Tampilkan postingan dengan label Jawa Barat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jawa Barat. Tampilkan semua postingan
Jumat, 07 Agustus 2020
Dandim Brebes Kunjungi Koramil Diperbatasan Jawa Tengah-Jawa Barat
Brebes - Dalam rangka kunjungan kerja perdananya setelah menjabat menjadi Komandan Kodim 0713 Brebes, Letkol Armed Mohamad Haikal Sofyan yang didampingi Kepala Staf Mayor Infanteri Edwin Samma Baratiku dan Pasiintel Kapten Infanteri Yatno berkunjung ke Koramil 05 Losari yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Barat, Jum'at Sore (07/08/2020).
Jumat, 27 Maret 2020
Penyemprotan Cairan Disinfektan Di Gerbang Perbatasan Jawa Tengah – Jawa Barat
Brebes – Pemerintah Kabupaten Brebes, Kodim 0713 Brebes dan Polres Brebes kembali melakukan penyemprotan cairan disinfektan, kali ini dilakukan di perbatasan Jawa Tengah-Jawa Barat, tepatnya di Jembatan Cisanggarung, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Jum’at (27/03/2020).
Penyemprotan cairan disinfektan itu sebagai upaya mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Brebes.
Begitu pula di Pangkalan / Terminal Truk di Desa Kecipir , Kecamatan Losari, Brebes, merupakan jembatan timbang kendaraan besar juga ikut disemprot.
Setidaknya Tim Gugus Cegah Virus Corona (COVID-19) Kabupaten Brebes ini mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil water canon milik Polres untuk menyemprot sejumlah ruas jalan protokol.
Komandan Kodim 0713 Brebes, Letnan Kolonel Infanteri Faisal Amri, SE mengatakan “ Kegiatan ini adalah membackup pemerintah daerah, khususnya Kodim maupun Polres bersama-sama menjaga agar Virus ini tidak semakin masif, bahwa di wilayah Losari ini adalah jalur lintasan pantura, baik dari Jakarta, Jawa Barat yang masuk ke Jawa Tengah bisa kita cek dari perbatasan Losari apabila ada orang-orang yang mengarah terkena virus, kita nanti ditindaklanjuti” Tutur Dandim saat diwawancarai.
"Ini bagian upaya kami mencegah penyebaran virus Corona. Kami sudah menyemprot cairan disinfektan sebelumnya di sejumlah tempat publik. Hari ini, kami menyemprot cairan disinfektan di ruas jalan protocol perbatasan provinsi ini," kata Letkol Faisal Amri.
Sementara Wakil Bupati Brebes, H. Narjo, SH., MH saat ditanya mengatakan, saat ini, seluruh organisasi, instansi dan masyarakat kabupaten Brebes fokus dalam melawan virus COVID-19 dengan menyemprotkan cairan disinfektan baik di Masjid, Mushola, Kantor Desa, Sekolah-sekolah, Mall, Toko, Rumah warga dan fasilitas umum lainnya termasuk pasar, Mudah-mudahan kabupaten Brebes bebas dari Virus Corona” Katanya.
Wakil Bupati juga mengimbau masyarakat untuk terus waspada. Dia berharap masyarakat ikut berperan aktif mencegah penyebaran virus Corona.
"Mudah-mudahan wabah virus Corona ini bisa segera teratasi dan berakhir dan bisa melanjutkan pembangunan brebes yang lebih maju. Saya mengajak masyarakat bersama-sama ikut mencegah penyebaran virus Corona," kata Wakil Bupati Brebes H. Narjo. (Utsm).
Minggu, 12 Januari 2020
Ditinggal Ke Jawa Barat, Rumah Warga Tonjong Brebes Terbakar Dan Rata Dengan Tanah
Brebes – Nasib malang menimpa Nia (35), warga Dukuh Satir RT. 05 RW. 09, Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, akibat rumahnya ludes dilalap api.
Dibenarkan Danramil 09 Tonjong Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Suwardi, rumah semi permanen yang beratapkan asbes itu terbakar kurang lebih sekitar pukul 02.00 WIB, Sabtu pagi (11/1/2020).
“Sumber api diduga karena korsleting arus listrik. Satu jam kemudian api berhasil dipadamkan namun bangunan rata dengan tanah,” jelasnya.
Selain memadamkan api, Babinsa bersama dengan masyarakat juga berusaha mencegah agar api tidak merambat ke pemukiman lainnya.
Tidak ada korban jiwa karena kondisi rumah sedang ditinggalkan pemiliknya ke Banjar Patroman, Jawa Barat. Kerugian harta benda ditaksir mencapai Rp. 100 juta,” imbuhnya.
Tak lupa dirinya mengingatkan kepada warga binaannya, agar memperhatikan instalasi kelistrikan jika hendak bepergian.
“Cabut stop kontak listrik jika rumah akan ditinggalkan dalam waktu yang cukup lama,” tegasnya.
Sementara itu dari keterangan salah satu saksi, Tarso (45), petani tetangga korban, api sangat sulit dipadamkan karena dinding bangunan terbuat dari papan dan bambu.
Ditambahkannya, saat ini permasalahan sudah ditangani Polsek setempat. (Aan)
Langganan:
Postingan (Atom)
























