Tampilkan postingan dengan label Perbatasan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perbatasan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 Februari 2021

Suasana Diperbatasan Jateng-Jabar Saat Diberlakuannya Program “Jateng Dirumah Saja”

 

Brebes – Kabupaten Brebes merupakan perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Barat, Kecamatan Losasi adalah kecamatan paling ujung barat yang dimana ada jembatan penghubung diantara kedua Provinsi.






 

Dengan diberlakukannya Program “Jateng Dirumah Saja”, Jalan Nasional yang berada diwilayah Koramil 05 Losari, Kodim 0713 Brebes ini menjadi tanggungjawab sektoral antara kedua wilayah Teritorial dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

 

Seperti yang telah dilaksanakan Koramil, Polsek dan Satpol PP Kecamatan Losari maam hari, melakukan Operasi Yustisi dalam memutus mata rantai penularan Virus Covid-19. Sabtu malam Minggu (06/02/2021).

 

Komandan Koramil 05 Losari, Kapten Infanteri Muhtadi mengatakan “TNI-Polri dan Satpol PP Kecamatan melakukan upaya dengan maksimal memutus mata rantai Covid-19 diwilayah, apalagi melalui kebijakan yang telah dikeluarkan oleh Gubernur Jateng “Jateng Dirumah Saja”, Kami disini sebagai pintu masuk Jawa Tengah melaksanakan secara ketat dengan pemberlakukan aturan tersebut dimulai dari tanggal 6 dan 7 Pebruari dengan mengajak seluruh komponen masyarakat mengikuti anjuran dari pemerintah”. Papar Kapten Muhtadi.

 

“Selain itu, Himbauan 5 M yaitu Memakai masker, Menjaga jarak dan Mencuci tangan menggunakan sabun dan hand sanitizer, menghindari kerumunan dan membatasi kegiatan juga dilakukan di jalan raya dan pintu perbatasan Jateng-Jabar”. Tambah Danramil.

 

Sejak Jateng diberlakukan Program “Jateng Dirumah Saja” selama2 hari ini, warga dan pengendara yang melintasi jembatan perbatasan dominan sangat sepi. Ini menndakan bahwa warga sudah sadar akan kepentingan umum, yaitu Virus Covid-19 agar segera hilang dan hidup normal kembali.

 

Sampai dengan saat ini, pengendara yang berasal dari sebelah barat jembatan perbatasan (Jawa Barat) mengurangi aktivitasnya masuk ke Losari-Jawa Tengah karena kesadaran akan pentingnya kesehatan dan penerapan Program “Jateng Dirumah Saja”. (Oedjank).

Jumat, 07 Agustus 2020

Dandim Brebes Kunjungi Koramil Diperbatasan Jawa Tengah-Jawa Barat

 


Brebes - Dalam rangka kunjungan kerja perdananya setelah menjabat menjadi Komandan Kodim 0713 Brebes, Letkol Armed Mohamad Haikal Sofyan yang didampingi Kepala Staf Mayor Infanteri Edwin Samma Baratiku dan Pasiintel Kapten Infanteri Yatno berkunjung ke Koramil 05 Losari yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Barat,  Jum'at Sore (07/08/2020).







Komandan Rayon Militer (Koramil)  05 Losari Kapten Infanteri Muchtadi menyambut kehadiran Dandim beserta rombongan di pintu masuk Makoramil beserta Bati Tuud Koramil Peltu Munawir dan 2 orang anggota yang melaksanakan piket jaga.

Dalam kesempatan tersebut,  Letkol Armed Mohamad Haikal Sofyan mengecek kebersihan pangkalan dan luas lahan satuan koramil dilanjutkan peninjauan Mushola, Bangunan tambahan seperti rumah dinas Danramil dan dapur.

Danramil Kapten Muchtadi menyampaikan bahwa "Rencana kedepan akan membangun kamar transit, yaitu kamar untuk anggota yang rumahnya jauh dari keluarga". Kata Kapten Infanteri Muchtadi.

"Selanjutnya akan membangun Aula dan tower penampungan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari". Imbuh Danramil.

Sebelum meninggalkan Koramil, Dandim mengapresiasi kinerja Danramil beserta anggotanya dalam mejaga kebersihan dan merawat pangkalan ini dengan baik serta mampu berinovasi untuk meningkatkan fungsi guna kesejahteraan anggotanya. (Utsm).

