Tampilkan postingan dengan label Operasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Operasi. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 Mei 2024

Kodim 0713/Brebes Adakan Screening Operasi Katarak Gratis

 Brebes – Kodim 0713/Brebes bekerjasama dengan Yayasan Lentera Mata Indonesia ( YLMI), Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes dan Klinik Pratama Kartika 13 Brebes menyelenggarakan screening dalam rangka operasi Katarak gratis di RST Bhakti Wira Tamtama Semarang. Minggu (19/5/2024)


Kegiatan ini digelar sebagai wujud kepedulian sosial yang bersifat positif dalam merespon kesulitan masyarakat yang menderita penyakit Katarak, terutama untuk meringankan beban finansial dalam membantu penyembuhan penyakit mata mereka.






Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Sapto Broto, S.E.,M.Si melalui Pasiter Kapten Arh Suryadi, SH  menyampaikan, pelaksanaan screening ini bertujuan untuk menentukan tingkat kelayakan penyakit katarak yang diderita masyarakat untuk dioperasi.


Harapan kami selaku aparat teritorial tentunya untuk membantu pemerintah daerah turut berpatisipasi dan meningkatkan kepedulian sosialnya terhadap masyarakat, mengatasi permasalahan kesehatan masyarakat berupa penyakit katarak, ““jelas Kapten Arh Suryadi, SH”.”.


Dr. Aulia Ramadhan mengatakan bahwa screening ini dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi penyakit pada komunitas awal. Sehingga, dapat ditentukan tindakan yang akan dilakukan kepada pasien.

“Apakah akan dilakukan tindakan operasi, atau hanya akan diberikan obat,” ungkapnya.


Tercatat sebanyak 195 orang terdaftar yang mayoritas Lansia terlihat antusias mengikuti pemeriksaan, oleh Tim medis YLMI dinyatakan terdapat 50 orang yang layak untuk melakukan operasi katarak. 

Minggu, 07 April 2024

Anggota TNI Kodim 0713 Brebes Cek Kesehatan, Pastikan Kesehatan Operasi Ketupat Candi

 Brebes – Tim Dokter Kesehatan (Dokkes) Polres Brebes Polda Jawa Tengah melakukan pemeriksaan dan memberikan vitamin bagi petugas yang terlibat dalam Operasi Ketupat Candi 2024 diantaranya salah satu Babinsa Kodim 0713 Brebes yang sedang melaksanakan Pengamanan di Pos Arus Mudik Idul Fitri 1445 H/2024 M. Minggu (07/04/2024).


Hal itu dilakukan karena para petugas butuh stamina ekstra di lapangan dalam mengamankan pengamanan Operasi Ketupat Candi 2024.



Sementara itu Banum SiDokkes Polres Brebes Penata Rohmani, S.Kep mengatakan pemeriksaan kesehatan dilakukan pada setiap anggota yang terlibat Operasi Ketupat candi 2024.


Untuk anggota pos yang diperiksa bukan hanya anggota Polri saja, namun seluruh petugas pengamanan dari TNI juga dari instansi terkait lainnya.


“Pemeriksaan kesehatan rutin oleh Tim Dokkes sebagai antisipasi untuk menjaga kondisi tubuh para personel pengamanan agar tetap sehat dan prima,” terangnya.


Pemeriksaan kesehatan dilakukan meliputi tensi darah, suhu tubuh dan pemeriksaan ringan kesehatan lainnya. Selain itu Tim Dokkes juga menyerahkan sejumlah vitamin untuk menunjang stamina para personel pengamanan.


Ia juga berharap dengan pemeriksaan kesehatan yang dilakukan, harapannya para petugas pengamanan selalu dalam kondisi sehat sehingga bisa melaksanakan tugas secara maksimal.


“Tim Dokkes akan lakukan pengecekan secara berkala agar kondisi petugas siap untuk melaksanakan tugas secara maksimal,” kata Rohmani (Al/IPN/Pen0713)

Rabu, 17 Maret 2021

Penerapan PPKM Secara Mikro Koramil 04 Tanjung Brebes Gelar Operasi Yustisi

  

Brebes – Anggota Babinsa Koramil 04 Tanjung, Kodim 0713 Brebes bersama Polsek dan Satpol PP kecamatan Tanjung melaksanakan operasi yustisi serta mensosialisasikan PPKM secara Mikro sekaligus membagikan 100 masker di terminal yang menjadi akses tempat berkumpulnya warga. Rabu malam (17/03/2021).





 

Danramil Tanjung Kapten Infanteri Yatno mengatakan, hari ini personil Babinsa terus melakukan operasi yustisi bersama Polsek dan Satpol PP sekaligus membagikan masker kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker.

