Tampilkan postingan dengan label Jembatan Gantung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jembatan Gantung. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 Mei 2024

Kodim 0713 Brebes Bersama Pemkab Siap Sambut Pangdam IV Diponegoro Untuk Resmikan Jembatan Gantung Merah Putih 2

 


Kodim 0713 Brebes bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes, jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), warga, dan relawan lingkungan hidup, bersiap menyambut kedatangan Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P, M.Si, pada Selasa, 28 Mei 2024. 

Kunjungan ini untuk meresmikan Jembatan Gantung Merah Putih 2 di Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes.

Menurut rundown acara yang telah tersebar, Mayjen TNI Deddy Suryadi akan didampingi oleh Ibu Ketua Persit KCK PD IV/Dip dan rombongan berpangkat untuk meresmikan jembatan yang dibangun melalui gerakan Tangan Tuhan, yakni dengan gotong royong warga setempat. Jembatan ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan warga Desa Kalinusu. 


Selain meresmikan jembatan, Pangdam IV Diponegoro beserta rombongan akan melakukan sejumlah kegiatan lain yang juga penting bagi lingkungan dan pertanian lokal. Acara tersebut meliputi:


1. Panen Raya Padi dan Penanaman Padi

Pangdam IV Diponegoro akan memulai kunjungan dengan melaksanakan panen raya padi di Desa Kalilangkap, Kecamatan Bumiayu, dilanjutkan dengan penanaman padi.


2. Peninjauan Pompanisasi

Setelah panen raya, rombongan akan meninjau proyek pompanisasi di Desa Kalilangkap dan Desa Pangebatan, Kecamatan Bantarkawung. Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan irigasi dan produktivitas pertanian di daerah tersebut.



3. Penanaman 1000 Pohon Akar Wangi

Sebagai bagian dari upaya konservasi lingkungan, Pangdam IV Diponegoro akan memimpin penanaman 1000 pohon akar wangi di tepian sungai, guna mencegah erosi dan menjaga ekosistem sungai.


4. Operasi Bersih Sampah


Rombongan juga akan berpartisipasi dalam operasi bersih sampah bersama warga dan relawan lingkungan hidup, untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.


Rangkaian kegiatan ini menunjukkan komitmen TNI dan Pemkab Brebes dalam mendukung pembangunan infrastruktur, pertanian, dan konservasi lingkungan. 


Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Brebes, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup mereka di Desa Kalinusu dan sekitarnya.


Dengan persiapan yang matang, seluruh elemen masyarakat Desa Kalinusu dan sekitarnya siap menyambut kedatangan Pangdam IV Diponegoro beserta rombongan, dan berharap kunjungan ini berjalan lancar serta membawa manfaat besar bagi masyarakat setempat. 

Minggu, 28 April 2024

Sudah Berdiri Tiang Pancang Jembatan Gantung Merah Putih 2 Desa Kalinusu Bumiayu

 Brebes – Gerakan Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias dengan Tulus dan Ikhlas yang dicetuskan oleh Komandan Kodim 0713 Brebes, Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si sudah membuktikan 1 Jembatan Gantung Merah Putih yang sudah berdiri dan digunakan oleh warga. Jembatan Gantung tersebut berada di Dukuh Wadas Gumantung Desa Kutamendala Kecamatan Tonjong yang dinamakan Jembatan Gantung Merah Putih 1. 


Komandan Kodim 0713 Brebes bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Brebes terus berupaya dalam membantu masyarakat dalam keterisoliran sehingga masyarakat sepadan dan merasakan seperti daerah lainnya. Senin (29/04/2024)







Tidak terkecuali, Desa Kalinus, Kecamatan Bumiayu, sejak disurvey oleh Dandim dan DPU Taru Brebes sebulan yang lalu, kini kondisi pembangunan Jembatan Gantung Merah Putih 2 akan membentang kokoh menggubungkan Desa Kalinusu dan Desa Pangebatan Kecamatan Bantarkawung.


‘Alhamdulillah saat ini pemasangan tiang pancang jembatan sudah finish dan dilanjutkan pemasangan sling baja dan akan diteruskan pemasangan papan jembatan”. Tutur Dandim.


“Pekerjaan ini sangat memakan waktu dan tenaga, namun dengan didukung oleh tangan-tangan tuhan serta warga masyarakat Kalinusu dan relawan, pekerjaan yang berat menjadi ringan”. Imbuhnya.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Pemda Brebes, relawan dan warga yang telah berjuang bercucuran keringat mendirikan tiang pancang seberat 1,5 ton dengan mudah, maka saya berpesan pada semuanya agar menjaga dan merawat jembatan ini dengan baik untuk anak cucu kita kelak”. Tutup Letkol Sapto Broto. 


Sementara Do’a pemasangan tiang pancang jembatan gantung dipimpin Haji Sugono (74) diatas lubang tempat tiang pancang yang akan ditanam (cor).