Senin, 08 Juni 2020

"Luar Biasa Istri Prajurit Jadi Kepala Kampung Di Perbatasan Merauke"


Merauke (Papua), Nur Isny Willa Salah Satu Anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XVIII dari Kodim 1707/Merauke ini perlu di contoh dan menjadi inspiratif bagi anggota Persit maupun wanita lain pada umumnya. Bagaimana tidak, diusianya yang masih muda, dia kini menjabat sebagai Kepala Kampung diwilayah perbatasan (RI-PNG) Republik Indonesia Dengan Papua New Guinea.


Nur Isny Willa kelahiran Kupang 1989 adalah Isteri dari Kopral Dua (Kopda) Seprianus Uli yang merupakan Babinsa Koramil 1707-04/Muting Kampung Andaito Distrik Muting, Kodim 1707/Merauke.

Sebagai Kepala kampung Afkab Distrik Muting Kabupaten Merauke yang dilantik sejak 19 Desember 2019, Nur Isny Willa tidak melupakan jati dirinya sebagai seorang Persit serta sebagai ibu rumah tangga. Di sela-sela kesibukannya, berbagai kegiatan Persit selalu diikutinya, bahkan tidak jarang pula, keberadaannya sebagai kepala kampung yang memiliki tanggung jawab besar terhadap kesejahteraan masyarakat dikampungnya.

Impian terbesar ingin membangun, menjadikan kampungnya lebih baik dalam artian ingin mensejahterakan masyarakat salah satunya dengan membuatkan rumah bantuan kepada masyarakat yang rumahnya tidak layak huni karena kehidupan yang susah sebagai petani kebun dengan mengunakan dana kampung.

Menurut Nur Isny Keberhasilan yang diraihnya selama ini, berbekal kepercayaan serta dorongan dari masyarakat dan tokoh adat setempat untuk maju menjadi salah satu kontestan dalam Pikades. Tidak kalah pentingnya dukungan besar dari suami dan keluarga. Syukur Alhamdulillah saya terpilih menjadi kepala kampung. Ungkapnya.

Jumat, 01 Mei 2020

Penyaringan dan Pengukuran Suhu Tubuh di Perbatasan Jateng-Jabar, Losari Brebes


Brebes – Petugas terpadu covid-19 Kabupaten Brebes yang terdiri dari TNI-Polri, BPBD, Dinkes, Dishub dan Satpol PP, terus menyaring orang yang masuk ke wilayah Jawa Tengah melalui perbatasan Jawa Tengah-Jawa Barat, melalui Jalan Raya Pantura, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes. Rabu (29/4/2020).





Baik sopir maupun penumpang kendaraan pribadi, umum dan truk, mendapatkan pemeriksaan berupa pengukuran suhu badan, di Pos Pantau Terpadu Covid 19 yang terletak di Terminal Truk Kecipir.

Danramil 05 Losari, Kodim 0713 Brebes, Kapten Infantri Muhtadi mengemukakan, pengukuran suhu badan dilakukan kepada kendaraan roda dua maupun empat yang akan masuk ke wilayah Jawa Tengah melalui Kabupaten Brebes.

“Petugas gabungan juga melakukan penyemprotan disinfektan di luar dan bagian dalam kendaraan guna mencegah dan memutus rantai penyebaran covid-19 di wilayah Kabupaten Brebes khususnya.

Lanjut Kapten Muhtadi, upaya tersebut juga untuk mengedukasi masyarakat pengendara dan penumpang kendaraan bermotor, agar meningkatkan physical distancing dan senantiasa memakai masker kemanapun.

“Selain untuk upaya pencegahan, juga untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona di dalam angkutan umum,” tandasnya.

Ditambahkannya, jika didapati orang yang mengarah ke covid-19, maka akan dilakukan rapid test dan penanganan selanjutnya. (Aan)

Kamis, 16 April 2020

Kodim, Polres dan BNPB Brebes Semprot Disinfektan Di 2 Pintu Exit Tol dan Jalan Perbatasan Provinsi

 Brebes - Pencegahan penyebaran Virus Corona, Kodim dan Polres serta BNPB Kabupaten Brebes melakukan penyemprotan Disinfektan guna pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah Brebes, Kamis (16/04/2020). 







