Tampilkan postingan dengan label Kolonel Inf Dwi Lagan Syafrudin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kolonel Inf Dwi Lagan Syafrudin. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 Juli 2021

Danrem 071/Wijayakusuma Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 bersama Forkopimda Banyumas.

 


Purwokerto - Guna menyinkronkan penanganan Covid-19 di Kabupaten Banyumas, Komandan Korem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, beserta segenap Forkopimda Banyumas menggelar Rapat Koordinasi Penanganan Covud-19, Kamis (15/7/2021) di Ruang Kehormatan Makodim 0701/Banyumas, Purwokerto, Banyumas. 






Tampak hadir dalam rakor tersebut Bupati Banyumas Ir. H. Achmad Husein, Wakil Bupati Banyumas Drs. Sadewo Tri Lastiyono, Ketua DPRD Banyumas Dr Budi Setiawan, Kapolresta Banyumas Kombes Pol M. Firman L. Hakim, SH. SIK. M.Si., Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Candra, S.E., M.I.Pol., Kajari Banyumas Dra Soimah, S.H., M.H., Kajari Purwokerto Sunarwan, S.H., M.H., Kasdim 0701/Banyumas Mayor Inf Nurrohmat, S.Ag., Wadanyonif 405/SK Mayor Inf Aries Ika Satria., KA OPD Kab. Banyumas terkait dan Perwakilan Danramil dan Kapolsek.


Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Dwi Lagan Sadrudin, S.I.P mengatakan, vaksinasi merupakan usaha yang harus dilaksanakan bagi segenap masyarakat di masa pandemi ini, mengingat saat ini diwilayah Banyumas, masih banyak masyarakat terpapar Covid-19. "Dengan vaksin kita bisa menjaga daya tahan tubuh atau imunitas tubuh kita,  walaupun vaksin bukan sebagai penangkal atau mencegah virus. Karena itu, guna untuk mencegahnya kita sendiri harus dapat menjaga kesehatan sendiri dan selalu mengedepankan protokol kesehatan", ungkapnya. 


Terkait dengan arus distribusi baik orang maupun barang dimasa PPKM Darurat ini, Kolonel Lagan menerangkan bahwa dijalur pantura khususnya jalur jalan tol sudah di tutup,  dan nantinya pasti akan lewat jalur selatan sebagai jalan berlalulintas. "Dengan melihat hal ini, kita sebagai aparat kewilayahan, harus peka dan jeli terhadap arus lalulintas nantinya. Hal ini, sebagai upaya kita untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Banyumas khususnya. Karenanya, sinergitas antara TNI – Polri serta Pemda sangat diperlukan untuk mengantisipasi agar wilayah kabupaten Banyumas terbebas dari penyebaran Covid-19 ini", terangnya. 


Terkait hari Raya Idul Adha nanti, Danrem menghimbau agar untuk pemotongan hewan korban pelaksanaanya setelah hari H dan untuk pembagiannya juga tidak boleh ada kerumunan.


Kolonel Lagan juga berharap, pada penanganan PPKM Darurat dilakukan dengan humanis dan tidak boleh menyingung masyarakat yang nantinya akan mengakibatkan penilaian tidak bagus dari masyarakat itu sendiri.


Pada kesempatan yang sama Bupati Banyumas, Ir. H. Achmad Husein mengatakan, warga Banyumas masih banyak yang tidak jujur apa bila memgalami gejala batuk, pilek, demam dll. "Karenanya, kita harus dengan cara door to door mengecek kondisinya, kalau dengan woro2 tidak akan maksimal", ungkapnya. 


Bupati Banyumas berharap kalau bisa masyarakat setiap hari harus Vaksinasi. Dan terkait masalah hari Raya Idul Adha dan ada warga yang melaksanakan penyembelihan korban di wilayah masing2, akan dilakukan antisipasi dan pencegahan kerumunan oleh Satgas PPKM di titik titik pemotongan. 


