Tampilkan postingan dengan label kodam IV. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kodam IV. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 November 2019

Kodam IV Bersama Astra Motor Pecahkan Rekor Muri Edukasi Safety Riding


Semarang - Menyambut Hari Juang Kartika Tahun 2019, Kodam IV/Diponegoro bekerjasama PT. Astra Motor menggelar Pemecahan Rekor Muri Edukasi Safety Riding di Balai Diponegoro Jl. Perintis Kemerdekaan Watugong Semarang, Kamis (21/11/2019).






Acara yang dibuka Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, S.E., M.M. diikuti 1500 personel TNI dan PNS Kodam IV/Diponegoro. Acara juga dihadiri Irdam, para Asisten dan Kabalakdam IV/Diponegoro serta perwakilan  Astra Motor Jakarta dan Semarang.

Bpk. Toto Koeswidhiarto mewakili manajemen PT. Astra Motor Pusat dan Cabang Semarang mengucapkan terima kasih kepada Kodam IV Diponegoro yang telah mengupayakan dan mengusahakan acara ini bisa terselenggara dengan baik. 

“Kegiatan merupakan wujud terima kasih kami yang telah disupport gelaran akbar komunitas Honda yaitu Honda Biker Day tanggal 30 November 2019 yang akan diselenggarakan di Lapangan Panglima Besar Jendral Sudirman Ambarawa”, ungkapnya.

Diungkapkan Toto bahwa tujuan acara ini adalah untuk menambah pengetahuan tentang keselamatan berkendara kepada personel TNI dan ASN agar aman serta nyaman dalam berkendara, sekaligus memecahkan rekor MURI dengan judul “Edukasi Safety Riding untuk personel TNI dan ASN”. 

Toto berharap melalui kegiataan edukasi safety riding juga bisa meramaikan dan mewarnai kegiatan memperingati Hari Juang Kartika yang jatuh pada tanggal 15 Desember 2019 mendatang.

Lebih lanjut disampaikan, kalau timnya nanti akan menyuguhkan materi tentang mengenal faktor kecelakaan, tips dan teknik berkendara, mengenal respon tubuh, mempelajari prediksi bahaya, mengenal etika berkendara, pemeriksaan ringan kendaraan, teknologi safety di motor honda yang mana merupakan materi-materi dasar dalam hal keselamatan berkendara didalam edukasi ini.

“Selain menambah wawasan pengetahuan cara berkendara yang baik dan benar kepada anggota TNI, juga diharapkan anggota TNI yang hadir disini bisa membagi ilmu yang telah didapatkan kepada lingkungan sekitarnya, baik di lingkup terkecil yaitu keluarga mapun dimasyarakat saat bertugas. Kerjasama Astra Motor dengan pihak TNI ini juga untuk membuktikan ke masyarakat bahwa semangat #Cari_Aman ini juga dimiliki oleh insan ketentaraan sebagai tokoh masyarakat”, ungkap Toto penuh harap.

Sementara itu, Pangdam IV/Diponegoro mengatakan bahwa kegiatan yang kita laksanakan hari ini merupakan salah satu upaya Kodam IV/Diponegoro dan PT. Astra Motor Semarang, untuk menumbuhkan kesadaran serta kedisiplinan personel TNI dan ASN Kodam IV/Diponegoro agar mematuhi tata tertib serta peraturan yang ada demi keselamatan berlalu lintas.

Dicontohkan Pangdam, rambu-rambu menunjukkan batas kecepatan maksimum berkendara 80 KM/Jam. Akan tetapi pengemudi memacu kencaraannya melebihi batas tersebut, sementara kondisi fisik si pengemudi, kendaraan dan jalan saat itu tidak memungkinkan, maka terjadilah kecelakaan.

Orang nomor satu di Kodam IV/Diponegoro itu juga mengungkapkan, beberapa bulan terakhir ini di jajaran Kodam IV/Diponegro terdapat 38 kasus kecelakaan lalulintas yang melibatkan 39 orang. Dari kasus tersebut mengalami kerugian personel 7 orang meninggal dan 32 orang luka-luka, 30 spm, 1 truk dan 5 mobil.

