Tampilkan postingan dengan label Desa Pengaradan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Desa Pengaradan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 Juli 2020

SEMBAKO JUM’AT BERKAH KODIM 0713 BREBES DI LOKASI TMMD PENGARADAN


Brebes –  Kegiatan bhakti sosial Jum’at Berkah kini dilaksanakan dilokasi TMMD Sengkuyung II Tahun 2020 Kodim 0713 Brebes yang berada di Pedukuhan Pilangsari, Desa Pengaradan, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Jum’at (03/07/2020).












Puluhan paket sembako yang berisikan beras, mie instan dan minyak goreng dibagikan untuk para jompo yang berada di RT 04 RW 04 tepat di sasaran lokasi TMMD.

Dengan didampingi Kepala Desa Runta R., ketua RT Caryo, ketua BPD Caswito, M.HI, Babinsa Serma Tarsono, Serda Beni S anggota staf personel Kodim serta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIII Dim 0713 Brebes yang diwakili oleh Ny. Yulia Legiantie sembako dibagikan langsung door to door.

Mbah Carsi (80) salah satu penerima sembako Jum’at Berkah menyampaikan rasa senang telah diberi paket sembako dari Kodim 0713 Brebes.

“Alhamdulillah, Matur suwun nggih, sembako saking Jum’at Berkah Kodim Brebes, niki sanget bermanfaat kangge kulo, matur suwun” (Alhamdulillah, terima kasih yah, sembako Jum’at Berkah dari Kodim 0713 Brebes, ini sangat bermanfaat sekali buat saya). Tutur Carsi.

Mbah Carsi juga mengucapkan banyak terima kasih karena jalan di pedukuhan Pilangsari kini sudah bagus dan halus karena TMMD dari Kodim 0713 Brebes. (Utsm)

Kamis, 14 November 2019

Inilah Alasan TNI Membangun Pos Jaga Di Pengaradan Tanjung Brebes


Brebes – Pentingnya suatu sistem pengamanan di lingkungan masyarakat, menjadi salah satu target program karya bakti TNI Kodim 0713 Brebes lintas sektoral di wilayah desa binaan Koramil 04 Tanjung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yaitu Desa Pengaradan.









Terlebih Pengaradan mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai nelayan 90 %, sehingga jika musim ikan dan banyak warganya yang ke laut, maka keamanan lingkungan sangat diperlukan guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Sebelumnya (13/11) pekerjaan adalah pengecoran sloof sekaligus mengikat kolom praktis pada bangunan pos jaga dengan volume 2 x 3 meter, di Dukuh Karangmangu, Pengaradan. Pekerjaan hari ini adalah pemasangan hebel sebagai dinding bangunan. Kamis (14/11/2019).

Dijelaskan Danramil, Kapten Infanteri Muhtadi, karya bakti TNI yang didukung anggaran dari Mabes TNI senilai Rp. 74,5 juta, dengan dikolaborasikan dengan Dana Pemdes setempat ini, akan dikerjakan sampai dengan akhir November 2019.

“Pemasangan batu dan pengecoran pondasi Pos Kamling hasilnya adalah 25 %. Pekerjaan lanjutan adalah pemasangan hebel,” terangnya.

Menurutnya juga, bangunan yang merupakan sasaran tambahan karya bakti TNI ini, sangat penting untuk meminimalisir aksi kejahatan karena warganya ikut bergerak dalam membantu petugas (Babinsa, Babinkamtibmas dan Linmas) menciptakan Kamtibmas.

“Selain sebagai pengamanan lingkungan dari aksi-aksi pencurian, pos ronda juga untuk siaga bencana alam dengan ragam bunyi kentongan yang akan dibunyikan piket jaga,” ungkapnya.

Kepala Desa, Nurudin (38), menyambut baik gagasan pengadaan pos kamling karena dinilainya memang sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi warganya serta bagi dusun dalam menambah kas melalui jimpitan.