Dikatakan, kerawanan sosial pasti terjadi di Banyumas, apalagi hampir semua bansos reguler dari pemerintah pusat dicairkan pada bulan Juli 2021. "Bantuan dari Kabupaten bagi 25 ribu KK yang sudah mendaftar di aplikasi serta telah di verifikasi akan kami distribuskan", terangnya. (Penrem071/Pendim0713)

Minggu, 18 April 2021

Danrem 071/Wijayakusuma Berbagi Berkah Ramadhan

 Banyumas - Komandan Korem 071/Wijayakusuma, Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., beserta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro Ny. Dewi Lagan Safrudin, disela-sela kegiatan melaksanakan tugas, melakukan anjangsana salah satu anggota LVRI Banyumas, Ny. Nasem (92) warga RT.05/RW.05 Kelurahan Rejasari, Kecamatan Purwokerto Barat Kabupaten Banyumas. Kamis (15/4/2021).






Danrem 071/Wijayakusuma  menyampaikan, kegiatan yang dilaksanakan ini untuk menyambung tali silaturahmi. "Sebagai generasi penerus, sudah merupakan suatu kewajiban untuk berterima kasih dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para sesepuh Pejuang Kemerdekaan.  Dengan beranjangsana, dapat kita gunakan untuk mendapatkan nasehat dan motivasi kepada kami sebagai generasi muda bangsa, serta untuk menjalin komunikasi serta bersilaturahmi dengan para Veteran Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia,” papar Danrem.


Dikatakan, peran dan jasa para pejuang dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan sangat besar terhadap bangsa ini.


“Diharapkan dengan kegiatan ini akan terjalin ikatan kekeluargaan yang kuat antara para sesepuh pejuang kemerdekaan dengan generasi penerusnya”, tambahnya.


Terkait dilaksanakannya kegiatan ini saat bulan suci Ramadhan 1442 H, Kolonel Dwi Lagan mengungkapkan, momentum bulan suci Ramadhan tidak hanya dilakukan dengan berdiam diri saja saat berpuasa, namun di bulan yang penuh berkah ini, kita gunakan dengan hal-hal yang positif selain kegiatan keagamaan, juga berbagi berkah.


Pada Kunjungan ini Danrem 071/Wijayakusuma dan Ibu Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro sangat terharu mendengar cerita Ibu Nasem anggota Legiun Veteran pada saat ikut berjuang merebut kemerdekaan RI dari tangan penjajah maupun dalam kehidupannya saat ini, meskipun usianya sudah 92 tahun, namun masih semangat.


Sebagai ungkapan rasa terimakasih dan mempererat tali asih, Danrem 071/Wijayakusuma juga memberikan tali asih dan bantuan kepada sesepuh Legiun Veteran tersebut. "Sebagai wujud perhatian dan kepedulian serta lebih meningkatkan tali silaturahmi dan semangat kekeluargaan. Dengan harapan kebersamaan yang telah terjalin ini sebagai wujud rasa cinta kasih, saling asah, saling asih dan saling asuh antara TNI dengan para pejuang tetap terjaga dengan baik", pungkasnya.

Minggu, 21 Maret 2021

Prajurit Wijayakusuma Serentak Laksanakan Serbuan Vaksinasi Covid-19

 


Purwokerto - Guna mencegah dan mengantisipasi terpaparnya Covid-19, prajurit Wijayakusuma disuntik vaksin serentak, Senin (22/3/2021) di Rumkit TK-III 04.06.01 Wijayakusuma, Purwokerto. 









Komandan Korem 071/Wijayakusuma, Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., dalam jumpa persnya kepada wartawan mengatakan, prajurit Wijayakusuma yang divaksin hingga saat ini 3600 lebih prajurit yang melaksanakan vaksin, tidak hanya di wilayah Banyumas saja, namun diseluruh jajaran Korem 071/Wijayakusuma. "1300 lebih prajurit Korem 071/Wijayakusuma yang tersebar di seluruh wilayah jajaran Korem 071/Wijayakusuma yang melaksanakan vaksin. Hingga saat ini, sudah 700- an prajurit yang melaksanakan dan akan dilanjutkan secara bertahap", terangnya. 


