Tampilkan postingan dengan label Pencegahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pencegahan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 Mei 2020

Upaya Pencegahan Covid-19 di Wilayah Brebes Terus Dilakukan Sambil Bagi-bagi Takjil


Brebes – Jumat berkah untuk membantu warga perekonomian masyarakat terdampak covid-19 dilakukan anggota TNI Kodim 0713 Brebes di sejumlah tempat di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Jumat (8/5/2020).







Di wilayah Kabupaten Brebes selatan, kegiatan berbagi makanan dan takjil buka puasa serta masker kepada masyarakat, dilakukan di depan Pasar Bumiayu di Jalan Diponegoro, oleh SMK Muhammadiyah Bumiayu bersama Muspika Bumiayu.

Disampaikan Danramil 08 Bumiayu, Kapten Armed Jupriadi, bahwa pihaknya bersama SMK tersebut, Satgas Covid-19 Puskesmas Bumiayu, Satpol PP dan Kokam Bumiayu, membagikan takjil sebanyak 150 buah dan masker kain 250 buah.

“Sengaja dibagikan masker kain kepada warga masyarakat dan pengguna jalan yang melintas yang tidak memakai masker, agar masker dapat dicuci dan dipakai kembali,” ucapnya.

Dikatakannya juga, hal tersebut sebagai edukasi kepada masyarakat bahwa di tengah pandemi corona memakai masker adalah wajib hukumnya agar masing-masing individu tidak terpapar virus corona.

Untuk di Kecamatan Paguyangan, Bati Tuud Koramil 11 Paguyangan, Pelda Gunawan Wibisono, memimpin para Babinsa lainnya untuk membagikan puluhan masker dan makanan berbuka puasa kepada masyarakat di sekitar Pasar Grengseng, Desa Taraban.

Sementara di Brebes tengah, dilakukan di depan SPBU Kubangwungu oleh Pemerintah Desa dan IPPNU Kubangwungu bersama Koramil 15 Ketanggungan.

“Kita bersama Pemdes dan IPPNU Kubangwungu membagikan 1.200 takjil berbuka puasa dan 250 buah masker kepada para pengguna jalan yang melintas,” ucap Kapten Infantri Sugeng Wiratno, Danramil Ketanggungan.

Sedangkan di Brebes utara yaitu di Kecamatan Brebes, anggota Kodim juga membagikan puluhan makanan dan takjil untuk berbuka puasa di Jalan Sultan Agung, Desa Saditan.

Pembagian masker tersebut dilakukan agar masyarakat lebih sadar tentang bahayanya wabah virus corona. Pasalnya, jika satu anggota keluarga terpapar maka akan menjadi pembawa bagi keluarga lainnya. Terlebih dengan ditetapkannya Kabupaten Brebes sebagai zona merah covid-19 setelah 16 warganya positif covid-19 dari hasil test swap PCR (5/5).

Di beberapa kesempatan terpisah tersebut, para petugas dan relawan juga menghimbau masyarakat agar tetap melaksanakan anjuran pemerintah yakni menjaga jarak (physical distancing) dan tidak membuat kerumunan massa (social distancing).

Untuk diketahui, ke-16 PDP (Pasien Dalam Pengawasan) positif covid-19, 15 orang diisolasi Pemkab Brebes bersama 6 orang lainnya di karantina Islamic Centre Kecamatan Brebes, sedangkan 1 orang PDP di rawat isolasi di RSUD Brebes. (Aan)

Rabu, 25 Maret 2020

Posko Bersama Pemeriksaan, Pencegahan dan Mengantisipasi Covid 19 di Perbatasan Salem-Banjarharjo



Brebes – Puncak Gunung Lio tepatnya di jalan Provinsi perbatasan Kecamatan Salen-Kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes telah didirikan Posko Bersama dalam rangka pemeriksaan untuk mencegah dan mengantisipasi penularan Virus Corona/Covid 19 terhadap kendaraan roda 4 ataupun roda 2, Rabu (25/03/2020)







Jalur ini akan menghentikan sementara kendaraan baik sopir dan penumpang khususnya warga Salem yang pulang merantau dari Luar Negeri maupun Luar Daerah.

Pendirian Posko Bersama ini dihadiri Camat dan Sekcam Salem, Babinsa Koramil 13/Salem, Bhabinkamtibmas Polsek Salem, Dinas Kesehatan (Puskesmas Bentar) dan Ormas (Bangbara dan Banser).

Maksud dan tujuan didirikan Posko Bersama ini adalah menindaklanjuti hasil rakor Forkompincam Kecamatan Salem sepakat untuk menjemput bola bagi masyarakat Salem yang habis merantau/bepergian ke Negara dan Daerah yang sudah dinyatakan zona merah penyebaran Virus Covid 19 oleh pemerintah, Posko gabungan tersebut bekerja 1×24 jam dimana ada personel berjumlah 7 Orang setiap jaga, terdiri dari TNI, Polri, Dinas Kecamatan, Dinas Kesehatan dan Ormas (Bangbara dan Banser) serta tujuannya adalah untuk menjaga, mencegah, mengantisipasi dan mendata penyebaran virus Covid 19 dan juga untuk mengetahui warga yang terindikasi terjangkit Covid 19. Tutur Camat Salem.

Dalam tugasnya, setiap personel jaga wajib menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) sesuai SOP Pemerintah, untuk petugas jaga dilarang keras kontak fisik langsung dengan sopir atau penumpang, untuk penumpang mobil dan sepeda motor akan di turunkan dan wajib dicek kesehatanya oleh tenaga medis, dan akan dilakukan penyemprotan cairan anti Virus di setiap kendaraan yang melewati Posko. Tambahnya.

Kemudian ditambahkan bahwa nantinya bagi sopir, pengendara dan penumpang, setelah dilakukan pengecekan, apabila ada yg mengalami gejala-gejala terkena Covid 19 akan dipisahkan dalam ruangan yang sudah disiapkan kemudian laporkan kepada Tim Cegah Covid 19 tingkat Kecamatan, apabila tidak mengalami gejala-gejala tersebut akan melanjutkan perjalanan kembali.

Untuk Posko Bersama ini akan dibangunkan lagi Posko yang ke 2, rencana akan didirikan di jalan perbatasan Kecamatan Salem Kabupaten Brebes – Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap.

. “Alhamdulillah sampai saat ini baik penumpang maupun sopir dan juga pengendara sepeda motor yang melintasi Posko Bersama ini masih aman dan tidak ada terindikasi atau mengarah pada suspect corona. (Utsm)