Tampilkan postingan dengan label Islamic Centre. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islamic Centre. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Juli 2020

Danramil Himbau Pasar Saporete Islamic Centre Menyesuaian SOP Covid-19


Brebes - Banyaknya pengunjung ke Pasar Saporete yang berada di kompleks Islamic Centre Brebes membuat pemerintah kabupaten brebes melalui pengelola Pasar Islamic Centre bersama Koramil 01 Brebes dan Polsek Brebes turun kelapangan. Minggu (19/07/2020).




Pasar Saporete merupakan pasar lesehan yang setiap minggu pagi memasarkan berbagai macam jajanan desa khususnya kue asli Brebes.

Sosialisasi ini berlangsung selama 3 jam dari pukul 06.00 sd 09.00 wib, kegiatan Sosialisasi dan Educasi  penanganan dan pencegahan Covid-19 dengan maksud untuk mencegah adanaya penyebaran virus corona.

Diantaranya sosialisasi yang diberikan adalah penyemprotan Disinfektan pada kendaraan pengunjung, cuci tangan, pemeriksaan suhu tubuh dengan menggunakan Thermoghun dan mewajibkan pemakaian masker pada pengunjung.

Danramil Brebes Kapten Armed Zenal Abidin mengatakan “ Sosialisasi ini merupakan langkah awal untuk mencegah penyebaran Virus Corona, kemudian masyarakatpun harus tau tentang istila-istilah baru di New Normal ini dengan cara bagaimana agar bisa beradaptasi dengan kehidupan barunya” Papar Danramil.

Selanjutnya Danrmil menyampaiakan tentang istilah baru diantaranya ODP menjadi Kontak Erat, PDP menjadi Kasus Suspek, OTG menjadi Kasus Konfirmasi Tanpa Gejala.

Himbauan yang penting dan harus dilaksanakan adalah agar segera beradaptasi dengan kebiasaan baru dengan tetap memperhatikan SOP & Protokoler Kesehatan. (Utsm)

Kamis, 14 Mei 2020

Mitigasi Pandemi, TNI Brebes Kembali Sterilisasi Karantina PDP Covid-19


Brebes – Tim gugus tugas penanggulangan covid-19 dari Kodim 0713 Brebes, kembali melakukan dua orang untuk melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan karantina PDP (Pasien Dalam Pemantauan) Covid-19 Pemkab Brebes, di Islamic Centre, Kecamatan/Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Jumat (15/5/2020).






Dikemukakan Pasiops Kodim melalui Batiops, Pelda Abdul Kholik, upaya tersebut untuk mensterilisasi lingkungan isolasi sehingga meminimalisir para petugas pengawas dan perawat PDP terpapar virus corona.

“Kita melakukan mitigasi kembali dengan penyemprotan cairan disinfektan di setiap sudut Islamic Centre, termasuk pagar, jalan dan lapangan,” tegasnya.

Tampak Kopda Sugiharto dan Kopda Subarkah, melaksanakan tugasnya dengan memakai APD (Alat Pelindung Diri), yang merupakan prosedur untuk menghindarkan terjangkit wabah.

Untuk diketahui, saat ini PDP yang dikarantina berjumlah 13 orang, yang kesemuanya merupakan jamaah tabligh akhbar Ijtima Ulama Dunia 2020, Klaster Gowa, Sulawesi Selatan.

Para OTG (Orang Tanpa Gejala) tersebut sudah dinyatakan negatif virus corona melalui hasil tes swab PCR kedua yang dikeluarkan Labkesda Kemenkes RI, di Salatiga, Jateng (12/5).

Sesuai protokol penanganan covid-19, mereka masih harus menunggu hasil tes swab tahap ketiga untuk memastikan apakah benar-benar sembuh dan dapat pulang ke rumah masing-masing. (Aan)

Rabu, 13 Mei 2020

Pulang ke Brebes, Puluhan Santri dan Santriwati Ponpes Lirboyo Kediri disambut Screening Test


Brebes – Sebanyak 44 orang santri dan 27 orang santriwati asal Kabupaten Brebes yang diliburkan Yayasan Pondok Pesantren Lirboyo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, disambut screening test suhu badan oleh Satuan Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Brebes, di Islamic Centre Brebes. Rabu (13/5/2020).



Para pelajar dari berbagai kecamatan ini datang menggunakan dua bus dan kita arahkan ke Islamic Centre Brebes untuk pengecekan suhu tubuh dengan termometer infra merah.

