Tampilkan postingan dengan label Sekolah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sekolah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 April 2020

Saatnya Ibu Persit Kodim Brebes Jadi Guru Dirumah


Brebes – Situasi saat sekarang ini banyak yang membutuhkan seorang guru atau pengajar untuk mendidik putra-putrinya, apalagi dalam kondisi pandemi covid-19 dimana pemerintah melalui maklumat Kapolri yang mengharuskan tidak boleh keluar rumah terkecuali dalam kondisi dan kepentingan yang tidak harus ditinggalkan.






Seperti halnya di kabupaten Brebes ini, dengan adanya surat edaran dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga tentang Pandemi Covid-19, sekolah-sekolah diliburkan atau para pelajar untuk belajar dirumah dan diawasi oleh orang tuanya. Merupakan tanggungjawab kita bersama dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19). Namun sekolah dan guru wajib memberikan tugas kepada muridnya untuk dikerjakan dirumah dengan cara dikirim melalui medsos (WhatsApp).

Guru telah memberikan Lesson Plan yaitu suatu struktur atau program perencanaan yang dibuat oleh pengajar yang dilaksanakan oleh orang tua murid.

Seperti halnya dengan keluarga yang satu ini yaitu dari TNI Kodim 0713 Brebes, Serka Dulkarim Effendi yang dinas kesehariannya di Koramil 07 Bulakamba, bersama istri selalu monitor akan tugas anaknya Melody Zahira Putri Efendi (6) saat ini di TKIT Harapan Umat Brebes. Sabtu (18/04/2020).

Ika Yuliani, Amd.Keb istri dari Serka Dulkarim Effendi mengerjakan tugas dari sekolah kepada anaknya selama libur Pandemi Covid-19 dirumah.

Kini saatnya ibu persit seperti Ika Yuliani menjalankan tugas yang kesehariannya di Klinik Pratama 13 Brebes menjadi guru untuk anaknya.

Tugas yang diajarkan sesuai dengan jadwal Lesson Plan dari sekolah TKIT Harapan Umat Brebes adalah bermain peran bersama orang tua.

Dengan menggunakan media atau alat perada yang tersedia dirumah, Ibu persit ini dengan sabar menjadi guru pengganti dan mengajarinya selama liburan Pandemi Covid-19 berkahir.

“Ternyata menjadi seorang guru tidak mudah dan tidak bisa dibayangkan karena mengajar anak-anak lebih sulit daripada melaksanakan aktivitas kerja sehari-hari saya sebagai orang tua” Tutur Ika Yuliani.

“Ternyata pekerjaan guru itu sangat luar biasa dan tidak bisa ditulis dan diucapkan melalui kata-kata” Imbuh anggota persit Ika Yuliani. (Utsm)

Jumat, 17 April 2020

Apa Yang Dilakukan Persit Koramil 12 Bantarkawung Disaat Stay At Home


Brebes  - Menjaga anak-anak adalah kewajiban seorang ibu disaat suami bertugas, seperti yang dilakukan oleh Nyonya Toyimah anggota Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 13 Koramil 12 Bantarkawung, Kodim 0713 Brebes ini.





Istri dari Serka Sukarjo Babinsa Koramil 12 Bantarkawung mengawasi dan membimbing putra-putrinya sedang belajar mengerjakan tugas yang diberikan oleh sekolah. Malam Sabtu (17/04/2020).

“Tugas dari sekolah untuk malam ini Muhamad Tri Al Karim (11) kelas 5 dan Dimas Arjun Al Karim (10) kelas 4 mengerjakan tugas pengenalan ragam budaya Indonesia. Kebetulan anak-anak semuanya sekolah di SD Negeri 01 Cinanas sehingga saya bisa mengawasinya secara langsung tugas-tugas mereka, apalagi dengan adanya laptop dan internet ini, orang tua seperti saya dengan sangat mudah untuk mengakses tugas tersebut” Kata Nyonya Toyimah yang kesehariannya aktif di organisasi persit sebagai sekretaris.

Sebagai istri prajurit yang mana selalu menjaga anak-anak dan keluarga di saat kebijakan pemerintah yang saat ini masih Stay At Home di masa pencegahan penyebara Virus Corona (Covid-19), saya harus mengawasi dan membimbing anak-anak dalam mengerjakan tugasnya. Ini demi kelangsungan pendidikan bagi anak kami, Tambahnya.

“Mudah-mudahan masa seperti ini segera berkahir sehingga anak-anak bisa mengikuti pelajaran sekolah seperti hari-hari sebelumnya”. Imbuh Sekretaris Persit Koramil 12 Bantarkawung. (Utsm).

Rabu, 26 Februari 2020

Satpol PP Brebes Razia Anak Bolos Sekolah Di Warung-warung


Brebes – Razia terhadap anak sekolah yang membolos pada jam pelajaran sekolah dilakukan oleh anggota Satpol PP Kabupaten Brebes di wilayah Kecamatan/Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Selasa pagi (25/2/2020).




