Senin, 29 Januari 2024

Pimpin Upacara Bendera di Lapas Kelas IIB, Ini Pesan Dandim 0713 Brebes

Brebes - Komandan Kodim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma, Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si yang diwakili Kepala Staf Kodim Mayor Infanteri Drs. Abdul Asis Lallo memimpin upacara bendera yang digelar di Lapas kelas IIB Brebes. Selasa (30/01/2024).


Hal tersebut dilakukan sebagai wujud pembinaan dan bentuk Sinergitas antar Instansi sekaligus dalam rangka meningkatkan kedisiplinan dan menumbuhkan rasa cinta tanah air serta bangga sebagai bangsa yang besar berjiwa Nasionalisme.








Dalam upacara bendera yang diikuti ratusan narapidana lapas kelas IIB Brebes, Kepala Staf Kodim 0713 Brebes (Kasdim) Mayor Infanteri Drs. Abdul Asis Lallo mengatakan bahwa Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih kali Ini terasa berbeda buatnya pada khususnya dan Satuan Kodim 0713 Brebes, hal ini dikarenakan Upacara kali ini kami laksanakan bersama dengan Jajaran lapas dan rekan-rekan sekalian para warga Lapas Kelas IIB Brebes.


Ungkapan terimakasih kepada Jajaran Lapas kelas IIB Brebes. Tentunya kegiatan ini merupakan suatu kehormatan kebanggaan dan penghargaan bagi kami dan jajaran Kodim 0713 Brebes dan salah satu Bentuk Sinergitas antara Instansi yang harus tetap terjaga dengan baik.


Kasdim juga menegaskan bahwa Upacara pengibaran bendera merah putih yang kita laksanakan  ini mempunyai makna bahwa dengan pengibaran bendera ini dapat  menumbuhkan sikap Disiplin dan Rasa Cinta Tanah Air serta Bangga sebagai Bangsa yang Besar, dan berjiwa Nasionalisme.


Pentingnya kesadaran berbangsa dan bernegara merupakan landasan utama dalam menghadapi berbagai situasi yang tidak pasti. kita harus memiliki jiwa Bela Negara sebagai pilar utama yang menjadikan kita tangguh dan cerdas dalam menghadapi situasi yang tidak menentu. 

Semangat berbangsa dan bernegara bukan hanya dikalangan aparat pertahanan maupun instansi lainnya, akan tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. ini adalah tugas kita bersama dalam menjaga kesatuan dan persatuan negara kesatuan republik Indonesia.

“Saya mengucapkan terima kasih dan bangga dengan adanya upacara ini dimana warga binaan menjadi petugas upacara. Kegiatan ini dapat meningkatkan rasa nasionalisme kita terhadap indonesia. kalian, warga binaan Lapas Brebes jangan pernah merasa rendah atau dikucilkan dari masyarakat. Kalian harus mengikuti segala bentuk pembinaan disini dengan baik dan saya harap kalian dapat membuktikan kepada masyarakat ketika bebas nanti bahwa kalian akan menjadi manusia yang bermanfaat”. Tutur Mayor Infanteri Drs. Abdul Asis Lallo.

“Hubungan tali silaturrahmi antar rekan-rekan warga lapas brebes yang telah terjalin agar tetap di pertahankan serta di tingkatkan, jangan sampai terputus, ambil pergaulan yang baik-baik dan jauhkan tindakan yang melanggar hokum, jaga soliditas serta kondusifitas selama berada disini, karena keluarga anak dan istri menunggumu dirumah”. Paparnya.

Diakhir amanatnya Kasdim juga berpesan agar para narapidana tetap meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, jaga kesehatan dengan selalu menjaga kondisi kesehatan, jaga soliditas serta kondusifitas selama berada disini.


“Tidak ada manusia yang sempurna, serta luput dari kesalahan, untuk itu kita harus senantiasa selalu bersyukur dan merefleksikan diri kita untuk menjadi lebih Baik”,tutupnya. (Pen0713).

