Tampilkan postingan dengan label Kepala Desa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kepala Desa. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 April 2020

Serda Imam Syafii : Pos Jaga Covid-19 Desa Terlangu Siap 24 Jam

Brebes - Kepedulian desa Terlangu yang dipimpin oleh Happy Agung Raharjo menjadi perhatian warga baik warga sendiri maupun diluar.






Pos Jaga Satgas Pencegahan Corona (Covid-19) yang terletak di selatan Tol Pejagan-Pemalang ini dibuat sedemikian rupa lengkapnya,  diantara ruang scening strelisasi, hand stallizer,  masker,  APD,  Infrared Thermometer dan Hansprayer Disinfektan.

Fasilitas umumnya diantatanya Toilet Portable, ruang kerja,  laptop dan rang periksa.

Kelengkapan data-data dan SOP penanganan Covid-19pun terpampang di posko yang berukuran 8 meter x 4 meter. Minggu (12/04/2020).

Babinsa Terlangu Serda Imam Syafi'i menjelaskan saat saat di Pos Jaga bahwa pendatang dari luar negeri/luar wilayah brebes tetap dirumah selama 14 hari, keluarga lapor RT atau RW perangkat desa dan apabila masih ada warga Terlangu yang masih dalam perantauan hendaknya jangan pulang terlebih dahulu dan ikuti aturan pemerintah hingga ada pengumuman dan keputusan lebih lanjut. Tegas Babinsa. 

"Sementara data warga yang pulang sejumlah 163 orang dari berbagai macam penjuru kota dimana data tersebut diketik langsung oleh Tia Shintya (23) dan Ade Irma J. (20) dari Karang Taruna mencatat warga yang masuk dalam pendataan diantaranya dari wilayah Jabodetabek, Bali, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Timur bahkan ada yang dari Kalimantan, kedatangan warga yang pulang ke kampung halamannya ini sudah melalui prosedur di Pos Jaga yang ditangani oleh Bidan Desa dan Puskesmas Pemaron, warga Terlangu dinyatakan aman" Tambah Serda Imam Syafi'i. 

Kegiatan Pos Jaga ini dilakukan 24 jam terbagi 4 sheef, adapun personel yang tergabung diantaranya,  RT,  RW,  Linas, Keamanan Lantas desa Terlangu,  Karang Taruna dan Tokoh Agama setempat serta BPD Terlangu. 

Bagi warga masyarakat Terlangu agar segera melaporkan dan memeriksanakan diri ke Pos Jaga apabila dalam 14 hari selama dirumah mengalami perubahan kesehatan seperti panas,  demam dan lainnya. Hal ini demi pencegahan dan penyebaran virus corona (Covid-19). 

Saat ini yang berada di Pos Jaga ada Babinsa,  Karang Taruna,  Ketua BPD, Tokoh Masyarakat. (Utsm)

Sabtu, 11 April 2020

Serka Sakur Imbau Pakai Masker di Peresmian Posko Covid-19 Desa Buaran


Brebes – Peresmian Posko Pelayanan Terpadu Ruang Isolasi Khusus Pemudik banyak didirikan di seluruh desa bahkan di kecamatan pun dibuat posko dalam upaya pengawasan guna mencegah terjadinya penularan Covid-19.




Seperti yang ada di desa Buaran, kecamatan Jatibarang, kabupaten Brebes juga telah berdiri posko yang diresmikan dan dibuka oleh Kepala Desa Buaran Didik Setyiono, SH dan dihadiri Bintara Pembina Desa (Babinsa) Serka Sakur Purwanto, Kepala Puskesmas Klikiran dr. Arlinda, Bidan Desa Buaran Khodijah, Ketua BPD Sutono, S.Pd, Perangkat Desa dan Linmas setempat. Sabtu (11/04/2020).

 “ Alhamdulillah pada hari ini kita telah diberikan kesehatan dan keselamatan maka dari itu saya sebagai kepala desa menghimbau agar para mendatang di desa Buaran segera didata dan perlu adanya pengawasan guna mencegah terjadinya penularan Covid-19” Sambut Didik Setyiono.

Sementara dalam sambutan dr. Arlinda Kepala Puskesmas Klikiran menyampaikan “Mari kita bersama-sama membantu dan melaksanakan program pemerintah agar masalah Corona (Covid-19) cepat selesai dan kita bisa beraktivitas seperti biasanya, saya menghimbau agar para pendatang di data dan melapor ke pihak Satgas Covid supaya diperiksa kesehatannya untuk mencegah dan menghindari wabah Corona, Bidan Desa supaya selalu ada dan standby di posko”. Tutur Arlinda.

