Tampilkan postingan dengan label Pemda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemda. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 September 2024

Bagikan Telur, Kodim dan Pemda Brebes GASPOL Cegah Stunting

 Brebes - Gerakan Atasi Stunting Peduli Donasi Telur (GASPOL) adalah Gerakan untuk Mengecegah Stunting dengan Cara Mengumpulkan Donasi Telur, Kemudian Menyalurkannya Kepada Sasaran Yaitu Baduta/Anak usia di bawah dua tahun atau sekitar 0-23 bulan dan Ibu Hamil Kurang Energi Kronis (KEK) yang ada di Kabupaten Brebes.


Seperti yang berlangsung hari ini di Balai Desa Luwungragi dan Balai Desa Pulogading, Kecamatan Bulakamba, telah dilaksanakan Pemberian Telur Ayam Program Penanggulangan Terduga Stunting. Kamis (05/09/2024).





Turut hadir dalam acar tersebut Kasdim 0713/ Brebes, Mayor Inf. Drs. Abdul Azis Lalo, Pasiter, Kapten Arh Suryadi, S.H, Camat Bulakamba Setiawan Nugroho, S.STP.,M.Si, Danramil 07/Bulakamba Kapten Inf M. Tuteng A.P., didampingi Kepala Desa Luwungragi, Akhmad Burhanuddin, Kepala Desa Pulogading Tohadi, Bidan desa Luwungragi Wiwin Sulistyowati, AMD, Keb, dan Bidan desa Pulogading Eti Purwaningsih, AMd. Keb, beserta Kader dan warga masyarakat penerima bantuan telur.


Camat Bulakamba, Setiawan Nugroho mengatakan dalam sambutannya bahwa di wilayah kec Bulakamba ada 19 desa, permasalahan hampir merata di wilayah kec Bulakamba.


“Kami sampaikan walaupun kasus Stunting di wilayah tiap-tiap desa kecil akan tetapi faktor resiko Stunting akan sangat berpengauh sekali, contoh untuk ibu hamil yang perlu juga di perhatikan agar ketika melahirkan dapat melahirkan bayi yg sehat tanpa stating”. Papar Camat Bulakamba.


“Kami ucapkan terima kasih kepada jajaran kodim 0713/Brebes yang sudah berupaya memberikan bantuan makanan bergizi untuk upacara penurunan Stunting”. Tutupnya.


Sementara Kasdim 0713 Brebes, Mayor Inf. Drs. Abdul Azis Lalo menyampaikan saat sambutannya mewakili pemerintah daerah dan TNI akan memberikan bantuan untuk upaya penaggulangan Stunting di Kabupaten Brebes.


“Perlu kita ketahui kabupaten Brebes ini terduga Stunting sangat banyak sehingga perlu segera diatasi. Kasus Stunting ini banyak faktor-faktor yg menyebabkan kasus Stunting meningkat, salah satu faktor dari ibu hamil yg mungkin kurang Terpenuhi gizi Pada saat hamil akibatnya setelah bayi lahir kurang sehat dan beresiko Stunting”. Imbuhnya.


Data yangdiperoleh saat pembagian telur di Desa Luwungragi sebanyak 540 butir telur  untuk 71 Balita, Desa Pulogading 360 butir telur untuk 52 Balita.


Program ini dilaksanakan Sesuai Petunjuk Tekhnis Pelaksanaan  Penggerakan dan Bhakti Sosial Pelayanan KB TNI Manunggal Bangga Kencana Kesehatan Tingkat Provinsi Jawa Tengah Thn 2024, Mengingat Peraturan Presiden Nomor 72 Thn 2021 Tentang Penurunan Stunting. (Pen0713).

Jumat, 05 Januari 2024

TNI Polri dan Pemda Brebes Turun Bantu Warga Pasca Banjir Sungai Babakan Ketanggungan

 Brebes - Komandan Kodim 0713 Brebes Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si bersama PJ. Bupati Brebes Iwanudin Iskandar, S.H., M.Hum dan Kapolres Brebes yang diwakili Kapolsek Ketanggungan  turun langsung kerumah warga, fasilitas umum dan tempat ibadah yang terdampak banjir Sungai Babakan Babakan yang berada di Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes,  Jawa Tengah, menyebabkan ratusan rumah di 4 Desa di Kecamatan Ketanggungan, terendam banjir, Kamis (04/01/2024) malam, sekitar pukul 21.00 WIB. Banjir yang datang  terus mengalir ke rumah warga hingga dinuhari.  Jum’at (05/01/2024).