Haji Sugono merupakan warga Desa Kalinusu dimana kegembiraan itu muncul setelah ada kepastian dari Dandim 0713 Brebes membangun Jembatan ditempat kelahirannya.


“Saya haru dan senang, sejak kecil saya mengharapkan ada suatu jembatan yang bisa menjadi akses jalan mempermudah dalam menjual hasil pertanian tidak lagi mengeluarkan biaya transportasi yang mahal, anak-anak sekolah juga tidak mengalami kendala saat banjir, bahkan harus melewati 8 kilometer berputar kearah kota Bumiayu baru sampai ke sekolah, dan lagi yang menyedihkan, jika ada warga yang mau melahirkan dan sakit terpaksa dibawa oleh perahu melintasi sungai”. Tutur Mbah Sugono meneteskan air mata saat pimpin do’a pemasangan tiang pancang jembatan gantung disaksikan warga.


“Terima kasih Pak Dandim, Matur suwun Pak Bupati Brebes, Usia saya 74 tahun, kini baru terbangun Jembatan yang sangat bermanfaat sekali untuk anak cucu kami disini”. Tutupnya.


Jembatan Gantung yang berada di Desa Kalinusu merupakan Jembatan Gantung kedua setelah Jembatan Gantung di Dukuh Wadas Gumantung selesai, dan satulagi Pemda dan Kodim 0713 Brebes saat ini sudah memasang papan jembatan Gantung di Dukuh Cisaat Kecamatan Bantarkawung, yang dinamakan Jembatan Gantung  Merah Putih 3. (Pen0713)

Sabtu, 23 Maret 2024

Inilah Pelukan Erat Warga Wadas Gumantung Diatas Jembatan Gantung Merah Putih

 Brebes  - Warga Dukuh Wadas Gumantung dan Dukuh Satir merasa lega dan bahagia, karena Jembatan Gantung Merah Putih sudah berdiri kokoh membentang panjang sudah bisa dilewati anak-anak sekolah, petani, pedagang dan warga pendatang yang ingin mengais rejekinya di Desa Kutamendala.


Dandim Brebes Letkol Inf Sapto Broto, S.E., M.Si berlinang air mata bahagia karena melihat warga Kutamendala memeluknya sambil mengucapkan “Terima Kasih Bapak Dandim, Warga Dukuh Wadas Gumantung kini tidak Terisolir lagi”. Itulah yang diucapkan warga Wadas Gumantung saat Dandim Brebes mengecek Jembatan Gantung Merah Putih 1 yang baru saja selesai dikerjakan oleh TNI, Polri dan warga serta Tangan tangan Tuhan lainnya.


Jembatan Gantung Merah Putih atas inisiasi Dandim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma, Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si dan PJ. Bupati Brebes Iwannudin Iskandar, S.H., M.Hum serta dukungan dari seluruh warga Desa Kutamendala, dalam waktu 2,5 bulan Jembatan Gantung sudah bisa dinikmati oleh warga.


Tampak terlihat betapa indahnya Jembatan Gantung berdiri, dan seperti mimpi hanya dalam waktu singkat kini warga sudah bisa berjalan diatas Jembatan. 


Ini adalah hasil atas perjuangan yang dilakukan warga Wadas Gumantung dalam menggapai mimpinya memiliki akses jalan penghubung untuk menikmati kemerdekaan seperti di daerah-daerah lain.


Dandim, Bupati, Kapolres bersama Suntana Ketua Tim Pembangunan Jembatan Gantung di Wadasgumantung mensuport penuh untuk kelancaran pembanguna  ini, dimana TNI-Polri dan Pemerintah Daerah sudah sepantasnya selalu bersinergi dalam membantu masyarakat diwilayah.


Semangat warga dan relawan melaksanakan Gotong Royong Gerakan Tangan Tuhan menuju Brebes Berhias dengan Tulus dan Ikhlas terwujud hari ini, Kini Tiang Pancang di Dukuh Wadas Gumantung berdiri menjulang nan kokoh. Jum'at (22/03/2024).


“Alhamdulillah Gotong Royong Gerakan Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias dengan seluruh warga serta relawan, Jembatan Gantung Merah Putih sudah berdiri tegak antara Dukuh Satir dan Dukuh Wadas Gumantung, silahkan dipelihara dan dijaga dengan baik, Jembatan ini adalah milik Warga Wadas Gumantung”. Papar Dandim.





Dandim Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si mengatakan, melalui Gerakan Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias Dengan Tulus Ikhlas Jembatan Gantung bersama dengan Pemerintah Daerah untuk membantu kesulitan rakyat hanya bisa dikerjakan oleh tangan tangan Tuhan yang rela memberikan pemikiran, materi dan tenaga tanpa imbalan apapun, kecuali mencari pahala dan rejeki serta keridhoan dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa.