Kemudian Babinsa Sakur Purwanto menambahkan disela-sela kehadirannya menyampaikan bahwa TNI (Babinsa) selalu akan berkoordinasi dengan seluruh pihak dan menghimbau kepada seluruh warga Buaran untuk selalu memakai masker bila keluar rumah, ini adalah salah satu bentuk kewajiban warga negara yang patuh dan taat akan peraturan dan kebijakan dari pemerintah. (Utsm).

Rabu, 08 April 2020

Aksi Babinsa dan Kepala Desa Cikandang Kersana Menuju Desa Wisata


Brebes - Penduduk Kecamatan Kersana sebagian besar adalah suku Jawa yang menggunakan Bahasa Jawa Brebes, serta suku sunda yang menggunakan bahasa Sunda Brebes. Namun terdapat juga suku pendatang seperti keturuann thionghoa yang sebagian besar sebagai pedagang, serta keturunan suku Madura. Sebagian besar memeluk agama Islam disamping hidup rukun juga pemeluk Kristen, Katolik, Budha serta Khonghucu. Wisata kuliner: Alang-alang, Rujak Belut (Mbah Ribut), Baso Royal, Mpal Gentong, Mendoan, pusat oleh2 Telur asin & Bawang.




Didalam Aksi Babinsa Kodim 0713 Brebes Yes kali ini yang di siarkan langsung di Radio Singosari FM Brebes yang diwawancarai penyiar Rara dan Riri, Babinsa Koptu Paimo dan Junaidi Kepala Desa Cikandang, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes mengangkat Cikandang nama desanya menuju Desa Wisata. Rabu (08/04/2020).

Dalam singkat dialog tersebut, Kepala Desa dan Babinsa memaparkan secara detail tentang wilayah geografi Cikandang, dimana desa Cikandang memanfaatkan Balong (embung) yang terletak di tengah-tengah desa.

“Dengan lahan seluas 4,5 hektar ini, dimana terbagi 2,5 hektar untuk Balong (embung) dan 2 hektar sisanya lahan kering dan dimanfaatkan pembangunan sementara terealisasi untuk track joging, lapangan sepak bola, lapangan bola volley dan taman santai keluarga”. Papar Junaidi Kepala Desa Cikandang.

Ditambahkan bahwa Cikandang menuju desa wisata ini berbasis wisata untuk olah raga dan sementara yang sudah berjalan kegiatan olah raga bersama warga dan masyarakat sekitarnya adalah rutin senam pagi yang di laksanakan pada minggu kedua dan keempat. Tambahnya.

Babinsa Koptu Paimo juga menambahkan bahwa lahan tersebut juga dimanfaatkan untuk lari pagi, memancing dan kegiatan lainnya seperti menikmati pemandangan sore dan pagi hari disekitar Balong.

Rencana kedepan akan adanya penambahan took-toko dan warung-warung, gowes air atau sepeda perahu, kapal kecil, apotik hidup dimana hal itu dipelopori oleh Koramil 06 Kersana Kodim 0713 Brebes. Kata Kades.

Hasil yang sudah terseralisasi sangat baik ini atas kerjasama antara pemerintah desa dan instansi terkait termasuk Koramil 06 Kersana. Tambah Junaidi.

Diakhir Aksinya, Kepala Desa dan Babinsa serta seluruh perangkat desa mengajak kepada organisasi seperti karang taruna, paguyuban sepeda ontel, RT, RW dan masyarakat Cikandang dan sekitarnya agar berperan aktif dalam mengembangkan desa Cikandang menuju desa wisata.

Bukan hanya dari sarana olah raga saja tetapi akan memamerkan produksi batu bata, makanan khas desa dan jajanan khas desa Cikandang. (Utsm).

Rabu, 04 Maret 2020

Rapat Kerja Bhakti Lingkungan Desa Tegalgandu Brebes


Brebes – Berlangsung di Balaidesa Tegalgandu rapat koordinasi sambut kegiatan kerja bhakti lingkungan yang direncanakan oleh pemerintah desa hari Jum’at (06/03) dimana akan melibatkan seluruh unsur diantaranya Koramil 03 Wanasari, Polsek Wanasari, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Ketua RW/RT, Karang Taruna dan pihak pemerintah desa itu sendiri.