Pada kesempatan tersebut, Jenderal bintang dua itu juga menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya para prajurit dan PNS Kodam IV/Diponegoro untuk dapat meningkatkan keselamatan dalam berkendara serta kepedulian terhadap pengguna jalan lain dengan mematuhi peraturan berlalu lintas. 

“Jadilah pelopor/contoh bagi pengendara lain dengan selalu santun di jalan raya, menggunakan peralatan keselamatan dalam berkendara, serta membantu mengedukasi saudara-saudara kita untuk berlalu lintas dengan baik”, pungkas Pangdam.(pendam/penrem071/pendim0713)

Jumat, 13 September 2019

Pendam IV Pertahankan Juara I Lomba Karya Jurnalistik TMMD

Semarang - Pendam IV/Diponegoro kembali meraih juara I Lomba Karya Jurnalistik TTMD Reguler ke 105 tahun 2019 tingkat nasional kategori Pendam.




Prestasi yang sama juga pernah diraih pada lomba karya jurnalistik TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Reguler ke 104 tahun 2019.

Hadiah diserahkan langsung Aster Kasad Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari, S.I.P., M.Si. dan Staf ahli Menteri Lingkungan Hidup Bidang Hubungan Kelembagaan Prof. Dr. Ir. Winarni kepada bertepatan dengan Rakernis TMMD ke 106 tahun 2019 di Mabesad Jakarta, Kamis (12/9/2019).

Selain Pendam IV/Diponegoro prestasi juga diraih Kodim 0716/Demak dengan menyabet juara I kategori Dansatgas dengan mengalahkan Kodim jajaran TNI AD.

Tak hanya itu, pada kategori wartawan cetak/online wartawan atas nama Ivan Aditya meraih juara II dengan judul “Tekad Surip Manunggal TNI” mewakili Kodim 0730/Gunungkidul.

Pada kesempatan ini, juga diberikan penghargaan kepada Babinsa Dalang desa Kalikondang Kodim 0716/Demak Serma Paijan.(pendam/penrem/pendim0713)

BKKBN dan Kodam IV Canangkan TNI Manunggal KB Kes Provinsi Jawa Tengah

Semarang - Dalam rangka menyukseskan Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga, BKKBN Provinsi Jawa Tengah dengan Kodam IV/Diponegoro mencanangkan TNI Manunggal KB Kes (TMKK) Tingkat Provinsi Jawa Tengah, Senin, (9/9/2019).




Acara digelar di Lapangan Desa Kemudo Kecamatan Prambanan Kabupaten Klaten ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke 74 TNI dan HUT ke 69 Kodam IV/Diponegoro.

Hadir pada kegiatan ini para pejabat jajaran Kodam IV/Diponegoro, Kepala BKKBN Provinsi Jawa Tengah dan Kepala DP3AP2KB Provinsi Jawa Tengah, Kepala Dinkes Provinsi Jawa Tengah, Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Jawa Tengah, Tim penggerak PKK Prov. Jawa Tengah, Forkopimda Kab. Klaten, Bupati/Walikota Se-Wilayah Jawa Tengah dan Kepala OPD KB Kab/Kota Se-Wilayah Jawa Tengah. Turut hadir Ketua Persit kartika Chandra Kirana PD IV/Diponegoro beserta para pengurus.

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, S.E., M.M., menyampaikan pencanangan TNI Manunggal KB Kesehatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan kontribusi nyata dari TNI khususnya Kodam IV/Diponegoro, bersama dengan komponen bangsa lainnya.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat khususnya untuk meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat, khususnya dalam bidang Keluarga Berencana”, tuturnya.

Diungkapkan, pengalaman selama ini menunjukkan bahwa Bhakti Sosial TNI di berbagai bidang telah mampu membantu Pemerintah Daerah dalam upaya pembangunan khususnya bidang-bidang yang langsung menyentuh kepentingan atau kebutuhan masyarakat.  