Dikatakan Kolonel Dwi Lagan, kegiatan vaksin ini dilaksanakan serentak bagi prajurit dan PNS TNI diseluruh jajaran Kodam IV/Diponegoro. Di wilayah Korem 071/Wijayakusuma, vaksinasi ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai hari ini. Dan kebetulan saat ini, diikutsertakan para Taruna Akademi Militer sebanyak 44 personel yang sedang melaksanakan OJT di Yonif 405/Suryakusuma dan 406/Candra kusuma. Bagi prajurit Korem 071/Wijayakusuma sendiri, hari ini khusus bagi yang belum divaksin baik di dosis pertama maupun dosis kedua", jelasnya. 


Terkait dengan efek samping setelah divaksin, Danrem mengatakan, bahwa vaksin ini aman untuk prajurit. "Tidak ada efek samping yang membahayakan prajurit setelah divaksin, dari informasi yang ada, beberapa menyampaikan hanya merasakan mengantuk", paparnya.


Kolonel Dwi Lagan juga menyampaikan, selain para prajurit dan PNS Korem 071/Wijayakusuma, Rumkit TK-III Wijayakusuma juga memvaksin 2000 lebih para purnawirawan dan warakawuri di seluruh jajaran Korem 071/Wijayakusuma. 

Kamis, 11 Maret 2021

Danrem 071/Wijayakusuma Cek TMMD Reguler, Guna Pastikan Progres TMMD Berjalan Baik

 


Purbalingga – Komandan Korem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Dwi Lagan, S.I.P., mengecek pelaksanaan kegiatan TMMD Reguler 110 Kodim 0702/Banyumas di Desa Tumanggal Kec. Pengadegan Kab. Purbalingga, Kamis (11/3/2021).






Dengan didampingi Dandim 0702/Purbalingga Letkol Inf Decky Zulhas selaku Dansatgas TMMD 110 Kodim 0702/Purbalingga, Kasdim Mayor Inf Ahmad, Camat dan Kapolsek Pengadegan serta Kades Tumanggal.   


Dalam peninjauannya, Danrem menyampaikan, kedatangannya ke lokasi TMMD 110 Purbalingga ini untuk melihat sejauh mana progres-progres TMMD tersebut berjalan. “Kita lihat di sini, sepertiga waktu pelaksanaan kegiatan sudah dapat mencapai sasaran yang diprogramkan. TNI melalui komponen yang ada di wilayah bersama masyarakat bersatu padu dan bergotong royong membangun sarana prasarana fisik serta non fisik dalam program TMMD ini”, katanya.


“TMMD adalah bentuk kepedulian TNI dalam membangun dan membantu masyarakatnya. Kegiatan ini, adalah permintaan dari masyarakat melalui Pemerintah Daerah bersama TNI dalam rangka membangun desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat ”, jelasnya.


“TMMD 110 Purbalingga kali ini mengerjakan kegiatan pembuatan jalan sepanjang 2 Km, pemasangan gorong-gorong, pembuatan jembatan dan rabat beton. Dengan adanya TMMD ini, akan sangat bermanfaat bagi masyarakat, karena akan meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Tumanggal”, ungkapnya.


Disamping hal tersebut, Danrem juga mengapresiasi terlaksananya kegiatan TMMD Reguler 110 Purbalingga. “Selaku Penanggungjawab Keberhasilan Pelaksanaan kegiatan Operasional TMMD di wilayah Korem 071/Wijayakusuma, saya menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Purbalingga beserta steakholder lainnya serta Pemerintah Kecamatan Pengadegan dan Pemerintah Desa Tumanggal beserta segenap masyarakatnya yang telah terlibat dalam kegiatan TMMD ini, sehingga TMMD 110 Purbalingga sampai saat ini dapat berjalan sesuai yang kita harapkan”, tandasnya.