Rapat yang dipimpin oleh Kepala Desa Sudarno, Ketua BPD Tofikun, Ketua LPM Leman dan Serka Sakur Purwanto anggota Kodim 0713 Brebes selaku tokoh masyarakat ini berlangsung tadi malam 20.00 sampai 22.00 Wib, Rabu (04/03/2020).

“Mari kita sama sama bekerja sama untuk kemajuan dan kebersihan desa, mudah2an kedepan akan lebih baik, Monggo para bapak-bapak agar saling bantu karena akan diadakan kerja bakti pada hari jumat nanti bisa berjalan dengan baik dan lancar, kemudian mengenai sensus penduduk sekarang sudah mulai, nanti akan ada sosialisasi tentang pengisian sensus waktu dan tempatnya akan saya undang melalui RT yang ada disini” Papar Kepala Desa Sudarno.

Dalam sambutan ketua BPD Tofikun juga mengajak kepedulian para warganya “Monggo panjenengan saling mengingatkan terutama karang taruna karena sangat dibutuhkan, sebab sekarang pengisian sensus menggunakan digital atau online, silahkan masyarakat yang mau melaksanakan sensus segera disosialisasikan karena Tegalgandu sangat minim dalam hal ini, karena data sensus penduduk sangat penting dalam mendukung program pemerintah”. Tutur BPD Tofikun.

Apresiasi juga dikemukakan oleh Serka Sakur Purwanto, “Selain sensus penduduk desa Tegalgandu ini juga sangat pentingnya lagi adalah kepedulian warga tentang kebersihan lingkungan, apalagi sekarang sudah musim hujan, saluran drainase, got-got, selokan yang dekat dengan sawah dan irigasi tersier hindari agar tidak ada sumbatan sehingga air yang mengalir lancar dan tidak menggenang yang akhirnya timbul permasalahan baru yaitu banjir”. Tutur Serka Sakur yang merupakan asli putra daerah Tegalgandu.

Hasil rapat selesai dengan kesepakatan seluruh warga akan mensukseskan program desa guna meingkatkan kesejahteraan dan kemajuan desa Tegalgandu yang lebih baik. (Utsm).

Jumat, 28 Februari 2020

Eko Alri Surono, SP Kades Yang Peduli Sampah


Brebes - Kepedulian Kepala Desa saat ini sangat disorot oleh publik,  terlebih apabila suatu kegiatan atau program desa diterapkan sepenuhnya dan berhasil dengan memuaskan. 





Contohnya saja Kepala Desa yang satu ini, Desa Wanasari yang mana merupakan nama salah satu kecamatan di Kabupaten Brebes telah melaksanakan Program Buang Runtah/Sampah ke TPA di Kaliwlingi.

Namun tidak serta merta seluruh warga desa dan lingkungannya ikut dalam program tersebut.

Seperti hari ini yang dilakukan oleh Eko Alri Surono, SP yang menjadi Kepala Desa, dengan keikhlasan dan semangatnya membersihkan sampah yang dibuang oleh orang-orang yang jorok dan tidak bertanggungjawab. Mereka membuang sampah di sepanjang jalan utama Raden Saleh-Ronggowarsito (Pebatan-Rengaspendawa) dengan berceceran dan berbau busuk. 

Seperti yang dikutip dalam FB ekp wamasari,  Kepala Desa Wanasari bersama pamongnya memunguti sampah dan membersihkan sendiri dengan maksud memberikan contoh kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. 

Kepala Desapun menancapkan papan tulisan "Dilarang Buang Sampah,  Cinta Tanah Air,  Sebagian Dari Iman" Katanya. 

Kemudian ditulis kembali dibawah papan tersebut dibatu dalam tulisannya "NKRI Harga Mati dan Awas Ingat Dosa" Terlihat didalam foto. 

Eko Alri Surono selalu menekankan dan mengumumkan ke publik melalui medsosnya agar masyarakat dan warga apabila melihat orang yang buang sampah dilokasi tersebut agar melaporkan dan akan ditindaklanjuti sesuai aturan yang tegas. Paparnya. 

"Mari kita jaga kebersihan dan jangan jorok buang sampah di jalan, silahkan bila malas atau ingin rumahnya bersih bisa menghubungi TIM RUNTAH (Pengambil Sampah Desa) yang dilakukan seminggu 2 kali. " Tambah Kades. 

