Tampilkan postingan dengan label Orang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Orang. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 Juni 2020

Reaktif rapid test ulang, 3 Orang Warga Ketanggungan Brebes Dijemput Tim Medis


Brebes – Tim medis dari Puskesmas Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, melakukan penjemputan terhadap 3 orang warga Desa Kubangjati, Kecamatan Ketanggungan setelah dinyatakan reaktif covid-19 setelah menjalani rapid test ulang pada Rabu, 3 Juni 2020.




Didampingi Babinsa Koramil 15 Ketanggungan, Kodim 0713 Brebes, mereka mengevakuasi ke RSUD Brebes guna menjalani karantina dan uji swab PCR.

Disampaikan Danramil, Kapten Infantri Sugeng Wiratno, bahwa upaya tersebut untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona di Kabupaten Brebes khususnya di wilayah Kecamatan Ketanggungan.

“Penjemputan dilakukan terhadap 3 orang dalam satu keluarga setelah dinyatakan reaktif saat menjalani rapid test ulang,” ucapnya, Kamis (4/6/2020).

Mereka adalah W, seorang kakek berusia 80 tahun, T (40) salah satu menantunya serta cucu dari kakek T yang berusia 11 tahun.

Petugas medis selanjutnya akan terus melakukan tracking terhadap warga lainnya yang pernah kontak langsung.

Sementara di RSUD Brebes, ketiganya akan diberikan vitamin untuk meningkatkan imunitas tubuh, sambil menunggu hasil test swab dari laboratorium yang ditunjuk Kemenkes di Kota Salatiga, apakah mereka benar-benar terpapar atau tidak.

“Dengan upaya cepat ini tentu akan sedikit memberikan ketenangan terhadap masyarakat di wilayah Kecamatan Ketanggungan,” tandas Sugeng.

Dirinya menghimbau agar seluruh elemen masyarakat untuk berdisiplin tinggi mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah dalam rangka penanggulangan dan meminimalisir wabah virus corona. (Aan)

Jumat, 06 Maret 2020

Orang Hilang Di Cikuya Banjarharjo Brebes


Brebes – Hilangnya salah satu warga Dukuh/Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah (5/3), telah menghebohkan seisi desa.






Hambali (70), warga RT. 003 RW. 002, dilaporkan hilang pada Kamis sore sekitar pukul 14.00 WIB.

Pencarian telah dilakukan termasuk menyusuri aliran Sungai Kabuyutan, yang mengalir di Desa Cikuya karena ada salah satu warga yang melihat Hambali saat akan membuang sampah di sungai tersebut.

“Pada saya sedang memancing di Sungai Kabuyutan di Desa Cikuya, saya melihat Mbah Hambali membawa keranjang sampah dan akan membuang sampah di sungai,” ucap Acep (27) tetangga Hambali.

Masih dijelaskannya, selanjutnya Asep tidak memperhatikan lagi karena kebiasaan membuang sampah itu sering dilakukan tetangganya tersebut.

Sementara dari keterangan istri Hambali yaitu Sohati (55), bahwa sehabis membuang sampah suaminya biasanya langsung pergi ke kebun dan saat pulangnya sambil membawa daun pisang untuk bungkus jualan.

“Biasanya suami saya berangkat ke kebun pagi hari, namun karena tadi pagi hujan sampai siang maka baru berangkat tengah hari. Sampai menjelang magrib suami saya tidak pulang maka saya melaporkannya ke perangkat desa dan Babinsa,” ungkap Sohati.

Masih menurutnya, pihak keluarga dibantu oleh warga setempat, Kepala Desa, Sekod (50), anggota Polsek, Babinsa, dan Pemuda Pancasila, melakukan pencarian di sepanjang kali tempat saksi mata (Acep) melihat keberadaan terakhir kali.

Sedangkan dari penyampaian Babinsa setempat dari Koramil 14 Banjarharjo Kodim 0713 Brebes, Sertu Sagiman, ““Pagi ini ada salah satu warga Dukuh Kopi, Cikuya, yaitu Pak Akim (47) saat hendak kondangan ke wilayah Desa Malahayu, Beliau melihat Mbah Hambali berada di pinggir jembatan Kali Kabuyutan Dukuh Kopi dengan membawa baju basah,” bebernya.

