Tampilkan postingan dengan label Terlangu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Terlangu. Tampilkan semua postingan

Selasa, 22 Desember 2020

Patut Dicontoh, Penjaringan Perangkat Desa Terlangu Brebes Transparansi dan Berbasis Komputer Online

 


Brebes – Pemerintah Desa Terlangu, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menggelar penjaringan perangkat desa secara transparan untuk mengisi kekosongan jabatan Kasi Kesejahteraan (Kasi Kesra). Rabu (23/12/2020).








Dijelaskan H. Tarwadi, M.Pd, selaku ketua panitia penjaringan tersebut, bahwa seleksi berbasis komputer online dengan soal yang dibuat oleh Kepala Sekolah SMPN 4 Brebes, yang juga merupakan salah satu warga Terlangu.


“Seleksi yang digelar di Balai Desa Terlangu ini diikuti 15 orang calon melalui proses yang ketat dan transparansi,” kata Tarwadi.


Sementara Kepala Desa Terlangu, Hapy Agung menyampaikan, seleksi dilakukan karena pentingnya pejabat struktural tersebut karena selama dua tahun ini kosong.


“Selama dua tahun ini, jabatan itu dirangkap oleh Sekretaris Desa Terlangu, Bapak Toharun,” terangnya.


Dijelaskannya lanjut, seleksi dilakukan selama kurang lebih 8 jam, dan peserta seleksi nomor urut 014, Nur Laela Nur Fitrianingsih (32), warga RT/RW. 03, dinyatakan layak untuk direkomendasikan mengisi kekosongan jabatan itu, karena mendapatkan nilai kumulatif tertinggi yaitu 156,25.


Babinsa Terlangu, Koramil 01 Brebes, Kodim 0713 Brebes, Serda Imam Syafi’i menyatakan, seleksi digelar sangat transparan, ketat pengawasan, dan sebelumnya dibahas dalam Musdes.


“Saya bangga dengan seluruh peserta yang sangat antusias mengikuti seleksi, termasuk mematuhi mengikuti protokol kesehatan. Itu menandakan bahwa warga desa binaan saya sangat mendukung program pemerintahan,” ucapnya. (Utsm/Aan)

Selasa, 17 November 2020

Waspada Banjir : Muspika Brebes Tinjau Tanggul Kali Pemali

 


Brebes - Muspika Brebes melakukan pengecekan tanggul sungai pemali yang berada di Desa Terlangu dan Desa Tengki, kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Selasa (17/11/2020).






Mapping dan Cek Lokasi Tanggul Sungai Pemali ini merupakan Rawan Jebol (2017), untuk menghadapi musim penghujan saat sekarang, Danramil 01 Brebes Kapten Armed Zenal Abidin, Kapolsek Brebes AKP Wagito, SH, Camat Brebes dan Babinsa serta Kepala Desa Tengki H. Ahmad Saripin, Sekdes Terlangu Toharun beserta perangkatnya mendampingi Muspika mengecek secara langsung di lokasi tanggul.

 

Secara bertahap, Danramil Kapten Armed Zenal Abidin menjelaskan bahwa “Ada beberapa titik tanggul rawan jebol, seperti di Desa Terlangu yaitu di RT 05 RW 05, dimana di tahun 2017 dan 2019 telah jebol dikarenakan tanggul kondisinya berlubang-lobang serta bagian tebing bantaran sungai yang tergerus arus pada saat banjir”. Ungkap Danramil.

 

“Kemudian di Desa Pulosari, tutup pintu air saluran pembuangan di tanggul di Dukuh Miri masih manual menggunakan tenaga manusia, sehingga sulit untuk menutup, apalagi kondisi bantaran kali pemali mudah terkikis air sungai sehingga tanggul rawan jebol”. Tambah Kapten Zenal.

 

“Begitupun tanggul yang berada di Desa Tengki, walaupun sudah dibuat permanen (tanggul) namun dikatakan rawan jebol karena dlam kondisi masih baru, ditambah apabila curah hujan tinggi, arus  sungai dapat mengikis tanggul yang baru dibangun”. Imbuh Danramil saat dilokasi tanggul.

 

Untuk itu, sementara Muspika dan pemerintah daerah serta desa, menghimbau kepada seluruh warga yang berada di sekitar tanggul tersebut agar selalu waspada apabila turun curah hujan yang kapasitas tinggi apalagi sungai Pemali banjir. (Utsm).

Jumat, 17 April 2020

Stay At Home : TNI Kodim Brebes Dampingi Putra-Putrinya Belajar Dirumah



Brebes – Disaat pemerintah memberlakukan Penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), ada salah satu prajurit TNI Kodim 0713 Brebes bernama Sersan Dua (Serda) Imam Syafi’I yang berdinas kesehariannya di Koramil 01 Brebes sebagai Babinsa Terlangu, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.






