Tampilkan postingan dengan label Sertu Ali Mahfur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sertu Ali Mahfur. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 Januari 2020

Lapor Cepat Babinsa Galuh Timur Dengan Persiapkan Karya Bhakti Perbaiki Longsor


Brebes – Bintara Pembina Desa Sertu Ali Mahfur Koramil 09 Tonjong Kodim 0713 Brebes secara sigap dan tanggap melaporkan kejadian tanah longsor sekira 19.30 Wib di jalan penghubung antara desa Galuh Timur dan Dukuh Kalipucung RT. 01 RW. 05 Desa Galuh Timur Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Rabu malam (29/01/2020).








Kesigapan seorang Babinsa diwilayah dengan dibantu informasinya oleh rekan karib dilingkup territorial diantara Syarif (40) ketua RW. 05 dan Rusdad (55) yang tinggal di Dukuh Kalipucung RT. 02 RW. 05 Desa  Galuhtimur sebagai saksi dalam kejadian longsornya jalan dilokasi tersebut.

“Berawal dari curah hujan yang turun dengan intensitas tinggi terjadi sekitar 1 jam dari pukul 18.00 sampai 19.00 Wib dan tanah jalan tidak bisa menahan aliran air hujan sehingga mengakibatkan jalan terputus dan tidak bisa dilalui kendaraan roda 4, dan hanya bisa dilalui untuk roda 2”. Papar Sertu Ali Mahfur.

Ditambahkan bahawa diperkirakan tanah longsor sepanjang 15 meter dengan ketebalan 5 meter dan tinggi sekitar 6 meter, badan jalan tersisa 1 meter dan pagi ini (30/01) BPBD serta Camat Tonjong dan Danramil 09 Tonjong kapten Inf Suwardi melakukan pengecekan lokasi guna penanganan secara cepat agar jalan tersebut bisa normal kembali, Karya Bhakti dan pembuatan jalan baru adalah salah satu solusi karena sebagian jalan hilang. Tambah Babinsa.

Direncakanan akan dilakukan pembuatan jalan baru dengan berkoordinasi dengan pemilik tanah yang posisinya persis disebelah jalan guna pelebaran, nantinya akan diturunkan alat berat berupa excavator untuk membuka jalan baru. (Utsm)

Sabtu, 20 April 2019

Karya Bhakti TNI Tanggul Dukuh Timbang Barat


Brebes, Karya Bhakti TNI dilakukan Koramil 09/Tonjong Kodim 0713/Brebes pasca longsornya tanah tanggul
  yang berlokasi di  RT 01 RW 07 Dukuh Timbang Barat sekira pukul 18.00 wib (19/4) dengan panjang 10 meter, lebar 5 meter dan ketinggian 10 meter, dimana akan berpengaruh merambah ke Unders Pass tanggul rel kereta api sudah dilakukan gotong royong TNI bersama warga dalam upaya pencegahan dini penanggulangan. Minggu (21/4/19).



Dengan menggunakan bambu-bambu yang ada, masyarakat bersama TNI melalukan pematokan dan membuat penyangga/penahan tanggul dengan ratusan bambu.

Dalam Karya Bhakti tersebut hadir Pj. Kades Galuhtimur Widianto Santoso, Babinsa Galuhtimur Sertu Ali Mahfur, Perangkat Desa dan masyarakat sekitar 50 orang.

Sertu Ali Mahfur menyampaikan bahwa upaya yang dilakukan warga masyarakat dengan dana swadaya dalam bentuk barang (bambu) ini sangat membantu dalam upaya pencegahan dini. Katanya.


“Pematokan dengan menggunakan bambu sebagai penahan agar tidak terjadi longsor, penimbunan dengan menggunakan karung yang telah diisi dengan tanah dan memberi tanda sebagai pengaman bagi pengemudi kendaraan bermotor” Imbuh Sertu Ali.

Sampai dengan saat ini tanggul bisa dilewati oleh kendaraan roda dua dan masyarakat bisa beraktivitas kembali dengan memperhatikan faktor keamanan. (Utsm)