Tampilkan postingan dengan label Prajurit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Prajurit. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 September 2024

Sabro-82 Fitnes Center Untuk Meningkatkan Imunitas Prajurit Kodim 0713 Brebes

 Brebes - Bagi sebagian orang olahraga adalah cara untuk menghilangkan kepenatan dari rutinitas pekerjaan. Selain itu dengan olahraga rutin tubuh menjadi sehat dan juga bisa memberikan banyak hal positif untuk kesehatan tubuh dan mental.


Saat ini olahraga fitnes jadi salah satu yang banyak dicari. Tidak hanya digemari oleh anak muda tetapi juga digemari oleh orang dewasa. Biasanya olahraga jenis ini dilakukan di gym atau pusat kebugaran dengan alat-alat yang sudah tersedia.


Seperti yang dilakukan oleh anggota Kodim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma yang dipimpin Letkol Inf Sapto Broto, S.E., M.Si saat ini, bahwa dalam seminggu 3 kali menjadwalkan waktu anggota TNI dan PNS untuk meningkatkan Imunitasnya dengan Fitnes di Fitnes Center SABRO-82 yang berada di Makodim 0713/Brebes, jalan Jenderal Soedirman 107 Brebes, Jawa Tengah. Rabu (11/09/2024).


Dikatakan Dandim Letkol Sapto Broto “Sebelum berlatih fisik di Fitnes, seluruh anggota melakukan olahraga jogging, Menurutnya, banyak manfaat yang didapatkan melalui olahraga yang dilakukan khususnya fitness. Mulai dari dapat meredakan stres, mendapatkan postur badan yang bagus, dan lebih fresh. Sebab apa yang menjadi pikiran (stress), itu dapat dibuang dengan melakukan angkat beban”. paparnya.




Dandim 0713 Brebes Letkol Inf Sapto Broto merupakan salah satu sosok yang menginspirasi dalam fitness. Karena sebelumnya Kodim baru memiliki alat selengkap di SABRO-82 FITNES CENTER.


Harapannya dengan fasilitas yang ada, Prajurit dan PNS Kodim 0713 Brebes menjadi sehat dalam mendukung tugas sehari-hari. (Pen0713).

Jumat, 23 Februari 2024

Anggota Kodim 0713 Brebes Asah dan Uji Ketrampilan Prajurit Kewilayahan

 Brebes – Kodim 0713 Brebes Korem 071/Wijayakusuma menggelar ujian kemampuan militer selama dua hari (22-23) di Desa Songgom, Brebes, Jawa Tengah. Jumat (23/02/2024).


Dijelaskan Dandim 0713 Brebes Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si melalui Pasiter Kapten Arh Suryadi, SH selaku Danlat UTP teritorial, latihan diikuti oleh seluruh anggota di 17 Koramil jajaran Kodim Brebes.







“Ini adalah Uji Terampil Perorangan (UTP) umum teori maupun praktek, dimana kegiatan ini untuk menilai dan mengevaluasi kemampuan dari masing-masing prajurit sesuai jenjang kepangkatannya, setelah bulan Januari 2024 lalu melaksanakan Latihan Perorangan Dasar (Latorsar),” bebernya.


Lanjutnya, rutinitas tahunan yang disesuaikan dengan kalender latihan dari Kodam IV Diponegoro ini, juga untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan dari masing-masing prajurit teritorial Kodim Brebes, termasuk yang bertugas sebagai prajurit intelijen, sehingga tugas dan tanggung jawab dari masing-masing prajurit dapat dilaksanakan/diaplikasikan di lapangan secara maksimal. Untuk mekanisme latihan  trampil perorangan ini dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok Babinsa dan kelompok unit intel terdiri dari  11 Pos  sesuai kemampuan perorangan masing-masing, dimana para prajurit akan melewati beberapa pos dan rute yang telah ditentukan

 

“Untuk materi UTP Intelijen dilaksanakan secara khusus, walaupun di satuan teritorial yaitu Kodim dan Koramil, para Babinsa adalah prajurit TNI yang harus memelihara dan meningkatkan kemampuannya sebagai prajurit,” imbuhnya.


