Tampilkan postingan dengan label Danrem. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Danrem. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 April 2021

Danrem Wijayakusuma Bagikan Paket Sembako Di Lokasi TMMD

  

Purbalingga - Komandan Korem 071/Wijayakusuma, Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., menyerahkan langsung secara simbolis bantuan paket sembako kepada warga yang kurang mampu di lokasi TMMD 110 Kodim 0702/Purbalingga di Desa Tumanggal Kecamatan Pengadegan Kabupaten Purbalingga, (31/3/2021).




Kolonel Dwi Lagan menyampaikan, bantuan kebutuhan pokok ini sebagai bentuk rasa syukur kita atas keberhasilan pelaksanaan kegiatan TMMD 110 yang dilaksanakan Kodim 0702/Purbalingga serta sebagai wujud kepedulian kita kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 dimasa pandemi ini. 


Dikatakan, paket sembako ini berjumlah 728 paket, disalurkan ke warga masyarakat setempat.


"Bantuan Sembako ini merupakan bentuk kepedulian dan empati kami kepada masyarakat yang menurun pendapatannya ditengah pandemi Covid-19 khususnya masyarakat Desa Tumanggal", terangnya.

Kamis, 04 Maret 2021

170 Prajurit Wijayakusuma di Vaksin Dosis Pertama

 Purwokerto - Sebanyak 170 Prajurit Wijayakusuma Korem 071/Wijayakusuma menerima Vaksin dosis pertama, Selasa (02/03/2021), di Rumkit TK III 04.06.01 Wijayakusuma Purwokerto.






Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., yang juga turut divaksin mengatakan bahwa vaksinasi Covid-19 terhadap prajurit Wijayakusuma merupakan hal penting karena selama pandemi Covid-19 mereka tetap bertugas turut serta andil dalam upaya pencegahan pandemi Covid 19 kepada masyarakat.


Kolonel Dwi Lagan berharap, dengan adanya vaksinasi tersebut dapat membantu sistem kekebalan atau imunitas tubuh prajurit dan PNS Korem 071/Wijayakusuma dari terpapar virus Covid-19. Sehingga dengan divaksinasinya mereka, akan lebih aman dan nyaman saat berinteraksi dengan rekan kerja, keluarga, dan masyarakat.


"Kita melaksanakan vaksinasi Covid-19, karena para prajurit dalam melaksanakan tugasnya bersentuhan langsung dengan masyarakat, terutama dalam membantu pencegahan Covid 19. Karenanya, dengan adanya vaksinasi tersebut dapat membantu sistem kekebalan atau imunitas tubuh prajurit dan PNS Korem 071/Wijayakusuma," terang Danrem disela-sela pelaksanaan vaksinasi.


Danrem menambahkan pada pelaksanaan vaksinasi dosis pertama di hari pertama ini, pihaknya menerjunkan 170 personel Makorem 071/Wijayakusuma yang terbagi menjadi 3 gelombang, untuk pelaksanaannya semua di Rumkit TK III 04.06.01 Wijayakusuma Purwokerto. 


"Tercatat ada 170 personil yang mengikuti vaksinasi pada hari ini Selasa (2/3/2021) dan rencananya berlangsung selama 3 hari hingga Kamis (4/3/2021) mendatang," kata Danrem. 


Dikatakan Kolonel Dwi Lagan, vaksin yang disuntikkan ini aman oleh karenanya, diharapkan tidak ada penolakan vaksinasi dari masyarakat, khususnya masyarakat yang berada di wilayah jajaran Korem 071/Wijayakusuma.


"Vaksin ini sangat baik dan diharapkan tidak ada penolakan dari masyarakat. Namun yang juga penting, tetap menjalankan Prokes meski telah menerima vaksin," jelas Danrem. 


Disinggung soal efek vaksinasi Covid-19, mantan Danrindam I/Bukit Barisan ini mengatakan, tidak ada yang beda dengan vaksinasi jenis lainnya. "Apa yang dirasakan divaksinasi pertama ini, tidak terasa saat disuntik, dan tidak ada bedanya dengan vaksin yang lain, aman dan rasa badan berasa lebih bugar", terangnya. 