Komandan Kodim 0713 Brebes Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si mengatakan, meluapnya Sungai Babakan dikarenakan posisi air sudah diatas ketinggian Bendung Cisadap 170 centimeter. Akibatnya Sungai Babakan meluap dan limpasan hingga ke pemukiman warga.


Ada 4 desa yang terendam banjir akibat meluapnya Sungai Babakan meliputi Desa Karangmalang, Dukuhturi, Padakaton dan Desa Ketanggungan. Bahkan, Jalan Raya Ketanggungan yang merupakan jalan nasional penghubung jalur Pantura dan jalur Selatan terendam banjir setinggi lutut orang dewasa menyebabkan banyak kendaraan terjebak macet.

“Alhamdulillah TNI, Polri dan Pemda Brebes hari ini turun membantu warga dalam membersihkan lumpur dan air yang masih tergenang, diantaranya di Desa ketanggungan di lingkungan RT. 3, 4, 5 dan 6 RW.03, serta  RT. 01,  02 RW.002. kemudian di Desa Karangmalang RT 01 RW 03”. Papar Dandim.


Sementara PJ. Bupati Brebes Iwanudin Iskandar, S.H., M.Hum mengatakan saat selesai mengecek tanggul Sungai Babakan, “Saya Prihatin atas musibah bencana alam banjir ini, saya sudah mengecek titik titik lokasi tanggul yang jebol akibat luapan air yang ada di wilayah kecamatan Ketanggungan”. paparnya.


Ditambahkan Iwanudin, Kepedulian TNI dari Kodim 0713 Brebes terhadap masyarakat yang terdampak Banjir ini juga saya sangat mengapresiasi, karena sigap membantu masyarakat bersama semua elemen meringankan beban warga yang terdampak banjir sungai Babakan.


“Mari kita bersama sama untuk saling membantu membersihkan rumah rumah warga yang terdampak pasca banjir semalam, dengan kejadian banjir ini semoga ada hikmahnya untuk kita semua”. imbuhnya.

PJ. Bupati Brebes Iwanudin juga menghimbau kepada semuanya, Mari kita bersama-sama membuang sampah pada tempatnya, jangan membuang sampah pada aliran sungai agar aliran sungai bisa berjalan lancar sehingga tercipta lingkungan yang bersih,sehat, dan terbebas dari ancaman banjir. 


“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Dandim, Melalui Karya Bakti TNI Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias yang saya lihat sekarang ini sungguh sangat membantu warga dalam menyelesaikan masalah pasca jebolnya tanggul sungai Babakan kecamatan Ketanggungan”. tutup PJ. Bupati Brebes. (Pen0713).

Senin, 19 September 2022

Dalam Rangka menjaga Kondusifitas wilayah kodim 0713 brebes; TNI, Polri , Pemda , FKUB Ormas dan Tokoh masyarakat Apel Bersama

 



Brebes - Dalam rangka menjaga Kondusifitas wilayah di Kodim 0713 Brebes yang hadir pada kesempatan itu Dandim 0713 Brebes Letkol Tentrem Basuki, Wakapolres Brebes Kepala OPD serta Tamu undangan lainnya, TNI, Polri , Pemda , FKUB Ormas dan Tokoh masyarakat bertempat di Halaman Islamic Center Brebes (Senin,19/09/2022).

Apel bersama TNI Polri dan unsur pemerintah daerah dalam rangka memelihara Kondusifitas wilayah tentunya dengan semangat serta kesiapan untuk melakukan tugas.

Bupati Brebes Hj.Idza Priyanti SE MH selaku Inspektur Upacara Apel bersama

Dalam sambutannya mengatakan

Kita semua patut bersyukur,situasi dan kondisi di wilayah Kabupaten Brebes sampai dengan saat ini masih dalam keadaan kondusif, kehidupan beragama

bermasyarakat dan bernegara dapat berlangsung dengan tertib aman dan lancar.

Sehubungan dengan itu atas nama pemerintah Kabupaten Brebes saya menyampaikan kebanggaan kepada seluruh unsur masyarakat lebih dari itu saya menyampaikan banyak terimakasih pada jajaran Kodim dan Polres Brebes juga semua pihak yang berperan aktif dalam menjaga kondusifitas ini, dan selanjutnya marilah kita jaga terus kondisi ini hingga ke depannya 

Kita tentu meyakini dengan kebersamaan yang tangguh masalah masalah yang kita hadapi bisa diselesaikan dengan baik.

