Tampilkan postingan dengan label Pulau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pulau. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 Februari 2020

Peringatan HPN Di Brebes Dilangsungkan Di Pantai Pulau Cemara


Brebes – Puluhan jurnalis atau wartawan di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menggelar resepsi Hari Pers Nasional (HPN) yang ke-74 tahun 2020, di Objek Wisata Pulau Cemara, Desa Sawojajar, Kecamatan Wanasari, Brebes. Minggu (9/2/2020).




Acara ini digagas oleh Silaban (65) wartawan senior Brebes sekaligus Pemred Teameksposeonline.com, Masfui, MH, S.Pi selaku Ketua Pokdarwis Wisata Pantai Pulau Cemara (WPPC), serta Ali Fahmi (45) anggota Pokdarwis yang juga salah satu jurnalis Mitrakamtibmas.com.

Hadir dalam resepsi HPN ini antara lain Ketua PWI Brebes Eko Saputro, Bupati Brebes diwakili Staf Ahli Bidang Kesra Drs. Masfuri, MM serta Muspika setempat.

Masfui, MH, S.Pi selaku Ketua Pokdarwis WPPC (kemeja kuning), meminta kepada media untuk memperkenalkan objek wisata yang telah dirintasnya bersama masyarakat setempat sejak tiga tahun lalu (2017).

“Kami mengucapkan terima kasih kepada media yang telah membantu memperkenalkan Wisata Pantai Pulau Cemara kepada publik. Inilah salah satu peranan media sosial yang harus kita apresiasi,” ucapnya.

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan secara singkat bahwa sampah-sampah yang terdapat di pantai Pulau Cemara, berusaha sekuat tenaga dimanfaatkan sebagai hiasan pantai, tentunya setelah diberikan sentuhan karya seni.

“Sampah-sampah kiriman dari sungai yang terdampar di Pantai Pulau Cemara, kami jadikan sebagai tempat selfie bagi para pengunjung, tentunya setelah di improvisasi menjadi karya seni dan dilukis,” tambahnya.

Ia juga mengupas sedikit tentang manfaat dari pohon bakau di mangrove pantai. Untuk akar sepanjang 2 centimeter dipercaya mampu menambah kejantanan pria, sedangkan daunnya dapat menghentikan pendarahan luar jika dikunyah dan dioleskan.

“Disini juga sering digunakan sebagai tempat berkemah bagi pelajar, ada wisata pemancingan air tawar (Ikan nila dan lele) walaupun di tengah-tengah laut. Yang unik adalah, wisatawan akan naik perahu kurang lebih 30 menit untuk mengakses pantai,” pungkasnya.

Tak lupa dirinya mengajak kepada masyarakat Kabupaten Brebes agar tidak membuang sampah di sungai karena endingnya adalah mencemari muara/pantai beserta ekosistemnya. Sedangkan bagi para pengunjung, diharapkan membuang sampah pada tempatnya. Ia juga berharap agar kegiatan-kegiatan pembersihan lingkungan diadakan di Pantai Pulau Cemara, terlebih saat hujan. Ini karena pantai bertebaran sampah walaupun rutin dibersihkan.

Ketua PWI Brebes, Eko Saputro (kemeja biru), mengungkapkan bahwa tugas dan tanggung jawab media adalah selaku kontrol sosial, membantu Pemda dan segenap unsur di Kabupaten Brebes guna terciptanya pembangunan.

“Saya berharap, di Kabupaten Brebes wartawan seperti kakak-adik dengan Pemda maupun unsur lainnya, karena peran media adalah sebagai informasi, kontrol dan perekat sosial,” ucapnya.

Eko juga menitip pesan agar rekan-rekan jurnalis segera Uji Kompetensi Wartawan (UKW), untuk meningkatkan profesionalitas dari seorang jurnalis. Pasalnya, saat ini UKW dipermudah dengan ijazah minimal SMA sederajat, dulunya minimal S1.

Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti, SE, MH melalui Staf Ahli Bidang Kesra, Drs. Masfuri, MM (topi coklat), juga mengucapkan selamat HPN kepada insan pers di Brebes khususnya dan tanah air umumnya. Hari jadi tersebut merupakan hari jadinya juga masyarakat dalam menerima keterbukaan informasi publik.

“Saya berharap dengan bertambahnya usia Pers Nasional, rekan-rekan wartawan se-Kabupaten Brebes khususnya kedepan akan menyuguhkan informasi yang jujur, faktual dan aktual, serta berimbang dengan klarifikasi sehingga tidak merugikan pihak yang diberitakan,” ungkapnya.

Bupati juga mengapresiasi para media yang telah membantu mempromosikan potensi-potensi wisata di Brebes, termasuk di Sawojajar.

“Peran pers sangat dominan dalam mengeksplorasi potensi wisata guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sektor jasa,” imbuhnya. (Aan)

Senin, 02 September 2019

Relawan Bela Negara Kembali Ke Lampung Untuk Hijaukan Pulau Sebesi

Lampung – Tim Relawan Bela Negara dari Yayasan Barisan Patriot Bela Negara (YBPBN) Kementerian Pertahanan, kembali sambangi Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, di Pulau Sebesi, pasca melaksanakan trauma healing terhadap korban terdampak musibah Tsunami Selat Sunda (22/12/18) lalu.





Pulau Sebesi, yang secara administratif berada di wilayah Desa Tejang, Kecamatan Rajabasa. Mereka kembali melakukan aksi bakti sosial berupa pemberian bantuan 5.500 bibit pohon termasuk bakau, Al-Quran dan Juz Amma untuk 3 masjid di pulau yang juga terdampak tsunami yang dipicu letusan Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, selain menghantam pesisir Banten juga Lampung.

Dibenarkan Ketua YBPBN, R. Achmat Juniawan (52) bahwa, masyarakat Pulau Sebesi sampai saat ini masih trauma getaran gempa yang terjadi wilayah barat daya Banten dengan kedalaman 10 kilometer dan berkekuatan 7,4 SR lalu dan merenggut ratusan jiwa. Senin (2/9/2019).

"Kami menyadari tidak mudah bagi masyarakat Pulau Sebesi untuk melupakan kejadian waktu itu. Untuk itulah kami bersyukur karena mempunyai kesempatan kembali hadir disini untuk membantu masyarakat,” ucapnya kepada Serma Aan Setyawan, Humas Kodim 0713 Brebes melalui pesan whatsap.

Ia berharap dalam lawatannya selama dua hari ini, masyarakat tetap waspada dan segera berbenah agar dapat menjalani kehidupan seperti sebelumnya dan bahkan jauh lebih baik lagi.

Tim juga melakukan penghijauan langsung di pulau yang diakses dengan menyeberangi laut dengan perahu selama 2 jam.

Sekedar diketahui, trauma healing sebelumnya juga dilakukan di SMAN 1 Rajabasa, Jalan Pesisir Desa Kunjir Kecamatan Rajabasa Kabupaten Kalianda, Lampung Selatan, melalui pendekatan spiritual diselingi edukasi tentang wawasan kebangsaan. Setidaknya ada 250 orang, baik Balita/PAUD, anak-anak sampai dengan Lansia yang diberikan pemulihan. Mereka juga membagikan peralatan sekolah serta bantuan makanan dan lain-lain. (Cepi Gantina-Aan)