Program Kebersihan Lingkungan ini akan akan bersinergi dengan Koramil dan Polsek Wanasari sehingga bisa menciptakan keamanan, ketertiban, kebersihan dan kenyamanan apabila seluruh warga peduli dengan sampah. (Utsm)

Rabu, 29 Januari 2020

Kerja Ekstra Koramil 15 Ketanggungan Brebes Pasca Banjir Di Kali Babakan


Brebes -  Langganan Banjir Di Desa Dukuhturi Ketanggungan Brebes seringkali terjadi dari tahun ke tahun, namun Bencana Banjir ini sudah terlewati (17/01) yang menggenangi 5 Desa di Kecamatan Ketanggungan, Brebes, Jawa Tengah.



Dalam aksi Babinsa Kodim 0713 Brebes Yes yang disiarkan secara langsung Radio Singosari FM Brebes menyampaikan berbagai sikap dalam penanganan bencana banjir. Rabu (29/01/2020).

Selaku komando teritorial, Kodim 0713 Brebes membuat Posko Bencana Tanggap Darurat yang ditempatkan di Koramil 15 Ketanggungan, dimana Posko Bencana Alam tersebut masih berdiri dan on time.

Komandan Kodim 0713 Brebes Letkol Infanteri Faisal Amri, SE masih memberlakukan siaga bencana di wilayah kabupaten Brebes dan menghimbau kepada seluruh warga untuk selalu bersiap siaga di musim penghujan ini.

Pasca Banjir dengan meluapnya air di tanggul Kali Babakan Ketanggungan (17/01) membuat Aksi Babinsa dan Kepala Desa kerja ekstra keras bersama warganya untuk membersihkan dan penanganan dini dalam penambalan tanggul.

Kepala Desa Dukuhturi  Johan Wahyudi (40) dimana ada 7 RT mengalami banjir inipun menyampaikan terima kasihnya kepada Babinsa dan TNI, Polri, BPBD, PMI, Dinsos, Sukarelawan  dan pemerintah daerah dan pusat, bahkan Menteri PUPR dan Gubernur Jateng turun langsung ke lokasi jebolnya tanggul sehingga secara cepat penanganan penambalan tanggul dikerjakan. (Utsm)

Aksi Babinsa dan Kepala Desa Dukuhturi Ketanggungan Brebes


Brebes – Aksi Babinsa yang dilaksanakan hari  ini menghadirkan Babinsa Dukuhturi bersama Kepala Desanya. Rabu (29/01/2020).




Kepala Desa Johan Wahyudi (40) yang baru menjabat 6 bulan ini memiliki beberapa program unggulan diantaranya, Sampah yang dilaksanakan oleh Bumdes, Melanjutkan Jalan Usaha Tani (JUT) sepanjang 475 meter yang sudah terealisasi dan akan melanjutkan 350 meter lagi.

“Alhamdulillah” Prestasi lainnya adalah Juara 1 Tingkat Kabupaten Brebes Tahun 2019 “Lomba Jentik Jumantik” yang hadiahnya diterima di Pendopo Brebes (6/11/19). Tutur Kades. 

Adanya lomba desa bebas jentik dapat mencegah penyakit DBD melalui pemberdayaan dan peran serta masyarakat untuk menjadi juru pemantau jentik di dalam rumahnya masing-masing dengan dibantu oleh Babinsa. 

“Hal ini teramat penting, guna meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran dan menanggulangi penyebaran penyakit DBD,” jelas Johan. 

Ditambahkannya pula bahwa dimana wabah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Brebes semakin meningkat saat memasuki musim penghujan.  di Februari 2019,  jumlah kasus penyakit DBD sebanyak 152 kasus dengan 9 kasus kematian.

Disisi lain, ada Serda Solekhudin yang kesehariannya pegang 2 Desa Binaan di Babinsa Dukuhturi dan Dukuh Tengah, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes ini memiliki 1 istri dan 2 anak ini juga selalu membantu kegiatan desa diberbagai sektor, diantaranya telah mengantar membina Desa Dukuhturi menjadi Desa yang aman dan nyaman. (Utsm)

Rabu, 04 Desember 2019

Alat Pengolahan Sampah Di TPA Kalijurang Tonjong, Solusi Sampah Masyarakat Di Brebes Selatan


Brebes – Penanganan sampah di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Kalijurang, Desa Kalijurang, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dikupas lengkap dalam Talk Show Aksi Babinsa Kodim 0713 Brebes, yang ke-9 kali ini. Rabu (27/11/2019).




Selaku narasumber yaitu Babinsa setempat dari Koramil 09 Tonjong, Serka Syaefudin, ia menjelaskan tentang perannya dalam memberikan edukasi kepada masyarakat melalui kegiatan sosialisasi sehingga keberadaan TPA tidak menjadi konflik sosial di lingkungan masyarakat.