Sabtu, 27 Januari 2024

TNI di Brebes Kerja Bakti dengan Masyarakat Bersihkan Saluran Irigasi

 Brebes - Masyarakat melaksanakan kegiatan kerja bakti pembersihan lingkungan, di Jalan Dukuh Kedungdawa, Desa Kedungtukang, Kecamatan Jatibarang, Brebes, Jawa Tengah. Jum’at (26/01/2024).


Babinsa Kedungtukang Serma Wahyu Widiyarto Koramil 02 Jatibarang, Kodim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma bersama masyarakat melaksanakan kegiatan kerja bakti pembersihan lingkungan, pengurasan saluran air dan irigasi. 


Saat kegiatan tersebut, Serma Wahyu Widiyarto menyampaikan, bahwa saat ini dirinya membantu masyarakat membersihkan lingkungan, untuk mewujudkan Desa Kedungtukang yang bersih, sehat, rapi dan indah (berseri). Lebih lanjut, dia juga menyampaikan, peran serta babinsa dalam pelaksanaan kegiatan di wilayah binaan, merupakan wujud kepedulian terhadap masyarakat, serta sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI kepada rakyat, khususnya masyarakat Desa Kedungtukang.




“TNI wajib untuk membantu masyarakat dalam mengatasi persoalan yang dihadapi warga, serta selalu siap membantu dan mendukung program pemerintah desa, demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.


Selain itu, disampaikan juga oelh Danramil 02 Jatibarang Letda Infanteri Sunardi, bahwa kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama, sehingga semuanya wajib untuk ikut menjaga dan memeliharanya.


“Selain untuk menjaga dan memelihara agar lingkungan tetap bersih dan rapi, kerja bakti bersama TNI dan masyarakat bertujuan untuk terus membina kebersamaan dan kekompakan serta kekeluargaan sehingga terwujud senergitas dan soliditas yang nyata,” pungkas Danramil.(Pen0713).

Antisipasi Koramil Wanasari Dalam Mengatasi Banjir dan Wabah Penyakit diwilayah Binaan

 Brebes - Anggota TNI dari Koramil 03 Wanasari, Kodim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma bersama-sama dengan warga bergotong-royong untuk membersihkan saluran irigasi dengan tujuan untuk meningkatkan aliran air dan mencegah potensi banjir. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program TNI AD untuk menjaga keberlanjutan lingkungan hidup dan kesejahteraan masyarakat yang berlangsung di Desa Kupu, Kecamatan Wanasari, Brebes, Jawa Tengah. Sabtu (27/01/2024)


Kegiatan pembersihan saluran irigasi tersebut dilaksanakan dengan penuh semangat dan kebersamaan, melibatkan anggota TNI, Polsek, UPTD Pemali Hilir Brebes, Kepala Desa Kupu Ramli beserta Perangkat, dan Ketua RT dan RW setempat beserta warga. Selain membersihkan saluran irigasi dari sampah, lumpur dan rumput liar yang dapat menghambat aliran air.






Danramil 03 Wanasari, Kapten Cpl A. Choerul Huda menyatakan, “Kami sangat bersyukur dapat melibatkan warga dalam kegiatan ini. Kolaborasi ini adalah bukti nyata dari upaya kita bersama untuk menjaga keberlanjutan lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup di wilayah kita.” Kata Danramil.


Pembersihan saluran irigasi ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pertanian dan sektor ekonomi lokal, dengan meningkatkan ketersediaan air untuk irigasi tanaman. Selain itu, langkah ini juga diambil untuk mengurangi resiko banjir di musim hujan.


Kepala Desa Kupu Ramli menyampaikan apresiasi atas upaya bersama ini. “Kami sangat menghargai kerjasama antara anggota TNI dan warga dalam membersihkan saluran irigasi ini. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan untuk kebaikan bersama.” ungkapnya.


Pembersihan saluran irigasi ini juga menjadi bagian dari program tanggung jawab sosial Koramil bersama Forkopimca Wanasari dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat. Semua pihak diundang untuk ikut serta dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, sebagai langkah konkrit menuju lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. (Pen0713).