Dan hal inilah yang mendasari Kodam IV/Diponegoro menjalin kerjasama dengan instansi BKKBN untuk menyelenggarakan program Pencanangan TNI Manunggal KB Kesehatan guna mendukung Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) yang digalakkan oleh Pemerintah Daerah.

Menurut Pangdam, berbagai hal yang menjadi kendala harus mendapatkan atensi dan dicarikan solusi yang komprehensif sehingga pencapaian sasaran TNI Manunggal KB Kesehatan ini dapat diwujudkan secara optimal. 
Diharapkan muncul pemikiran pemikiran yang kreatif, inovatif dan konstruktif yang dapat mendorong bagi keberhasilan pelaksanaan TNI Manunggal KB Kesehatan Tahun 2019.

Sementara itu, Kepala BKKBN Provinsi Jawa Tengah Wagino berharap melalui kegiatan ini kita bisa mendorong masyarakat untuk menjadi peserta maupun berpartisipasi aktif dalam pembangunan keluarga.
Selain  Bapak Wagino berharap pihak Kodam IV/Diponegoro memberikan bantuan berupa tenaga medis, tenaga penggerak, sarana dan prasarana kesehatan sesuai dengan batas kemampuan TNI.

Dirinya menyadari bahwa PLBK tidak dapat bekerja sendiri, sehingga harus bekerjasama dengan para Babinsa sebagai ujung tombak yang berhubungan langsung dalam kehidupan masyarakat.

Pada kesempatan ini juga diserahkan BKB Kit Stunting dan ATTG kepada Kelompok perwakilan UPPKS dari desa Kemudo dan Sanggarahan.

Usai acara dilanjutkan dengan peninjauan stand pelayanan KB, donor darah, dan gelar dagang UPPKS serta kunjungan ke kampung KB.(pendam/penrem/pendim0713)

Bangga, 2 Anak Petani Menjadi Lulusan Terbaik Tamtama Rindam IV

Gombong - Tiga prajurit TNI AD menjadi lulusan terbaik dalam pendidikan Sekolah Calon Tamtama di Rindam IV/Diponegoro. Hal yang membanggakan, dua orang dari mereka adalah anak dari seorang petani.








Tiga prajurit lulusan terbaik yang mengikuti Pendidikan Secata TNI AD Gelombang I TA 2019 yaitu Prada Bondan Sri Kuncoro asal Boyolali (orang tua petani), Prada Dimas Weda B. asal Banyumas (orang tua wiraswasta), dan Prada Anan Ghufron F. asal Kendal (orang tua petani).

Penghargaan bagi prajurit terbaik diberikan oleh Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E., M.M. pada upacara penutupan Pendidikan Secata TNI AD yang berlangsung di Lapangan Chandradimuka, Gombong (7/9/2019).

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, S.E., M.M., dalam amanat tertulis yang dibacakan Kasdam IV/Diponegoro menyampaikan, dengan selesainya pendidikan ini maka menjadi awal karier sebagai prajurit TNI. 

"Kalian sudah diberikan pembekalan materi tentang dasar keprajuritan dan ini adalah bekal awal dalam pengabdian serta upaya untuk menanamkan rasa bangga terhadap korps TNI AD", ungkapnya.

Menurutnya, hal ini sangat dibutuhkan agar para prajurit mampu melaksanakan tugas dengan baik di satuan masing-masing.

Ditegaskan, para prajurit yang baru saja dilantik harus menampilkan sikap dan perilaku yang mencerminkan pribadi seorang prajurit sejati, prajurit yang disiplin, loyal, militan, profesional, mencintai dan dicintai rakyat. 

"Tanamkan jiwa pengabdian yang senantiasa dilandasi oleh Sumpah Prajurit, Sapta Marga dan Delapan Wajib TNI", tegasnya. 

Dengan berbagai  ilmu dan pelatihan yang telah diajarkan selama pendidikan pertama ini baru merupakan tahap dasar, artinya para prajurit  masih perlu menerima pembekalan yang bersifat lanjutan. Oleh karena itu, setelah pendidikan ini kalian akan mengikuti pendidikan kejuruan sesuai dengan kecabangan masing-masing.  