“Kami juga memotivasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya kepada FKD (Forum Kesehatan Desa), bahwa jika nantinya alat pengolahan sampah sudah ada maka akan dapat menyerap tenaga kerja setempat,” ucapnya.

Hal ini juga dibenarkan narasumber kedua yang merupakan Kepala Desa Kalijurang, Edi Riyanto (42).

Dijelaskan Edi bahwa, setiap 3 bulan sekali FKD menyelenggarakan kegiatan yang bertajuk Gema Kalijurang Sehat, dimana memfasilitasi masyarakat untuk pembuatan BPJS gratis, pelayanan kesehatan secara berkala dan donor darah.

“Puncaknya setiap satu tahun sekali FKD dalam program Gema Kalijurang Sehat menyelenggarakan festival Kalijurang sehat,” beber Kades yang baru saja dilantik 15 Juli 2019 lalu.

Dikatakannya juga bahwa, TPA yang terletak di RW. 4 Dusun/Desa Kalijurang itu, berjarak kurang lebih 100 meter dari pemukiman terdekat, sehingga pengadaan alat pengolahan sampah yang diajukan kepada Pemkab melalui DLHPS Kabupaten Brebes pada anggaran tahun 2020 ini, terealisasi. Pasalnya, sangat dibutuhkan terutama menjelang musim penghujan ini.

Dikatakannya kepada media, bahwa TPA sudah ada sejak tahun 1999. Dari hasil audiensi dengan masyarakat beberapa waktu yang lalu (13/8), diperoleh kesepakatan antara masyarakat dengan pihak DLHPS tentang penataan TPA, seperti pendirian Unit Pengelola Teknis (UPT) di wilayah selatan hingga ke depan pemusnahan sampah tidak dibakar lagi.

Edi sangat berharap pengadaan alat pengolahan sampah tersebut akan dapat memberikan solusi terhadap dampak bau, lalat serta sampah yang semakin menumpuk sehingga beterbangan menutupi lahan produktif masyarakat. Pun dengan dengan upaya penghijauan/reboisasi untuk meminimalisir racun dari sampah melalui tumbuhan.

“Inilah aspirasi dari masyarakat dan FKD Desa Kalijurang, yang ingin hidup sehat seperti kebanyakan masyarakat lainnya. Ini juga merupakan masukan demi kepentingan bersama,” pungkasnya.

Seperti diketahui, kebanyakan kalangan menolak jika wilayah di sekitar desanya dijadikan tempat pembuangan sampah, termasuk di Kalijurang. Namun keberadaan TPA yang telah 20 tahun beroperasi menampung kiriman sampah  dari sejumlah wilayah di Brebes selatan yang tanpa proses daur ulang ini, jika diolah dengan tepat tidak menutup kemungkinan akan mensejahterakan warga setempat yang mayoritas sebagai petani dalam aspek ekonomi.

Sebaliknya jika menampung terus-menerus tanpa proses daur ulang, maka jelas akan berdampak pada lingkungan dan kesehatan bagi warga yang bermukim di sekitarnya.

Melalui dialog interaktif ini diharapkan mengingatkan pihak berwenang agar segera mengalokasikan anggaran untuk pengadaan alat tersebut.

Untuk diketahui, talk show ini ditayangkan setiap hari Rabu pagi mulai pukul 10.00-11.00 WIB. Dapat diakses melalui telepon Radio Singosari di (0283) 671636, link youtube di https://youtu.be/7heRkU14Llk, link radio streaming di http://singosarifmbrebes.radiostream123.com/ serta http://www.topfm951.net/. (Aan)

Kamis, 21 November 2019

Aksi Sosial Segenap Komponen Di Bumiayu Brebes Terhadap Musibah Kebakaran Rumah Janda Pedagang Asongan


Brebes – Puluhan orang gabungan di Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, peduli terhadap musibah kebakaran rumah yang menimpa Hayah (55), buruh serabutan dan pedagang asongan asal Desa Laren RT/RW. 03, Bumiayu, melakukan aksi sosial.







Tampak Kepala Desa Laren, Arief Setiawan, SE bersama Serma Bambang, Bati Komsos Koramil 08 Bumiayu Kodim 0713 Brebes, memimpin apel pembagian tugas kerja bakti di rumah janda yang biasa mengkal menjajakan dagangan asongan di Terminal Bumiayu ini. Jumat (22/11/2019).