Tampak foto, razia dilakukan di Jalan Sunan Gunung Jati III, Kelurahan Limbangan Wetan, Kecamatan Brebes, di warung milik Khatimah (42).

Dibenarkan Babinsa setempat dari Koramil 01 Brebes, Serka Anggit, bahwa pihaknya melakukan pendampingan kepada anggota Satpol PP Brebes, untuk Menegakkan Ketertiban (Gaktib) terhadap para pelajar yang membolos di jam belajar-mengajar.

“Hasil temuan kami di warung itu adalah 5 orang pelajar yang membolos sekolah. Mereka dari SMPN 7 Brebes, SMAN 1 Brebes, dan SMK Istek Kabupaten Tegal,” ucapnya.

Dikatakannya lanjut, setelah dilakukan pendataan, petugas langsung memberikan pengarahan. Selanjutnya mereka menghubungi guru pembimbing dari masing-masing sekolah untuk menyerahkan murid didiknya.

“Kami memberikan pengarahan kepada adik-adik pelajar yang bolos pada saat jam pelajaran, bahwa tindakan mereka itu salah yaitu menghianati kepercayaan dan jerih payah orang tua serta memalukan nama sekolah,” pungkasnya. (Aan)

Selasa, 27 Agustus 2019

8 Babinsa Terbaik Kodim Brebes Ikut Sekolah Calon Bintara

Brebes – Sebanyak 11 orang Babinsa dari 8 Kecamatan/Koramil di jajaran Kodim 0713 Brebes, telah memasuki Sekolah Calon Bintara/Secaba, Tirta Pawitra Sari, Rindam IV Diponegoro, Jalan Pahlawan No. 133, Kota Magelang, Jawa Tengah. Selasa (27/8/2019).



Dibenarkan, Perwira Seksi Personel (Pasi Pers) Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Kun Piyanto, bahwa kesebelas prajurit tamtama itu akan menjalani Diktukbasus (Pendidikan Pembentukan Bintara Khusus) TNI-AD Tahun 2019, bersama 393 Babinsa se-Jawa Tengah selama 4 minggu yang akan dibuka lusa (29/8).

Mereka adalah para Babinsa dari Koramil meliputi Koptu Teguh B Koramil 03 Wanasari, Koptu M. Asari 05 Losari, Kopka Solikhin 06 Kersana, Koptu Ariyanto B.H 08 Bumiayu, Koptu Misyono 10 Sirampog, Koptu Suparno 11 Paguyangan, Koptu Sodikin 14 Banjarharjo dan Koptu Aryono Widodo dari Koramil 15 Ketanggungan. Sedangkan tiga orang lainnya adalah personel Makodim yaitu, Koptu Ikhsanudin, Koptu Sarwadi dan Koptu Haryono.

“Kami berharap para Babinsa asal Brebes kembali lagi ke Brebes setelah dilantik menjadi Sersan nanti, dan tidak ke luar Jawa. Ini karena 17 kecamatan di Kabupaten Brebes masih banyak kekurangan Babinsa untuk menunjang tugas satuan,” ucapnya.

Mereka akan dididik, dilatih dan dibentuk menjadi prajurit yang profesional, memiliki disiplin, loyalitas, moralitas, militansi serta fisik prima, sesuai dengan program lembaga pendidikan. Pasalnya, saat dilantik atau alih pangkat menjadi Bintara nantinya, tugas dan tanggung jawab mereka akan menjadi pelaksana sekaligus pimpinan kecil di lapangan tugas TNI.

“Diharapkan nantinya mereka menyandang predikat sebagai Bintara dengan kemampuan teknis militer dan pengetahuan umum yang baik maupun menjadi pemimpin di lapangan yang handal dalam memberikan solusi kepada masyarakat,” tandasnya.

Untuk tugas sebagai pendamping desa-desa yang ditinggalkan, akan dirangkap oleh rekan Babinsa lainnya dari Koramil masing-masing. Tampak mendampingi, Serma Ari Kurniawan (kiri foto) dan Koptu Agus Riyanto (kanan foto), di Lapangan Secaba Tirta Pawitra Sari. (Aan)

Senin, 04 Maret 2019

Bolos Sekolah, 4 Pelajar di Tertibkan Satgas SKPP


Brebes, Satgas Kemitraan Peduli Pendidikan (SKPP) Koramil 15/Ketanggungan Kodim 0713/Brebes menggiring 4 pelajar SMP/SMA/SMK yang kedapatan bolos sekolah di warung pinggir jalan raya Ketanggungan-Tanjung Brebes. Selasa, (05/03/2019).