Bahkan menurut Danrem, setelah menjalani suntik vaksin, tidak ada efek samping yang dirasakan dan bisa langsung melaksanakan tugas seperti biasanya. Pokoknya aman dan halal," pungkasnya.


Sementara itu dalam pernyataannya usai divaksin, Danrem 071/Wijayakusuma mengatakan, seluruh prajurit Wijayakusuma "SIAP DIVAKSIN", guna membantu pemerintah dalam rangka pencegahan Covid 19 serta untuk mensosialisasikan vaksin kepada masyarakat.


Dandenkesyah 04.04.01 Purwokerto Letkol Ckm dr. Teguh Tri Widodo, Sp.Pros., M.Kes.,  mengatakan, manfaat vaksin, diantaranya adalah membentuk antibodi COVID-19 dalam tubuh, yang diperlukan untuk melawan virus COVID-19.


Diterangkan, pemberian vaksin akan dilakukan sebanyak 2 kali, pertama 0,5 dosis, untuk membentuk antibodi, kemudian pada 14 hari sesudahnya disuntikkan vaksin kedua, sehingga antibodi tubuh akan sempurna.


Mekanisme pemberian vaksin juga dijelaskan, mulai dari pendaftaran di meja satu, pemeriksaan tingkat lanjutan di meja ke dua untuk menanyakan riwayat penyakit, seperti jantung, hipertensi dan lain sebagainya. Kemudian di meja ketiga yaitu penyuntikan. Selanjutnya meja ke empat, sebagai meja observasi selama 30 menit.

 

"Apabila mengalami gangguan seperti pusing atau jatuh, yang biasa dikenal dengan istilah KIPI (kejadian ikutan pasca imunisasi), akan dilakukan penanganan saat itu juga sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan", ungkapnya. (Penrem071/Kujang)

Danrem 071 : TMMD Untuk Membantu Perekonomian Masyarakat

 


Purbalingga - Hal tersebut ditegaskan Komandan Korem 071/Wijayakusuma, Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., dalam jumpa persnya saat meninjau lokasi pembangunan jalan penghubung dua desa pada TMMD Reguler 110 Kodim 0702/Purbalingga, Selasa (2/3/2021) di Desa Tumanggal, Kecamatan Pengadegan, Kabupaten Purbalingga. 






Dikatakan lebih lanjut, pada TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 110 ini, seluruh satuan Kodim jajaran Korem 071/Wijayakusuma melaksanakan TMMD, khusus Kodim 0702/Purbalingga melaksanakan TMMD Reguler dan Kodim jajaran Korem 071/Wijayakusuma yang lain melaksanakan TMMD Sengkuyung.


"TMMD 110 Kodim 0702/Purbalingga ini, membuka jalan penghubung antar dua desa yakni Desa Tumanggal dengan Desa Kedawung di Kecamatan Pengadegan Kabupaten Purbalingga sepanjang 2 Km. Dengan tujuan untuk membantu perekonomian masyarakat, sehingga dengan dibangunnya jalan penghubung tersebut dapat memperlancar roda perekonomian masyarakat", terangnya. 


"Kegiatan TMMD ini bukan semata-mata kegiatan kita saja, TNI/Polri yang mengerjakan, namun semua terlibat didalamnya baik TNI, Polri, Pemda beserta komponen lainnya, tentunya juga partisipasi dari masyarakat", jelasnya. 


"Namanya juga TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa), ya Manunggal kita, untuk bersama-sama membangun meningkatkan perekonomian masyarakat", tegasnya.


Kolonel Dwi Lagan juga berpesan, agar seusainya kegiatan pembangunan jalan dalam TMMD ini sudah jadi, dipelihara dan dirawat agar usia pakainya lama. "Apa yang sudah dikerjakan nanti, jika jalan sudah jadi, tolong untuk dipelihara dan dirawat, sehingga usia pakainya lama", pungkasnya.


Sementara itu, Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, S.E., B.Econ.,  M.M., mengatakan TMMD Kodim Purbalingga akan membangun jalan baru yang menghubungkan dua desa yakni Desa Tumanggal dengan Desa Kedawung. Dan tidak hanya itu, ada juga pembangunan makadam termasuk juga gorong-gorong.