Sepulang dinas menyempatkan diri mendampingi putra-putrinya belajar mengerjakan tugas yang telah diberikan oleh sekolah. Malam Sabtu (17/04/2020).

Dalam kesempatan tersebut, TNI tidak hanya melaksanakan tugas negara di wilayah dimana saat ini sedang ada wabah Virus Corona (COVID-19), namun Serda Imam Syafi’i tetap menjalankan kewajibannya sebagai seorang ayah dalam membimbing putra-putrinya di rumah selama adanya stay at home yang diberlakukan oleh pemerintah.

Setiap malam kini Serda Imam memantau perkembangan pelajaran, membimbing dan membantu menyelesaikan tugas rumah yang diberikan oleh guru secara online.

Bersama keempat anaknya, Nayla Yayang Cyrena (14) kelas VIII SMP Negeri 02 Brebes mengerjakan tugas IPA, Nayaka Adli Farsha (12) kelas VI SD Negeri 02 Pemaron menyelesaikan tugas Matematika, Sandha Yudha Utama (8) kelas 2 SD Negeri 02 Pemaron mencatat tugas PPKN dan Alika Nayla Putri (4) PAUD di Taman Firdaus Pemaron Brebes membuat gambar atau mewarnai.

“Kesempatan ini saya gunakan semaksimal mungkin guna membimbing sekaligus memantau perkembangan pelajaran yang telah diberikan oleh sekolah kepada anak-anak” Papar Serda Imam.

Serda Imam juga mengajak kepada seluruh orang tua disaat Stay At Home ini untuk menjaga sekaligus membimbing serta mengawasi tugas-tugas dari sekolah. (Utsm)

Minggu, 12 April 2020

Serda Imam Syafii : Pos Jaga Covid-19 Desa Terlangu Siap 24 Jam

Brebes - Kepedulian desa Terlangu yang dipimpin oleh Happy Agung Raharjo menjadi perhatian warga baik warga sendiri maupun diluar.






Pos Jaga Satgas Pencegahan Corona (Covid-19) yang terletak di selatan Tol Pejagan-Pemalang ini dibuat sedemikian rupa lengkapnya,  diantara ruang scening strelisasi, hand stallizer,  masker,  APD,  Infrared Thermometer dan Hansprayer Disinfektan.

Fasilitas umumnya diantatanya Toilet Portable, ruang kerja,  laptop dan rang periksa.

Kelengkapan data-data dan SOP penanganan Covid-19pun terpampang di posko yang berukuran 8 meter x 4 meter. Minggu (12/04/2020).

Babinsa Terlangu Serda Imam Syafi'i menjelaskan saat saat di Pos Jaga bahwa pendatang dari luar negeri/luar wilayah brebes tetap dirumah selama 14 hari, keluarga lapor RT atau RW perangkat desa dan apabila masih ada warga Terlangu yang masih dalam perantauan hendaknya jangan pulang terlebih dahulu dan ikuti aturan pemerintah hingga ada pengumuman dan keputusan lebih lanjut. Tegas Babinsa. 

"Sementara data warga yang pulang sejumlah 163 orang dari berbagai macam penjuru kota dimana data tersebut diketik langsung oleh Tia Shintya (23) dan Ade Irma J. (20) dari Karang Taruna mencatat warga yang masuk dalam pendataan diantaranya dari wilayah Jabodetabek, Bali, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Timur bahkan ada yang dari Kalimantan, kedatangan warga yang pulang ke kampung halamannya ini sudah melalui prosedur di Pos Jaga yang ditangani oleh Bidan Desa dan Puskesmas Pemaron, warga Terlangu dinyatakan aman" Tambah Serda Imam Syafi'i. 

Kegiatan Pos Jaga ini dilakukan 24 jam terbagi 4 sheef, adapun personel yang tergabung diantaranya,  RT,  RW,  Linas, Keamanan Lantas desa Terlangu,  Karang Taruna dan Tokoh Agama setempat serta BPD Terlangu. 

Bagi warga masyarakat Terlangu agar segera melaporkan dan memeriksanakan diri ke Pos Jaga apabila dalam 14 hari selama dirumah mengalami perubahan kesehatan seperti panas,  demam dan lainnya. Hal ini demi pencegahan dan penyebaran virus corona (Covid-19). 

Saat ini yang berada di Pos Jaga ada Babinsa,  Karang Taruna,  Ketua BPD, Tokoh Masyarakat. (Utsm)