“Melalui Gerakan Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias Dengan Tulus Ikhlas Kodim 0713 Brebes Korem 071 Wijayakusuma bersama Pemda Brebes kini sudah terpasang dan akan melanjutkan kembali pembangunan Jembatan Gantung Merah Putih 2 di Desa Kalinusu Kecamatan Bumiayu dan Jembatan Gantung Merah Putih 3 di Dukuh Cisa’at, Desa Pengarasan, Kecamatan Bantarkawung yang akan menghubungnkan Kabupaten Brebes ke Kabupaten Tegal, Membangun Jembatan Gantung ini adalah agar anak-anak bisa menikmati sekolah dengan baik dan tidak ada kendala dalam transportasi jalan atau jembatan sebagai penghubung ke sekolah, berobat ke puskesmas dan Rumah Sakit, ke pasar dan lainnya”. Tutur Dandim Brebes.


Kepala Desa Kutamendala H. Fathuri S.Ag. langsung merangkul dan memeluk Dandim bersama warga dan melakukan sujud syukur diatas Jembatan Gantung karena 270 Kepala Keluarga (1.000 jiwa) yang berada di Dukuh Wadas Gumantung tidak lagi terisolir.


“Saya hanyut dalam kebahagiaan dengan meneteskan air mata sambil memeluk Bapak Dandim, Terima Kasih Pak Dandim, Terima Kasih Pak Bupati Brebes, Jembatan Gantung Merah Putih sudah berdiri untuk kami”. Tutup Kades terisak-isak dipelukan Dandim.


Jembatan Gantung Merah Putih sudah bisa digunakan sebelum Idul Fitri 1445 H/2024 M, bahkan setiap sore banyak warga yang mengunjungi sambil menunggu waktu berbuka puasa.


Jembatan Gantung Merah Putih 1 Dukuh Wadas Gumantung akan menjadi saksi betapa sulitnya daerah yang terisolir dan banyak anak-anak yang ingin meraih mimpi hingga menjadi Bupati, Gubernur, TNI, Polri dan juga Menteri. (Pen0713)

Kamis, 08 Februari 2024

Relawan dan Warga Tonjong Gotong Royong Angkat Tiang Jembatan Gantung

Brebes - TNI Koramil 09 Tonjong bersama Kades Kutamendala H. Faturi, S.Ag beserta perangkat desa, Relawan Brebes selatan diantaranya Relawan Mapala Sakti Paguyangan, Relawan Sapoe Bumi Kutamendala, Relawan BPBD Kabupaten Brebes Selatan dan Relawan dari Sirampog serta warga masyarakat Desa Kutamendala melaksanakan Gerakan Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias dengan Tulus dan Ikhlas, yakni bergotong royong mengangkat dan memindahkan tiang pancang jembatan gantung dan material lainnya dari dukuh Satir menuju dukuh Wadas Gumantung. Rabu (07/02/2024).


Kegiatan Gotong Royong pengangkatan material menara utama jembatan gantung dan pengumpulan material, jembatan  gantung yang menghubungkan antara Dukuh Satir dengan Dukuh Wadas Gumantung Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes sebentar lagi akan terwujud.





Menurut hasil Survey oelh Tim Pembuat Jembatan Gantung di Sungai Glagah Desa Kutamendala panjangnya 70 Meter dan lebar jembatan 2 Meter.


Sedangkan panjang jalan yang akan menghubungkan antara Dukuh Wadas Gumantung menuju Dukuh Satir diperkirakan 1 kilometer, rencanya akan diperkeras dari jalan setapak menjadi jalan lebar 1,5 meter.


Dandim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma, Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si mengatakan “Manfaat Pembangunan Jembatan Gantung sangat banyak diantaranya dapat menghubungkan antara Dukuh Satir menuju Dukuh Wadas Gumantung yang selama ini terisolir”. Tutur Dandim.


“Jembatan Sungai Kali Glagah merupakan jembatan pengganti dari jembatan lama yang sudah tidak Bisa dipakai lagi dikarenakan roboh rusak terbawa arus banjir dan Jembatan ini merupakan jalur ekonomi para petani mengangkut hasil panen”. Imbuhnya.


“Saya mengapresiasi dan bangga pada warga masyarakat dan relawan yang tergabung dalam pengusungan atau pemindahan material Jembatan Gantung yang berjarak 1,2 kilometer dengan mengangkat bergotong-royong 2 menara sekaligus hari ini sudah dilokasi tempat Jembatan Gantung”. Papar Dandim Brebes.


“Rencana selanjutnya bertahap dengan pekerjaan pengecoran tower dan angkur Jembatan Gantung, Pengerjaan Abutmen Jembatan dan jalan  Akses menuju Jembatan Gantung, dan Pemasangan sling dan lantai jembatan gantung hingga finish” tutup dandim.


Pembuatan Jembatan Gantung diprakarsai hubungan baik antara Dandim 0713 Brebes Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si dengan Mr. Tony Ruttiman dari Swiss yang dipercayakan Tehnisi Suntana dari Bogor serta bersinergi dengan Pemda Kabupaten Brebes. (Pen0713).