Tampilkan postingan dengan label Koramil 17/Songgom. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Koramil 17/Songgom. Tampilkan semua postingan

Jumat, 13 November 2020

Babinsa Bekali Linmas dengan PBB dan Bela Negara

 


Brebes - Pembinaan kedisiplinan dan wawasan kebangsaan serta bela negara merupakan materi pokok di kegiatan Pendidikan dan Latihan (Diklat) Linmas Desa Jatirokeh, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, Jum’at (13//11/2020).


 

Pembinaan dan pelatihan  Anggota  Perlindungan Masyarakat (Linmas) berada di Aula Balaidesa kemudian dibekali dengan Materi latihan Baris Berbaris dan Bela Negara.

 

Babinsa dari Koramil 17 Songgom, Kodim 0713 Brebes Serka Yuliharyo menyampaikan latihan bertujuan agar para anggota Linmas ini memiliki sikap jasmani yang tegap tangkas, rasa persatuan, rasa disiplin dan rasa tanggung jawab serta dapat dipercaya.

 

“Anggota linmas juga dibekali latihan peraturan baris berbaris, melatih daya konsentrasi, belajar tentang solidaritas tim, belajar mendengar dan patuh dan belajar untuk diam dan mengatur emosi”. Tutur Serka Yuliharyo.

 

“Satuan Linmas adalah warga masyarakat yang disiapkan dan dibekali pengetahuan serta keterampilan untuk melaksanakan kegiatan penanganan bencana guna mengurangi dan memperkecil akibat bencana, serta ikut memelihara keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat, kegiatan sosial kemasyarakatan” Imbuhnya. (Utsm).

Jumat, 14 Agustus 2020

Babinsa Dukuhmaja : Toko Mebel di Songgom Brebes Terbakar, Kerugian 400 Juta

 


Brebes – Kebakaran menimpa toko mebel Jati Unggul milik Haji Suleman (57), yang berada di Jalan Raya Dukuh Maja, Desa Dukuhmaja RT/RW. 01, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Kamis malam (13/8/2020).


Disampaikan saksi mata kejadian, H. Suritno (53), warga Desa Klampis, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, dirinya melihat asap dan percikan api di atas Toko Jati Unggul sekitar pukul 20.30 WIB.






“Saya segera memberitahukan kepada warga setempat, pihak Koramil dan Polsek Songgom, untuk membantu pemadaman api,” ujarnya.


Sementara Dijelaskan Babinsa Dukuh Maja, Koramil 17 Songgom, Kodim 0713 Brebes, Sertu Sobirin, penyebab kebakaran diperkirakan dari korsleting listrik.


“Saat kejadian took mebel sedang sepi atau tutup, karena pemiliknya berada di rumahnya, yaitu di Desa Balapulang Wetan, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal,” ungkapnya.


Dijelaskannya lanjut, kerugian ditaksir mencapai Rp. 400 ribu, meliputi satu toko terbakar, dokumen penting, kayu jati siap digunakan, dan almari siap jual.


Warga setempat membantu mengevakuasi barang-barang yang belum terbakar. Sementara 6 unit mobil Damkar Brebes, mencoba memadamkan api.


“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Untuk api berhasil dipadamkan tiga jam kemudian, yaitu sekitar pukul 23.30 WIB,” tandasnya. (Aan)

Jumat, 03 April 2020

Koramil Songgom, Desa Wanatawang dan Wanacala Lakukan Karya Bhakti Padat Karya



Brebes - Anggota Koramil 17 Songgom, Kodim 0713 Brebes bersama Tiga Pilar Desa Wanacala dan Wanatawang, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, melaksanakan Karya Bakti bersama-sama masyarakat bergotong royong membersihkan jalan sepanjang jalan desa yang menggunakan padat karya. Sabtu, (04/04/2020).