Ditambahkannya, pencarian masih terus dilakukan namun bergeser kearah perkampungan sekitarnya maupun meluas ke wilayah Banjarharjo.

“Kemungkinan besar yang bersangkutan bingung hendak pulang ke rumah karena ada sedikit permasalahan dengan istrinya. Mohon jika ada yang melihat keberadaan Pak Hambali bisa diberitahukan ke pihak keluarga, Polsek atau nomer saya 085311360559,” pungkasnya.  

Sampai berita ini diturunkan keberadaan orang hilang tersebut belum diketahui dan permasalahan tersebut sedang dalam penanganan Polsek Banjarharjo. (Aan)

Sabtu, 16 November 2019

Sedan Tabrak Sembilan Pejalan Kaki Dan Motor Di Traffic Light Jatibarang Brebes, 11 Orang Luka-luka


Brebes – Kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan 11 orang luka-luka terjadi di traffic light pertigaan Jatibarang, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Sabtu sore (16/11/2019).



Satu unit mobil sedan jenis Honda City, B 8599 QA, dikemudikan Abdillah (60) warga asal Desa Karangdawa, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal, Jateng, keluar dari rumah H. Mohamad Abdul Karim, warga Desa Jatibarang Lor, Kecamatan Jatibarang, berjarak kurang lebih 200 meter dari arah utara pertigaan Jatibarang.

Mereka bergerak menuju ke selatan, sesampainya di pertigaan tersebut, mobil mendadak oleng sehingga menabrak para pejalan kaki dan pengendara sepeda motor karena mobil hilang kendali.

Dibenarkan Danramil 02 Jatibarang, Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Kunpriyanto, bahwa mobil tersebut oleng ke kiri dan ke kanan, kemudian berhenti setelah menabrak pembatas jalan dan sepeda motor, di depan Toko Muda Elektronik.

“Mobil berhenti pada pukul 16.05 WIB setelah menabrak pembatas jalan dan kendaraan roda dua jenis Vixion yang berhenti karena lampu merah menyala,” terangnya.

Dijelaskannya lanjut, Abdillah membawa H. Mohamad Abdul Karim untuk menghadiri undangan selamatan ke Desa/Kecamatan Margasari. Kaki kanannya tiba-tiba mengalami kram sehingga terjadilah kecelakaan.

Adapun korban meliputi Yusuf (43) asal Desa Pesarean, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, mengalami luka lecet pada kaki dan kedua kaki tidak bisa digerakan. Kemudian Susanti (24) Desa Jatibarang Lor, Jatibarang, luka lecet di bagian kaki dan kepala benjol.

Kasdianto (31) Desa Curug, Kecamatan Pangkah, Tegal, luka robek lengan kanan dan kaki lecet serta tidak bisa berjalan. Siti (29) Dukuh Rantam, Desa Rengaspendawa, Kecamatan Larangan, Brebes, luka robek bagian kepala sampai tulang tengkorak kelihatan dan trauma perut.

Selanjutnya Yo Pindu (20) Desa Jatibarang Lor, luka trauma di kepala dan lecet-lecet. Evi (21) Desa Kertasinduyasa, Jatibarang, luka robek kaki kanan (dua belas jahitan) dan kaki tidak bisa digerakkan.

Sofan (48) Desa/Kecamatan Jatibarang, luka lecet di kaki dan tangan. Amanah (19) Desa Karanglo, Jatibarang, luka lecet bagian kaki dan kepala benjol serta M. Sahrul (4) putra dari Amanah, mengalami pendarahan pada hidung dan bengkak tangan kanan.

“Untuk sopir mengalami luka dan bengkak pada bagian kaki kiri serta lecet bagian tangan, sedangkan Pak Mohamad Abdul Karim, luka pada bagian pelipis dan bibir serta lecet kaki,” tandasnya.

Seluruh korban telah dibawa ke RSU dr. Susilo Slawi, Tegal, dan sebagian ke Puskesmas Jatibarang.

Insiden masih dalam penanganan Unit Laka Lantas Polres Brebes. Tampak para petugas termasuk Dishub dan Babinsa, mengatur lalu-lintas untuk mengurai kemacetan. (Aan)