Tampilkan postingan dengan label HUT RI Ke 74. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HUT RI Ke 74. Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 Agustus 2019

Tetesan Darah Bukti Cinta Nabi dan Kemerdekaan

Brebes - Para pejuang telah meneteskan darahnya ketika melawan penjajah untuk mencapai kemerdekaan Indonesia. Anak-anak Salem, juga berani meneteskan darahnya di hari Kemerdekaan ke-74 RI dengan berani disunat. Keberanian anak-anak Salem telah menginspirasi bahwa perjuangan terus dilakukan dalam upaya menunaikan syareat Nabi Ibrahim berupa khitan.


“Meski ada isak tangis, tapi saya acungi jempol mereka berani sunat,” ujar Camat Salem Nur Ari HY disela Sunatan Masal memperingati HUT ke-7 Kemerdekaan RI dan Tasyakuran Kepala Desa Pabuaran, di Desa Pabuaran, Kecamatan Salem, Brebes, Jumat (23/8).

Nur Ari mengaku bangga dan bahagia dengan keberanian anak-anak Salem ikut sunatan masal, apalagi di moment hari kemerdekaan. Pasti mereka akan terkenang dan menjadi motivasi tersendiri sebagai generasi patriot penerus perjuangan bangsa. Dia berharap, anak-anak yang dikhitan,  menjadi anak yang saleh,  sehat,  kuat dan bermanfaat bagi sesama. 

Kepala Desa Pabuaran Nul Hakim menjelaskan, sunatan masal selain dalam rangkaian HUT ke-74 Kemerdekaan RI tingkat Kecamatan Salem juga tasyakuran dirinya menjadi Kepala Desa. 

“Alhamdulillah, ada 13 anak dari Desa Pabuaran dan 3 anak dari Desa Indrajaya,” ungkap Nul Hakim. 

Sunatan Masal yang berlangsung di rumah Kades Pabuaran Nul Hakim mendapat sambutan hangat dari orang tua dan keluarga yang disunat. Tampak senyum dan gembira di wajah hadirin yang ikut menyaksikan. Tim Medis didatangkan dari Puskesmas Bentar yang bertindak sebagai juru sunat. 

Mereka yang disunat mendapatkan bingkisan dan sejumlah uang saku yang diserahkan Camat Salem disaksikan Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Salem, Pendamping Desa Kecamatan Salem Dadang SE dan undangan lainnya. (wasdiun/pendim0713)

Rabu, 21 Agustus 2019

Ogoh-ogoh Anoman Dukuh Waru Desa Pemaron Juara Pawai Karnaval Brebes

Brebes – Replika tokoh pewayangan raksasa berupa ogoh-ogoh anoman dari Dukuh Waru, Desa Pemaron, Kecamatan/Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, berhasil menjuarai pawai pembangunan atau karnaval perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-74 (20/8).






Ogoh-ogoh tersebut diarak mulai dari titik start di depan Gedung DPRD Kabupaten Brebes, Jalan Gajah Mada No. 5 Kotabaru, menuju finish atau panggung kehormatan Forkopimda di depan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Brebes atau di samping Markas Kodim 0713 Brebes, Jalan Jenderal Sudirman.

Panitia karnaval, Ismu Broto, Kepala DPKH (Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan) Kabupaten, bersama para juri menilai ogoh-ogoh dengan tinggi 3,5 meter dan berat mencapai kurang lebih 250 kilogram ini layak menjadi pemenang kontes yang juga diikuti ratusan peserta mulai dari SKPD, para pelajar dan masyarakat umum, karena semangat dari tim dan pernak-perniknya bahkan dengan asap warna dan musik anoman obong.

Dibenarkan Supardi (35) Kaur Kesejahteraan Desa Pemaron, bahwa apa yang ditampilkan para pemuda desanya berhasil mencuri perhatian ribuan masyarakat yang menyaksikan di Jalan Raya Pantura mulai dari Gedung DPRD sampai Kodim tersebut, mengalahkan para peserta lainnya yang antara lain menampilkan kendaraan hias, batik carnival, marchingband, kesenian lokal pencak silat, kuda lumping maupun pawai komunitas sepeda onthel.