Dibenarkan Arief Setiawan, bahwa pihaknya dibantu 35 masyarakat setempat, 10 orang TNI dan 20 siswa MAN 2 Brebes Desa Laren Bumiayu, melakukan pembersihan puing-puing kebakaran.

“Alhamdulillah kami mendapatkan support dari masyarakat, Koramil dan Sekolah MAN 2 Brebes, terhadap musibah yang menimpa salah satu warga kami,” ucapnya mengapresiasi.

Ia juga berterima kasih kepada pihak MAN 2 Brebes yang dalam kesempatan tersebut juga memberikan bantuan Sembako serta pakaian layak pakai, yang disalurkan melalui Waka Kesiswaan, Eti S. Wijayanti, S.Pd dan Pembina Osis, Munawar, S.Pdi.

“Setelah pembersihan kami selanjutnya akan melaksanakan rekonstruksi rumah dengan anggaran desa, swadaya masyarakat, swasta perorangan maupun bantuan dari kecamatan,” imbuhnya.

Sekedar diketahui, kebakaran terjadi (20/11, malam pukul 21.15 WIB) diduga akibat ulah anak Hayah, Fajar (30), yang mengalami gangguan jiwa/stres dan membakar rumahnya sendiri.

Kebakaran berhasil dipadamkan satu setengah jam berselang oleh pihak UPTD Damkar Bumiayu. Walaupun tidak ada korban jiwa, namun kerugian harta benda materiil ditaksir mencapai Rp. 50 juta. (Aan)

Kamis, 14 November 2019

Aksi Nyata Mengatasi Kenakalan Remaja Di Limbangan Kersana Brebes


Brebes – Talk show tentang aksi Babinsa Kodim 0713 Brebes, yang disiarkan secara live di Radio Singosari 103.9 FM Brebes dan News Singosari FM Ketanggungan, kali ini mengupas tentang penanganan kenakalan remaja melalui olahraga dan organisasi kepemudaan. Rabu (13/11/2019).


Narasumber yang dihadirkan dari Desa Limbangan, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes, adalah Babinsa Serda Solikhin dan Kades Tulap, Sp (54), sedangkan pemandu acara adalah Mohamad Ibnu Mudzakar (45) dengan nama udara Ian Rakawinu, Manager Singosari.

Memulai acara, Serda Solikhin menjelaskan tentang ajakan kepada para pemuda desa berpartisipasi dalam organisasi spiritual/keagamaan, yang diantaranya remaja masjid, pemuda NU dan karang taruna. Selain itu juga melalui pendekatan penyuluhan.

“Selaku Babinsa, kita harus rajin untuk nimbrung jika ada kegiatan apapun di desa. Saat itulah kita mengarahkan untuk selalu memulai kegiatan dengan berdoa dan pesan moral lainnya,” ucapnya.

Menjawab pertanyaan dari beberapa penelpon, Solikhin menyampaikan tentang pendampingan dari para orang tua sangat penting untuk membatasi penggunaan medsos yang dapat memicu kenakalan remaja.

“Peran orang tua juga menjadi kunci bagi remaja yang sedang mencari jati diri agar tidak terjerumus kedalam pergaulan bebas yang bertentangan dengan budaya bangsa sehingga memicu kenakalan remaja,” tandasnya.

Sementara ditambahkan Kades Tulap, upaya nyata dari pihaknya adalah dengan menghidupkan kesenian rebana/hadroh (seni musik islam) serta kegiatan olahraga.

“Dengan support Babinsa, kami juga melakukan pencegahan dini terhadap kenakalan remaja melalui olahraga yaitu sepakbola, bola voli dan tenis meja,” ucap Tulap.

Pihaknya juga menggelar beberapa event pertandingan olahraga tersebut antar dusun dalam setiap kesempatannya. Dalam waktu dekat, dirinya juga akan menyiapkan minimal 7 meja pingpong di 7 RW/dusun di Limbangan.

“Dengan berorganisasi, para remaja akan lebih mudah untuk diarahkan karena mempunyai sosok figur pemimpin,” pungkas Kades yang baru 3 bulan menjabat tersebut.

Sekedar diketahui, acara dialog interaktif ini ditayangkan setiap hari Rabu pagi pukul 10.00-11.00 WIB. Pendengar dapat mengaksesnya untuk berdialog dengan para narasumber melalui telepon (0283) 671636. Dan dapat disaksikan melalui link youtube di https://youtu.be/7heRkU14Llk serta link radio streaming di http://singosarifmbrebes.radiostream123.com/. (Aan)

Jumat, 01 November 2019

Jajaran Kades Di Bulakamba Brebes Rehab Rumah Untuk Danramil


Brebes – Resmi menjabat sebagai Danramil 07 Bulakamba Kodim 0713 Brebes di awal Oktober 2019 (7/10), Kapten Infanteri Tuteng Aryolona mendapatkan hadiah dari paguyuban Kepala Desa di Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.