Bupati Hayuning Pratiwi menjelaskan, kenapa TMMD ini dilaksanakan di Tumanggal. Dikatakan bahwa, Desa Tumanggal ini merupakan salah satu desa yang mengalami musibah bencana alam adanya tanah bergerak yang mengakibatkan beberapa KK nya harus mengungsi dan ratusan lebih rumah rusak akibat tanah bergerak. 


"Dengan adanya TMMD ini, dapat menyemangati masyarakat Desa Tumanggal untuk bangkit membangun desanya kembali", terangnya.


"Dengan adanya jalan baru ini, diharapkan dapat mengangkat potensi-potensi perekonomian di Desa Tumanggal. Mudah-mudahan dengan TMMD ini, output atau hasilnya dapat bermanfaat bagi masyarakat", harapnya. 


Bupati juga mengapresiasi atas terlaksananya TMMD, "Atas nama Pemerintah Kabupaten Purbalingga dan masyarakat Purbalingga, terima kasih kepada jajaran TNI/Polri yang telah bersinergi terlebih untuk masyarakat Purbalingga. Mudah-mudahan sinergitas ini bisa terbangun terus, sehingga nantinya dari sinergitas tersebut betul-betul dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat", pungkasnya.(Penrem071/Kujang)

Jumat, 26 Februari 2021

Satu Jam Sehat Bugar, Jaga Imunitas Prajurit Wijayakusuma

 


Banyumas - Prajurit Wijayakusuma Korem 071/Wijayakusuma selain dituntut keprofesionalannya dalam menjalankan tugas pokoknya sebagai prajurit TNI, juga dituntut sehat dan bugar sebagai pendukung pelaksanaan tugas.






"Pembinaan fisik prajurit Wijayakusuma Korem 071/Wijayakusuma ini, dilaksanakan dalam setiap harinya minimal 1 jam dengan melaksanakan pembinaan fisik berupa aerobik, joging, tenis lapangan maupun fitnes", terang Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., Kamis (25/2/2021) di Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas.


Dijelaskan orang nomor satu di Korem 071/Wijayakusuma, sesuai dengan yang disampaikan Kasad dalam salah satu kebijakannya pada Rapim TNI AD yang lalu, setiap satuan agar selalu membudayakan olahraga sebagai kebutuhan prajurit dan PNS guna untuk menjaga kondisi fisik dan kesehatan prajurit dan PNS.


Kolonel Dwi Lagan juga mengutarakan bahwa kegiatan fisik di Korem 071/Wijayakusuma beserta jajarannya, telah dilaksanakan sesuai program di satuan masing-masing. "Dalam kegiatan pembinaan fisik prajurit dan PNS, kami selalu menekankan kepada segenap prajurit dan PNS untuk menjaga kondisi fisik dan kesehatannya dengan berolahraga, minimal 1 jam setiap hari. Dengan tujuan agar kondisi fisik dan kesehatannya selalu fit dan bugar, karena dengan seperti itu akan mendukung tugas sebagai prajurit dan PNS", ujarnya. 


"Pembinaan fisik di Makorem 071/Wijayakusuma sendiri, kami pergunakan aplikasi Strava sebagai wahana untuk mengukur kemampuan masing-masing. Sehat tidaknya kita, kita sendiri yang tahu. Karenanya, minimal 1 jam lakukan olahraga", paparnya.


Danrem juga mengungkapkan bahwa selain olahraga dilaksanakan dalam setiap harinya, juga dalam waktu dua minggu sekali, prajurit dan PNS Korem 071/Wijayakusuma melakukan bersepeda/gowes bersama, yang bertujuan melatih kemampuan dan kebugarannya serta sebagai wahana kita memantau wilayah. "Gowes tidak hanya kita lakukan dalam satuan ataupun dalam satu wilayah saja, namun kita lakukan keluar wilayah sebagai wahana menjaga fisik, mengolahragakan prajurit dan PNS di masa pandemi ini sebagai bekal menjaga imunitas tubuh kita, dan juga sebagai wahana kita untuk memantau wilayah khususnya dalam rangka PPKM Mikro di masa pandemi Covid-19 ini", pungkasnya.

