Tampilkan postingan dengan label Tahun Baru Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tahun Baru Islam. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 September 2019

Salem Bersholawat

Brebes - Dalam menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 Hijriah, yang jatuh pada hari minggu (01/09/19).
Diadakan Tabligh Akbar Salem Bersholawat bertempat di Alun-Alun Salem dan di hadiri oleh Habib Ahmad bin Agil Al Athos. 



Perlu diketahui Kegiatan ini merupakan kerja bareng antara Pemerintah Kecamatan Salem, Forkompinca Salem, Anggota DPRD Kabupaten Brebes dari Salem Sukirso,KUA Salem,  PCNU Salem,  IAIIG - UNUGHA Cilacap,  Muslimat, Fatayat, Ansor, Banser dan Paguyuban Kepala Desa se Kecamatan Salem.

Acara yang cukup meriah ini di awali mulai pukul 8 00 pagi dengan pawai ta'aruf,dimulai dari Alun Alun Salem ke Desa Gunungsugih -Ganggawang dan kembali ke Alun Alun Salem yang diikuti oleh ribuan warga Salem dari 21 Desa dengan menggunkana sekitar 50 an kendaraan hias dan grup qasidah yg langsung tampil di atas mobil hiasnya.

Dalam Kegiatan Salem Bersholawat juga di adakan acara pelantikan PAC IPNU - IPPNU Salem, dan santunan bagi 83 anak yatim/piatu dan Sholawat dari Habib Ahmad dan Team Rebana.

Camat Salem Nur Ari HY, dalam sambutannya atas nama Forkompinca dan pemerintah mengucapkan Selamat Tahun Baru 1441 H, dengan selalu bersyukur atas nikmat dari Alloh SWT dan berharap di tahun baru Hijriah ini akan lebih baik,  lebih bermakna dan lebih manfaat. 

“mari kita bumikan sholawat di Salem. Dengan sholawat, Insya Allah Salem akan jadi Kecamatan yang aman, maju, hebat, dan bermartabat. Sesuai janji Allah dengan bersholawat maka apa yang menjadi hajat masyarakat Salem pasti akan tercapai” ungkap Nur ari.

Selaras dengan tausiah Habib Ahmad,  bahwa dg bersyukur maka nikmat nikmat Alloh SWT akan senantiasa bertambah, dan sebaik baiknya manusia adalah yg bermanfaat bagi manusia lainnya. 

Selain itu Dosen IAIIG - UNUGHA Cilacap , KH. Saekhoni dlm sambutannya, juga menyampaikan penting nya Silaturahmi dan sekaligus mewakili mahasiswa KKN utk berpamitan kembali ke kampusnya di Cilacap, dan berharap KKN ini akan berlanjut dalam waktu yang akan datang dalam membangun Kecamatan Salem.(ig/pendim0713)

Sabtu, 31 Agustus 2019

Pergantian Tahun Baru Islam Di Brebes

Brebes - Malam Tahun Baru Islam 1441 Hijriyah di Brebes tak lagi sepi. Sebab Santri dan siswa bersama-sama menyemarakan pergantian tahun dengan pawai ta'aruf. Ribuan warga pun menyambutnya sepanjang rute yang dilalui peserta pawai. 
















Pawai Ta'aruf dilepas Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH ditandai dengan penyalaan api obor di halaman Islamic Center Jalan Yos Sudarso Brebes, Sabtu (30/8) malam.

Didampingi Wakil Bupati Narjo SH MH melambaikan tangan kepada 45 Kafilah menuju Alun-alun Brebes. Disepanjang rute perjalanan, masyarakat menyambutnya dengan hangat.

Sekira 3500 peserta yang berdatangan dari Pondok Pesantren, seperti dari Kecamatan Salem Ganggawang pimpinan KH Uceng mengirimkan 400 Satri. Pesantren Nurul Haya Banjarharjo pimpinan DR Athoyar mengirimkan 250 Santri. Tak ketinggalan dari pesantren Assalafiyah II Saditan Brebes pimpinan KH Subekhan Makmun mengirimkan ratusan santri.

Peserta Pawai Ta'aruf juga datang dari anak anak TPQ, TK ,SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK,Organisasi Pemuda serta Kesenian Rabana, Hadrah, Kuda Lumping, Seni Buroq dari Kecamatan Losari, Reog Brebes dan lain lain.

Ketua Panitia Pawai Ta'aruf Ahmad Makmun melaporkan, sebelum pawai peserta mengikuti Doa Bersama Tutup Tahun dan Doa Awal Tahun di Masjid Islamic Center Brebes.

Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH dalam sambutannya mengucapkan Syukur Alhamdulillah karena masyarakat bisa ber Pawai Ta'aruf menyambut Tahun Baru Islam 1441 H.

"Saya sangat gembira dan bangga karena malam ini semarak sekali yang menandakan telah bersatu padu," ujar Idza. 

Atas nama Pemerintah dan seluruh masyarakat dia mengucapkan selamat Tahun Baru Islam 1 Muharam 1441 H. Idza mengajak masyarakat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada  Allah SWT. Kita isi dengan pembangunan,  bagi pelajar lebih semangat dalam belajar untuk menggapai cita-citanya dan bagi yang sudah bekerja, bekerjalah dengan keras.

"Jadikan Pawai Ta'aruf sebagai ajang  silaturahim, syiar dan dakwah. Kita bersatu dalam bingkai NKRI. NKRI harga mati," tandasnya. (Bambang Sugiarto/Wasdiun/Pendim0713)