Tampilkan postingan dengan label Penghargaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penghargaan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 Juni 2020

Dandim Pekalongan Terima Penghargaan Juara I Lomba Karya Jurnalistik TMMD Reguler 107


Pekalongan - Kodim 0710 Pekalongan, Korem 071 Wijayakusuma, Kodam IV Diponegoro, berhasil meraih juara 1 Lomba Karya Jurnalistik TMMD Reguler ke-107 Tahun 2020 tingkat nasional untuk kategori Dansatgas TMMD.




Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Muhammad Efendi, SE, MM dan Kasdam IV Diponegoro, Brigjen TNI Widi Prasetijo, tampak memberikan penghargaan kepada dua orang Dandim, yaitu Dandim Pekalongan Letkol Infanteri Arfan Johan Wihananto serta Letkol Armed Irwansah, Dandim 0722 Kudus, Korem 073 Makutarama, Kodam IV Diponegoro, yang berhasil meraih juara ke-3 dalam kategori yang sama.

Hadiah ini diserahkan langsung saat acara Rakornis TMMD ke–108 Tahun 2020, di Ruang Bina Yudha Markas Kodam IV Diponegoro, Jalan Perintis Kemerdekaan, Watugong, Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah. Selasa (9/6/2020).

Rakornis tersebut diselenggarakan di masing-masing Kodam di NKRI terkait situasional pandemi virus corona, untuk menggantikan Rakornis terpusat serta penyerahan hadiah kepada para pemenang Lomba Karya Jurnalistik TMMD yang selama ini dipusatkan di Balai Sudirman Jakarta, Jalan Dr. Saharjo No. 268, Menteng Dalam, Kecamatan Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

Selepas penyerahan hadiah, Dandim Pekalongan Letkol Arfan menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang berhasil diraih Satgas TMMD Reguler 107 Kodim Pekalongan dalam mengikuti perlombaan tersebut.

“Kita bangga dapat mempertahankan juara pertama Lomba Karya Jurnalistik TMMD kategori Dansatgas di jajaran Korem 071 Wijayakusuma yang sebelumnya diraih Kodim 0703 Cilacap pada TMMD Reguler 107,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan bahwa sebelumnya, yakni pada Lomba Karya Jurnalistik TMMD Reguler ke-98 tahun 2017 silam, Kodim Pekalongan juga pernah meraih prestasi dalam kategori yang sama yaitu sebagai juara ke-2.

“Ini jelas prestasi yang membanggakan dan menambah daftar penghargaan bagi satuan Kodim dan Korem serta Kodam IV Diponegoro,” tandasnya.

Tak lupa Arfan berterima kasih kepada seluruh personilnya, anggota Satgas TMMD Reguler 107, Pemda, Polri, instansi terkait lainnya, swasta perorangan, serta para awak media sosial yang telah mempublikasikan kegiatan pembangunan infrastruktur di Desa Pantirejo, Kecamatan Kesesi. Pun dengan masyarakat yang sangat sengkuyung membantu TNI.

Dengan prestasi ini, dirinya berharap dukungan dari awak media yang sudah terjalin harmonis dapat terus ditingkatkan sehingga kedepannya prestasi serupa dapat terus dipertahankan pada TMMD Reguler ke-108 di Kodim 0701 Banyumas.

Untuk diketahui, Lomba Karya jurnalistik TMMD Reguler ke-107, masih memperlombakan empat kategori, yakni kategori wartawan media elektronik, wartawan cetak/online, serta jumlah pemberitaan terbanyak dari Pendam (Penerangan Kodam), dan kategori Dansatgas.

Untuk juri perlombaan adalah dari Dinas Penerangan Angkatan Darat (Dispenad), Media MNC TV, dan Media Buana Jati Jakarta.

Kategori Pendam, juara I diraih Pendam XII Tanjungpura dengan nilai 1.137, juara II Pendam V Brawijaya dengan nilai 1.106, dan juara III Pendam XIV Hasanudin dengan nilai 1.081.