Kepala Desa Wanatawang Sugeng dan Babinsa Sertu Sudarto, Kepala Desa Wanacala Teguh dan Koptu Riswandi serta seluruh kedua perangkat desa dibantu guyub dengan masyarakat kedua desa tersebut melaksanakan dengan penuh semangat.
Sementara ditempat berbeda, Kapten Inf Sutarno selaku Danramil Songgom mengatakan. Kegiatan ini merupakan kegiatan padat karya yang melibatkan dua desa, antara desa Wanatawang dan desa Wanacala, karya bakti ini melaksanakan pembersihan jalur jalan antara kedua desa yang mana terdapat rumput serta tanaman liar yang menutupi pembatas jalan. Tutur Danramil.
Dengan kegiatan ini masyarakat merasa terbantu dan berterima kasih kepada tiga pilar. Kegiatan Gotong royong merupakan warisan dari nenek moyang bangsa Indonesia sejak dulu, oleh karena itu kita tanamkan sejak dini ke generasi muda saat ini,apabila tidak kita tanamkan sejak dini maka warisan gotong royong akan tetap terjaga.(Utsm)

Rabu, 04 Maret 2020

Acara Syukuran Lapangan Tembak Kodim 0713 Brebes


Brebes – Setelah melewati perjalanan waktu yang panjang, akhirnya Komandan Kodim 0713 Brebes meresmikan Lapangan Tembak sendiri yang berada di wilayah Koramil 17 Songgom. Rabu (04/03/2020).






Acara syukuran berada di lapangan tembak dihadiri oleh Komandan Kodim 0713 Brebes Letkol Infanteri Faisal Amri, SE, Camat Songgom Mochamad Sodiq, Perwira Seksi Operasi Kapten Kavaleri Eko, Danramil 17 Songgom Kapten Infanteri Sutarno, Kapolsek Songgom, Kepala Desa Songgom Sahuri, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Desa Songgom serta anggota kodim dan perwakilan anggota dari 17 koramil jajaran.

Pada kesempatan itu, Dandim Letkol Infanteri Faisal Amri, mengatakan bahwa do’a atau Syukuran ini adalah untuk memohon keselamatan bersama sehingga nantinya lapangan tembak ini bermanfaat bagi TNI Kodim 0713 Brebes khususnya untuk mengolah keterampilan menembak”, Dan rencana besok pagi Kamis (05/03/2020) Lapangan Tembak mulai digunakan dalam program latihan menembak di triwulan pertama TA. 2020. Tutur Dandim

“Semoga dikabulkan Allah Subhaanahu Wa Ta’ala, Inshaa Allah kita selalu diberikan kesehatan, keselamatan dan kemudahan, serta selalu diberikan kekuatan dan perlindungan” Aamiin. Tambahnya. 

Do’a acara syukuran dilaksanakan secara sederhana yang dipimpin oleh Ustadz R. Samsul Arifin (35) dari desa Jatimakmur, Kecamatan Songgom. (Utsm)

Selasa, 03 Maret 2020

Aksi Babinsa Cenang Kodim 0713 Brebes Gerakan Kembali Bersekolah


Brebes - Sejak diluncurkan pada 2017 lalu, program Gerakan Kembali Bersekolah baru dapat mengembalikan 4.074 anak untuk bersekolah atau baru 23,37 persen saja yang tertangani," kata Sekda Brebes, Djoko Gunawan saat mempresentasikan program Gerakan Kembali Bersekolah (GKB) di Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) di Jakarta, Selasa (9/7/2019). 





Di kabupaten Brebes jumlah 17.429 anak tak sekolah itu tersebar di 17 kecamatan di Kabupaten Brebes.

Namun upaya Kepala Desa, Babinsa dan PKBM Desa Cenang Kecamatan Songgom Kabupaten Brebes ini menjadikan suatu semangat untuk bisa mencerdaskan putra putrinya di Desa Cenang.

Di Aksi Babinsa Kodim 0713 Brebes, Serka Yuli Haryo Saputro bersama Moh. Pakhruroji Ketua Forum Masyarakat Peduli Pendidikan Desa Cenang secara langsung akan disampaikan secara On Air di Radio Singosari Brebes dengan mengupas tuntas problem dan solusi serta kesuksesan program Gerakan Kembali Bersekolah. Rabu (04/03/2020).

Berawal dari permasalahan yang muncul dilingkungan desa, banyak keluhan-keluhan warga dimana banyak anak yang tidak sekolah. Dengan dukungan penuh dari Kades ada 5 anak pertama yang terjaring dalam program tersebut ditahun pertama 2016 sejumlah 5 orang, di 2017 sejumlah 33 anak Non formal. Tahun 2018 ada 20 anak, Tahun 2019 ada 63 anak, jumlah sampai saat ini bersekolah di Formal ada 104 anak dan Non Formal 53 anak.

Dari 5 anak di awal 2016 itu akhirnya terbentuk Forum Masyarakat Peduli Pendidikan (FKPP) tingkat desa. Dengan disekolahkan di formal. Orang tua mereka beralasan tidak melanjutkan dan menyekolahkan karena tidak ada uang saku. Kata Ketua FMPP.

