Tampilkan postingan dengan label Gerakan Kembali Bersekolah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gerakan Kembali Bersekolah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Maret 2020

Aksi Babinsa Cenang Kodim 0713 Brebes Gerakan Kembali Bersekolah


Brebes - Sejak diluncurkan pada 2017 lalu, program Gerakan Kembali Bersekolah baru dapat mengembalikan 4.074 anak untuk bersekolah atau baru 23,37 persen saja yang tertangani," kata Sekda Brebes, Djoko Gunawan saat mempresentasikan program Gerakan Kembali Bersekolah (GKB) di Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) di Jakarta, Selasa (9/7/2019). 





Di kabupaten Brebes jumlah 17.429 anak tak sekolah itu tersebar di 17 kecamatan di Kabupaten Brebes.

Namun upaya Kepala Desa, Babinsa dan PKBM Desa Cenang Kecamatan Songgom Kabupaten Brebes ini menjadikan suatu semangat untuk bisa mencerdaskan putra putrinya di Desa Cenang.

Di Aksi Babinsa Kodim 0713 Brebes, Serka Yuli Haryo Saputro bersama Moh. Pakhruroji Ketua Forum Masyarakat Peduli Pendidikan Desa Cenang secara langsung akan disampaikan secara On Air di Radio Singosari Brebes dengan mengupas tuntas problem dan solusi serta kesuksesan program Gerakan Kembali Bersekolah. Rabu (04/03/2020).

Berawal dari permasalahan yang muncul dilingkungan desa, banyak keluhan-keluhan warga dimana banyak anak yang tidak sekolah. Dengan dukungan penuh dari Kades ada 5 anak pertama yang terjaring dalam program tersebut ditahun pertama 2016 sejumlah 5 orang, di 2017 sejumlah 33 anak Non formal. Tahun 2018 ada 20 anak, Tahun 2019 ada 63 anak, jumlah sampai saat ini bersekolah di Formal ada 104 anak dan Non Formal 53 anak.

Dari 5 anak di awal 2016 itu akhirnya terbentuk Forum Masyarakat Peduli Pendidikan (FKPP) tingkat desa. Dengan disekolahkan di formal. Orang tua mereka beralasan tidak melanjutkan dan menyekolahkan karena tidak ada uang saku. Kata Ketua FMPP.

Sikap Kepala Desa Imam Rifa’i (48) yang purna di bulan Pebruari 2020 ini mendapatkan  dukungan dan respon dari Babinsa Koramil 17 Songgom Kodim 0713 Brebes yang semakin kuat dan menambah semangat untuk memajukan pendidikan, Babinsa bersama FKPP berkeliling ke warga dari pintu ke pintu untuk mengajak putra-putrinya yang putus sekolah dengan berbagai motivasi.  

“Saya berikan motivasi kepada orang tua dan anak-anak yang tidak bersekolah untuk melanjutkan lagi karena terbenturnya orang tua yang dikenal kolot (tua) dan kurangnya wawasan sehingga saya Door To Door” Papar Serka Yuli Haryo.

“Group WhatsApp sebagai cara sosialisasi untuk mendapatkan bantuan dari orang-orang rantau TKI/TKW putra asli Desa Cenang baik yang ada di Jakarta bahkan diluar negeri seperti Jepang dan Korea mereka membantu dalam pendanaan yang selanjutnya disampaikan langsung pelaporannya secara transparan baik penerimaan dan penggunaan dana bantuan dana diantaranya dari Dana Desa, CSR, APBD II dan Swadaya”. Tambah Babinsa.

“Bekerjasama dengan beberapa sekolah untuk bisa melanjutkan pendidikannya bagi mereka dan memiliki MoU ke sekolah tersebut di Pondok Pesantren Yayasan Darul Farokh yang berada di Harjosari Lor da 30 anak  yang tinggal di Pondok tersebut. Ada yang sekolah SMK, MA, SMP, MTs dan SD serta ada yang kuliah 1 orang Semester 2 Politekhnik Purbaya di Talang Tegal “. Tutur Muhammad Pakhuroji.

Dijelaskannya, anak tak sekolah meliputi 3 kategori, yakni anak yang belum sekolah tapi sudah usia sekolah, anak lulus tidak lanjut dan anak putus sekolah. (Utsm)

Selasa, 19 November 2019

Aksi Babinsa Cimohong Gerakan Kembali Bersekolah


Brebes - Pemberian motivasi tentang pentingnya pendidikan pada anak-anak sangatlah penting, karena mereka lah generasi penerus yang akan memajukan Negara Indonesia. Melihat hal itu, Kodim 0713 Brebes melalui Koramil di 17 jajaran wilayah di kabupaten Brebes melalui Babinsa  untuk memberikan motivasi dan arahan tentang betapa pentingnya pendidikan, Rabu (20/11/2019).




Hadir dalam kesempatan di Aksi Babinsa Kodim 0713 Brebes yang setiap tayang On Air di Radio Singosari FM Brebes dan Radio Singosari News FM Ketanggungan adalah Sertu Musmulyadi Babinsa Cimohong yang berkantor di Koramil 07 Bulakamba yang menggandeng Kadus 3 wilayah barat Cimohong Imam Syafi’I (33). Dengan senyum semangat menyapa pendengar setia radio di studio 2 Singosari FM Brebes di jalan Veteran nomor 14 Brebes.

Sertu Musmulyadi menceritakan pengalamanya dalam membakar semangat anak-anak diwilayah binaannya dalam meraih cita-cita yaitu dengan melalui Gerakan Kembali Bersekolah (GKB).

“Bahkan sedikitnya 10 orang pelajar yang putus sekolah sudah melanjutkan belajar kembali di tingkat SMK di wilayah Bulakamba dan ada 2 orang yang sudah menyelesaikan pendidikan terakhirnya di SMK Larendra dan SMK Muhammadiyah Bulakamba”. Tutur Sertu Musmulyadi.

Sertu Musmulyadi mengajak pemuda dan pemudi yang putus sekolah khususnya warga desa Cimohong untuk melanjutkan sekolah dengan cara menyambangi ke rumah-rumah dan menemui orang tuanya untuk melanjutkan sekolah dengan menggandeng pemerintah desa, upaya seperti ini dilakukan guna meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) guna mengimbangi perkembangan globalisasi saat ini.

Ditambahkan juga oleh Babinsa bahwa di Desa Cimohong Bulakamba sendiri sudah berdiri 4 industri yang sangat membutuhkan SDM untuk dipekerjakan di 4 industri tersebut, apabila SDM warga Cimohong tidak sesuai dengan persyaratan untuk menjadi karyawan di industri tersebut maka besar kemungkinan yang akan mengisi pekerjaan tersebut adalah dari luar desa Cimohong, Papar Musmulyadi.

Dengan upaya GKB ini setidaknya warga desa Cimohong SDM nya bertambah dan tidak tertinggal dengan daerah lainnya. (Utsm)