air yang mencukupi merupakan kebutuhan dasar bagi petani di daerah ini," ucap Babinsa.

Selain itu Kopda Supriyadi mengimbau kepada warga khususnya yang memiliki sawah agar segera mengelolah sawahnya dikarenakan pada saat ini persediaan air cukup banyak.

“Saya imbau kepada masyarakat terutama kepada petani agar segera turun ke sawah untuk memulai mengolah lahan. Persedian air sangat mencukupi, jangan biarkan lahan kita terbengkalai," ajak Babinsa. (Utsm0713)

Selasa, 05 Maret 2019

Serda Aan Rukanto Dampingi Panen Ubinan

Babinsa Kodim 0713/Brebes Koramil 14/Banjarharjo Serda Aan Rukanto melakukan pendampingan petani di wilayahnya melaksanakan panen ubinan di Gapoktan Mekar Jaya Poktan Berdikari Desa Sukareja. Rabu (06/03/2019).


Dilahan sawah milik Ruswanto (69) inilah Babinsa Sukareja melakukan pendampingan ubinan untuk mengetahui hasil panen pada musim tanam pertama tahun ini.

Sugino (51) dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Brebes wilayah Banjarharjo membenarkan bahwa hasil ubinan yang lahan ini dengan jumlah rumpun : 100 Rumpun, jumlah Petak : 12 petak, jenis padi : Ciherang, jarak tanam : 25 x 25 cm dan menghasilkan : 6,23 kg X 1.600 m = 9,5 ton per Hektar. Ucap Sugino.

“ Ini merupakan hasil yang sangat luar biasa, panen sebelumnya tidak mencapai seperti itu”. katanya. (Utsm0713)

Senin, 04 Maret 2019

3 Orang Babinsa Angkut Hasil Panen Padi

Brebes. Babinsa Koramil 17/Songgom, Kodim 0713/Brebes melaksanakan pendampingan panen padi milik H. Sihabudin Desa Jatirokeh Kecamatan Songgom,Selasa (05/03/2019).


Dalam panen padi tersebut, ketiga Babinsa yakni Sertu Kamdani , Kopka Muhadi dan Kopda Dedi Riyanto bersama para petani tampak semangat saat mengumpulkan hasil tanaman padi di areal sawah seluas 1,5 Ha itu.

“Saya tak mengenal lelah walaupun berjibaku dengan lumpur dan gatal-gatal di badan, karena tugas saya sebagai Babinsa harus selalu siap sedia membantu warga, apalagi dalam kegiatan panen padi seperti ini,” ungkap Sertu Kamdani.

Komandan Koramil 17/Songgom Kapten Inf Jupriadi membenarkan, bahwa dalam menyukseskan program swasembada pangan ini, TNI Angkatan Darat telah memerintahkan Babinsa supaya selalu terjun ke lapangan dan berkoordinasi dengan PPL dan Koorpro serta Gapoktan dalam menjalankan tugas di lapangan, sehingga dapat berjalan dengan lancar khususnya progam pertanian ini.
 
Sementara itu H. Sihabudin, menyampaikan bahwa dirinya dan masyarakat sangat senang dengan adanya Babinsa yang terjun langsung membantu para petani guna memberikan penyuluhan dan bimbingan bertani kepada mereka.

“Dengan adanya pendampingan dari para Babinsa, hasil panen masa tanam kali ini cukup bagus, sehingga kesejahteraan para petani dapat meningkatkan”, ujar Sihabudin.

Ia berharap hal ini bisa terus dilakukan oleh Babinsa, sehingga para petani bisa ikut menciptakan swasemabada pangan secara nasional agar warga masyarakat tidak sampai kekurangan pangan.(Utsm0713).

Sabtu, 02 Maret 2019

Babinsa Taraban Turun ke Sawah Bantu Olah Lahan Petani

 

Brebes. Dalam rangka mensukseskan program swasembada pangan nasional, Babinsa Taraban, Koramil 11/Paguyangan, Kodim 0713/Brebes, Serda Edi A. Hataul turun langsung ke sawah membantu petani H. Tarmidi (65), Desa Taraban, Bantarkawung, Minggu (03/03/2019).
 
Serda Edi mengatakan, tujuan kegiatan ini sebagai bentuk nyata keseriusan para Babinsa dalam melakukan pendampingan upaya khusus, bidang pertanian kepada para petani di wilayah guna mempercepat proses tanam padi dalam meningkatkan produktivitas hasil pertanian.

Babinsa Taraban menyampaikan, proses olah lahan dengan menggunakan traktor akan lebih mempercepat pekerjaan petani. “Selain itu dengan alat modern traktor, tanah menjadi gembur dan melumpur. Gulmapun akan mati dan membusuk, yang akhirnya dapat menyuburkan lahan persawahan,”ujarnya.

“Kita berusaha sekuat tenaga bersama-sama petani mengolah lahan sawah dengan penuh semangat. Dengan kebersamaan dan kerja keras, saya yakin apa yang kita harapkan dalam mewujudkan swasembada pangan di Tanjungsari bakal terwujud,”harap Babinsa.

Dirinya optimis, dengan pendampingan kami dalam mengolah lahan sawah, petani mendapatkan hasil yang maksimal dalam bercocok tanam. “Dengan mengolah lahan secara benar serta perawatan tanaman yang teratur, niscaya ketahanan pangan nasional bakal dapat kita wujudkan,”tuturnya. (Utsm0713).