Apel yang kita gelar hari ini adalah untuk meningkatkan koordinasi berbagai pihak terkait dalam rangka terpeliharanya situasi kondusif di Kabupaten Brebes .

Mengantisipasi stabilitas di Kabupaten Brebes dan inventarisasi perkembangan permasalahan ideologi, politik sosial budaya pertahanan dan keamanan sebagai langkah upaya deteksi dini dan cegah dini.yang menjadi perhatian kita bersama .

Gangguan yang muncul dari berbagai permasalahan tersebut termasuk ancaman non militer, ancaman ini diyakini lebih berbahaya dibandingkan dengan ancaman militer.Pasalnya , ancaman non militer bisa bersifat multidimensional yang dapat menghancurkan sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara .

Seperti halnya aksi terorisme maupun radikalisme serta penyebaran isu yang belum tentu kebenarannya.

Lebih lanjut Idza mengatakan kita harus selalu menjaga kekompakan dalam masyarakat mulai tingkat terendah dalam masyarakat Desa hingga tingkat Kabupaten, termasuk menciptakan kesadaran dan solidaritas dalam kehidupan beragama.Perbedaan Agama jangan dijadikan masalah yang akan berujung pada perpecahan.

Namun, jadikan itu sebagai wujud keragaman bermasyarakat yang harus saling dihormati dan dijaga keutuhannya pungkas Idza Priyanti.

(Bambang Sugiarto/pendim 0713)

 

Rabu, 16 Desember 2020

Rakor Linsek Pengamanan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 Kabupaten Brebes

  

Brebes – Polres Brebes Polda Jateng menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka kesiapan pengamanan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 di kantor Setda Kab. Brebes Rabu, (16/12/2020).




Rapat koordinasi ini dipimpin Wakapolres Brebes Kompol Suryo Wibowo dan Turut hadir dalam kegiatan rapat koordinasi lintas sektoral tersebut Komandan Kodim 0713 Brebes yang diwakili oleh Kepala Staf Mayor Infanteri Edwin Samma baratiku, para Kapolsek Jajaran Polres Brebes, jajaran Koramil dan Pemerintah Daerah, Dinas Perhubungan Brebes dan, Dinas Kesehatan, serta steakholder lainnya.

kesehatan. Tempat ibadah harus disterilkan dan memperhatikan jaga jarak dan dicek kesehatannya,” kata Wakapolres Brebes, Kompol Suryo Prabowo.

Sementara itu bagi masyarakat yang akan merayakan pergantian tahun, pihak kepolisian telah memberlakukan larangan berkerumun. Segala bentuk acara seperti pesta kembang api maupun hiburan lain juga tidak diperbolehkan.

“Perlu diketahui, bahwa saat ini untuk kerumunan tidak diperbolehkan. Jadi segala sesuatu pesta kembang api maupun hiburan dan lainnya tidak diperbolehkan pada saat malam tahun baru. Kalau ada terjadi kerumunan saat malam pergantian tahun akan dibubarkan,” ujarnya.(Hms/Utsm)

Senin, 20 April 2020

TNI, Polri dan Pemda Brebes Bangun Dapur Lapangan Peduli Covid-19


Brebes – TNI, Polres Brebes bersama Pemerintah Kabupaten Brebes (Pemda) membuka dapur lapangan untuk menyiapkan  makanan bagi warga yang terdampak covid-19 di wilayah Brebes. makanan berupa nasi bungkus ini kemudian dibagikan kepada sejumlah warga menengah kebawah dan juga yang berada di beberapa kecamatan diantaranya Brebes, Wanasari, Jatibarang, Tanjung dan Bulakamba serta Losari. Senin (20/04/2020).













Dapur lapangan ini berada di halaman Mapolres Brebes dengan menyiapkan makanan siap saji (kotak) sebanyak 1.500 nasi kotak.

Makanan berupa nasi, telur, mie, oseng kacang dan tempe dan sayur serta buah-buahan ini selanjutnya akan dibagikan secara simbolis oleh Kapolres Brebes AKBP Gatot Yulianto kepada para Kapolsek bersama dengan anggota Kodim 0713 Brebes dihalaman Mapolres yang selanjutnya dibagikan kepada warga.