Tampak satu persatu disemprot cairan disinfektan oleh petugas medis dengan APD (Alat Pelindung Diri) lengkap dengan pengawalan TNI-Polri, anggota Satpol dan BPBD, serta Ketua Pengurus Cabang Himasal (Himpunan Santri Alumni Lirboyo) Kabupaten Brebes, M. Kholid Badrudin, S.PSi.

Disampaikan Bintara Tinggi Operasi Kodim 0713 Brebes, Pelda Abdul Kholik, bahwa tujuan dilaksanakannya tes skrining adalah untuk antisipasi penyebaran virus corona dari wilayah Kediri.

“Jawa Timur termasuk zona merah covid-19 sehingga antisipasi dini dengan prosedur covid-19 diterapkan kepada mereka,” tegasnya.

Sementara dinyatakan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes melalui Kabid Yankes, Muchtar, dari hasil pemeriksaan terhadap 71 orang tersebut dinyatakan normal namun tetap disarankan untuk melaksanakan isolasi/karantina mandiri di rumah masing-masing minimal selama 14 hari.

Setelah mendapatkan arahan, mereka pulang ke rumah masing-masing dengan dijemput pihak keluarga. (Aan)

Selasa, 05 Mei 2020

Penyemprotan Disinfektan di Karantina Pemkab Brebes


Brebes – Tim gugus tugas penanganan covid-19 dari Kodim 0713 Brebes, melakukan mitigasi wabah tersebut dengan melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan karantina PDP (Pasien Dalam Pemantauan) Pemkab Brebes di Islamic Centre Brebes. Senin (4/5/2020).





Dibenarkan Pasiops Kodim 0713 Brebes melalui Batiops, Pelda Abdul Kholik, bahwa sterilisasi di lingkungan tersebut dilakukan guna menghindarkan petugas pengawas dan perawat pasien terpapar dari virus corona.

“Selain melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan karantina PDP Pemkab Brebes, Kodim juga mensuplai makanan dan minuman untuk sahur dan berbuka puasa bagi PDP yang kesemuanya adalah para peserta tabligh akbar ijtima di Gowa, Sulawesi Selatan, Maret 2020 lalu,” ungkapnya.

Untuk diketahui, saat ini PDP yang dikarantina berjumlah 20 orang, yakni 19 orang dari Kecamatan Bantarkawung, dan 1 orang dari Kecamatan Salem. (Aan)

Jumat, 27 Maret 2020

Dandim Pimpin Semprot Disinfektan Cegah Virus Corona, Di Islamic Centre, Stadion Karangbirahi dan Gor Brebes



Brebes - Kewaspadaan terhadap pencegahan wabah virus Corona (Covid-19), Komandan Kodim 0713 Brebes Letnan Kolonel Infanteri Faisal Amri, SE pimpin pembersihan dan penyemprotan cairan disinfektan guna mensterilisasi dilingkungan keramaian dan fasilitas umum milik pemerintah kabupaten Brebes bersama Polres Brebes dan BPBD Brebes. Penyemprotan ini untuk mencegah penyebaran Covid-19, khususnya diwilayah Brebes. Sabtu (28/03/2020).












Dandim Letnan Kolonel Infanteri Faisal Amri, SE menekankan kepada seluruh anggota, baik Kodim, Polres dan BPBD serta seluruh jajaran Koramil di 17 kecamatan yang ada di Brebes, agar melaksanakan penyemprotan pada pagi hari ini secara serentak setelah pelaksanaan apel pagi di, walaupun hari ini libur tetap kita laksanakan penyemprotan, apalagi di jam kerja dan sore hari menjelang pulang kantor kita harus waspada sebelum meninggalkan kantor harus dirapihkan kembali ruang kerjanya, hal ini adalah untuk menjaga kebersihan lingkungan dari mulai perorangan dan instansi” Papar Dandim..
“Semua dibersihkan, yang mencakup seluruh lingkungan di Kompleks Islamic Centre, Stadion Karangbirahi dan Gedung Olah Raga Sasana Krida Adhikarsa Brebes dengan cara penyemprotan cairan disinfektan. Hal ini untuk membunuh virus yang bisa saja menyebar kemana-mana,” kata Dandim 0713.
Dandim Letkol Infanteri Faisal, menyatakan “Menjaga kebersihan, menerapkan pola hidup sehat, dan rutin berolahraga, serta istirahat yang cukup, termasuk mengkonsumsi makanan bergizi, bisa juga menjadi cara menambah daya tahan tubuh. Penyemprotan disinfektan sangat perlu dilakukan, karena untuk mengurangi dampak penyebaran virus corona,” kata Dandim. 
Sejumlah personel Kodim, Polres dan BPBD dikerahkan dan sejumlah kendaraan Kodim digunakan dalam penyemprotan disinfektan yang dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0713 Brebes.(Utsm)