Kamis, 25 Januari 2024

Karya Bakti Koramil 16 Larangan Bersihkan Saluran Irigasi, Antisipasi Banjir dan Wabah Penyakit

  Karya Bakti Koramil 16 Larangan Bersihkan Saluran Irigasi, Antisipasi Banjir dan Wabah Penyakit

Brebes - Anggota TNI dari Koramil 16 Larangan, kodim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma bersama-sama dengan warga bergotong-royong untuk membersihkan saluran irigasi di Desa Karangbale, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, dengan tujuan untuk meningkatkan aliran air dan mencegah potensi banjir. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program TNI AD untuk menjaga keberlanjutan lingkungan hidup dan kesejahteraan masyarakat. Kamis (25/01/2024)


Kegiatan pembersihan saluran irigasi tersebut dilaksanakan dengan penuh semangat dan kebersamaan, melibatkan anggota TNI, Polsek, Kecamatan, Perangkat Desa, warga dan pelajar. Selain membersihkan saluran irigasi dari sampah, lumpur dan rumput liar yang dapat menghambat aliran air.





Danramil 16 Larangan, Lettu Infanteri M. Yazid menyatakan, “Kami sangat bersyukur dapat melibatkan warga dalam kegiatan ini. Kolaborasi ini adalah bukti nyata dari Upaya kita bersama untuk menjaga keberlanjutan lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup di wilayah kita.” katanya


Pembersihan saluran irigasi ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pertanian dan sektor ekonomi lokal, dengan meningkatkan ketersediaan air untuk irigasi tanaman. Selain itu, langkah ini juga diambil untuk mengurangi risiko banjir di musim hujan.


Kasi Trantib Kecamatan Larangan Kusworo, S.E. menyampaikan apresiasi atas upaya bersama ini. “Kami sangat menghargai kerjasama antara anggota TNI dan warga dalam membersihkan saluran irigasi ini. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan untuk kebaikan bersama.” ungkapnya.


Pembersihan saluran irigasi ini juga menjadi bagian dari program tanggung jawab sosial Koramil bersama Forkopimca Larangan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat. Semua pihak diundang untuk ikut serta dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, sebagai langkah konkrit menuju lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan seperti yang dicetuskan Dandim Brebes melalui Gerakan Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias dengan Tulus dan Ikhlas. (Pen0713)

Aksi Tanam 1.000 Pohon di Gunung Lio Salem

 


Brebes- Jajaran TNI di Koramil 13 Salem, Kodim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma melaksanakan Kegiatan Gerakan Tanam Pohon (GTP) bersama PPS, KPPS se-Kecamatan Salem dan CDK V-DLHK Provinsi Jateng, Polsek, Satpol PP, Perhutani BKPH Salem, Penyuluh Kehutanan Salem, Pokmas Bale Bina Marga Tegal, Darma Wanita DLHK Provinsi Jateng, Pemuda Pancasila, Banser, Bangbara, Libansa, Nalaktax serta warga masyarakat di Area Kalibaya Gunung Lio masuk wilyah Pangkuan Perhutani BKPH Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Kamis (25/01/2024).


Kegiatan tanam pohon ini bertujuan ikut mensukseskan program pemerintah dalam Gerakan Menanam 1.000 pohon, memelihara lingkungan agar tetap hijau dan asri, udara sejuk bebas polusi serta untuk membentengi tanah dari longsor atau gerusan air.


Menurut Dandim 0713 Brebes, Korem 071 Wiajyakusuma, Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si saat dikonfirmasi mengatakan bahwa ada ratusan pohon yang ditanam, diantaranya jenis pohon Pohon Trembesi 200, Jati 200, Petai 200, Ketapang Kencana 200 dan Duren 200 bibit..







"Gerakan Gotong Royong Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias dengan Tulus dan Ikhlas ini dilaksanakan untuk meminimalisir terjadinya bencana alam terutama longsor," kata Dandim.