“Dengan mengucapkan terima kasih syukur kepada Allah Subhana Wa Ta'ala karena bahwasanya pada pagi hari ini kita diberikan kesehatan pelindungan dan semangat yang luar biasa sehingga kita bisa berkumpul di halaman Mapolres Brebes ini, Kenapa saya katakan bersyukur karena situasi saat ini kita lagi terkena dampak virus corona sehingga kita patut bersyukur di wilayah brebes sampai saat ini tidak ada yang positif corona dan mudah-mudahan seterusnya kita tidak ada yang terkena covid-19”. Papar Kapolres.

“Tentunya banyak yang cukup merasakan terutama masalah masyarakat yang golongan menengah ke bawah banyak sekali sekarang pekerja yang sudah putus kerja maupun pedagang. Sehingga kita perlu peduli kepada mereka mereka semua oleh sebab itu hari ini kita melaksanakan kegiatan memasak bersama di dalam dapur lapangan dengan membagikan 1.500 nasi bungkus kepada rekan-rekan kita yang membutuhkan” Imbuhnya.

“Sasaran kita pengemudi ojol, tukang becak dan fakir miskin di lingkungan kita dan nanti juga akan kita bagi juga kepada seluruh Polsek yang ada di wilayah kabupaten Brebes. Semoga diberikan amal barokah oleh Allah subhanahu wa ta'ala” Sambut Kapolres diakhir pembagian nasi kepada Kapolsek.

Setelah dibagikan kepada seluruh Kapolsek yang hadir, kendaraan yang membawa nasi tersebut menuju sasaran wilayah masing-masing dengan dibantu TNI Kodim 0713 Brebes. (Utsm).

Kamis, 25 April 2019

Hari Otda 2019 di Kabupaten Brebes Diperingati Lintas Instansi

Brebes – Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-23 Tahun 2019, diperingati lintas instansi di Kabupaten Brebes melalui upacara yang dipimpin Bupati, Hj. Idza Priyanti, SE, MH, di Halaman Kantor Bupati. Kamis (25/4/2019).


Tak hanya keluarga besar ASN Pemda, 1 (satu) SST TNI dari Kodim 0713 Brebes dan turut memeriahkan HUT Otda tersebut.
Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo melalui amanat yang dibacakan Bupati, mengajak aparat pemerintahan guna lebih meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) untuk memberdayakan otonomi daerah demi mewujudkan kemandirian, kemajuan dan kesejahteraan daerah umumnya serta pelayanan masyarakat khususnya.

“Dengan desentralisasi yang dikelola daerah, maka berbagai kebijakan yang menyangkut kepentingan masyarakat tidak lagi harus melalui proses panjang dan berbelit-belit,” ucap Idza.

Lebih lanjut disampaikan Bupati, Pemda telah diberikan kewenangan yang lebih luas dalam mengelola dan menggarap potensi ekonomi yang ada di daerah agar lebih baik lagi dengan mengacu kepada Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah, dengan tujuan mengakselerasi berbagai aktivitas ekonomi daerah sehingga dapat berkembang dengan pesat secara kreatif dan inovatif.

“Peraturan ini juga untuk meningkatkan pengelolaan keuangan daerah agar lebih tertib, efisien, ekonomis, memperhatikan rasa keadilan, manfaat dan transparan serta mampu dipertanggungjawabkan secara akuntabel,” imbuhnya.

Dalam kesempatan ini juga, Dandim 0713 Brebes, Letkol Infanteri Faisal Amri, SE, tak lupa memberikan ucapan selamat kepada Pemda melalui Bupati, termasuk kesuksesan bersama dalam mengawal Pemilu 2019. (Aan Pendim Brebes).

Kamis, 14 Maret 2019

Kasdim dan Wakapolres Tutup Lomba Menembak Senapan Angin

Brebes, Kasdim dan Wakapolres Tutup Lomba Nembak, Berikan Hadiah Kepada Pemenang, Lomba Menembak Senapan Angin dalam rangka Sinergitas TNI-Polri-Pemda Kabupaten Brebes berakhir pada pukul 15.15 wib di lapangan tenis Makodim 0713/Brebes. Kamis (14/03/2019).