Sementara dikatakan penggagas atau yang mempunyai ide kreatif, Nodo alias Kijut (36), bahwa dirinya bersama para pemuda yang diketuai Resky Ginanjar (27) tidak menyangka dan mengharapkan juara dari karya seninya.

“Saya bersama para pemuda dan masyarakat hanya berniat menampilkan ogoh-ogoh anoman raksasa ini dalam festival karnaval desa yang akan digelar pada 24 Agustus nanti. Eh ternyata juara di tingkat kabupaten atas permintaan pihak kecamatan,” ucapnya kepada Serma Aan Setyawan, Humas Kodim 0713 Brebes. Rabu (21/8/2019).

Ditambahkannya, niat hanya untuk membuat masyarakat bangga, dengan estimasi biaya mencapai kurang lebih Rp. 5 juta dan dikerjakan dalam waktu 10 hari. Untuk bahan pembuatannya meliputi dakron untuk bulu badan hanoman dan bulu korea untuk bagian wajah yang dipesan dari Bandung. Sedangkan udeng atau penutup kepala serta kain catur, khusus didatangkannya dari Bali.

Nodo mengaku, kesulitan utama pembuatan adalah saat pengeleman dakron. Tampak dirinya berfoto bersama sersan tersebut di Kantor Pengairan Krasak, Jalan Raya Jatibarang-Brebes, Dukuh Waru, Pemaron, di sela-sela perbaikan pasca tampil dalam karnaval kabupaten.

Inilah karya Nodo, yang juga sebagai pelukis lokal, yang membawa nama desa dan kecamatannya. Ia berharap, kedepan akan menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi pemuda Pemaron dari pesanan ogoh-ogoh. (Aan)

Selasa, 20 Agustus 2019

Peringati HUT RI Ke 74, Karnaval Budaya Di Brebes Meriah

Brebes - Puluhan ribu penonton tumpah ruwah memadati  jalur protokol Kota Brebes guna menyaksikan Karnaval Budaya dalam rangka HUT ke-74 Kemerdekaan RI, Selasa (20/8).









Antusias masyarakat untuk menyaksikan karnaval budaya atau  pawai pembangunan terlihat sejak pagi hari meskioun rombongan baru dilepas pukul 09.00 WIB. Terlihat, anak-anak hingga orang dewasa berjubel,  saling berebut, mencari tempat ternyaman dan terdepan demi mendapatkan posisi strategis dan melihat lebih dekat kemeriahan yang ditampilkan peserta karnaval.

Rombongan Pawai tingkat Kabupaten Brebes  tersebut, dilepas Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH didampingi Wakil Bupati Brebes Narjo SH MH beserta jajaran Forkompinda di depan gedung DPRD Jalan Gajah Mada Brebes.

Usai melepas keberangkatan peserta karnaval,  Bupati Brebes seserta Wakil Bupati Brebes dan Forkompinda mendahului peserta lainya untuk memudian berada di panggung kehormatan yang berada di depan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) guna menyaksikan dan menyambut seluruh peserta Karnava.

Sebanyak 115 Kontingen yang terdiri dari jajaran SKPD Kabupaten Brebes, Pelajar dan Masyarakat Umum berpartisipasi dalam perhelatan tahunan itu.

Bupati Brebes Idza Priyanti SE MH di sela sela acara karnaval mengatakan, bahwa dirinya sangat senang atas kemeriahan penyelenggaraan karnaval tahun ini. Dia berharap kemeriahan semacam ini dapat memberikan hiburan tersendiri untuk seluruh masyarakat dan menumbuhkan semangat kebangsaan.

Bupati senang bisa menyaksikan kreatifitas anak bangsa dan dapat menemui bakat bakat terpendam yang dimiliki Warga Brebes.