Kegiatan latihan militer awal tahun ini akan bertingkat dan berlanjut ke tahap selanjutnya, dimana kedepan akan dilaksanakan Latorjab (Latihan Perorangan Jabatan) dan dilanjutkan dengan UTP Jabatan.


Ia juga berpesan kepada seluruh prajurit agar melaksanakan kegiatan ini dengan rasa tanggung jawab dan penuh semangat namun juga kita utamakan faktor keamanan serta latihan dianggap berhasil apabila dari awal sampai akhir tidak ada permasalahan atau tidak ada hal- hal yang tidak diinginkan pungkasnya. (Pen0713)

Selasa, 23 Januari 2024

Prajurit Kodim Brebes Tanam Aakar Wangi Seluas 1,5 Hektar

 Brebes - Prajurit Kodim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma, menanam bibit akar wangi di Demplot Ketahanan Pangan TNI AD milik Kodim Brebes luas 1,5 hektar di Desa Songgom, Kecamatan Songgom, Brebes, Jawa Tengah. Senin (22/01/2024).


Komando Distrik Militer 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma, Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si mengatakan bahwa tahap awal prajuritnya sudah melakukan pengolahan lahan seluas 1,5 hektar di lahan Milik TNI AD itu untuk dipersiapkan penanaman bibit akar wangi atau vetiver, penanaman vetiver ini adalah untuk mencegah terjadinya longsor saat curah hujan tinggi dan ditanam pada daerah yang rawan longsor.


“Vetiver ini kami tanam untuk memperbanyak bibit, dan rencananya akan ditanam ditepian tanggul sungai yang sering mengalami longsor agar kuat”, ujarnya.


Lebih lanjut, Dandim Letkol Infanteri Sapto Broto menjelaskan bahwa akar wangi memilili akar yang cukup panjang sekitar 2-5 meter dengan kekuatan 1/6 kawat baja atau sangat sulit di cabut. Dengan keberadaan akar wangi itu, maka bisa menahan erosi atau bencana tanah longsor, jelas Dandim.



“Pengembangan tanaman akar wangi ini sangat banyak manfaat sebagai mitigasi bencana serta bisa meningkatkan ekonomi bagi masyarakat setempat”, tambah Letkol Sapto Broto. 


Luas lahan yang sudah ditanami Vetiver sudah mencapai setengah hektar untuk saat ini, diprediksi 2 hari lagi akan selesai tertanam hingga mencapai 1,5 hektar. (Pen0713)

Minggu, 14 Februari 2021

Senam Pagi Jaga Kesehatan TNI dan PNS Kodim Brebes

  

Brebes - Anggota Kodim 0713/Brebes melaksanakan senam sehat setelah melaksanakan apel pagi. Senam ini guna menjaga kebugaran tubuh hingga terhindar dari penyakit, terutama wabah Covid-19 yang belum berakhir ini. Senin (15/02/2021)





Senam sehat di pimpin oleh Bintara Staf Operasi Serda Eko dan di ikuti oleh prajurit TNI dan PNS dengan penuh semangat.


Komandan Kodim 0713/Brebes Letkol Armed Mohamad Haikal Sofyan, melalui Bintara tinggi Seksi Operasi (Bati Ops) Pelda  kholik  mengatakan, bahwa senam atau olahraga adalah kebutuhan yang harus dilakukan setiap prajurit untuk mencapai kebugaran dan kesehatan.


“Prajurit harus memiliki fisik dan mental yang prima, karenanya itu harus dicapai dengan olah raga. Kami ajak dan berikan kesempatan kepada prajurit Kodim 0713/Brebes untuk merasakan manfaat senam yang luar biasa ini,” Tuturnya.


Disampaikannya, pelaksanaan kegiatan senam pagi ini dimaksudkan untuk memelihara dan melatih kebugaran tubuh serta menyiapkan organ tubuh dalam sebelum melaksanakan dinas rutin.