Jumat, 14 Agustus 2020

Kunjungan Kerja Danrem 071 Kolonel Infanteri Dwi Lagan Syafrudin Di Koramil 16 Larangan Brebes

 


Brebes -  Kunjungan kerja Komandan Korem 071 Wijayakusma di wilayah Kodim 0713 Brebes,  Kolonel Infanteri Dwi Lagan Syafrudin,  S.IP hari ini berkunjung di Koramil 16 Larangan, Kodim 0713 Brebes. Kamis (13/08/2020).





Komandan Korem disambut oleh Komandan Kodim 0713 Brebes Letkol Armed Mohamad Haikal Sofyan yang didampingi Kepala Staf Mayor Infanteri Edwin Samma Baratiku,  Pasi Intel Kapten Inf Yatno,  Danramil 16 Kapten Inf Suwardi dan Camat Larangan S. Yanto, Kapolsek Larangan, anggota DPRD Kabupaten Brebes FPKB H. Zubad Fahilatah, SE di depan makoramil. 

Danrem tiba di Koramil pukul 11.00 wib selanjutnya menerima laporan dari Dandim dan Danramil mengenai keadaan wilayah serta kegiatan yang telah dilaksanakan dan akan dikerjakan. 

Danrem Kolonel Infanteri Dwi Lagan Syafrudin juga melihat keadaan lingkungan pangkalan, rumah dinas Danramil serta mess anggota.

"Rawat dan peliharalah satuan ini dengan baik sebagai pertanggungjawaban kita kepada TNI AD,  saya berterima kasih yang setinggi-tingginya karena sinergitas antara Koramil,  Polsek dan Kecamatan disini sangat erat". Ucap Danrem. 

"Sinergitas ini agar dipertahankan dalam mendukung pelaksanaan tugas kita diwilayah" Tambah Danrem. 

"Kunjungan saya ke Koramil dengan maksud bersilaturahmi untuk mengenal lebih dekat dengan anggota disini, terima kasih telah merawat satuan koramil ini dengan baik". Imbuh Kolonel Lagan.

Diakhir kunjungannya,  Komandan Korem masuk dan mengecek keadaan mess atau asrama koramil, dari mulai kamar tamu,  kamar tidur, kamar mandi dan dapur. (Utsm).

Rabu, 02 Oktober 2019

Danrem 071/Wijayakusuma : melalui TMMD, TNI peduli meningkatkan kesejahteraan masyarakat


Cilacap - Melalui TMMD Kita Wujudkan Percepatan Pembangunan Untuk Kesejahteraan Rakyat. Hal tersebut ditegaskan oleh Komandan Korem 071/Wijayakusuma  Kolonel Kavaleri Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., di sela sela peninjauan progres  TMMD ke 106 Tahun 2019 di Desa Cilibang, Kec. Jeruklegi, Kab.Cilacap, wilayah Kodim 0703/Cilacap Rabu (2/10/2019).


Dikatakan Kolonel Dani, selain membantu pemerintah dalam mempercepat pembangunan, juga untuk meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian rakyat.

Ia menuturkan, dalam gelaran TMMD 106 di Cilacap ini, personel TNI yang terlibat sebanyak 150 orang dan ditambah lagi dengan Polri, Ormas dan masyarakat.

"Dipilihnya Desa Cilibang Kecamatan Jeruklegi sebagai sasaran TMMD Ke-106 bukannya tanpa alasan. Karena hal ini, melalui proses yang panjang, usulan dari bawah melalui Musrenbang kemudian diusulkan ke tingkat atas", terangnya. 

Terkait sasaran fisik yang akan dilaksanakan, seperti pembangunan makadam dengan volume P:450 x L 2.5M, pengaspalan jalan, pembangunan gorong gorong plat vol.5 unit, pembangunan talud, pembangunan leneng, pembangunan mck 4 unit, rehab RTLH 20 unit.dll, Danrem menjelaskan output dari semua itu adalah tentunya untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, seperti mempermudah para petani mengangkut hasil pertaniannya dan lainnya. 