“coba lihat betapa indah dan eloknya batik carnival yang dibuat dan ditampilkan, tidak kalah dengan daerah lain bukan,” ungkap Idza. 

Ketua Panitia Karnaval Budaya drh Ismu Subroto yang juga Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Brebes mengatakan, dalam karnaval tahun ini fokusnya menampilkan seni dan budaya demi melestarikan tradisi bangsa. Ismu juga mengatakan peserta karnaval kali ini bukan hanya dari wilayah Brebes Kota saja, tapi juga ada yang dari kecamatan Jatibarang, Songgom, Wanasari, Bulakamba dan kecamatan lainya.

Karnaval HUT ke-47 Kemerdekaan RI tahun 2019 di meriahkan oleh berbagai pertunjukan diantaranya Marching Band, Angklung, Mobil hias, hingga berbagai miniatur berbagai bentuk yang sengaja dibuat peserta semenarik mungkin. 

Tak kalah menarik adalah penampilan batik carnival yang mendapat sambutan hangat dari seluruh penonton.  (Yaser Arafat/Wasdiun/Pendim0713)

Ribuan Warga Brebes Memagar Betis Jalan Raya Pantura Saat Pawai Pembangunan

Brebes – Ribuan manusia tumpah ruah di Jalan Raya Pantura dari arah timur ke barat, mulai dari Depan Gedung DPRD Kabupaten Brebes di Jalan Gajah Mada No. 5 Kotabaru sampai di depan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Brebes, Jalan Jenderal Sudirman. Selasa (20/8/2019).









Mereka sangat antusias menyaksikan karnaval atau pawai pembangunan perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-74, bahkan sejak pagi hari untuk mencari tempat terdepan. Hajatan tahunan ini dimulai pukul 09.00 WIB, dilepas secara simbolis oleh Bupati Brebes, Idza Priyanti, SE.MH dan Wakilnya, Narjo, SH dengan didampingi Forkopimda.

Dinilai Ketua Panitia, Ismu Broto, Kepala DPKH (Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan) Kabupaten Brebes, bahwa pelaksanaan karnaval kali ini sangat ramai namun lancar dengan jumlah peserta mencapai ratusan kelompok yang fokusnya menampilkan seni dan budaya demi melestarikan tradisi bangsa. Karnaval yang bertemakan “Dengan Kebhinekaan Kita Percepat Pembangunan Menuju Brebes Unggul”, juga menunjukkan bahwa keberagaman dapat dipadukan menjadi kekuatan demi memajukan Brebes.

Peserta meliputi dari SKPD, para pelajar dan masyarakat umum, termasuk penampilan berbagai batik carnival, marchingband, pencak silat, kuda lumping dan Komunitas Sepeda Onthel Pasti Brebes serta kendaraan hias, ogoh-ogoh, turut meramaikan pawai.

Personel TNI Kodim 0713 Brebes, Polres dan Satpol-PP turut mengamankan kegiatan. (Aan)

Jumat, 16 Agustus 2019

Apel Kehormatan Dan Renungan Suci Di TMP Kusumatama Brebes

 

Brebes – Kapolres Brebes AKBP Aris Supriyono memimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci, dini hari di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusumatama Brebes, Jawa Tengah. Sabtu (17/08/2019).
Salah satu agenda rutin pada setiap tengah malam menjelang peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ini sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa para pahlawan khususnya pejuang kemerdekaan.
Apel kehormatan dan renungan suci tersebut dihadiri oleh Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti, SE, Kepala Pengadilan Negeri Brebes, Kepala Pengadilan Agama Brebes dan Forkopimda lainnya serta Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten.