Rabu, 04 September 2019

Tamu Allah SWT Dari Brebes, Kini Pulang Kampung

Brebes - Tamu Allah SWT dari Brebes kini pulang kampung karena sudah kelar menunaikan ibadah haji di tanah suci. Dari 1.038 jamaah haji, yang berhasil kembali pulang kampung 1034 orang. Dua orang meninggal di Mekkah dan 2 orang gagal berangkat. 








Sebanyak 1034 jamaah haji, secara bergelombang pulang kampung. Mereka menempuh perjalanan yang cukup melelahkan walau akhirnya kembali berkumpul dengan sanak keluarga dengan menyandang predikat haji yang mabrur dan hajjah yang mabruroh, Selasa (3/9).

Berawal dari jamaah haji dari kelompok terbang (Kloter) 52, tiba di Islamic  Center pukul 02.30 WIB. Sebelumnya, mereka didampingi rombongan penjemput yang merupakan Panitia Fasilitasi Penyelenggaraan Ibadah Haji (PFPIH) Kabupaten Brebes,  yang menunggu di Asrama Haji Donohudan Solo, Senin (2/9) malam.

Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH menyambut hangat tamu-tamu Allah tersebut dengan hangat dan senyum ceria. Atas nama pemerintah Kabupaten Brebes menyampaikan syukur Alhamdulillah, karena para jamaah haji Kabupaten Brebes mulai dari kloter 52, 53, 54 dan 55 telah tiba di tanah air dalam keadaan sehat walafiat., dan kembali berkumpul bersama keluarga. 

Bupati mengucapkan selamat kepada seluruh jamaah yang telah menunaikan Rukun Islam yang kelima. Diharapkan setelah menyandang predikat haji bisa mengaplikasikan dalan kehidupan sehari hari.  Utamanya dalam turut serta membangun daerah Brebes.

Kali pertama sampai di Islamic Brebes adalah Kloter 52 sejumlah 313 jamaah haji yang berasal dari Jamaah KBIH Al Hikmah, Arrohmah, Babussalam,  As shofa,  Mina, Non KBIH, serta Tim Pemdamping Haji Daerah (TPHD) yakni, Drs H Warsidin MH dan Tim Kesehatan Haji Daerah (TKHD) Dr Neni Triana.

Seharusnya, jumlah jamaah sebanyak 315, tetapi 1 orang meninggal KKHI Madinadh atas nama Sairah Kanan Kawad (64) dari Paguyangan dan seorang pulang awal.

Kloter 53 dilepas dari Asrama Haji Donohudan Solo pukul 06.00 sebanyak 8 bus dengan jumlah 352 jama'ah Haji terdiri dari jamaah KBIH Al-Mukarramah Al Mabrur, Nurul Hidayah,  Sanabil. Baitussaadah, Al Mukaromah dan ti di Islamic  Center pukul 11.00 WIB diterima oleh Sekda Brebes Ir Djoko Gunawan MT.

Satu orang meninggal dunia atas nama Wasri binti Raksadikrama dari Kec Salem Meninggal di tanah Suci Mekkah.

Untuk Jamaah Haji Kloter 54 tiba di Kab Brebes pukul 13.00 WIB dengan selamat utuh sebanyak 351 orang. Sebelumnya, berjumlah 353 namun berhubung faktor kesehatan  tidak bisa berangkat atas nama Endang Sri Hastuti  dari Desa Krasak beserta suaminya dengan alasan merawat istrinya.

Jama'ah Haji Kloter 54 sebanyak 351 orang tiba di Islamic Center diterima Sekda Brebes Ir Djoko Gunawan MT. Mewakili Bupati Brebes, dia nitip salam dan mohon didoakan mumpung malaikat masih ada di kanan kiri jamaah haji semuanya selama 40 hari kedepan. 

“Doakan, mudah-mudahan Brebes semakin sejahtera  makin unggul, makin makmur dan  masyarakatnya makin sejahtera serta semuanya bisa ikut Ziaroh menunaikan ibadah haji ke tanah suci di tahun mendatang. (Suprapto/ Bambang Sugiarto/Wasdiun/Pendim0713)