 

“Mengimbau kepada warga masyarakat tentang arti pentingnya Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kepada masyarakat,” Ucap Danramil. 

 

“Kegiatan ini dilakukan dalam rangka upaya menekan penyebaran virus Covid-19, serta memberikan himbauan dan teguran keras kepada siapapun warga yang tidak mematuhi peraturan pemerintah, dengan mengikuti 5M Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menghindari krumunan dan Membatasi mobilisasi serta interaksi,”pungkas Kapten Yatno.

 

Diantara tempat yang menjadi fokus dan target operasi yustisi ini adalah RM (rumah makan) terminal Bus. (Kujang)

Jumat, 05 Maret 2021

Terjaring Petugas, Warga Kersana dan Tonjong Brebes Dihukum Push Up

 


Brebes – Sejumlah warga di Kecamatan Kersana dan Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dihukum push up oleh petugas gabungan karena tidak memakai masker saat kedapatan beraktivitas di luar rumah. Kamis malam (4/3/2021).





Mereka terjaring operasi penegakan Prokes (Protokol Kesehatan) covid-19 di tempat-tempat nongkrong, saat para petugas melaksanakan patroli malam.


Dijelaskan Danramil 09 Tonjong, Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Ngadino melalui Peltu Edy Burhanudi, Bati Tuud, berbagai macam alasan muncul saat warga ditegur oleh petugas gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Satpol PP, Puskesmas, dan juga Linmas.


“Warga yang kami berikan sanksi push up bukan hanya tidak memakai masker, namun juga mereka berkerumun,” tegasnya.


Menurutnya juga, sanksi tersebut diberikan agar warga ingat, jera, dan melakukan tindakan yang sesuai dengan kebijakan pemerintah tentang Prokes.


“Untuk sanksi sendiri bervariasi, mulai dari teguran lisan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, mengucapkan Pancasila, dan juga berdoa,” imbuhnya.


Setelah diberikan sanksi, warga diberikan masker dan himbauan untuk kedepan mentaati Prokes 5 M sebagai gaya hidup yang baru.


“Memang terkadang untuk menegakkan aturan diperlukan hukuman. Dengan dipaksakan atau dengan hukuman, kesadaran akan muncul,” pungkasnya. (Aan)

Rabu, 24 Februari 2021

17 Koramil di Brebes, Gencar Lakukan Operasi Yustisi & Patroli pencegahan penyebaran covid 19

   

Brebes - 17 jajaran Koramil yang berada di Kodim 0713 Brebes bersama Polsek dan Satpol PP Kecamatan, laksanakan Operasi Yustisi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro ke tempat perbankan, pusat perbelanjaan, seperti, swalayan/mall, restaurant, warung, di wilayah binaannya masing-masing. Rabu Malam (24/02/2021).






 

Seperti yang dilakukan oleh salah satu Koramil ini, Danramil 05 Losari, Kapten Infanteri Muhtadi terjun langsung bersama anggotanya, dalam melaksanakan penegakan prokes. Diantaranya di perempatan lampu merah jalan protokol, kedai angkringan yang banyak anak muda nongkrong dan swalayan hingga di SPBU.

 

Danramil mengatakan,”operasi yustisi akan terus dilakukan guna mengurangi angka terpapar virus corona 19 di wilayah kecamatan Losari. Apalagi pemerintah sudah menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro, sehingga kami yang disatuan bawah melanjutkan kebijakan tersebut dengan aparat lainnya guna memutus mata rantai penularan covid-19”. Ungkap Kapten Muhtadi.

 

“Selain meningkatkan pelaksanaan Operasi Yustisi di malam hari, Satgas PPKM kecamatan Losari juga disiagakan di Pusat Keramaian dan Pusat Perbelanjaan juga fasilitas umum lainnya”. Imbuh Danramil.

 

Mereka ditugaskan untuk menjaga setiap pintu masuk menuju pusat perbelanjaan seperti pasar, dan fasilitas umum lainnya sehingga mereka yang akan berkunjung namun tidak menggunakan masker, diingatkan oleh petugas untuk menggunakan masker. (Kujang).

Sabtu, 20 Februari 2021

Petugas PPKM Mikro, Operasi Yustisi Malam Hari

  

Brebes - Pandemi Covid-19 yang masih terus mewabah hingga saat ini membuat petugas harus terus berupaya memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk tetap mamatuhi protokol kesehatan.







 

Di wilayah Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, personel TNI-Polri dari Koramil 01 Jatibarang dan Satpol PP Kecamatan terus gencar menggelar operasi yustisi yang bertujuan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, Sabtu malam (20/02/2021).

 

Operasi yustisi dilaksanakan dengan sasaran Pusat Perbelanjaan (Swalayan) dan  masyarakat yang tidak menerapkan protokol kesehatan yaitu tidak memakai masker.