Tim gabungan Kodim 0713 Brebes dan Polres Brebes serta BNPB Kabupaten Brebes, melakukan penyemprotan disinfektan terhadap seluruh kendaraan yang melintas keluar tol diantaranya di Tol Exit Pejagan-Tanjung dan Tol Brexit Brebes Timur-Limbangan serta di jalan Nasional yaitu perbatasan antara Jawa Tengah-Jawa Barat tepatnya di jembatan sungai Cisanggarung Losari. Penyemprotan dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19. Penyemprotan dilakukan pada kendaraan dari Jakarta yang keluar di pintu tol Brexit Brebes Timur dan Pejagan, dan kendaraan yang melintas di jalan arteri di perbatasan Jawa Tengah-Jawa Barat. Selain melakukan penyemprotan disinfektan, para personil juga melakukan pengecekan suhu tubuh dengan alat temperatur. “Ini berlaku kepada seluruh jenis kendaraan yang melintas. Kemudian sopirnya pun kita lakukan pengecekan suhu tubuh dengan alat temperatur,” kata Kapolres Brebes yang diwakili oleh Kasat Lantas AKP AKP Moch Adimas Purwonegoro Sugeng Eko didampingi Pasiops Kodim Kapten Kavaleri Eko Rudianto. Dikatakan Kasatlantas, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolri terkait pencegahan penyebaran virus Corona. Tambahnya. “Kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat dalam mencegah penyebaran virus corona sesuai maklumat Kapolri. Saya juga mengajak masyarakat agar menerapkan social distancing, hindari aktivitas di luar rumah, jaga
kesehatan dan kebersihan lingkungan” ujarnya. (Utsm)

Jumat, 03 April 2020

Cegah Covid-19, Anggota Koramil 13 Salem Ikut Giat Jaga Posko Pemantauan di Perbatasan Salem-Majenang Cilacap.


 

Brebes - Anggota Koramil 13 Salem ikut giat menjaga posko pemantauan di Posko Perbatasan antara kecamatan Salem-Banjarharjo Kabupaten Brebes dan Kecamatan Salem-Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap. Sabtu (04/04/2020).

 



Selain melakukan penjagaan dan pemantauan, anggota juga ikut melakukan penyemprotan desinfektan dan pengecekan suhu tubuh kepada masyarakat dan kendaraan yang melewati batas wilayah tersebut menuju Kabupaten Cilacap. 

 

Pelda Jahri Bati Tuud Koramil 13 Salem, Kodim 0713 Brebes mengatakan giat ini dilakukan dalam rangka mendukung pemerintah untuk meminimalisir penyebaran virus corona atau Covid-19. 


"Ini juga kami lakukan untuk pencegahan dini agar wabah corona tidak meluas. Setiap masyarakat yang melintasi wilayah kedua Posko perbatasan tersebut  akan diberhentikan dan diperiksa terlebih dulu," katanya.

 

Bati Tuud Pelda Jahri mengatakan giat ini dilakukan bersama Serda Suparno dan Serka Wasim bersinergi dengan personil Polsek Salem, BPPD, dan tenaga kesehatan dari puskesmas Bentar  dan Salem, Satpol PP, Perhutani Salem, Perangkat Desa Gununglarang serta organisasi masyarakat.

 





"Dengan adanya langkah antisipasi ini maka penyebaran Covid-19 diharapkan wilayah Kabupaten Brebes dapat terhindar dari wabah corona yang saat ini sedang melanda beberapa daerah di Indonesia," tuturnya. (Utsm)

Jumat, 27 Maret 2020

Penyemprotan Cairan Disinfektan Di Gerbang Perbatasan Jawa Tengah – Jawa Barat


Brebes – Pemerintah Kabupaten Brebes, Kodim 0713 Brebes dan Polres Brebes kembali melakukan penyemprotan cairan disinfektan, kali ini dilakukan di perbatasan Jawa Tengah-Jawa Barat, tepatnya di Jembatan Cisanggarung, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Jum’at (27/03/2020).
















Penyemprotan cairan disinfektan itu sebagai upaya mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Brebes.

Begitu pula di Pangkalan / Terminal Truk di Desa Kecipir , Kecamatan Losari, Brebes, merupakan jembatan timbang kendaraan besar juga ikut disemprot.

Setidaknya Tim Gugus Cegah Virus Corona (COVID-19) Kabupaten Brebes ini mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil water canon milik Polres untuk menyemprot sejumlah ruas jalan protokol.

Komandan Kodim 0713 Brebes, Letnan Kolonel Infanteri Faisal Amri, SE mengatakan “ Kegiatan ini adalah membackup pemerintah daerah, khususnya Kodim maupun Polres bersama-sama menjaga agar Virus ini tidak semakin masif, bahwa di wilayah Losari ini adalah jalur lintasan pantura, baik dari Jakarta, Jawa Barat yang masuk ke Jawa Tengah bisa kita cek dari perbatasan Losari apabila ada orang-orang yang mengarah terkena virus, kita nanti ditindaklanjuti” Tutur Dandim saat diwawancarai.