Dandim Letkol Infanteri Sapto Broto berpesan agar masyarakat peduli terhadap tanaman yang sudah ditanam. Agar kemudian dirawat bersama karena tanaman tersebut di kemudian hari akan banyak memberikan banyak manfaat untuk masyarakat.


"Bencana dapat kita minimalisir dengan berbuat baik seperti menjaga kelestarian alam. Kalau kita menjaga alam, maka alam pun akan menjaga kita," tutup Dandim.(Pen0713).

Gerakan Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias, Koramil Banjarharjo Gelar Karya Bakti Pembersihan di Pasar Tradisional

 Brebes - Dalam rangka Menjaga Kebersihan Lingkungan Pasar Tradisional Koramil 14 Banjarharjo, Kodim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma bersama muspika kecamatan Banjarharjo melaksanakan kerja bakti membersihkan pasar tradisional Cikakak yang berada di Desa Cikakak, Kecamatan Banjarharjo, Brebes, Jawa Tengah. Jum’at (26/01/2024)


Danramil 14 Banjarharjo, Kapten Infanteri Agus Widodo mengungkapkan, jika kegiatan Gerakan Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias yang dibingkai dalam Karya Bakti kali ini sengaja dilaksanakan di pasar tradisional Desa Cikakak dikarena kondisi sampah banyak yang berserakan dan saluran air tersumbat sehingga nanti pastinya akan mengundang banyak penyakit. 






Kegiatan ini adalah salah satu bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.


"Kegiatan ini juga sebagai bentuk implementasi dari pembinaan teriritorial Koramil 14 Banjarharjo hal itu sudah menjadi tugas pokok TNI AD khususnya di Komando kewilayahan, sebagai bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sasaran kerja bakti in di fokuskan pengangkatan dan pembersihan sampah serta pembersihan saluran air yang berada di parit depan pasar tersumbat karena sampah." terangnya.


"Di harapkan kegiatan seperti ini bisa menyadarkan bagi pengguna pasar, baik penjual maupun pembeli bahwa kebersihan pasar adalah tanggung jawab bersama. Sehingga nantinya pengunjung pasar tidak sembarangan membuang sampah.” Tutup Danramil. (Pen0713)

Danramil Songgom dan Babinsa Cek Tanaman Jagung Jenis Pertiwi 3

 Brebes – Danramil 17 Songgom, Kodim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma, Kapten Infanteri M. Tuteng Aryolona Perbangkara bersama Koptu Kardiyono melaksanakan pengecekan tanaman jagung benih Jenis Pertiwi 3 yang ditanam di Demplot Ketahanan Pangan Kodim 0713 Brebes di Desa Songgom, Kecamatan Songgom, Brebes, Jawa Tengah. Jum’at (26/01/2024).


Luas lahan Demplot Ketahanan Pangan Tanaman Jagung ada 2 hektar hingga saat usia tanaman jagung telah mencapai usia 66 hari.


Danramil Kapten Infanteri M. Tuteng mengatakan pada praktiknya, Babinsa Koptu Kardiyono selalu bekerja sama dengan aparat kecamatan dan dinas pertanian turun langsung ke petani dengan melakukan pendampingan dan membantu langsung kegiatan para petani mulai dari pengolahan, penanaman, pemupukan, sampai dengan masa panen.





Hal tersebut dilakukan guna untuk memberikan motifasi dan semangat kerja dalam usaha peningkatan produksi pertanian guna memperkuat ketahanan pangan dalam rangka mensukseskan program pemerintah yaitu percepatan swasembada pangan khususnya produksi tanaman jagung. 


Dikatakan Danramil “Harapannya kepada semua komponen masyarakat bersama-sama menggerakan petani menyatukan visi dan misi untuk dalam menghadapi pembangunan khususnya sektor pertanian dengan meningkatkan hasil produksi pertanian guna tercapainya swasembada pangan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan para petani”. ucap Kapten M. Tuteng. (Pen0713).