Sedangkan untuk kategori Dansatgas, juara I diraih Kodim 0710 Pekalongan dengan total nilai 216.050, juara II Kodim 0823 Situbondo 175.446, dan juara III Kodim 0722 Kudus dengan total nilai 165.912. (Rus-Aan)

Rabu, 13 Mei 2020

Peraih Penghargaan Adhy Makayasa Akmil 1992, Meraih Bintang


Jakarta. Kolonel Kav Erwin Djatniko yang menjabat sebagai Wakil Asisten Perencanaan dan Anggaran Kasad bidang Perencanaan sejak 31 Maret 2020, resmi menyandang pangkat bintang satu (Brigadir Jenderal) setelah melaksanakan laporan korps kenaikan pangkat kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama sama dengan 9 Pati TNI AL, 3 Pati TNI AU dan 12 Pati TNI AD lainnya di Mabes TNI, Cilangkap Jakarta Timur, Jumat (8/5/2020) dan laporan korps kepada Kasad di Mabesad pada Senin, (11/5/2020).



Demikian rilis yang disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Kolonel Inf Nefra Firdaus, di Jakarta, Senin (11/5/2020).

Dijelaskan Kadispenad bahwa Brigjen TNI Erwin Djatniko, S.Sos merupakan lulusan terbaik Akademi Militer dan peraih Bintang Adhi Makayasa tahun 1992. 

"Bintang Adhi Makayasa merupakan penghargaan yang diberikan kepada prajurit lulusan terbaik dari setiap Matra baik Akmil, AAL, AAU dan Akpol, meliputi tiga aspek, yakni akademis, jasmani dan kepribadian," ungkap Nefra.

Sosok Brigjen TNI Erwin Djatniko

Jenderal bintang satu yang memiliki gelar Sarjana  Ilmu Sosial, yang biasa dipanggil Erwin dilahirkan dari keluarga sederhana di kota Cimahi, Jawa Barat, 6 Juni 1969. Ayahandanya (Alm) Saiman adalah Pensiunan PNS Pemda Prov. Jabar dan Ibundanya (Almh) Sunarmi adalah Pensiunan Kepala Sekolah SD di Kota Cimahi. 

Erwin merupakan anak ke-6 dari 10 bersaudara. Atas didikan dan kasih sayang kedua orang tuanyalah serta saudara-saudaranya, Erwin bisa seperti saat ini. 

Erwin lulus SMA tahun 1987 dan mendaftar menjadi Taruna Akmil sampai 3 kali, yakni tahun 1987, 1988 dan 1989. 

Setelah gagal  masuk Taruna Akmil  tahun 1987 dan 1988, akhirnya  dengan semangat tanpa kenal menyerah, di tahun 1989, Erwin berhasil diterima menjadi Taruna Akmil. 

Setelah lulus Akmil tahun 1992 dan mendapatkan anugerah lulusan terbaik, Adhi Makayasa,  Erwin memulai karier militernya sebagai Danton, Pasi dan Danki di Yonkav 3/Serbu. Selanjutnya setelah mengikuti Selapakav (saat ini Diklapa II) Erwin beralih tugas di Pusdikkav. Setelah Seskoad, Erwin di tugaskan di Pusenkav, selanjutnya mendapat amanah sebagai Danyonkav 3/Tank dan Dandim 0821/Lumajang Dam V/Brw. 

Selanjutnya pindah ke Srenad Mabesad sebagai Pabandya Jemen Spaban I/Renstrajemen, kemudian ditugaskan ke Kodam XII/Tpr sebagai Asrendam.

Setelah Sesko TNI, ditugaskan sebagai Dirbinsen Pusenkav, selanjutnya menjabat sebagai Paban I /Ren Spersad dan kemudian mendapat amanah sebagai Danrem 043/Gatam Kodam II/Swj yang terletak di Prov. Lampung. Selanjutnya menjadi Pamen Denma Mabesad dalam rangka mengikuti pendidikan Lemhannas dan sejak 31 Maret 2020 menjadi Waasrena Kasad bidang Perencanaan  hingga sekarang.