Sebelum mengikuti pendidikan kejuruan, para prajurit yang baru saja dilantik dengan pangkat Prada ini mendapatkan cuti pendidikan. 

Pangdam berpesan agar selama cuti tetap menjaga kehormatan, jaga keselamatan dan keamanan diri kalian dengan baik, hindari tindakan yang dapat merusak citra dan nama baik TNI AD. 

Dan satu hal yang tidak boleh lengah, para prajurit tetap mempersiapkan fisik dan mental serta kesehatan masing-masing guna mengikuti pendidikan selanjutnya.

 Kembangkan ilmu yang kalian peroleh agar kelak dapat menjadi prajurit yang profesional dan handal dalam menghadapi tuntutan tugas di masa mendatang, pinta Pangdam.

Mengakhiri amanat tertulis, Pangdam mengucapkan terima kasih kepada Danrindam beserta staf, Dansecata, para Guru Militer, Pelatih dan staf pendukung.

Selanjutnya, diharapkan Danrindam IV melakukan evaluasi agar pendidikan-pendidikan sejenis pada masa yang akan datang semakin baik dan berkualitas. 

Hadir pada kegiatan tersebut Irdam, Danrem 071/WK, Aspers, Kabalak dan Komandan Satuan jajaran Kodam IV/Diponegoro, Bupati beserta unsur Forkopimda Kabupaten Kebumen.

Turut hadir Wakil Ketua beserta segenap Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana PD IV/Diponegoro. (pendam/penrem/pendim0713)

Rabu, 04 September 2019

Kakesdam IV : Sedikit Kesalahan Pelayanan Kesehatan Bisa Berakibat Fatal

Semarang - Keberhasilan dalam menyelesaikan pendidikan Akademi Keperawatan (Akper) bukan saja kebanggaan bagi diri dan keluarga, tetapi juga merupakan langkah awal  menuju dunia kerja dan tonggak menuju kompetensi ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.


Hal tersebut disampaikan Kakesdam IV/Diponegoro Kolonel Ckm dr. Rahmat Saptono, Sp.OG pada upacara penutupan pendidikan TA. 2016/2017 dan pembukaan pendidikan TA. 2019/2020 Akper Kesdam IV/Diponegoro di Balai Sasana Widya Praja Semarang, Selasa (3/9/2019).

Kakesdam juga meminta kepada seluruh alumni untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat selama menempuh pendidikan vokasi keperawatannya dengan baik. 

Selain itu, para alumnus juga harus mengikuti uji kompetensi agar memperoleh Surat Tanda Registrasi (STR) sebagai persyaratan wajib untuk memastikan kualitas lulusan tenaga kesehatan.

“Uji kompetensi menjadi kewajiban yang harus dilalui setiap tenaga kesehatan, dan semoga para mahasiswa dapat dinyatakan lulus seluruhnya”, ungkap dokter dengan melati tiga di pundaknya.

Orang nomor satu di jajaran Kesdam IV/Diponegoro itu kembali mengingatkan agar setiap alumnus dalam melakukan pekerjaannya nanti harus dilandasi dengan ilmu baik yang didapat di dalam kampus maupun dari buku referensi yang ada.

“Ingat! Sedikit kesalahan dalam memberikan pelayanan kesehatan masyarakat bisa berakibat fatal terhadap jiwa dan keselamatan pasien”, tegasnya.

Dirinya juga mengucapkan selamat bertugas, dengan harapan semua alumnus Akper Kesdam IV/Diponegoro akan menjadi perawat yang profesional, selalu menjunjung tinggi dan menjaga nama baik almamater dimanapun bertugas. 

Kepada mahasiswa baru, Kolonel Ckm dr. Rahmat Saptono, Sp.OG mengucapkan terima kasih atas minat dan niat untuk mengikuti pendidikan vokasi keperawatan di Akper Kesdam IV/Diponegoro. 

Kakesdam berharap para mahasiswa yang terpilih dan diterima di Kampus Akper Kesdam IV/Diponegoro, dapat mengikuti pendidikan dengan sebaik-baiknya. 