 

Pelda Beni Wahana Batituud Koramil Jatibarang, memimpin jalannya operasi yustisi tersebut menjelaskan bahwa tujuan operasi yustisi ini dilakukan tidak lain adalah untuk mengingatkan seluruh masyarakat agar dapat mematuhi protokol kesehatan.

 

“Semua ini ditempuh untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19 dan menindaklanjuti dari pemerintah untuk melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro”. Jelas Pelda Beni.

 

“Kami bersinergi dengan instansi terkait untuk pelaksanaan yustisi ini. Kami berharap dengan dilakukannya operasi yustisi secara rutin ini, dapat mendorong kesadaran warga dalam menerapkan protokol kesehatan, agar pandemi covid-19 segera berakhir,” jelasnya lebih lanjut. (Kujang)

Sabtu, 13 Februari 2021

17 Koramil Kodim 0713 Brebes Lakukan Kegiatan PPKM di Malam Hari

  

Brebes - Menjalankan program pemerintah 17 jajaran Koramil yang berada dinaungan Kodim 0713 Brebes melaksanakan Operasi Penerapan Pembatasan Kegiatan Masayarakat (PPKM) secara Mikro.













 

Seperti salah satu anggota Koramil 16 Larangan, melakukan kegiatan operasi PPKM skala Mikro di malam hari dalam menekan penyebaran virus Covid 19. Sabtu Malam (14/02/2021).

 

Anggota Koramil bersama anggota Polsek dan Satpol PP mengingatkan para penjual di wilayah teritorialnya menutup tepat pukul 20.00 WIB.

 

Pembubaran kerumunan wargapun dilakukan berdasarkan Peraturan Pemerintah dalam upaya memutus penyebaran Covid 19 mengurangi potensi Klaster baru Covid 19.

 

Dandim 0713 Brebes Letkol Armed Mohamad Haikal Sofyan melalui Pjs. Danramil Larangan Letda M.Yazid menjelaskan, setiap penjual dan pembeli wajib mematuhi protokol kesehatan (Prokes) yang di tetapkan pemerintah dengan PPKM.

 

” Dalam giat operasi PPKM anggota Koramil dan Polsek menindak bagi para pelanggar yang tidak memakai masker dan mengingatkan penjual serta pembeli dengan menutup tepat waktu yang telah di tentukan,” jelasnya.

 

Menurutnya, bagi penjual yang melewati batas waktu yang di tetapkan pemerintah tim anggota Satgas meminta penjual menutup jualannya dan pulang ke rumah. (Oedjank)

Minggu, 07 Februari 2021

Operasi Yustisi Pendisiplinan Masyarakat Skala Besar Digelar Di Banjarharjo

 

 

Brebes - Upaya pencegahan Penyebaran Covid 19, Gugus Tugas Kabupaten Brebes melakukan Operasi Yustisi dengan sasaran pendisiplinan masyarakat secara masiv disemua wilayah, baik dalam skala besar maupun dalam skala kecil. Minggu (07/02/2021).








Gugus Tugas Covid 19 Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah dengan menggandeng 3 Pilar diantaranya TNI, Polri, Satpol PP daan Petugas Medis beserta Ormas (Pemuda Pancasila, Banser) dan KKN Mahasiswa Unirversitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), menggelar operasi yustisi dan penyemprotan cairan Disinfektan dan sasaran pendisiplinan masyarakat dalam skala besar, dilakukan di Jalan Raya Banjarharjo-Salem tepatnya di Pasar Banjarharjo.

 

Menurut Kapolsek Banjarharjo Iptu Teguh Iswanto yang didampingi Babinsa Serka Suyitno, saat diwawancarai menyatakan, bahwa pada operasi tersebut seluruh pengendara kendaraan roda empat maupun roda dua dilakukan pemeriksaan oleh petugas  operasi.

 

“Operasi Yustisi Covid-19 ini dilakukan berskala besar di wilayah Banjarharjo, hal ini menindaklanjuti kebijakan dari Gubernur Jateng yang memprogramkan “Jateng Dirumah Saja) dari tanggal 6-7 Pebruari, namun masyarakat masih ada yang bandel keluar rumah”. Tambah Kapolsek.

 

Sementara Camat Banjarharjo H. Warto menyampaikan bahwa “Sosisalisasi dan penyebaran Info keseluruh warganya sudah dilakukan dua hari sebelum pelaksanaan Program “Jateng Dirumah Saja”, namun kenyataannya masih ada yang keluar rumah tanpa ada kepentingan yang mendesak”. Papar Camat Warto.