  
Kejuaraan ini sekaligus dalam rangka mempererat dan menjalin sinergitas 3 pilar (TNI-Polri-Pemda) peserta dari 17 Danramil, Kapolsek dan Camat, dimana 3 pilar tersebut menjadi satu tim dalam lomba menembak.

Posisi menembak terbagi menjadi 3 cara yaitu sikap tiarap, duduk dan berdiri. Dari jumlah peserta yang ada, antusiasme dari peserta sangatlah tegang, sebab masing-masing kecamatan memiliki bekas atau mantan sniper baik dari TNI maupun Polri, walaupun demikian tidaklah mudah untuk memenangkan lomba tersebut, sebab dalam penilaian ini diambil dari jumlah keseluruhan (tim), sehingga 3 pilar ini harus solid dan tangguh serta harus mumpuni dalam menembak.

Kategori Juarapun muncul setelah menghabiskan waktu yang cukup lama dan tambahan waktu untuk menentukan pemenang dengan jumlah nilai yang sama, namun dengan kesabaran dan focus akhirnya menghasilkan juara-juara menembak senapan angina Kodim 0713/Brebes yang handal.

Untuk Juara Kategori Perorangan dari Kapolsek Bumiayu sebagai juara pertama, juara kedua diraih oleh Danramil 12/Bantarkawung dan urutan ketiga disabet oleh Danramil 15/Ketanggungan.

Di juara Kategori Kelompok (3 Pilar)  juara ketiga dari Muspika Wanasari, juara kedua Muspika Bantarkawung dan juara satu dari Muspika Bumiayu.

Selanjutnya Kategori Juara Umum dimana point tertinggi dengan nilai 300 diraih oleh Kodim 0713/Brebes, 210 point diraih oleh Polres Brebes dan 60 point dari Pemda Brebes.

Peserta lomba mendapatkan Piala, Tropy dan uang pembinaan dari kepanitiaan.
Hadiah dari kejuaraan diberikan oleh Kepala Staf Kodim 0713/Brebes dan Wakapolres Brebes serta Ketua Black Shooting Club Brebes sekaligus menutup acara lomba.

Melalui Via Telepon, Danrem 071/Wijayakusuma, Dandim dan Kapolres Brebes mengucapkan selamat kepada para pemenang dan semoga prestasi ini dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan pada kejuaraan ke tingkat yang lebih tinggi. Sedangkan kepada peserta yang belum berhasil, hendaknya dapat menerima hasil ini dengan jiwa yang besar sebagaimana pepatah mengatakan 'kekalahan merupakan kemenangan yang tertunda'.

Namun dari lomba Sinergitas TNI-Polri-Pemda Brebes yang diselenggarakan di Kodim Brebes ini adalah sebagai wadah untuk menjalin silaturahmi, harmonis dan eratnya hubungan antar 3 instansi, dan inilah salah satu wujud sinergitas yang tidak ada batas dan menjadi kesatuan.(Utsm0713).

Senin, 11 Maret 2019

Guru Ngaji dan Ustad dapat Bantuan Pemda

Brebes, Sebanyak 1.500 pegiat agama se-Kecamatan Bumiayu, Selasa, 12 Maret 2019. Pembinaan Guru Ngaji, Imam Masjid/Musholla, Guru Madin, Da’i, Pengasuh Ponpes dan Hafidz/Hafidzah Kecamatan Bumiayu Brebes. (12/03)


Dalam sambutannya, Bupati Brebes Idza Priyanti menyampaikan, pemberian bantuan ini sebagai bentuk perhatian Pemda Brebes. Selain itu, bantuan juga sebagai bentuk komunikasi antara Pemkab Brebes kepada para ustadz dan kiai di kabupaten Brebes.
“Semoga dengan ini, hubungan para ulama dengan umaroh terus terjalin dengan baik,”kata dia.

Menurutnya, bantuan bersifat stimulant berdasarkan usulan dari lebe (kaur kesra) di masing-masing desa atas persetujuan kepala desa. Mekanismenya, yang bersangkutan, dipilih secara selektif.

“Data itu diserahkan kepada Kecamatan masing-masing untuk diusulkan kepada Bupati,” katanya.

Hadir pada kesempatan penyerahan, Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti, SE,MH., Kabag Kesra Drs.Ahmad Makmun, Asisten 1 Setda Kh.Athoilah, S.E., M.Si., Camat Bumiayu Apriyanto S., Danramil 08/Bumiayu diwakili Serma Bambang PH. (Utsm0713)