“Kalian dipilih dan diterima melalui proses seleksi yang panjang. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar sebaik-baiknya agar dapat menimba ilmu dan ketrampilan sebagai perawat profesional”, pintanya.

Bukan hanya sampai disitu, dihadapan para mahasiswa baru, Kakesdam juga meminta agar para mahasiswa dapat mengikuti semua kegiatan formal yang ada, termasuk progam soft skill yang sudah dikembangkan di kampus di Akper Kesdam.

“Manfaatkan sarana prasarana, teknologi dan informasi secara maksimal agar bisa menjadi mahasiswa Akper yang smart  dan tidak Gaptek. Taati semua peraturan yang ada demi terselenggaranya Tri Dharma Perguruan yakni Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengembangan, dan Pengabdian Kepada Masyarakat”, pintanya

Diakhir penyampaiannya Kakesam menegaskan bahwa ciri khas Akper Kesdam adalah selalu bekerja sepenuh daya, mengutamakan tugas dan kewajiban serta tidak mementingkan/menuntut hak dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan masyarakat. 

Mahasiswa yang telah selesai mengikuti pendidikan dan akan diwisuda sebanyak 98 orang, terdiri dari Mahasiswa Tugas Belajar dari TNI AD sebanyak 16 orang dan Mahasiswa Umum sebanyak 82 orang. 

Sedangkan Mahasiswa baru yang akan mengikuti perkuliahan di Akper Kesdam sebanyak 109 orang, terdiri dari Mahasiswa Tugas Belajar TNI AD  15 orang dan Mahasiswa Umum 94 orang.(pendam/penrem/pendim0713)

Kamis, 15 Agustus 2019

Pangdam IV Sholat Idul Adha Bersama Ratusan Prajurit dan PNS

Panglima Kodam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, S.E., 
M.M., melaksanakan Sholat Idul Adha beserta ratusan prajurit dan PNS Kodam IV/Diponegoro serta masyarakat di Lapangan Makodam IV/Dip. Semarang, Minggu (11/8/2019).



Sholat Idul Adha juga dihadiri Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E., M.M., dan para Asisten,  Kabalak Kodam IV/Diponegoro.

Bertindak selaku imam Ustadz Tri Wiyanto, S.Sos. (ulama kota Semarang) dan khotib Prof. DR. Navis Junalia, MA (Guru Besar UIN Walisongo).

Pada ceramahnya, Prof. DR. Navis Junalia, MA mengajak kepada jamaah untuk menjadi manusia bertaqwa dan memiliki derajat kemuliaan yang hakiki.

Dikatakan bahwa untuk mencapai derajat kemuliaan yang hakiki, manusia yang beriman sekalipun akan dihadapkan pada seribu satu cobaan dan tantangan. Hal ini untuk menguji dan menyeleksi manusia yang tabah, tanggungjawab dan tidak mudah putus asa.

"Manusia harus memiliki pedoman yang jelas dan kokoh dalam menghadapi cobaan", ungkapnya.

Menurutnya pedoman tersebut adalah sikap teguh, tabah, dan tahan uji, seperti yang telah diajarkan oleh Nabi Ibrahim AS. Selama menjalankan kehidupan, Nabi Ibrahim dihadapkan pada berbagai macam cobaan, namun beliau tetap teguh dan tabah. Hal inilah yang dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Dijelaskan, ketaqwaan akan melahirkan sifat satria, tanggungjawab, ulet, rasional dan realistis dalam menghadapi cobaan. Ketaqwaan didasarkan pada pemikiran yang jernih, tulus, tidak memihak, keberanian serta tindak efektif dan efisien.

"Semoga kita bisa menjadi hamba yang bertaqwa seperti yang telah diajarkan Nabi Ibrahim", ungkapnya.

Usai melaksanakan Sholat Idul Adha, Pangdam IV/Diponegoro beserta Kasdam menyerahkan hewan kurban.(Pendam/Penrem/Pendim0713)

Kamis, 08 Agustus 2019

Kasdam IV : TMMD Reg 105 Berakhir, Semangat Kerja Sama dan Gotong Royong Terus Terbina dan Terjalin

Kasdam IV : TMMD Reg 105 Berakhir, Semangat Kerja Sama dan Gotong Royong Terus Terbina dan Terjalin 





Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan program TNI bersama Pemda untuk mensejahterakan masyarakat. Selain itu,  semua masyarakat dan khususnya masyarakat Kab. Tegal dapat ikut merasakan pemerataan dan percepatan pembangunan. 