"Disini dalam progres TMMD 106 Cilacap akan dibangun jalan tembus antar desa, yang nantinya akan mempercepat dan mempersingkat waktu dan jarak transportasi. Yang semula bila masyarakat akan memasarkan hasil panennya memutar jalan lima kilometer menuju ke pasar atau tempat lainnya. Namun nantinya, setelah jalan ini selesai dibangun, dapat dengan cepat masyarakat dapat memasarkan hasil panennya menjadi lima ratus meter ke pasar", ujarnya. 

Terkait masyarakatnya, Danrem menuturkan, masyarakat Desa Cilibang sangat membantu dan dapat bekerjasama dengan para personel satgas TMMD. Hal tersebut, kita lihat saat ini, Babinsa dan Satgas bersama masyarakatnya, bahu membahu berkolaborasi bekerjasama membangun desa. Tidak hanya itu, kita lihat barusan bahwa Babinsa dan Satgas, membantu memberikan sosialisasi wawasan kebangsaan pada anak usia dini melalui berbagai kegiatan seperti lomba melukis perjuangan, menyanyi bersama dan sebagainya. Tak luput pula, warga desa yang lain, mengayuhbagyo melalui kegiatan-kegiatan non fisik seperti tadi lomba memancing bersama sebagai sarana mempererat dan memperkokoh kebersamaan dan kegotongroyongan untuk kemanunggalan TNI dengan Rakyat. (penrem/pendim0713)

Mancing Mania, Jalin Kebersamaan TMMD 106 Cilacap


Cilacap - Komandan Korem 071/Wijayakusuma,Kolonel Kavaleri Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., disela sela peninjauan lokasi progres TMMD 106 Kodim Cilacap usai dilaksanakannya Upacara Pembukaan TMMD 106 Kodim 0703/Cilacap, bersama dengan Wakil Bupati Cilacap dan Forkopimda Cilacap, menggelar lomba mancing mania, Rabu (2/10/2019) di Sungai krama cenil Desa Cilibang, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap. 





Sebelum dilaksanakannya mancing mania, Danrem 071/Wijayakusuma beserta Wakil Bupati Cilacap dan Forkopimda Cilacap, menebar 5000 ikan ke sungai tersebut. 

Tidak hanya Danrem beserta Forkopimda Cilacap, tampak sebelumnya warga Desa Cilibang sedang memancing bersama. 
Berbagai macam ikan ditanam dalam kali, seperti ikan bawal, mujahir, jaher nila, tawes dan lainnya. Setelah ditaburkannya ikan-ikan oleh Danrem dan Forkopimda, masyarakat semakin antusias mengikuti jalannya mancing mania. Tampak berangsur-angsur warga masyarakat mendapatkan ikan lewat pancingannya. Tak ketinggalan, rombongan Forkopimda antusias mengikutinya. Strike, Danrem 071/Wijayakusuma mengawali mancing manianya mendapatkan ikan bawal ukuran sedang, disusul Wakil Bupati Cilacap dan rombongan Forkopimda Cilacap lainnya. 

Danrem 071/Wijayakusuma, mengatakan, kegiatan mancing mania ini, selain untuk menghibur masyarakat juga sebagai wahana untuk menjalin kebersamaan. "Komunikasi itu penting dilakukan guna untuk menjalin kebersamaan dan kegotongroyongan. Dari hal-hal kecil seperti ini, persatuan dan kesatuan akan selalu terpatri dihati masyarakat. Kemanunggalan TNI dengan Rakyat bukti nyata kokohnya rasa persatuan dan kesatuan, sehingga apapun bentuknya rongrongan yang dilakukan orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk memecah belah bangsa, akan sirna karena kokoh dan eratnya kebersamaan kita semua", terangnya.(penrem/pendim0713)

Rabu, 10 Juli 2019

Nobar Gala Premiere "Melati". Bersama Keluarga Besar Korem 071/Wijayakusuma

Banyumas - Mendidik karakter bangsa dan kearifan lokal bagi segenap warga Makorem 071/Wijayakusuma beserta segenap generasi muda bangsa Banyumas serta komponen masyarakat Banyumas tidak hanya dilakukan secara formal dilembaga pendidikan, namun juga dapat dilakukan di non formal seperti yang dilakukan Korem 071/Wijayakusuma dengan menggelar Nonton Bareng (Nobar) Gala Premiere "Melati", Selasa (9/7/2019) di Gedung Pertemuan A.Yani Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas.