Sedangkan penugasan yang pernah dijalani adalah Susdantonkav di Jerman tahun 1997/1998, Kartika Exchange Program di Australia tahun 1998, Pam Daerah Rawan di Timor Timur (saat ini sudah menjadi sebuah negara Timor Leste) tahun 1998/1999, penugasan sebagai Milob di Kongo tahun 2005/2006, dan penugasan RRC tahun 2015, serta penugasan Singapura dan Jerman tahun 2016.

Suami dari Dwi Sekarsiwi AT ini  dikaruniai 2 orang Putri, Anak tertua Farah Edwina Putri yang kini berusia 17 tahun dan adiknya Safira Edwina Putri yang berusia 15 tahun. (Dispenad/Pendim0713).

Selasa, 05 November 2019

Upaya Menekan Hama Tikus Di Bumiayu Brebes Dengan Rubuha, Berbuah Manis


Brebes – Upaya Babinsa Koramil 08 Bumiayu, Kodim 0713 Brebes, dalam melahirkan inovasi Rubuha (Rumah Burung Hantu) di desa binaannya, Desa Kaliwadas dan Kalinusu, telah mengantarkannya mendapatkan anugerah sebagai Babinsa inspiratif di jajaran Korem 071 Wijaya Kusuma.


Beberapa waktu yang lalu, Sertu Eko Nuhyoto, menerima anugerah tersebut dari
Danrem, Kolonel Kavaleri Dani Wardhana, di Lapangan Upacara Makorem, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 28/10).

Diterangkan Eko Nuhyoto, di Desa Kaliwadas terdapat 6 Rubuha yang dibangun dengan menggunakan tiang pipa paralon yang diisi cor-coran semen dengan estimasi biaya senilai Rp. 750 ribu/rumah burung hantu jenis strix seloputo, tyto alba (serak Jawa) dan tyto almae (serak seram). Di lahan percontohan Koramil seluas 5 hektar ini, telah terisi sebanyak 5 ekor burung.

“Kami bersama BPP, PPL Kecamatan Bumiayu, mengajak para Gapoktan dan Poktan untuk merealisasikan ide pembuatan Rubuha untuk mengatasi hama tikus sawah,” ucapnya melalui pesan whatsapp.

Tampak Eko Nuhyoto bersama Danramil, Kapten Infantri Ngadino dan Daryoto (54) Bendahara Gapoktan Kaliwadas, sedang memantau keberadaan burung hantu di Demplot Koramil atau areal persawahan milik Gapoktan Kaliwadas. Selasa (5/11/2019).

“Proyek yang didanai oleh BPP Bumiayu ini dibuat pada akhir tahun 2014. Kini hama tikus di lahan seluas 5 hektar menyusut sekitar 40 % dan panen warga rata-rata meningkat sebanyak 1 ton jenis padi situbagendit,” imbuhnya.

Diterangkannya juga, untuk di Desa Kalinusu, telah berdiri sebanyak 9 Rubuha yang tersebar di lima titik lokasi milik Poktan Galuh Tani, Beji Tani dan Sri Unggul Tani. Disini terisi sebanyak 6 ekor burung.

Ketua Poktan Galuh Tani merangkap Sekretaris Gapoktan Kalinusu, Mei Harto (52) mengatakan bahwa, pembuatan Rubuhan dengan menggunakan media batang bambu dan kayu ini, bersumberkan dari swadaya masyarakat.

Sementara dikatakan Ketua BPP Bumiayu, Bambang, bahwa upaya ini untuk menanggulangi Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) berupa hama tikus sawah (rattus argentiventer) yang menyerang lahan pertanian demi ketahanan pangan, menekan laju inflasi dari sisi suplai.

Sehingga tanaman padi warga setempat dapat terhindar dari organisme pengganggu tanaman (OPT) berupa tikus sehingga hasil produksi dapat tetap terjaga.

“Pencegahan hama tikus dengan proses alami ini memang membutuhkan waktu yang cukup lama, namun hasilnya sangat efektif,” jelasnya.

Ditambahkannya, tidak semua lahan pertanian di desa tersebut rawan tikus, sehingga pemasangan Rubuha diprioritaskan di dekat tanggul sungai. Burung hantu tidak bisa membuat sarang sendiri, sehingga harus dibuatkan sarang.