Demikian penyampaian Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa,  S.E., M.M., kepada awak media usai memimpin upacara penutupan TMMD reg 105 di wilayah Kodim 0712/Tegal yang digelar di Lap. Desa Jatimulya,  Kec.  Suradadi,  Kab. Tegal,  Kamis (8/8/19).

Lebih lanjut disampaikan, yang dibangun oleh TMMD di Kab. Tegal diantaranya adalah jalan, karena jalan sangat dibutuhkan masyarakat dalam rangka meningkatkan roda perekonomian. Pembangunan jalan ini merupakan hasil dari kerjasama dan gotong royong antara TNI, Pemda dan masyarakat. 

“Dengan adanya jalan, masyarakat dapat mempermudah dalam menjual hasil bumi atau hasil panennya”, ungkapnya.

Selain pembangunan fisik, juga dilakukan program non fisik berupa penyuluhan-penyuluhan, seperti bahaya narkoba, wawasan kebangsaan, kesehatan dan sebagainya. Penyuluhan merupakan hal penting untuk pencerahan masyarakat, baik tokoh agama, tokoh masyarakat maupun masyarakat biasa, sehingga nantinya masyarakat dapat mengaplikasikan hasil penyuluhan tersebut dlam kehidupan sehari-hari.

Dengan berakhirnya TMMD Reg 105 tahun 2019 ini, Kasdam berharap semangat kebersamaan dan kegotongroyongan yang sudah berjalan selama ini dapat terus terbina dan terjalin dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Dirinya juga berharap agar hasil pembangunan dapar dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat dalam kurun waktu yang panjang. Karena program ini merupakan program nasional yang dilaksanakan secara bersama-sama antara TNI, masyarakat dan Pemda yang bertujuan untuk menjalin kebersamaan dan kegotongroyongan dalam rangka menjalin kemanunggalan TNI-Rakyat, pungkasnya. (Penrem-Pendim Brebes)

Minggu, 28 Juli 2019

Penyuluhan Hukum Bagi Anggota TNI, PNS dan Persit Kodim 0713/Brebes








Brebes - Kodam IV Diponegoro memberikan penyuluhan hukum bagi para prajurit Kodim 0713 Brebes. Dalam kegiatan yang dilaksanakan di aula kodim setempat, tersebut juga diikuti para pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Kodim Brebes dan anggota Persatuan Istri Prajurit (Persit) Kartika Chandra Kirana. Senin (29/07/2019).

Anglakdukkum Kumdam IV Diponegoro, Mayor Chk Munadi, SH menegaskan, penyuluhan ini dilakukan guna memberikan pemahaman hukum bagi prajurit. Walau menjadi aparat, seorang anggota TNI tetap harus taat hukum sesuai peraturan yang berlaku.

“Tujuannya agar kita mengikuti aturan yang sudah berlaku, menghindar anggota yang belum tahu hukum agar mengerti dan tidak melakukan kesalahan. Selain itu kegiatan ini juga bertujuan agar anggota bisa menyelesaikan hukum dengan bantuan Kumdam baik anggota militer atau para PNS yang sudah diikat dengan peraturan,” tegasnya.

Sebagai anggota TNI, seorang prajurit dituntut mampu menjadi teladan dalam masyarakat. Prajurit juga harus menghindari terjadinya pelanggaran-pelanggaran di lingkup militer apalagi tindak kejahatan yang berkaitan bersinggungan dengan hukum.

Sementara itu Perwira Seksi Personel Kodim 0713/Brebes Kapten Inf Kunpriyanto, SE mengungkapkan, penyuluhan Hukum yang dilakukan oleh Kodam adalah untuk meningkatkan personel TNI, PNS dan Persit dalam pengetahuan hukum di satuan Kodim. (Utsm).