Sikap Kepala Desa Imam Rifa’i (48) yang purna di bulan Pebruari 2020 ini mendapatkan  dukungan dan respon dari Babinsa Koramil 17 Songgom Kodim 0713 Brebes yang semakin kuat dan menambah semangat untuk memajukan pendidikan, Babinsa bersama FKPP berkeliling ke warga dari pintu ke pintu untuk mengajak putra-putrinya yang putus sekolah dengan berbagai motivasi.  

“Saya berikan motivasi kepada orang tua dan anak-anak yang tidak bersekolah untuk melanjutkan lagi karena terbenturnya orang tua yang dikenal kolot (tua) dan kurangnya wawasan sehingga saya Door To Door” Papar Serka Yuli Haryo.

“Group WhatsApp sebagai cara sosialisasi untuk mendapatkan bantuan dari orang-orang rantau TKI/TKW putra asli Desa Cenang baik yang ada di Jakarta bahkan diluar negeri seperti Jepang dan Korea mereka membantu dalam pendanaan yang selanjutnya disampaikan langsung pelaporannya secara transparan baik penerimaan dan penggunaan dana bantuan dana diantaranya dari Dana Desa, CSR, APBD II dan Swadaya”. Tambah Babinsa.

“Bekerjasama dengan beberapa sekolah untuk bisa melanjutkan pendidikannya bagi mereka dan memiliki MoU ke sekolah tersebut di Pondok Pesantren Yayasan Darul Farokh yang berada di Harjosari Lor da 30 anak  yang tinggal di Pondok tersebut. Ada yang sekolah SMK, MA, SMP, MTs dan SD serta ada yang kuliah 1 orang Semester 2 Politekhnik Purbaya di Talang Tegal “. Tutur Muhammad Pakhuroji.

Dijelaskannya, anak tak sekolah meliputi 3 kategori, yakni anak yang belum sekolah tapi sudah usia sekolah, anak lulus tidak lanjut dan anak putus sekolah. (Utsm)

Jumat, 27 Desember 2019

Babinsa Bersihkan Puing-Puing Rumah Warga Yang Roboh Di Songgom Brebes


Brebes – Karya Bhakti merupakan sebuah ladang amal ibadah yang tak ternilai, seperti apapun karya bhakti atau kerja bhakti yang kita kenal adalah suatu perbuatan manusia di alam nyata untuk berbuat kebaikan membantu sesama demi perolehan pahala dari sang pencipta.








Seperti yang telah dilakukan oleh Kopda Kardiyono Babinsa Songgom Kodim 0713 Brebes hari ini, dalam membantu pembersihan puing-puing rumah yang roboh terkena angin kencang serta dampak hujan lebat, terjadi semalam (Kamis,26/12) sekira pukul 21.00 wib yang merupakan warga binaannya, yaitu M. Ali Amirudin (30), RT 03 RW 05 dukuh Mekarsari, Desa Songgom, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Jum’at (27/12/2019).

Dalam penyampaian Safrudin (27) dengan alamat yang sama, sebagai saksi dalam kejadian tersebut membenarkan bahwa sekitar 21.00 Wib, Tuti Mujayatun (istri M. Ali) sedang berada dirumah sendirian karena suami sedang keluar kota, mendengar suara gemuruh angin, genteng rumah merosot yang akhirnya lari keluar rumah dimana secara langsung melihat tembok rumahnya retak dan roboh. Tutur Safrudin.

“Melihat hal tersebut,  Tuti Mujayatun langsung lari untuk mengungsi dirumah tetangganya”. Tambahnya.
“Setelah dirasa aman, walaupun keadaan rumah Tuti roboh rata dengan tanah, saya langsung menghubungi Babinsa Pak Kardiyono secepatnya” Tambah Saksi menuturkan dengan gugup.

Tak berselang waktu lama, Babinsa Kopda Kardiyono mendatangi lokasi dengan mendata kerugian yang ada, diantaranya tidak ada korban jiwa, hanya saja rumah roboh rata dengan tanah diperkirakan kerugian mencapai 70 juta.