Hasil dari pengambilan jimpitan nanti, akan memberikan kontribusi sebagai dana sosial warga Dukuh Karangmangu yang mengalami musibah, selain juga bermanfaat bagi keperluan lain yang lebih produktif misalnya untuk operasional kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI, halal bihalal, maupun acara sosial lainnya.

Untuk diketahui, sasaran utama program ini adalah pembangunan rabat beton sand sheet di 13 titik di gang RT. 01-03 RW. 05, Karangmangu, dengan total panjang 886 meter, lebar 1,2 – 2,8 meter serta ketebalan 10-15 centimeter.

Sedangkan sasaran tambahan lainya adalah pembuatan TPT (Tembok Penahan Tanah) sepanjang 52 meter, tinggi 1,5 meter dan ketebalan 40 centimeter serta TPT untuk memperkuat jembatan sepanjang 7 meter, tinggi 1,5 meter dengan ketebalan 40 centimeter.

Capaian hasil pembuatan TPT di hari ketiga ini adalah 100 % untuk sayap kanan sepanjang 35 meter, yaitu dengan rampungnya pengacian. Sementara untuk sayap kiri sepanjang 17 meter, telah diselesaikan sebelumnya di hari kedua (13/11).

Itulah upaya TNI dalam membantu tugas Pemda untuk memeratakan pembangunan di wilayah sesuai UU TNI No. 34 tahun 2004 pasal 9, dan memberdayakan wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya secara dini sesuai dengan sistem pertahanan semesta (pasal 8), yaitu dengan dibangunnya Pos Kamling. (Aan)

Selasa, 12 November 2019

Karya Bakti TNI Lintas Sektoral Di Tanjung Brebes, Cor Jalan Dan Bangun Pos Kamling

Brebes – Kegiatan TNI Manunggal Masyarakat Desa di wilayah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah kali ini, adalah menyasar Dukuh Karangmangu, Desa Pengaradan, Kecamatan Tanjung, untuk membangun rabat beton sandsheet.





Dijelaskan Danramil 04 Tanjung Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Muhtadi, sasaran fisik karya bakti TNI lintas sektoral bersama masyarakat ini meliputi pekerjaan di gang RT. 01-03 RW. 05 di 13 titik untuk di rabat beton sandsheet sepanjang total 886 meter dengan lebar 1,2 – 2,8 meter, dengan ketebalan 10-15 centimeter.

Untuk sasaran tambahannya meliputi pembuatan talud penahan sepanjang 52 meter, tinggi 1,5 meter dan ketebalan 40 centimeter. Talud di kanan-kiri jembatan sepanjang 7 meter, tinggi 1,5 meter dengan ketebalan 40 centimeter.

“Dalam karya bakti TNI bersama Pemdes Pengaradan yang dimulai Hari Senin ini juga membangun 1 unit Pos Kamling permanen dengan ukuran 2 x 3 meter,” bebernya.

Capaian hasil di hari kedua ini adalah talud sayap kiri sepanjang 17 meter dengan hasil 100 %, sementara pemasangan batu di talud sayap kanan sepanjang 35 meter mencapai realisasi 75 %.

Untuk para teknisi/tukang bangunan meliputi 18 orang TNI dan masyarakat setempat yang berjumlah 50 orang meliputi BPD, perangkat desa dan TPK.

“Masyarakat Dukuh Karangmangu sejumlah 50 orang per hari secara bergiliran membantu dalam 2 shift, yaitu pagi dan siang,” imbuhnya.

Untuk anggaran pembangunan tersebut bersumber dari Mabes TNI senilai Rp. 74,5 juta dan Pemdes setempat, dan akan dikerjakan sampai dengan akhir November ini.

“Peningkatan akses ini untuk lebih memberikan kemudahan bagi masyarakat setempat baik perekonomian, pertanian, kesehatan dan pendidikan, selain mencegah pengikisan tanah,” pungkas Muhtadi. (Aan)