Hadiah dimaksud adalah renovasi Rumah Dinas (Rumdin) Danramil, yang didanai oleh jajaran Kades dan mulai dikerjakan mulai September 2019 lalu.

Dibenarkan Camat Bulakamba, Sugeng Basuki, SH,M.M, bahwa Rumdin tersebut merupakan bentuk kepedulian dari jajarannya guna lebih merekatkan silaturahmi serta mensupport profesionalitas institusi TNI dalam membina wilayah di Bulakamba.

“Moment tasyakuran ini sengaja dipilih hari yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, dengan harapan semangat persatuan dan kesatuan tetap terjalin Antara TNI dengan lembaga pemerintahan kecamatan dan desa untuk lebih melayani masyarakat Bulakamba,” ucapnya Senin sore (28/10/2019).

Sementara disampaikan Danramil, “Ini merupakan bentuk keberhasilan pembinaan teritorial di wilayah Kecamatan Bulakamba. Rakyat dan perangkat desa benar-benar manunggal disini,” ucap Tuteng.

Tak lupa dirinya mengucapkan terima kasih kepada Kades jajaran atas bentuk perhatian tersebut. Tampak dirinya menerima tumpeng dari Sugeng Basuki.

Dijelaskannya juga, bangunan sebelumnya dimulai pengerjaannya oleh anggota Koramil bersama tukang dari masyarakat sejak 2 minggu lalu (14/10).

Hadir juga dalam acara ini Kapolsek AKP Widiaspo, Kades se-Bulakamba serta para tamu undangan lainnya. (Aan)

Rabu, 31 Juli 2019

10 Kades Di Ketanggungan Brebes Serah Terimakan Jabatan

Brebes - Berada di Balai Desa Dukuhturi Kecamatan Ketanggungan Kabupaten Brebes, 10 Kepala Desa melaksanakan serah terima jabatan di hadapan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Ketanggungan. Rabu (31/07/2019).

 


Diantara kepala desa yang menyerahterimakan diantaranya  Desa Padakaton, Karangmalang, Dukuh Tengah, Tanggungsari, Bulakelor, Kubangwungu, Baros, Pamedaran, Dukuhturi dan Kubangjati.

 

Dalam sambutan perwakilan Kades baru/terpilih Ahmad Tasdiq , SH menyampaikan ucapan selamat datang kepada semua yang hadir dalam acara serah terima kades lama kepada kades baru terpilih se Kecamatan Ketanggungan, selamat kepada semua Kades Terpilih yang saat ini hadir, saya mengucapkan terima kasih kepada Pj. Kades yang telah menjabat selama kepada desa yang kosong sampai dengan Pemilihan dan pelantikan Kades yang terpilih, Semoga nantinya kita semua dapat membantu mensukseskan semua program pembangunan dari pemerintah. Dan ke depan kita selalu kompak dalam menangani semua program kebijakan pemerintah. Sambutnya.

 

Kesempatan itu juga Danramil Ketanggungan Kapten Infanteri Sugeng Wiratno menyampaikan bahwa tugas Kepala Desa ke depan semakin berat dan tetap meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan sebaik baiknya. Tutur Danramil.

 


Di Akhir akhir puncak acara tersebut dilakukan penyerahan berita acara sumpah jabatan kades terpilih dan dilanjutkan ucapan selamat. (Utsm)

Senin, 15 Juli 2019

Babinsa Dilantik Menjadi Kepala Desa Bumiayu Brebes

Brebes – Pelantikan Kepala Desa Tahun 2019 diwilayah Brebes Selatan berlangsung kemarin (15/7/19) bertempat di pendopo kecamatan Bumiayu, Brebes.