Tampak dalam nobar gala premiere "Melati" ini, Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., berserta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro Ny. Anita Dani Wardhana beserta keluarga besar Korem 071/Wijayakusuma dan para pelajar Banyumas serta undangan lainya menyaksikan pemutaran film dengan judul "Melati".

Film yang disutradarai oleh Mamock NG dengan produser Rival Prabowo itu bukan sekedar tontonan tetapi juga sebagai tuntunan karena mengangkat isu-isu pendidikan karakter dan kearifan lokal
Mamock.NG sang sutradara mengatakan film yang bercerita tentang lika liku kehidupan seorang anak SMP kelas 2 yang bernama Melati yang berjuang untuk mendapatkan nilai yang diimpikannya.

Dalam perjalanan ceritanya melati mendapat perlakuan kurang menyenangkan dari temannya yang bernama Teta. Namun dengan kelembutannya Melati bisa mengubah Teta menjadi pelajar yang baik.
“Film ini adalah karya anak-anak Banyumas, digarap dengan tujuan untuk meningkatkan pendidikan karakter seperti integritas, nasionalis, relijius, gotong royong dan mandiri di kalangan anak-anak SMP di Indonesia. Namun yang tak kalah penting adalah Banyumas punya film dan ini bukan yang pertama,” katanya

Dalam nonton bareng tersebut juga dihadiri oleh para pemeran yaitu Alfiana Friska sebagai Melati, Putri Raiza sebagai Teta, Benning Sabrina sebagai Reni, Yoga Sugama sebagai Fattah dan tokoh pendidikan Banyumas seperti Bambang Wadoro, Zahriyanto, Agus Wahidin yang ikut memerankan dalam Film tersebut.

Komandan Korem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kerja keras anak-anak Banyumas yang menghasilkan karya film yang penuh pesan moral tentang gotong royong, sopan santun, belajar keras yang akhirnya akan menjadi sukses. “Saya berharap sebagaimana akhir dari cerita ini adalah Melati sebagai gadis desa karena kejujuran dan ketulusannya mendapat banyak teman, begitupula dengan sosok orang tuanya dalam membina keluarga kecilnya yang bahagia dan harmonis, yang memberikan kasih sayang dan cinta yang tulus terhadap anaknya. Keharmonisan keluarga merupakan kunci sukses keberhasilan keluarga yang akan menjadikan anak-anak menjadi anak yang patuh, penurut, rajin, religius dan berprestasi,” katanya

"Film tersebut mempunyai pesan dan nilai edukasi dalam artian dekat dengan lingkungan sekitar khususnya penanaman karakter bangsa bagi generasi penerus perjuangan bangsa", terangnya.
"Saya bersyukur, kreator Banyumas bisa menangkap keprihatinan yang diungkapkan dan diaplikasikan lewat film. Kemudian pemirsa dapat menangkap makna atau nilai pendidikan dari film tersebut, sehingga outputnya para pemirsa semakin peduli dengan karakter bangsa sendiri", sambungnya.

“Film ini bukan sekedar tontonan tetapi dapat menjadi tuntunan untuk pelajar dan generasi muda bangsa lainnya, dalam rangka mempertahankan keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai bersama,” katanya

"Film Melati ini adalah film yang menceritakan tentang dua keluarga yang berbeda yang sama sama mempunyai kecerdasan di sekolahnya, dimana keluarga melati adalah keluarga sederhana yang mementingkan ahlak, tingkah laku sopan santun dan budi pekerti dalam bermasyarakat khususnya pada teman sebayanya, tidak lupa juga selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa setiap saat. Sedangkan keluarga Teta adalah keluarga yang serba berkecukupan, dimana kedua orang tuanya hanya mementingkan pekerjaannya dan tidak memperdulikan perkembangan karakter anaknya, yang mereka kejar hanya bagaimana caranya agar anaknya menjadi anak yang pandai di sekolah, dengan cara mendatangkan guru guru privat ke rumahnya, tanpa diimbangi dengan perhatian dan kasih sayang dari kedua orang tuanya.