“Saya optimis pembangunan yang dilaksanakan ini tepat sasaran dan tepat waktu sehingga dapat digunakan dan dirasakan manfaatnya bagi masyarakat di wilayah ini maupun masyarakat dari luar wilayah”, pungkasnya.


Diketahui bahwa, TMMD 110 Kodim 0702 yang dibuka pada 2 Maret 2021 yang lalu, hingga saat ini dihari ke sepuluh, progres-progres TMMD di tiap sasaran fisik sudah optimal. (Penrem071/Kujang).

Kamis, 04 Maret 2021

170 Prajurit Wijayakusuma di Vaksin Dosis Pertama

 Purwokerto - Sebanyak 170 Prajurit Wijayakusuma Korem 071/Wijayakusuma menerima Vaksin dosis pertama, Selasa (02/03/2021), di Rumkit TK III 04.06.01 Wijayakusuma Purwokerto.






Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., yang juga turut divaksin mengatakan bahwa vaksinasi Covid-19 terhadap prajurit Wijayakusuma merupakan hal penting karena selama pandemi Covid-19 mereka tetap bertugas turut serta andil dalam upaya pencegahan pandemi Covid 19 kepada masyarakat.


Kolonel Dwi Lagan berharap, dengan adanya vaksinasi tersebut dapat membantu sistem kekebalan atau imunitas tubuh prajurit dan PNS Korem 071/Wijayakusuma dari terpapar virus Covid-19. Sehingga dengan divaksinasinya mereka, akan lebih aman dan nyaman saat berinteraksi dengan rekan kerja, keluarga, dan masyarakat.


"Kita melaksanakan vaksinasi Covid-19, karena para prajurit dalam melaksanakan tugasnya bersentuhan langsung dengan masyarakat, terutama dalam membantu pencegahan Covid 19. Karenanya, dengan adanya vaksinasi tersebut dapat membantu sistem kekebalan atau imunitas tubuh prajurit dan PNS Korem 071/Wijayakusuma," terang Danrem disela-sela pelaksanaan vaksinasi.


Danrem menambahkan pada pelaksanaan vaksinasi dosis pertama di hari pertama ini, pihaknya menerjunkan 170 personel Makorem 071/Wijayakusuma yang terbagi menjadi 3 gelombang, untuk pelaksanaannya semua di Rumkit TK III 04.06.01 Wijayakusuma Purwokerto. 


"Tercatat ada 170 personil yang mengikuti vaksinasi pada hari ini Selasa (2/3/2021) dan rencananya berlangsung selama 3 hari hingga Kamis (4/3/2021) mendatang," kata Danrem. 


Dikatakan Kolonel Dwi Lagan, vaksin yang disuntikkan ini aman oleh karenanya, diharapkan tidak ada penolakan vaksinasi dari masyarakat, khususnya masyarakat yang berada di wilayah jajaran Korem 071/Wijayakusuma.


"Vaksin ini sangat baik dan diharapkan tidak ada penolakan dari masyarakat. Namun yang juga penting, tetap menjalankan Prokes meski telah menerima vaksin," jelas Danrem. 


Disinggung soal efek vaksinasi Covid-19, mantan Danrindam I/Bukit Barisan ini mengatakan, tidak ada yang beda dengan vaksinasi jenis lainnya. "Apa yang dirasakan divaksinasi pertama ini, tidak terasa saat disuntik, dan tidak ada bedanya dengan vaksin yang lain, aman dan rasa badan berasa lebih bugar", terangnya. 


Bahkan menurut Danrem, setelah menjalani suntik vaksin, tidak ada efek samping yang dirasakan dan bisa langsung melaksanakan tugas seperti biasanya. Pokoknya aman dan halal," pungkasnya.


Sementara itu dalam pernyataannya usai divaksin, Danrem 071/Wijayakusuma mengatakan, seluruh prajurit Wijayakusuma "SIAP DIVAKSIN", guna membantu pemerintah dalam rangka pencegahan Covid 19 serta untuk mensosialisasikan vaksin kepada masyarakat.