Seluruh Prajurit Kodim 0713/Brebes tampak sangat antusias dan semangat mengikutinya. Karena gerakannya sederhana, menyenangkan dan menyehatkan.(Teguh)

Senin, 08 Juni 2020

"Luar Biasa Istri Prajurit Jadi Kepala Kampung Di Perbatasan Merauke"


Merauke (Papua), Nur Isny Willa Salah Satu Anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XVIII dari Kodim 1707/Merauke ini perlu di contoh dan menjadi inspiratif bagi anggota Persit maupun wanita lain pada umumnya. Bagaimana tidak, diusianya yang masih muda, dia kini menjabat sebagai Kepala Kampung diwilayah perbatasan (RI-PNG) Republik Indonesia Dengan Papua New Guinea.


Nur Isny Willa kelahiran Kupang 1989 adalah Isteri dari Kopral Dua (Kopda) Seprianus Uli yang merupakan Babinsa Koramil 1707-04/Muting Kampung Andaito Distrik Muting, Kodim 1707/Merauke.

Sebagai Kepala kampung Afkab Distrik Muting Kabupaten Merauke yang dilantik sejak 19 Desember 2019, Nur Isny Willa tidak melupakan jati dirinya sebagai seorang Persit serta sebagai ibu rumah tangga. Di sela-sela kesibukannya, berbagai kegiatan Persit selalu diikutinya, bahkan tidak jarang pula, keberadaannya sebagai kepala kampung yang memiliki tanggung jawab besar terhadap kesejahteraan masyarakat dikampungnya.

Impian terbesar ingin membangun, menjadikan kampungnya lebih baik dalam artian ingin mensejahterakan masyarakat salah satunya dengan membuatkan rumah bantuan kepada masyarakat yang rumahnya tidak layak huni karena kehidupan yang susah sebagai petani kebun dengan mengunakan dana kampung.

Menurut Nur Isny Keberhasilan yang diraihnya selama ini, berbekal kepercayaan serta dorongan dari masyarakat dan tokoh adat setempat untuk maju menjadi salah satu kontestan dalam Pikades. Tidak kalah pentingnya dukungan besar dari suami dan keluarga. Syukur Alhamdulillah saya terpilih menjadi kepala kampung. Ungkapnya.

Kamis, 14 Mei 2020

Indahnya Saat Prajurit Wanasari Brebes Bersama Mbah Kaminah


Brebes – Kaminah (85), salah satu warga Desa Klampok RT. 01 RW. 04, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menyatakan sangat terkesan dengan keramahan Babinsa setempat dari Koramil 03 Wanasari, Kodim 0713 Brebes, Serda Naryanto.



Tampak warga Jalan Manijah 1 ini, mendapatkan pengawalan khusus dari Babinsa, sehingga tidak antri menerima BST (Bantuan Sosial Tunai) bagi warga masyarakat di wilayah Kecamatan Wanasari yang terdampak covid-19, di Kantor Pos Wanasari. Kamis (14/5/2020).

“Nyong matur nuwun banget kagem Pemerintah seng mbantu duit belanja lan Pak TNI seng ramah,” ujar Kaminah dengan logat Brebesan. (Saya berterima kasih sekali kepada Pemerintah yang telah membantu uang belanja dan Pak TNI yang ramah – red).

Sementara dikemukakan Serda Naryanto, bahwa prioritas yang diberikan kepada nenek tersebut agar sang nenek tidak kelelahan dan beresiko terpapar virus corona.

“Kita juga memberikan pengertian kepada masyarakat dan Alhamdulillah mereka juga peduli untuk mendahulukan Mbah,” ujar Naryanto.

Dijelaskannya, bantuan Pemerintah di tahun 2020 ini berupa uang tunai sebesar Rp. 600 ribu, rapel selama 3 bulan yaitu Mei, Juni, dan Juli. Untuk desa binaannya, terdapat 459 KK atau KPM (Keluarga Penerima Manfaat).