Saat dilokasi Kopda Kardiyono langsung menghimbau kepada masyarakat selalu waspada dalam menghadapi musim penghujan ini, dan keesokan harinya (Jum’at) Babinsa bersama warga membersihkan puing-puing sisa bangunan yang roboh hingga selesai. Saat ini kondisi rumah rata dengan tanah dan sudah dilaporkan di kantor Kepala Desa setempat untuk ditindaklanjuti. (Utsm)

Kamis, 26 Desember 2019

Babinsa Songgom Bantu Padamkan Kebakaran Mobil Warga


Brebes – Waktu sore menjelang waktu Ashar sekira pukul 14.55 wib telah terjadi kebakaran mobil jenis Merk Daihatzu Zebra dengan nopol B 1720 YW di halaman rumah Darso (71) warga Dukuh Bajangan Rt 03 Rw 04 Desa Songgom, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Kamis. (26/12/2019)






Adapapun kronologi kejadian diperkirakan 14.30 wib A. Zulkarnain (20) pekerjaan sopir ini adalah salah satu saksi sedang membetulkan platina pada mesin mobil karena ada konsleting pada arus listrik yang akhirnya menyebabkan percikan api pada platina yang diduga bocor, sehingga percikan api menyambar ke karburasi dan selang bensin dan mengakibatkn terbakarnya kursi di dalam mobil serta mrembet kebadan mobil seluruhnya.

Penyampaian dari warga masyrakat sekitar yang melihat langsung berhamburan untuk memadamkan api dengan membawa alat seadanya, seperti ember yang diisi air dan karung yang dibahasi.

Babinsa Kopda Kardiyono Koramil 17 Songgom saat menerima telepon dari saksi membenarkan bahwa kejadian tersebut merupakan konsleting pada arus listrik mobil, dan pada saat itu juga Kopda Kardiyono dengan sigap mendatangi lokasi serta membantu memadamkan api bersama warga setempat hingga api dapat dipadamkan.

“Korban jiwa nihil dan kerugian materiil diperkirakan 5 juta rupiah, Saya menghimbau kepada seluruh warga agar dalam melakukan suatu pekerjaan dan pengecekan serta perbaikan mobil untuk berhati-hati, apalagi mesin mobil dalam keadaan menyala” Tutur Babinsa. (Utsm)

Selasa, 27 Agustus 2019

Cara Babinsa Songgom Brebes Mengajak KB Masyarakat

Brebes – Upaya terus dilakukan guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Brebes. Puskesmas Jatirokeh, Kecamatan Songgom, dalam rutinitasnya melaksanakan pelayanan KB Kes MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang), yang kali ini disinergikan dengan menyemarakkan HUT RI ke-74.



Hadir dalam kegiatan ini dari Dinas Kesehatan Kabupaten Drs. Hasan Basri, Kasi KB, Kepala Puskesmas Jatirokeh Hj. Ammah Mustofiah, S.Ikom, M.Kes beserta 13 orang bidan dan pendampingan dari TNI Koramil 17 Songgom Kodim 0713 Brebes, yang dipimpin langsung Danramil Kapten Armed Jupriadi. Selasa (27/8/2019).

Dibenarkan Bidan Hartini, S.St, selaku Bidan Koordinator, bahwa dalam pelayanan gratis untuk meningkatkan SDM ini, terjaring sebanyak 53 orang Akseptor.

“Pelayanan MKJP HUT RI dilakukan di Puskesmas Desa Jatirokeh dan berhasil melayani 3 orang akseptor IUD dan 50 orang KB implant,” jelasnya.

Sementara disampaikan Danramil, demi mensukseskan kegiatan, dirinya bersama anggota memberikan ojek gratis dengan motor dinas kepada ibu-ibu yang telah ber-KB kembali ke rumah masing-masing.

“Ini hanya sekedar motivasi saja karena hanya ini yang dapat kami berikan selain mengajak serta memberikan penyuluhan di lapangan tentang dua anak saja cukup,” ucap Jupriadi.

Dari apa yang dilakukan, mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari para ibu. Pasalnya, tidak hanya mengajak KB namun juga mengantarkan sampai ke rumah. (Aan)

Jumat, 19 Juli 2019

TNI Ajarkan Gerakan Senam Pagi

Brebes – Kesehatan merupakan dambaan setiap orang, karena di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Seperti yang dilakukan oleh Babinsa Serma Yuli Koramil 17/Songgom Kodim 0713/Brebes. Jum’at (19/07/19) bertempat di sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Harum Desa Cenang.




Sejak dini Babinsa mengenalkan anak-anak di PAUD bagaimana caranya agar tubuh dan badan sehat, yaitu dengan memperkenalkan gerakan senam pagi.