Dandenkesyah 04.04.01 Purwokerto Letkol Ckm dr. Teguh Tri Widodo, Sp.Pros., M.Kes.,  mengatakan, manfaat vaksin, diantaranya adalah membentuk antibodi COVID-19 dalam tubuh, yang diperlukan untuk melawan virus COVID-19.


Diterangkan, pemberian vaksin akan dilakukan sebanyak 2 kali, pertama 0,5 dosis, untuk membentuk antibodi, kemudian pada 14 hari sesudahnya disuntikkan vaksin kedua, sehingga antibodi tubuh akan sempurna.


Mekanisme pemberian vaksin juga dijelaskan, mulai dari pendaftaran di meja satu, pemeriksaan tingkat lanjutan di meja ke dua untuk menanyakan riwayat penyakit, seperti jantung, hipertensi dan lain sebagainya. Kemudian di meja ketiga yaitu penyuntikan. Selanjutnya meja ke empat, sebagai meja observasi selama 30 menit.

 

"Apabila mengalami gangguan seperti pusing atau jatuh, yang biasa dikenal dengan istilah KIPI (kejadian ikutan pasca imunisasi), akan dilakukan penanganan saat itu juga sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan", ungkapnya. (Penrem071/Kujang)

Jumat, 14 Agustus 2020

Kunjungan Kerja Danrem 071 Kolonel Infanteri Dwi Lagan Syafrudin Di Koramil 16 Larangan Brebes

 


Brebes -  Kunjungan kerja Komandan Korem 071 Wijayakusma di wilayah Kodim 0713 Brebes,  Kolonel Infanteri Dwi Lagan Syafrudin,  S.IP hari ini berkunjung di Koramil 16 Larangan, Kodim 0713 Brebes. Kamis (13/08/2020).





Komandan Korem disambut oleh Komandan Kodim 0713 Brebes Letkol Armed Mohamad Haikal Sofyan yang didampingi Kepala Staf Mayor Infanteri Edwin Samma Baratiku,  Pasi Intel Kapten Inf Yatno,  Danramil 16 Kapten Inf Suwardi dan Camat Larangan S. Yanto, Kapolsek Larangan, anggota DPRD Kabupaten Brebes FPKB H. Zubad Fahilatah, SE di depan makoramil. 

Danrem tiba di Koramil pukul 11.00 wib selanjutnya menerima laporan dari Dandim dan Danramil mengenai keadaan wilayah serta kegiatan yang telah dilaksanakan dan akan dikerjakan. 

Danrem Kolonel Infanteri Dwi Lagan Syafrudin juga melihat keadaan lingkungan pangkalan, rumah dinas Danramil serta mess anggota.

"Rawat dan peliharalah satuan ini dengan baik sebagai pertanggungjawaban kita kepada TNI AD,  saya berterima kasih yang setinggi-tingginya karena sinergitas antara Koramil,  Polsek dan Kecamatan disini sangat erat". Ucap Danrem. 

"Sinergitas ini agar dipertahankan dalam mendukung pelaksanaan tugas kita diwilayah" Tambah Danrem. 

"Kunjungan saya ke Koramil dengan maksud bersilaturahmi untuk mengenal lebih dekat dengan anggota disini, terima kasih telah merawat satuan koramil ini dengan baik". Imbuh Kolonel Lagan.

Diakhir kunjungannya,  Komandan Korem masuk dan mengecek keadaan mess atau asrama koramil, dari mulai kamar tamu,  kamar tidur, kamar mandi dan dapur. (Utsm).

Selasa, 11 Agustus 2020

Danrem 071 : Pertebal semangat kebangsaan, persatuan dan kesatuan serta junjung sikap patriotisme adalah upaya cekal radikalisme, separatisme dan terorisme.