Para KPM yang mendapatkan bantuan tersebut harus menunjukkan surat undangan KPM yang tercantum barcode serta membawa KTP yang masih berlaku.

Pendistribusian bantuan tersebut juga dilaksanakan di desa-desa di 16 kecamatan lainnya di Kabupaten Brebes dengan pengawalan dari TNI-Polri dan Satpol PP di setiap kecamatan. (Aan)

Minggu, 18 Agustus 2019

Pangdam IV : Prajurit Diponegoro, prajurit yang unggul dan memiliki sikap dan kepribadian

Banyumas - TNI sebagai komponen utama pertahanan negara akan senantiasa teguh berkomitmen sesuai tugas dan kewajiban yamg diamanatkan dalam undang-undang,  yakni menjaga kedaulatan Negara Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Menjaga keutuhan wilayah NKRI serta melindungi segenap bangsa dari berbagai bentuk ancaman baik yang datang dari dalam maupun dari luar negeri. 





Hal tersebut disampaikan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mohamad Effendi, S.E., M.M., melalui amanatnya yang dibacakan Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., selaku Irup Upacara Bendera Peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2019 di Lapangan Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Sabtu, (17/8/2019).

Lebih lanjut dikatakan, bahwa prajurit Diponegoro adalah prajurit yang unggul dan memiliki sikap dan kepribadian. Hal tersebut sejalan dengan tema peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-74 yakni "Sumber Daya Manusia Unggul Indonesia Maju", dimana pembangunan sumber daya manusia dilingkungan Kodam IV/Diponegoro harus menjadi prioritas utama.

"Kepribadian dan sikap tersebut diantaranya, berdedikasi, jujur, inovatif, tekun dan ulet", tegas Pangdam. 

Diterangkan Pangdam,  berdikasi berarti prajurit yang unggul haruslah mempunyai rasa pengabdian teehadap tugas dan pekerjaannya serta memiliki visi jauh kedepan, disiplin, fokus terhadap apa yang ingin diwujudkan. Jujur, prajurit yang unggul harus memiliki kejujuran, baik terhadap diri sendiri maupun orang lain. Inovatif, prajurit unggul bukanlah prajurit yang cepat puas dengan apa yang sudah dicapai melainkan prajurit yang kreatif dan selalu aktif mencari hal-hal baru untuk kemajuan satuannya. Tekun, prajurit unggul adalah prajurit yang fokus perhatiannya pada sesuatu yang dikerjakan karena ketekunan akan menghasilkan hal yang berarti untuk satuan. Ulet, prajurit unggul adalah prajurit yang tidak mudah putus asa, prajurit yang terus menerus mencari jalan keluar untuk mengatasi kekurangan disatuannya. 

Selain itu, Pangdam juga mengajak kepada seluruh prajurit Kodam IV/Diponegoro untuk kembali mengenang jasa para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga, berjuang merebut, menegakkan serta mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

"Tujuh puluh empat tahun sudah kita menikmati kemerdekaan ini, kita bisa hidup bersama dengan tentram dan damai dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia yang bersatu dan berdaulat. Maka menjadi kewajiban kita semua untuk terus menjaga negara dan bangsa ini dari berbagai ancaman yang dapat merusak sendi-sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara", paparnya. 

Setiap prajurit Kodam IV/Diponegoro harus selalu mengikuti setiap perkembangan yang terjadi, baik lingkungan strategis maupun pengaruh global lainnya, pungkasnya. 

Turut hhadir dalam upacara bendera Peringatan Hari Proklamasi Republik Indonesia, Kasrem 071/Wijayakusuma, para Kasirem dan Kabalak Aju Kodam IV/Diponegoro jajaran Korem 071/Wijayakusuma, para Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Makorem dan Balak Aju Kodam IV/Diponegoro jajaran Korem 071/Wijayakusuma. (Pendam/Penrem/Pendim0713)

Rabu, 10 Juli 2019

Pangdam IV : Prajurit Itu Orang Pilihan Yang Terikat Sumpah

Para prajurit adalah orang-orang yang sudah lulus dan teruji mulai dari seleksi administrasi, kesehatan, jasmani, mental ideologi, psikologi dan berhasil mengikuti pendidikan, artinya bahwa prajurit adalah adalah orang-orang pilihan. Sebagai prajurit telah diikat oleh Sumpah Prajurit, Sapta Marga dan 8 Wajib TNI, dan sebagai tentara dan tidak boleh melanggarnya.  



