Tampilkan postingan dengan label Peserta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peserta. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 Mei 2020

Dua Warga Salem Brebes Peserta Tabligh Akbar Gowa Positif Covid-19 Rapid Test


Brebes – 5 (lima) orang warga di Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, eks peserta Tabligh Akbar Ijtima di Gowa, Sulawesi Selatan, menjalani rapid test ulang di Puskesmas Salem untuk memastikan apakah terindikasi covid-19 atau tidak. Rabu siang (29/4/2020).



Tm medis yang dipimpin dr. Mely Amelia Farina mendapatkan pengawalan dari Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kecamatan Salem yang terdiri anggota TNI Koramil 13 Salem Kodim 0713 Brebes, anggota Unit Intel Kodim Brebes wilayah Salem, anggota Unit Intel Polsek Salem, serta Tim Gugus Covid-19 Desa Ganggawang-Tembongraja dan Desa Salem.

Adapun kelimanya meliputi AK (29) dan GP (52) dari Desa Salem, MB (43) dari Desa Ganggawang, SA (49) asal Desa Tembongraja, dan terakhir NR (39) dari Desa Ciseureuh Kecamatan Ketanggungan.

Dikemukakan Bati Tuud Koramil 13 Salem, Pelda Jahri, bahwa kelima warga binaannya tersebut sampai ke Salem pada hari Selasa 24 Maret 2020.

“Hasil dari tes awal menggunakan rapid test, dinyatakan tim medis bahwa 1 orang positif covid-19,” ungkapnya.

Selanjutnya 1 orang yang berinisial MB tersebut, didampingi tenaga medis dari Puskesmas Salem dirujuk ke RSUD Bumiayu, Kecamatan Bumiayu, dengan menggunakan mobil ambulance milik Puskesmas Salem, guna menjalani karantina dan tes lanjutan Swab PCR.

“Kami bersama Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kecamatan Salem, melakukan koordinasi dengan Muspika dan pihak Puskesmas Salem untuk secepatnya melakukan edukasi kepada masyarakat, termasuk kepada Tim Gugus Tugas Covid-19 di tingkat desa,” tandas Jahri.

Sementara dinyatakan dr. Mely Amelia Farina, bahwa untuk keempat orang yang dinyatakan negatif, tetap dalam pemantauan Tim Gugus Pencegahan Covid-19 dengan status ODP (Orang Tanpa Gejala).

Para peserta tabligh akbar dari Kecamatan Salem seluruhnya berjumlah 6 orang. Dari tes pertama, didapati satu orang berinisial SK (62), dari Desa Tembongraja, positif rapid test sehingga dievakuasi ke RSUD Bumiayu dan saat ini dikarantina terpusat di Islamic Centre Brebes, Kecamatan Brebes, bersama 20 orang lainnya, yaitu 19 orang dari Kecamatan Bantarkawung, dan 1 orang dari Kecamatan Salem.

Mereka menjalani perawatan medis dengan prosedur covid-19 di tempat karantina Pemkab Brebes tersebut sambil menunggu hasil Swab PCR.

Untuk diketahui, walaupun tabligh akbar akhirnya dihentikan oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Dr. Ir. H. M. Nurdin Abdullah, M. Agr, pada tanggal 19 Maret 2020 dari rencananya digelar selama empat hari, 19-22 Maret 2020, namun lebih dari 8000 orang terlanjur berkumpul di Gowa.

Angka itu juga termasuk 474 WNA dari 12 negara di dunia, dan 49 orang warga Kabupaten Brebes yakni 28 orang dari Kecamatan Bantarkawung, 6 orang dari Kecamatan Salem, 10 orang dari Kecamatan Brebes, 1 orang dari Kecamatan Wanasari, 2 orang dari Kecamatan Ketanggungan, 1 orang dari Kecamatan Larangan, dan 1 orang lagi dari Kecamatan Bulakamba. (Aan)

Jumat, 08 November 2019

Lihat Pocong, Satu Peserta Caraka Malam Bela Negara Ucapkan Doa Sebelum Makan



Brebes – Adalah Agus Prianto (16), salah satu murid SMK Syafa'Atul Ummah Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, salah satu dari 170 orang peserta kegiatan pembekalan Bela Negara yang digelar di Kodim 0713 Brebes.






Selain menyatakan bangga dengan berbagai ilmu dan latihan kedisiplinan ala TNI yang ketat, dirinya mempunyai kesan terhadap kegiatan selama dua hari yang diikuti 17 sekolahan tingkat SLTA sederajat di 17 kecamatan di wilayah Kabupaten Brebes.

Dikatakannya bahwa, ia mempunyai pengalaman unik saat melakukan melakukan permainan Wasbang (Wawasan Kebangsaan), dengan materi merayap dan merangkak senyap serta caraka malam.

“Saya sangat terkesan dengan materi permainan di pos terakhir yaitu merayap dan merangkak senyap sejauh 25 meter, untuk melewati dua ekor bebek hidup yang ditaruh pelatih di tengah perjalanan. Jika bebek berteriak maka saya dinyatakan gagal dan harus mengulang lagi dari peserta paling belakang di tim saya,” ucapnya mengenang kegiatan yang dilaksanakannya, Jumat dini hari (8/11/2019).

Pengalamannya yang kedua adalah saat kegiatan cara malam, yaitu membawa pesan rahasia untuk disampaikan di finish secara lengkap setelah melewati berbagai macam rintangan psikis termasuk saat melewati hamparan nisan di TPU Desa Saditan, Kecamatan Brebes.

“Saya sangat kaget pas lagi jalan bersama tim (10 orang) di makam ada pohon pisang gerak-gerak sendiri dan ada suara tangisan kuntilanak. Setelah itu saat melihat pocong jatuh dari pohon tepat di depan saya, saya langsung memeluk teman dan sempat menangis,” imbuhnya polos.

Senada juga dikatakan Nisa Salsabila (16), murid MA Asy-Syafi’iyyah Kecamatan Jatibarang, bahkan dirinya mendengar suara monyet.

“Saya sudah mulai merinding saat mendengar suara kuntilanak dan monyet, tapi saat tiba-tiba ada pocong jatuh dari pohon di depan kami, maka saya berteriak paling kencang di tim saya dan saya mengucapkan doa sebelum makan,” ujar Nisa mengenang.

Dibenarkan Wanto (36) warga setempat dan juru kunci makam, bahwa tangisan, pocong dan gerakan pepohonan di TPU tersebut, telah disiapkan para pelatih agar para peserta lupa akan pesan yang telah dihafalnya.

“Saya sangat bangga dimintai izin pihak Kodim untuk melakukan kegiatan malam di TPU desa. Ini juga merupakan pengalaman baru bagi saya untuk membantu menakut-nakuti orang (peserta cara malam – red) untuk melatih psikis mereka,” kata Wanto mengapresiasi.

Pungkas acara, seluruh peserta menyampaikan pesan yang dibawa kepada pelatih di Gor Sasana Adhi Karsa Brebes. Mayoritas dari mereka lupa atau tidak utuh menyampaikannya, sehingga mendapatkan hadiah dari pelatih berupa coretan di seluruh muka dengan lipstik.

Saat adzan subuh, para peserta tersebut melakukan perjalanan untuk kembali ke Barak Siaga bertingkat di Kodim. Bangunan hibah dari Pemkab Brebes untuk penanggulangan bencana dan telah diresmikan Bupati, Hj. Idza Priyanti, pada 27 Februari 2018 lalu. (Aan)