Mereka terjaring razia saat Satgas SKPP melakukan penertiban pelajar membolos dijam pelaaran sekolah yang dilakukan di beberapa titik Kecamatan Ketanggungan.
Koptu Aryono Widodo bersama Polsek Ketanggungan, Satpol PP dan Guru SMP N 3 Ketanggungan yg tergabung dalam SKPP menjelaskan, sedikitnya ada 4 pelajar tersebut terjaring saat bermain dan nongkrong. seperti di warung tegal (warteg) sepanjang jalan Ketanggungan.

"Mereka kedapatan tidak di sekolah saat jam belajar. Ini atas laporan warga yang resah melihat adik-adik seperti ini. Kita tindak lanjuti dengan razia," tandas Koptu Aryono. 

Pelajar yang terjaring razia ini kemudian diberi sanksi ringan. Seperti menyebutkan Pancasila dan menyanyikan lagu-lagu kebangsaan. Kemudian pihak sekolah dipanggil untuk bersama-sama memberikan pembinaan. Namun jika sampai kedapatan bolos kembali, Aryono menegaskan kepada Guru BK, pelajar tersebut akan kenakan sanksi lebih berat.

"Nantinya kalau terjaring kembali akan diberikan sanksi tegas  seperti wajib lapor ke kantor Satpol PP setiap hari untuk diberikan nasihat dan pembinaan. Bisa jadi tiap hari harus lapor ke Satpol, baik itu pihak sekolah maupun  orang tua," ujarnya. 

Sementara itu saat operasi penertiban tersebut Petugas Satpol PP juga melakukan pengecekan ponsel milik pelajar yang terjaring. Hal ini dilakukan untuk melihat adanya konten porno dalam HP pelajar.




" SKPP akan menggiatkan operasi penertiban pelajar bolos sehingga tertib bersekolah. Nantinya para pelajar akan terdidik untuk menjadi pelajar yang produktif," papar Aryono.(Utsm0713)

Kamis, 28 Februari 2019

Serma Bambang Sosialisasikan Penerimaan Calon Prajurit TNI AD

Brebes, Dalam rangka membangkitkan minat pelajar menjadi anggota TNI, Babinsa Koramil 08/Bumiayu Serma Bambang PH, turut melaksanakan sosialisasi penerimaan prajurit di SMK Muhammadiyah Bumiayu wilayah binaannya. Kamis, (28/02/2019)

  
Diungkapkan Serma Bambang, sosialisasi ini merupakan informasi dan pemberitahuan kepada siswa tentang adanya penerimaan calon prajurit, sekaligus juga menarik minat generasi muda untuk menjadi prajurit TNI AD. Tegasnya

Lebih lanjut dalam kegiatan tersebut lanjut Bambang, secara gamblang menjelaskan persyaratan untuk masuk menjadi prajurit dengan mendaftarkan secara Online atau langsung bisa ke Ajenrem ataupun Kodim dengan melengkapi persyaratan yang telah ditentukan.

“Para pelajar tidak usah sungkan-sungkan untuk bertanya ke Koramil atau ke Kodim apabila ada yang berminat menjadi prajurit TNI AD, para Babinsa siap membantu mengarahkan para calon untuk menjadi prajurit TNI AD, baik pria ataupun wanita, “pungkasnya. (Utsm0713)

Rabu, 27 Februari 2019

TNI Jadi Pengurus Komite SDIT Harum Brebes

Brebes, Dalam kesehariannya bertugas di Koramil 01/Brebes, Serda Bangun Hidayat IA aktif dalam menghadiri rapat komite sekolah SDIT Harapan Umat Brebes di ruang rapat Yayasan dalam rangka menghadapi Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun 2019. Rabu (27/02/2019).

Kepengurusan Komite adalah kesepakatan dari berbagai pihak, diantaranya dari Pengurus Yayasan dan Wali Murid/Wali hadir pada waktu Rapat pertama kali dalam pembentukan Pengurus Komite tersebut.

“ Menghadapi Penerimaan Siswa Baru 2019 ini, Pengurus Komite melaksanakan Rapat Koordinasi dengan mengedepankan Kualitas dan Keimanan kepada murid baru sehingga siswa nantinya bisa dan mampu menghadapi perkembangan di masa milenial dengan mengedepankan Iman dan Taqwa sebagai dasar yang kuat ”. Kata Serda Bangun

Hadir dalam rapat diruangan Lina Amira,  Erlina, Ummu Nadiah, Mualimah, S.IP dan seluruh anggota komite SDIT, dan Serda Bangun.

Diakhir rapat tersebut, Biro Keuangan Mualimah (jilbab putih) mewakili Ketua Yayasan menyampaikan keseluruhan hasil rapatnya secara detail, diantaranya pembahasan yang pokok adalah Komitmen SDIT yaitu meningkatkan mutu, kualitas belajar, meningkatkan sarana dan prasarana yang menunjang belajar mengajar di SDIT Harum serta mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara. Paparnya. (Utsm0713)