Demikian penyampaian Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, S.E., M.M. kepada prajurit Yonkav-2/TC dan Yonzipur-4/TK di markas Markas Batalyon, Ambarawa, Selasa (8/7).

Lebih lanjut dijelaskan bahwa, sebagai TNI memiliki jati diri yakni sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional.  Tentara rakyat, mengandung arti  bahwa prajurit TNI adalah tentara yang anggotanya berasal dari warga negara indonesia.

Sebagai tentara pejuang, artinya tentara itu bekerja tanpa pamrih. Sebagai tentara nasional,  bahwa tentara bertugas demi kepentingan negara di atas kepentingan daerah, suku, ras, dan golongan serta agama. Dan sebagai tentara profesional, adalah tentara yang terlatih, terdidik, dilengkapi dan digaji, terangnya.

Selain itu, kepada para istri prajurit Pangdam juga menerangkan tentang pentingnya peran istri dalam kehidupan tentara. Istri tentara memiliki hak untuk bekerja/berkarier, namun tidak boleh meninggalkan kewajibannya sebagai istri bagi suami dan ibu dari anak-anaknya.

“Negara kuat berawal dari keluarga yang harmonis, keluarga yang sehat. ”, tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, orang nomor satu di Kodam IV/Diponegoro mengingatkan kembali kepada prajuritnya untuk mengetahui peran, tugas, tanggung jawab dan kewajiban masing-masing mulai regu, peleton, kompi dan seterusnya. Demikian juga dengan pentingnya komunikasi secara benar dan transparan sesuai dengan kewenangan masing-masing dan sesuai aturan yang ada.

Pangdam juga mengingatkan tentang pentingnya bijak bermedia sosial. Pada dasarnya manusia itu memiliki rasa ingin tau, namun demikian harus bisa memilih dan memilah mana berita yang benar dan yang bohong (hoax), jelasnya.

Turut mendampingi acara tersebut, Irdam IV/Diponegoro, Asintel, Asops dan Aspers Kasdam IV/Diponegoro, Dandim 0714/Salatiga serta Ketua dan Wakil Ketua Persit KCK PD IV/Diponegoro.

Usai tatap muka dengan prajurit Yonkav 2/TC dan Yonzipur 4/TK, Pangdam dan rombongan melaksanakan kunjungan ke SMA Kartika III-I Bayubiru untuk melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan ruang kelas dan mess.

Jumat, 21 Juni 2019

Prajurit Brebes Tembakkan Ribuan Amunisi di Ujungrusi Adiwerna Tegal

Brebes – Ratusan anggota TNI dari Kodim 0713 Brebes, secara bergantian selama dua hari melaksanakan menembak di Desa Ujungrusi, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, baik laras panjang maupun pendek. Kamis (20/6/2019).


Dibenarkan Pj. Perwira Operasional (Pasi Ops) Kodim, Kapten Infanteri Jupriadi, Danramil 17 Kecamatan Songgom, bahwa Lapangan Tembak Batalyon Infanteri 407 Padma Kusuma, dijadikan tempat Latihan Menembak Senjata Ringan (Latbakjatri) Triwulan II TA. 2019.

“Latihan triwulan menembak ini sebagai upaya memelihara serta meningkatkan kemampuan TNI-AD walaupun sudah di satuan teritorial/Kodim yang kesehariannya sebagai Babinsa,” bebernya.

Untuk sasaran yang ditembaki menggunakan lesan L-1 dengan Senapan M-16 berjarak 100 meter dengan sikap tiarap, sedangkan untuk Pistol FN-46, dengan jarak 25 meter tembakan penilaian.