Hadir pula para Staf Ahli Bupati, Asisten, pejabat OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes serta tokoh masyarakat dan tokoh agama di wilayah Kabupaten Brebes.
Apel kehormatan dan renungan suci ini juga diikuti oleh satu pleton anggota TNI dari Kodim 0713/Brebes dan satu pleton anggota Polres Brebes. Tak ketinggalan pula anggota Korpri dari beberapa OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Brebes serta satu pleton anggota Pramuka.
“Renungan suci ini merupakan bentuk penghormatan kepada arwah para pahlawan yang telah gugur mendahului kita. Sebagai generasi penerus kita wajib menghormati pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan bagi bangsa Indonesia,” ungkap Kapolres.
Apel kehormatan ditujukan kepada arwah para pahlawan khususnya anggota TNI dan anggota Polri yang dimakamkan di TMP tersebut. Usai mengheningkan cipta, dilakukan penyalaan obor oleh petugas yang membuat suasana di sekitar TMP cukup temaram. Apel kehormatan dan renungan suci ini ditutup dengan hening keliling. (Utsm)

Meriah, Brebes Expo 2019

Brebes - Pembukaan Brebes Expo dalam rangka HUT ke-74 Republik Indonesia tingkat Kabupaten Brebes Tahun 2019 berlangsung meriah. Ribuan pengunjung dari berbagai daerah rela berjubel mengunjungi pameran pembangunan di kawasan GOR Sasana Krida Adhikarsa Brebes. Kamis (15/8) malam.




Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH dalam sambutannya menyampaikan kegembiraannya kepada Panitia, peserta, dan pengunjung Brebes Expo tahun 2019 yang telah mendukung kesuksesan Brebes Expo. 

“Brebes expo menjadi bentuk komunikasi indah antara pemerintah dengan masyarakat, antara para produsen dan konsumen,” ujar Idza.

Brebes Expo yang berlangsung 15-20 Agustus tersebut menjadi sarana tukar informasi yang terdapat diberbagai stand pemerintah maupun swasta. Masyarakat dengan gamblang memperoleh informasi hasil pembangunan dan juga bisa bertransaksi ekonomi. 

Penampilan berbagai produk lokal, diharapkan mampu mendorong cepatnya perputaran roda perekonomian Kabupaten Brebes. Termasuk didalamnya mampu menanamkan kecintaan terhadap produk dalam negeri. Utamanya bagi pelaku usaha mikro dan perdagangan.

Brebes Expo menjadi replika ajang peningkatan pelayanan bagi organisasi perangkat daerah (OPD) kepada masyarakat. Tidak hanya tempat berkumpulnya orang sekadar mencari hiburan semata tetapi diharapkan bisa menjadi usaha peningkatan pelayanan publik bagi OPD dan para pelaku usaha.

“Kreativitas dan inovasi produk unggulan dari berbagai daerah di Kabupaten Brebes, menjadi penentu keunggulan daya saing dengan daerah daerah lain di Jawa Tengah maupun skala Nasional,” tandas Idza. 

Ketua Seksi Pameran Peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Brebes Zaenudin menjelaskan, peserta Brebes expo meningkat jika dibanding tahun lalu. Semula hanya 100 stand kini menjadi 130 stand peserta. Dari kegiatan tersebut, diperkirakan akan terjadi perputaran keuangan hingga Rp 5 miliar lebih.

Pembukaan Brebes diawali penampilan drama Kolosal Anti Hoaks dari Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kabupaten Brebes, firedance kolaborasi dari Bumiayu dan Yogyakarta serta hiburan dangdut.

“Setiap malam, di panggung utama kami sediakan hiburan gratis buat masyarakat pengunjung,” ucapnya.

Pembukaan Brebes Expo ditandai dengan pengguntingan untaian pita melati yang melintang di pintu masuk arena oleh Bupati diiringi dentuman suara kembang api yang menonjok angkasa. 

Usai membuka acara, Bupati berkeliling meninjau pameran yang didampingi Sekda Brebes Djoko Gunawan, Kajari Brebes Edy Hartoyo beserta isteri, Dandim O713/Brebes Letkol Faisal Amri beserta isteri, Ketua Pengadilan Negeri Pelawi Eko S, Ketua Pengadilan Agama Abdul Basyir, serta para Kepala OPD dan undangan lainnya. (Suprapto, Wasdiun, Pendim0713)