“Setidaknya 78 siswa-siswi PAUD ini mengenai bagaimana melakukan gerakan senam yang dilakukan TNI pada saat senam pagi”. Kata Serma Yuliharyo.

Berlangsung selama 45 menit, siswa PAUD ini mengikuti gerakan demi gerakan yang dipraktekkan, sampai-sampai gelak tawa penuh kebahagiaan muncul di para orang tua murid saat menonton anak-anaknya mengikuti gerakan senam yang dicontohkan. (Utsm).


Senin, 25 Maret 2019

Upaya Babinsa Brebes Mencerdaskan Masyarakat Binaannya


Brebes, Kepedulian seorang TNI ini sangatlah mulia dimana salah satunya adalah mencerdaskan masyarakat dan warganya ditengah-tengah perkembangan media sosial sekarang ini.


Inilah yang dilakukan Kopka Muhadi Babinsa Jatirokeh Koramil 17/Songgom Kodim 0713/Brebes, dimana Jumat (22/03) lalu telah mendata dengan petugas dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Trimulya Pratama untuk membagikan jadwal ujian yang dilaksanakan hari ini tanggal 25 sampai 30 Maret 2019. Senin (25/03/2019).

Kami data seluruh peserta didik yang terdaftar antara lain Paket B dan C Home Visit Maret 2019 Trimulya Pratama di Dukuh Payung Desa Jatirokeh mencapai jumlah 19 Orang. Tutur Kopka Muhadi. (Utsm0713)

Rabu, 13 Maret 2019

Bimbingan dan Pelatihan Combine Harvester

Brebes, Bintara pembina desa (Babinsa) Sertu Kamdani dari Koramil 17/Songgom mendampingi petani Desa Songgom Lor, Kecamatan Songgom ketika Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes beserta Perusahaan Futata dan Gunung Biru memberikan bimbingan pelatihan pengoperasian mesin Combine Harvester. Rabu (13/03/2019).



Pelatihan itu dihadiri diantaranya Staf Bagian Sarpras Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes M. Furqon, SP. Kabid Sarpras, Danramil 17/Songgom yang diwakili Bati Tuud, Kepala BPP dan Koorpro (Kecamatan Songgom, Bulalamba, Tanjung, Wanasari dan Losari), Kepala Desa Songgom Lor, PPL, Pendamping, Ketua Poktan/Gapoktan dan Tim Sosialisasi dari perusahaan Futata serta Gunung Biru.


Pelatihan teknis pengoperasian Combine Harvester kepada para petani didampingi langsung Babinsa Sertu Kamdani selaku pendamping petani Desa Songgom Lor, sebelum pengoperasian Combine Harvester ini akan bermanfaat untuk para petani, bahwa dengan mengoperasikan alat pemanen itu, para petani tidak perlu lagi memobilisasi banyak orang untuk memotong padi menggunakan sabit.

"Karena bulir-bulir padi yang sudah rontok pun tidak perlu diangin-anginkan lagi dan tidak perlu menghabiskan waktu selama berhari-hari untuk memanen," kata Sertu Kamdani.


Hanya dengan dua orang pekerja, lanjutnya, mesin Combine Harvester dapat memanen satu hektare sawah dalam delapan jam dengan 10 liter solar.


Apalagi, selama ini para petani kesulitan mendapatkan tenaga kerja dan ongkos upah untuk para pekerja yang semakin mahal dan teknik manual sering tidak efektif, karena banyak bulir padi yang jatuh sehingga dengan sistem kerja Combine Harvester, volume bulir-bulir padi yang terbuang dapat diminimalisir sesedikit mungkin.


"Hal itu dapat meningkatkan hasil panen dan taraf hidup serta kesejahteraan para petani. Kecepatan kerja mesin Combine Harvester sangat bergantung pada kondisi sawah, jika alat ini bekerja di bentangan sawah yang kering, kecepatannya akan lebih tinggi lagi, begitu juga sebaliknya," katanya. 

Dari sisi operasional, kata dia, mesin Combine Harvester mudah dijalankan dan tidak diperlukan keahlian khusus. Kalau operator sudah bisa menjalankan, maka dia tidak akan kesulitan mengoperasikan mesin tersebut.

"Selain itu, mesin Combine Harvester mudah dirawat dan tergolong mesin yang standart, serta dalam perawatan mesin, agar mengacu pada apa yang menjadi arahan Team Teknis," katanya. (Utsm0713).