Dalam latihan ini juga melibatkan teknisi senjata dari Bengkel Lapangan (Benglap) B 04-44-01 Detasemen Peralatan Purwokerto serta didukung Tim Kesehatan dari Rumah Sakit DKT Pagongan Tegal.

“Protap atau standarisasi tim pendukung menembak sangat penting guna mengantisipasi jika terjadi kecelakaan latihan,” imbuhnya.

Sedangkan tujuan utama kegiatan adalah mendapatkan maksimal berupa peningkatan kemampuan para penembak sebagai prajurit TNI-AD dalam mendukung tugas pengamanan wilayah. (Aan Brebes).

Senin, 29 April 2019

Bentuk Postur Ideal, Prajurit Brebes Senam Barbel

Brebes – Selain harus mampu menguasai tugas-tugas pokok sebagai Babinsa dalam membina desa atau wilayah, postur tegap juga diperlukan sebagai ciri khas dari seorang prajurit TNI.

Untuk itulah senam barbel dijadikan inovasi baru dari TNI Angkatan Darat dalam upaya membentuk postur tubuh. Seperti halnya yang dilakukan oleh para prajurit dan PNS Kodim 0713 Brebes sebelum memulai kerja, melaksanakan senam barbel di Lapangan Apel Makodim yang dipimpin Pasiops, Lettu Kavaleri Eko Rudiyanto dan Bintara Tinggi Operasi (Batiops), Pelda Abdul Kholik.

“Olahraga senam barbel adalah untuk menjaga kebugaran serta membentuk postur tubuh yang ideal jika dilakukan secara rutin,” ujar Pasiops.

Sementara itu ditambahkan Batiops bahwa, senam barbel juga merupakan program Kasad, Jenderal TNI Andika Perkasa pada 2019 ini, yang menghendaki prajurit AD memelihara kebugaran, kemampuan fisik dan membentuk postur ideal prajurit guna mendukung profesionalisme prajurit yang dihadapkan dengan tuntutan tugas yang semakin kompleks.

“Senam barbel merupakan tambahan menu prajurit Kodim selain rutinitas lari aerobik setiap Selasa dan Kamis di luar kesatriaan serta olahraga umum seperti tenis lapangan, tenis meja dan lain sebagainya,” ungkapnya. (Aan Pendim Brebes).

Jumat, 19 April 2019

Danrem 071/Wk : TNI Dilarang Berkomentar Hasil Pemilu

Banyumas - Komandan Korem 071/Wijayakusuma, Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., menegaskan kepada seluruh prajurit dan PNS Korem 071/Wk beserta jajaran dan Balak Aju Kodam IV/Diponegoro, untuk tidak berkomentar tentang hasil Pemilu Pilpres dan Pileg Tahun 2019. Karena, posisi TNI "Netral".

Penegasan Danrem tersebut, saat gelar Apel Siaga pasca pencoblosan Pemilu di lapangan Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas, Jumat (19/04/2019).

"Sekalipun gelaran pemilu tahap pemungutan suara sudah usai, namun TNI harus tetap menjaga Netralitas. Oleh karena itu, segenap prajurit maupun PNS Korem 071/Wk beserta jajaran, tidak boleh berkomentar terkait hasil Pemilu, karena Pemilu, sudah menjadi ranah KPU. Sebaliknya, TNI harus fokus terhadap tugasnya, menjaga keamananan, kondusifitas wilayah serta persatuan dan kesatuan", jelasnya. 

Dikatakan Danrem, polemik hasil pemilu yang hingga saat ini masih berlangsung, harus disikapi dengan bijak. "Prajurit TNI dimanapun berada dan bertugas, harus mampu menciptakan suasana yang sejuk dan damai serta kondusif", ungkapnya. 

"Pahami dan pedomani serta junjung tinggi Netralitas TNI. Laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab untuk mengamankan dan mensukseskan Pesta Demokrasi Tahun 2019 hingga tuntas," pungkasnya. (didi/utsm)