 


Banyumas - Demikian penegasan Komandan Korem 071/Wijayakusuma, Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., dalam sambutannya pada acara Pembinaan Komsos Cegah Tangkal Radikalisme/Separatisme kepada komponen dan elemen masyarakat, Selasa (11/8/2020) di Gedung Pertemuan A. Yani Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas. 




Dikatakan, Kolonel Dwi Lagan, bahwa akhir-akhir ini bangsa Indonesia sedang dihadapkan pada berbagai ujian dan tantangan baik yang berhubungan dengan pandemi Covid-19 maupun persoalan kebangsaan lainnya, seperti halnya perkembangan berbagai bentuk gerakan yang dilakukan oleh elemen-elemen Radikal atau sering disebut kelompok-kelompok garis keras. 


"Elemen-elemen garis keras ini secara terus menerus sedang melakukan gerakan-gerakan politik baik dalam tataran wacana cipta opini maupun dalam bentuk tekanan politik yang melibatkan kekuatan massa", ungkapnya. 


Danrem menjelaskan, maraknya perkembangan paham Radikalisme dan Separatisme tersebut, secara sepihak tidak boleh dipandang sebagai hal yang biasa saja, tapi harus disikapi dengan baik, penuh kewaspadaan dan kehati-hatian tidak hanya oleh pemerintah saja namun juga seluruh komponen bangsa. 


Menurutnya, dalam mencegah kegiatan radikalisme dan separatisme tersebut, tidak bisa dilakukan secara individu/perorangan, akan tetapi harus bersama-sama, bahu membahu dan memperkuat basis komitmen kebangsaan dan rasa persatuan. 


"Untuk mencegah agar supaya kita semua dan masyarakat serta generasi muda tidak terprovokasi oleh ajaran Radikalisme, Separatisme dan Terorisme, maka upaya yang dilakukan adalah dengan cara mempertebal semangat kebangsaan, persatuan dan kesatuan serta menjunjung sikap Patriotisme untuk membela kepentingan negara disertai dengan terbinanya Kemanunggalan TNI-Rakyat sebagai inti kekuatan Pertahanan Negara", tegasnya. 


Pembinaan Komunikasi Sosial (Binkomsos) Cegah Tangkal (Cekal) Radikalisme/Separatisme bersama komponen bangsa se wilayah jajaran Korem 071/Wijayakusuma, menghadirkan narasumber keluarga besar Usman Janatin dan Bapak Waryoto, guna memberikan wawasan keteladanan dan menanamkan sifat patriotisme serta pentingnya arti Sejarah  Bangsa serta memberikan pemahaman mewujudkan kesadaran arti pentingnya bahaya Radikalisme dan Separatisme bagi segenap komponen bangsa agar teebentuk kepribadian berjiwa Bhinneka Tunggal Ika guna mendukung ketahanan wilayah yang kuat dalam rangka tetap tegak dan utuhnya NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. (Penrem071/Utsm)

Selasa, 04 Agustus 2020

Serah Terima Jabatan Komandan Kodim Jajaran Korem 071/Wijayakusuma


 

Brebes - Komandan Korem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., memimpin acara tradisi dan laporan korps Penyerahan Tugas dan Jabatan serta Serah Terima Jabatan Pejabat Korem 071/Wijayakusuma, bertempat di Gedung Pertemuan A. Yani Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Kabupaten Banyumas, Senin (03/08/2020).

 

 

 

 

 

 

Tiga jabatan yang diserah terimakan dalam penyerahan tugas dan jabatan antara lain, Kepala Staf Korem 071/Wijayakusuma dari Danrem 071/Wijayakusuma kepada Letkol Kav Kristiyanto, S.Sos., yang sebelumnya menjabat sebagai Kasandidam IV/Diponegoro. Kasi Intelrem 071/Wijayakusuma dari Letkol Inf Sutrisno, S.Pd., kepada Danrem 071/Wijayakusuma, selanjutnya Letkol Inf Sutrisno, S.Pd., menjabat Sekretaris Itdam IV/Diponegoro. Kasiterrem 071/Wijayakusuma dari Danrem 071/Wijayakusuma kepada Mayor Inf Eddy Lallo yang sebelumnya menjabat Dandenma Rem 091/Asn Kodam VI/Mulawarman.