Tak luput dari sorotan media, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Pruwatan Koramil 08 Bumiayu Kodim 0713/Brebes Serka Sukaro, yang terpilih sebagai Kepala Desa Bumiayu Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Dengan memperoleh suara 3.787 dalam Pemilihan Kepala Desa serentak di Kabupaten Brebes (16/6/2019).
Hari ini dikabarkan oleh Danramil 08 Bumiayu Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Ngadino, Selasa pagi (16/07/2019). Serka Sukaro sudah berkantor di Balai Desa Bumiayu, bukan lagi berkantor di Koramil. Katanya.
Danramil 08 Bumiayu menjelaskan bahwa anggotanya terpilih menjadi Kades setelah mengungguli empat calon lainnya. Diantara calon lainnya adalah kades petahana dua periode Dwi Hari Basuki  yang mendapatkan 2.103 suara. Calon lainnya adalah Abidin Said (657), Edi Murdi Sanyoto (179) dan Indra Sutomo dengan 173 suara.
“Selamat dan Sukses serta mengemban tugas sebagai Kepala Desa Bumiayu Kecamatan Bumiayu. Ini sangat membanggakan. Karena anggota TNI dipercaya memegang amanat membangun masyarakat desa,” kata Kapten Infanteri Ngadino.
Ia melanjutkan, Serka Sukaro sudah mengajukan pensiun dini dari dinas keprajuritan atau korpsnya secara hormat dengan dasar SK Bupati Brebes yang mengesahkan atau memutuskan sebagai Kepala Desa Bumiayu.
Masuk Kantor Balai Desa Bumiayu di hari pertamanya, Serka Sukaro bersalam-salam dengan seluruh staf dan pamong desa. (Utsm).

Jumat, 21 Juni 2019

Babinsa Serka Sukaro Bumiayu Brebes Terpilih Jadi Kepala Desa

Brebes – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Pruwatan Koramil 08 Bumiayu Kodim 0713 Brebes, terpilih sebagai Kepala Desa Bumiayu Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, setelah memperoleh suara 3.787 dalam Pemilihan Kepala Desa serentak di Kabupaten Brebes (16/6).




Tampak Danramil 08 Bumiayu Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Ngadino bersama anggota Koramil, mengucapkan selamat di kediaman Babinsa, Serka Sukaro, atas terpilihnya menjadi Kades. Senin pagi (17/6/2019).

Dibenarkan Danramil bahwa anggotanya tersebut terpilih menjadi Kades setelah mengungguli empat calon lainnya yaitu petahana dua periode Dwi Hari Basuki (2.103 suara), Abidin Said (657), Edi Murdi Sanyoto (179) dan Indra Sutomo dengan 173 suara.  

“Selamat atas terpilihnya salah satu anggota kami sebagai Kepala Desa Bumiayu Kecamatan Bumiayu. Ini sangat membanggakan karena anggota TNI dipercaya memegang amanat membangun masyarakat desa,” ungkapnya.

Lanjut dijelaskannya, selanjutnya Babinsa terpilih akan mengajukan pensiun dini dari dinas keprajuritan atau korpsnya secara hormat.

“Anggota kami, Serka Sukaro akan segera mengajukan pensiun dini dari kedinasan, yaitu secara hormat karena telah berdinas melebihi batas 20 tahun,” jelasnya.

Ditambahkan Ngadino bahwa, tidak heran Sukaro terpilih, pasalnya sangat supel serta aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan di desanya. (Aan Brebes).

Kamis, 14 Maret 2019

Sosialisasi Pemilihan Kepala Desa

Brebes, Menjelang pemilihan kepala desa tahun 2019, Balai Desa Banjaran Kecamatan Salem Kabupaten Brebes sebagai tempat dilaksanakannya Sosisalisasi Pemilihan Kepala Desa oleh Muspika Salem. Kamis (14/03/2019).


Hingga pukul 22.00 wib acara tersebut selesai yang diikuti oleh tokoh masyarakat dan tokoh agama serta warga sekitar 85 orang, hadir didalamnya Muspika Salem, Batituud Koramil 13/Salem Pelda Jahri, PJ. Kepala Desa Banjaran Dartono dan Mantan Kades Banjaran Nasehin.


Camat Salem Nur Ari Yuswanto, M.Si dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada hadirin semua yang telah hadir dalam ruangan ini,  dan kepada kepala desa yang telah usai masa jabatannya selama 6 tahun dalam menjalankan tugas dan amanahnya selesai dengan baik dan terhormat. sambut Ari Yuswanto.

“Kepada pejabat yang baru ditunjuk dari pemerintah kecamatan untuk mengisi jabatan kades,  mudah-mudahan mampu mengemban tugas amanah dalam menjalankan roda  pemerintah desa sehingga bisa membanggakan instansi kita, bila ada kendala dalam melaksanakan tahapan-tahapan pilkades silahkan hubungi kami, tidak lupa juga kami sampaikan bahwa pendaftaran pencalonan pilkades adalah gratis, karena ditanggung dari APBD. ” tambahnya diakhir acara. (Utsm0713).