Tampilkan postingan dengan label Sholat Idul Adha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sholat Idul Adha. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 Agustus 2019

Pangdam IV Sholat Idul Adha Bersama Ratusan Prajurit dan PNS

Panglima Kodam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, S.E., 
M.M., melaksanakan Sholat Idul Adha beserta ratusan prajurit dan PNS Kodam IV/Diponegoro serta masyarakat di Lapangan Makodam IV/Dip. Semarang, Minggu (11/8/2019).



Sholat Idul Adha juga dihadiri Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E., M.M., dan para Asisten,  Kabalak Kodam IV/Diponegoro.

Bertindak selaku imam Ustadz Tri Wiyanto, S.Sos. (ulama kota Semarang) dan khotib Prof. DR. Navis Junalia, MA (Guru Besar UIN Walisongo).

Pada ceramahnya, Prof. DR. Navis Junalia, MA mengajak kepada jamaah untuk menjadi manusia bertaqwa dan memiliki derajat kemuliaan yang hakiki.

Dikatakan bahwa untuk mencapai derajat kemuliaan yang hakiki, manusia yang beriman sekalipun akan dihadapkan pada seribu satu cobaan dan tantangan. Hal ini untuk menguji dan menyeleksi manusia yang tabah, tanggungjawab dan tidak mudah putus asa.

"Manusia harus memiliki pedoman yang jelas dan kokoh dalam menghadapi cobaan", ungkapnya.

Menurutnya pedoman tersebut adalah sikap teguh, tabah, dan tahan uji, seperti yang telah diajarkan oleh Nabi Ibrahim AS. Selama menjalankan kehidupan, Nabi Ibrahim dihadapkan pada berbagai macam cobaan, namun beliau tetap teguh dan tabah. Hal inilah yang dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Dijelaskan, ketaqwaan akan melahirkan sifat satria, tanggungjawab, ulet, rasional dan realistis dalam menghadapi cobaan. Ketaqwaan didasarkan pada pemikiran yang jernih, tulus, tidak memihak, keberanian serta tindak efektif dan efisien.

"Semoga kita bisa menjadi hamba yang bertaqwa seperti yang telah diajarkan Nabi Ibrahim", ungkapnya.

Usai melaksanakan Sholat Idul Adha, Pangdam IV/Diponegoro beserta Kasdam menyerahkan hewan kurban.(Pendam/Penrem/Pendim0713)

Minggu, 11 Agustus 2019

Korem 071/Wijayakusuma Gelar Sholat Idul Adha 1440 H/2019 M

Banyumas - Ribuan warga masyarakat Banyumas dan sekitarnya, hadiri dan ikuti Sholat Idul Adha 1440 H/2019 M di Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas, Minggu (11/8/2019).

Sholat Idul Adha dengan tema "Jadikanlah Hikmah Idul Adha 1440H/2019 M Sebagai Momentum Peningkatan Ketakwaan dan Semangat Rela Berkorban Guna Mendukung Tugas Pokok TNI-AD " yang diselenggarakan oleh Makorem 071/Wijayakusuma dengan Imam dan Khotib Ustadz Maksum dari Sokaraja, Banyumas. Turut hadir dalam Sholat Idul Adha ini Danrem 071/Wijayakusuma tersebut Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., Kasrem 071/Wijayakusuma beserta para Kasirem 071/Wijayakusuma, para Dan/Ka Balak Aju Kodam IV/Diponegoro jajaran Korem 071/Wijayakusuma, para Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Makorem 071/Wijayakusuma dan Balak Aju Kodam IV/Diponegoro jajaran Korem 071/Wijayakusuma, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro beserta Wakil Ketua, pengurus dan anggota. 











Ustad Maksum dalam Khutbahnya menyampaikan, mulai tadi malam di kumandangkannya takbir Tahlil dan Tahmid mengagungkan nama Allah SWT Maha Besar, karena hanya Allah SWT yang paling Besar Agung selainnya kecil dan tidak ada apa-apanya. Kalau hanya pangkat, kedudukan dan kekayaan itu semua milik Allah SWT. "Hanya Allah SWT lah yang berhak kita puji dan agungkan, karena hanya Allah SWT yang memberi pangkat, kedudukan, kekayaan. Untuk itu, janganlah bersifat sombong, jangan memalingkan mukamu kepada orang lain dan janganlah angkuh karena kekayaan. Karena semua itu pemberian Allah SWT", terangnya. 

Ia juga mengajak kesegenap jamaah untuk menyingkirkan sifat sombong dan banyak bersyukur atas semua yang diberikan Allah SWT kepada kita. Selain itu, ia juga menghimbau bagi yang mampu, mempunyai kelapangan rizki untuk melaksanakan qurban.
"Qurban itu merupakan amal- amal penyelamat kita untuk masuk surga, mari kita lihat sejarah Nabi Ibrahim yang rela berkorban, bahkan bukan ternak, namun anaknya. Karena perintah Allah SWT, Nabi Ibrahim melaksanakannya. Semua itu dalam kenyataan namun Allah SWT memberikan kebesarannya karena ke ikhlaskan Nabi Ibrahim untuk anak kesayangannya yang disembelih di tebus dengan diganti binatang ternak kambing", paparnya. 

Pada kesempatan yang sama, dalam khutbahnya, Ustad Maksum menyampaikan, hari ini merupakan perpisahan bagi umat Islam yang melaksanakan ibadah Haji yang merupakan panggilan Alloh SWT sehingga diharapkan setelah kembali akan mempersatukan umat Islam dan menjaga persatuan bangsa dan negara. Dan bagi umat muslim yang tidak melaksanakan ibadah haji, semuanya melaksanakan sholat Idul Adha dengan satu komando, dalam mempersatukan umat islam tidak bercerai berai pantang berpecah belah, bersatu padu dalam mempersatukan umat Islam. (Penrem-Pendim0713)