Produser Film Melati, Rival Prabowo menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan Nobar ini kepada Danrem 071/Wijayakusuma yang sudah memberikan kesempatan untuk tempat pemutaran film di Makorem 071/Wijayakusuma.

"Setelah pemutaran perdana ini, nantinya film ini akan diputar di sekolah-sekolah di Banyumas dan mungkin juga di seluruh tanah air", pungkasnya.

Kamis, 14 Maret 2019

Kasdim dan Wakapolres Tutup Lomba Menembak Senapan Angin

Brebes, Kasdim dan Wakapolres Tutup Lomba Nembak, Berikan Hadiah Kepada Pemenang, Lomba Menembak Senapan Angin dalam rangka Sinergitas TNI-Polri-Pemda Kabupaten Brebes berakhir pada pukul 15.15 wib di lapangan tenis Makodim 0713/Brebes. Kamis (14/03/2019).

  
Kejuaraan ini sekaligus dalam rangka mempererat dan menjalin sinergitas 3 pilar (TNI-Polri-Pemda) peserta dari 17 Danramil, Kapolsek dan Camat, dimana 3 pilar tersebut menjadi satu tim dalam lomba menembak.

Posisi menembak terbagi menjadi 3 cara yaitu sikap tiarap, duduk dan berdiri. Dari jumlah peserta yang ada, antusiasme dari peserta sangatlah tegang, sebab masing-masing kecamatan memiliki bekas atau mantan sniper baik dari TNI maupun Polri, walaupun demikian tidaklah mudah untuk memenangkan lomba tersebut, sebab dalam penilaian ini diambil dari jumlah keseluruhan (tim), sehingga 3 pilar ini harus solid dan tangguh serta harus mumpuni dalam menembak.

Kategori Juarapun muncul setelah menghabiskan waktu yang cukup lama dan tambahan waktu untuk menentukan pemenang dengan jumlah nilai yang sama, namun dengan kesabaran dan focus akhirnya menghasilkan juara-juara menembak senapan angina Kodim 0713/Brebes yang handal.

Untuk Juara Kategori Perorangan dari Kapolsek Bumiayu sebagai juara pertama, juara kedua diraih oleh Danramil 12/Bantarkawung dan urutan ketiga disabet oleh Danramil 15/Ketanggungan.

Di juara Kategori Kelompok (3 Pilar)  juara ketiga dari Muspika Wanasari, juara kedua Muspika Bantarkawung dan juara satu dari Muspika Bumiayu.

Selanjutnya Kategori Juara Umum dimana point tertinggi dengan nilai 300 diraih oleh Kodim 0713/Brebes, 210 point diraih oleh Polres Brebes dan 60 point dari Pemda Brebes.

Peserta lomba mendapatkan Piala, Tropy dan uang pembinaan dari kepanitiaan.
Hadiah dari kejuaraan diberikan oleh Kepala Staf Kodim 0713/Brebes dan Wakapolres Brebes serta Ketua Black Shooting Club Brebes sekaligus menutup acara lomba.

Melalui Via Telepon, Danrem 071/Wijayakusuma, Dandim dan Kapolres Brebes mengucapkan selamat kepada para pemenang dan semoga prestasi ini dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan pada kejuaraan ke tingkat yang lebih tinggi. Sedangkan kepada peserta yang belum berhasil, hendaknya dapat menerima hasil ini dengan jiwa yang besar sebagaimana pepatah mengatakan 'kekalahan merupakan kemenangan yang tertunda'.

Namun dari lomba Sinergitas TNI-Polri-Pemda Brebes yang diselenggarakan di Kodim Brebes ini adalah sebagai wadah untuk menjalin silaturahmi, harmonis dan eratnya hubungan antar 3 instansi, dan inilah salah satu wujud sinergitas yang tidak ada batas dan menjadi kesatuan.(Utsm0713).