"Ini bagian upaya kami mencegah penyebaran virus Corona. Kami sudah menyemprot cairan disinfektan sebelumnya di sejumlah tempat publik. Hari ini, kami menyemprot cairan disinfektan di ruas jalan protocol perbatasan provinsi ini," kata Letkol Faisal Amri.

Sementara Wakil Bupati Brebes, H. Narjo, SH., MH saat ditanya mengatakan, saat ini, seluruh organisasi, instansi dan masyarakat kabupaten Brebes fokus dalam melawan virus COVID-19 dengan menyemprotkan cairan disinfektan baik di Masjid, Mushola, Kantor Desa, Sekolah-sekolah, Mall, Toko, Rumah warga dan fasilitas umum lainnya termasuk pasar, Mudah-mudahan kabupaten Brebes bebas dari Virus Corona” Katanya.

Wakil Bupati juga mengimbau masyarakat untuk terus waspada. Dia berharap masyarakat ikut berperan aktif mencegah penyebaran virus Corona.

"Mudah-mudahan wabah virus Corona ini bisa segera teratasi dan berakhir dan bisa melanjutkan pembangunan brebes yang lebih maju. Saya mengajak masyarakat bersama-sama ikut mencegah penyebaran virus Corona," kata Wakil Bupati Brebes H. Narjo. (Utsm).

Rabu, 25 Maret 2020

Posko Bersama Pemeriksaan, Pencegahan dan Mengantisipasi Covid 19 di Perbatasan Salem-Banjarharjo



Brebes – Puncak Gunung Lio tepatnya di jalan Provinsi perbatasan Kecamatan Salen-Kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes telah didirikan Posko Bersama dalam rangka pemeriksaan untuk mencegah dan mengantisipasi penularan Virus Corona/Covid 19 terhadap kendaraan roda 4 ataupun roda 2, Rabu (25/03/2020)







Jalur ini akan menghentikan sementara kendaraan baik sopir dan penumpang khususnya warga Salem yang pulang merantau dari Luar Negeri maupun Luar Daerah.

Pendirian Posko Bersama ini dihadiri Camat dan Sekcam Salem, Babinsa Koramil 13/Salem, Bhabinkamtibmas Polsek Salem, Dinas Kesehatan (Puskesmas Bentar) dan Ormas (Bangbara dan Banser).

Maksud dan tujuan didirikan Posko Bersama ini adalah menindaklanjuti hasil rakor Forkompincam Kecamatan Salem sepakat untuk menjemput bola bagi masyarakat Salem yang habis merantau/bepergian ke Negara dan Daerah yang sudah dinyatakan zona merah penyebaran Virus Covid 19 oleh pemerintah, Posko gabungan tersebut bekerja 1×24 jam dimana ada personel berjumlah 7 Orang setiap jaga, terdiri dari TNI, Polri, Dinas Kecamatan, Dinas Kesehatan dan Ormas (Bangbara dan Banser) serta tujuannya adalah untuk menjaga, mencegah, mengantisipasi dan mendata penyebaran virus Covid 19 dan juga untuk mengetahui warga yang terindikasi terjangkit Covid 19. Tutur Camat Salem.

Dalam tugasnya, setiap personel jaga wajib menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) sesuai SOP Pemerintah, untuk petugas jaga dilarang keras kontak fisik langsung dengan sopir atau penumpang, untuk penumpang mobil dan sepeda motor akan di turunkan dan wajib dicek kesehatanya oleh tenaga medis, dan akan dilakukan penyemprotan cairan anti Virus di setiap kendaraan yang melewati Posko. Tambahnya.

Kemudian ditambahkan bahwa nantinya bagi sopir, pengendara dan penumpang, setelah dilakukan pengecekan, apabila ada yg mengalami gejala-gejala terkena Covid 19 akan dipisahkan dalam ruangan yang sudah disiapkan kemudian laporkan kepada Tim Cegah Covid 19 tingkat Kecamatan, apabila tidak mengalami gejala-gejala tersebut akan melanjutkan perjalanan kembali.

Untuk Posko Bersama ini akan dibangunkan lagi Posko yang ke 2, rencana akan didirikan di jalan perbatasan Kecamatan Salem Kabupaten Brebes – Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap.

. “Alhamdulillah sampai saat ini baik penumpang maupun sopir dan juga pengendara sepeda motor yang melintasi Posko Bersama ini masih aman dan tidak ada terindikasi atau mengarah pada suspect corona. (Utsm)