 

“Saya mengajak kepada seluruh warga Banjarharjo agar selalu memperhatikan kesehatan dan mengikuti Himbauan 5 M yaitu Memakai masker, Menjaga jarak dan Mencuci tangan menggunakan sabun dan hand sanitizer, menghindari kerumunan dan membatasi kegiatan juga dilakukan di jalan raya dan pintu perbatasan Jateng-Jabar”. Tambah Camat.

 

Kebijakan Program “Jateng Dirumah Saja” adalah untuk memutus mata rantai perkembangan virus Covid-19. Hal ini agar masyarakat menyadari akan pentingnya kesehatan selama Pandemi. (Oedjank).


Sabtu, 06 Februari 2021

Suasana Diperbatasan Jateng-Jabar Saat Diberlakuannya Program “Jateng Dirumah Saja”

 

Brebes – Kabupaten Brebes merupakan perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Barat, Kecamatan Losasi adalah kecamatan paling ujung barat yang dimana ada jembatan penghubung diantara kedua Provinsi.






 

Dengan diberlakukannya Program “Jateng Dirumah Saja”, Jalan Nasional yang berada diwilayah Koramil 05 Losari, Kodim 0713 Brebes ini menjadi tanggungjawab sektoral antara kedua wilayah Teritorial dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

 

Seperti yang telah dilaksanakan Koramil, Polsek dan Satpol PP Kecamatan Losari maam hari, melakukan Operasi Yustisi dalam memutus mata rantai penularan Virus Covid-19. Sabtu malam Minggu (06/02/2021).

 

Komandan Koramil 05 Losari, Kapten Infanteri Muhtadi mengatakan “TNI-Polri dan Satpol PP Kecamatan melakukan upaya dengan maksimal memutus mata rantai Covid-19 diwilayah, apalagi melalui kebijakan yang telah dikeluarkan oleh Gubernur Jateng “Jateng Dirumah Saja”, Kami disini sebagai pintu masuk Jawa Tengah melaksanakan secara ketat dengan pemberlakukan aturan tersebut dimulai dari tanggal 6 dan 7 Pebruari dengan mengajak seluruh komponen masyarakat mengikuti anjuran dari pemerintah”. Papar Kapten Muhtadi.

 

“Selain itu, Himbauan 5 M yaitu Memakai masker, Menjaga jarak dan Mencuci tangan menggunakan sabun dan hand sanitizer, menghindari kerumunan dan membatasi kegiatan juga dilakukan di jalan raya dan pintu perbatasan Jateng-Jabar”. Tambah Danramil.

 

Sejak Jateng diberlakukan Program “Jateng Dirumah Saja” selama2 hari ini, warga dan pengendara yang melintasi jembatan perbatasan dominan sangat sepi. Ini menndakan bahwa warga sudah sadar akan kepentingan umum, yaitu Virus Covid-19 agar segera hilang dan hidup normal kembali.

 

Sampai dengan saat ini, pengendara yang berasal dari sebelah barat jembatan perbatasan (Jawa Barat) mengurangi aktivitasnya masuk ke Losari-Jawa Tengah karena kesadaran akan pentingnya kesehatan dan penerapan Program “Jateng Dirumah Saja”. (Oedjank).

Kamis, 04 Februari 2021

Bersinergi, Polsek Dan Koramil Gelar Operasi Yustisi Malam Hari

  

Brebes - Pandemi Covid-19 yang masih terus mewabah hingga saat ini membuat petugas harus terus berupaya memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk tetap mamatuhi protokol kesehatan.






 

Di wilayah Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Personel TNI dan Polri serta Satpol PP yang tergabung dalam Satgas Covid-19, terus gencar menggelar operasi yustisi yang bertujuan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Kamis malam (04/02/2021).

 

Operasi yustisi dilaksanakan dengan sasaran masyarakat yang tidak menerapkan protokol kesehatan yaitu tidak memakai masker baik yang berada di jalan, toko hingga tempat nongkrong anak-anak remaja.

 

Kapten Infanteri Iskandar Subehi, Danramil 13 Salem, Kodim 0713 Brebes menjelaskan bahwa tujuan operasi yustisi tersebut dilakukan, tidak lain adalah untuk mengingatkan seluruh masyarakat agar dapat mematuhi protokol kesehatan.

 

“Semua ini ditempuh untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19 yang masih terus mewabah beberapa bulan belakangan ini,” jelas Iskandar.

 

“Kami bersinergi dengan Polsek Salem dan Satpol PP Kecamatan Salem untuk pelaksanaan yustisi ini. Kami berharap dengan dilakukannya operasi yustisi secara rutin ini, dapat mendorong kesadaran warga dalam menerapkan protokol kesehatan, agar pandemi covid-19 segera berakhir,” jelas Kapten Iskandar Subehi. (Oedjank)