 

Sedangkan Enam jabatan strategis lainnya dalam Serah Terima Jabatan Dandim yang diserahterimakan yaitu Dandim 0702/Purbalingga dari Letkol Inf Yudhi Novrizal, S.I.P, (selanjutnya menjabat Pabandya-1/Renproggar Spaban I/Ren Slatad) kepada Letkol Inf Decky Zulhas, S.H.,(sebelumnya menjabat Dandeninteldam IV/Diponegoro). Dandim 0704/Banjarnegara dari Letkol Inf Dominggus Lopes, S.Sos., (selanjutnya menjabat Sekbabinminvetcaddam IV/Diponegoro) kepada Letkol Inf Sujeidi Faisal, S.T., M.Han., (sebelumnya menjabat Kabagminjianbang Sdirjianbang Seskoad). Dandim 0710/Pekalongan dari Letkol Inf Arfan Johan Wihananto (selanjutnya menjabat Waasops Kasdam XVIII/Ksr) kepada Letkol Czi Hamonangan Lumban Toruan, (sebelumnya menjabat Irdyalog Itutum Itdam XVII/Cen Abit Dikreg LVIII Seskoad TA.2020). Dandim 0712/Tegal dari Letkol Inf Richard Arnold Yeheskiel, S., (selanjutnya menjabat Wadan Grup 2 Kopassus) kepada Letkol Inf Sutan Pandapotan Siregar (sebelumnya menjabat Danyonif 407/Pk Brigif 4/DR Kodam IV/Dip). Dandim 0713/Brebes dari Letkol Inf Faisal Amri, S.E., (selanjutnya menjabat Pabandya-2/Bintal dan Sejarah Spaban VIII/Binkumtaltibprot Spersad) kepada Letkol Arm Mohamad Haikal Sofyan (sebelumnya menjabat Kabagmindik Sdirdik Seskoad). Dandim 0736/Batang dari Letkol Inf Henry Rudi Judianto Napitupulu, S.Sos., (selanjutnya menjabat Waaster Kasdam IV/Dip) kepada Letkol Inf Dwison Evianto (sebelumnya menjabat Kasipers Denma Mabesad).

 

Kolonel Dwi Lagan dalam sambutannya menyampaikan pergantian pejabat dilingkungan organisasi merupakan bagian dari mekanisne pembinaan dan implementasi dari proses regenerasi, sekaligus untuk melanjutkan kesinambungan kepemimpinan dalam rangka mendorong semangat pembaharuan dan penyegaran pola pikir dalam rangka peningkatan kinerja.

 

Disisi lain, lanjutnya. Perubahan lingkungan strategis yang semakin dinamis juga menuntut para Perwira untuk senantiasa meningkatkan kredibilitas dan profesionalismenya dalam membangun sistem kerja yang efektif dan efisien.

 

“Korem 071/Wijayakusuma menaruh harapan yang besar kepada para pejabat yang baru, semoga kehadirannya mampu meningkatkan kinerja dan prestasi Korem 071/Wijayakusuma dari yang sudah baik menjadi lebih baik lagi”, harap Danrem 071/Wijayakusuma.

 

Pada kesempatan tersebut, Danrem juga menyampaikan apresiasinya kepada segenap pejabat dilingkungan Korem 071/Wijayakusuma baik yang baru maupun lama. “Terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pejabat lama atas pengabdian dan kinerjanya selama bertugas di jajaran Korem 071/Wijayakusuma, serta selamat atas amanah jabatan yang baru. Selain itu, penghargaan yang tulus kepada para istri yang telah memerankan tugasnya sebagai pendamping suami dan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana ditempat suami bertugas dengan baik”, pungkasnya. (penrem071/Utsm)