Makanan dari burung hantu ini 99 % adalah tikus. Jenis tyto alba setiap malam mampu memakan 10-15 ekor tikus, dari kemampuannya melihat mangsanya sejauh 500 meter serta mendeteksi suara dari gerakan gerombolan tikus sejauh 12 kilometer. Waktu berburunya setiap malam tidak peduli musim penghujan atau kemarau.

“Jika berbunyi, suara burung hantu sudah cukup untuk menakuti tikus. Dua ekor saja mampu mengawasi lahan seluas 5–10 hektar dengan daya jelajah mencapai radius 12 kilometer,” pungkasnya.

Inilah upaya pengendalian tikus dengan mengaktifkan kembali rantai makanan. Selain burung hantu, ular sawah juga efektif mengatasi masalah petani serupa. (Aan)

Jumat, 01 November 2019

Karena Sarang Burung Hantu, Babinsa Bumiayu Brebes Dapat Penghargaan Dari Danrem 071 Wijayakusuma


Brebes – Babinsa Kodim 0713 Brebes dari Koramil 09 Bumiayu, Sertu Eko Nuhyoto, telah menerima penghargaan sebagai salah satu dari sepuluh orang Babinsa inspiratif di jajaran Korem 071 Wijayakusuma, yang berhasil membantu mengatasi kesulitan masyarakat di desa binaannya.



Eko Nuhyoto mendapatkan penghargaan dari Danrem, Kolonel Kavaleri Dani Wardhana, di Lapangan Upacara Makorem, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dengan upayanya yaitu pembuatan sarang/rumah burung hantu (strix seloputo) untuk menanggulangi hama tikus sawah (rattus argentiventer). Hal ini dibenarkan Danramil, Kapten Infanteri Ngadino, Senin malam (28/10/2019).

Ke-10 Babinsa lainnya meliputi Sertu Sarino Babinsa Koramil 08 Kodim 0701 Banyumas dalam mengembangkan pupuk organik cair untuk meningkatkan hasil pertanian, Pelda Margiono Babinsa Kodim 0702 Purbalingga, yang berhasil dalam pemanfaatan limbah kayu untuk pembuatan stik es krim.

Selanjutnya Serka Slamet, Babinsa Kodim 0703 Cilacap dalam bidang peternakan bebek full intensif kandang kering modern, Serma Lismadi, Babinsa Kodim 0704 Banjarnegara dalam pembuatan tanaman organik rotan untuk meningkatan hasil pertanian. Serma Jasmadi, Babinsa Kodim 0710 Pekalongan yang berhasil menjadi inovator pendidikan karakter di SMUN 1 Kajen, Serma Basuki, Babinsa Kodim 0711 Pemalang yang berhasil dalam inisiator rekruitmen TNI/Polri dan sekolah kedinasan.

Sertu Darsin, Babinsa Kodim 0712 Tegal yang berhasil memotivasi masyarakat untuk mengikuti KB pria, Serka Ari Cipto, Babinsa Kodim 0736 Batang sebagai motivator Wawasan Kebangsaan, serta Serka Yatiman, Babinsa Kodim 0703 Cilacap sebagai motivator pembinaan karakter anak usia dini melalui Perpustakaan Keliling Delman/Andong.

Sementara dalam acara tersebut Danrem mengatakan bahwa, sangatlah pantas pihaknya memberikan penghargaan kepada para Babinsa yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik dalam berbagai bidang di wilayah binaannya.

Atas nama Korem 071 Wijayakusuma, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para Babinsa yang telah menunjukkan dedikasi dan prestasi dalam melaksanakan tugas di wilayah binaannya dengan baik,” katanya.

Ditambahkannya, apa yang dicapai oleh para Babinsa dalam mempelopori dan mengembangkan daya imajinasi dan kreatifitasnya, sangat membantu mengatasi kesulitan masyarakat di sekelilingnya. Hal tersebut diharapkannya dapat memberikan motivasi kepada para Babinsa lainnya di 9 Kodim jajaran.

“Kepada para Dansat (Dandim), agar terus memotivasi semangat kerja kepada Babinsa jajarannya, berikan suatu penghargaan jika mereka berprestasi,” pungkasnya. (Didi/Aan)