Tampilkan postingan dengan label Transportasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Transportasi. Tampilkan semua postingan

Senin, 25 Februari 2019

Wakil Bupati Brebes Tabuh Kentongan, Simbolisasi TMMD Desa Cinanas Dibangun

Brebes – "Melalui TMMD Kita Tingkatkan Kebersamaan Umat Serta Semangat Gotong Royong Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Guna Mewujudkan Ketahanan Nasional". Adalah tema yang diusung dalam TMMD tahun 2019.



Upacara pembukaannya secara simbolis dilakukan pemukulan kentongan dan penyerahan alat peralatan TMMD berupa penyerahan cangkul dan sekop oleh Wakil Bupati Brebes, Narjo, SH kepada perwakilan Satga TMMD, di lapangan Desa Cinanas Kecamaran Bantarkawung. Selasa (26/2/2019).

Dalam kesempatan yang sama, orang nomor dua di Kabupaten Brebes tersebut menyampaikan bahwa pembangunan ini adalah upaya Pemerintah Propinsi dan Daerah dengan menggandeng TNI dan seluruh unsur guna minimal mendekati infrastruktur di daerah perkotaan.

Di kesempatan itu juga, Wakil Bupati mengapresiasi semangat gotong-royong dengan manunggal bersama TNI. Dirinya juga berterima kasih atas sambutan hangat warga masyarakat Desa Cinanas dalam menyambut pembangunan.

Menurutnya juga, Program TMMD ini adalah bagian dari cara merawat dan mengikat rasa kebersamaan umat dan gotong-royong dalam mengatasi permasalahan kemiskinan di wilayah, dengan lebih menitik beratkan peningkatan kedaulatan pangan melalui perbaikan akses transportasi umum warga masyarakat pinggiran serta meningkatkan SDM masyarakat malalui kegiatan-kegiatan non fisik TMMD berupa penyuluhan dan sosialisasi.

Oleh sebab itu, Wabup mengajak kepada seluruh pihak untuk bersinergi membantu TNI dan warga setempat, tidak hanya berpangku tangan melihat dan mengandalkan pemerintah saja. Rakyat harus mandiri, berimprofisasi memaksimalkan seluruh potensi yang dimiliki masing-masing wilayahnya, untuk pemerintah pasti melaksanakan pembangunan namun secara bertahab dengan skala prioritas. (Aan/Utsm).

Rabu, 20 Februari 2019

Hari Peduli Sampah, Kompleks Pasar Induk Brebes Jadi Bersih

Brebes, Kodim 0713/Brebes melalukan kerja bakti bersama TNI dan masyarakat dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2019. Kerja bakti kebersihan kali ini dilakukan di Pasar Induk, Terminal Angkot Pasar Induk dan Jalan sepanjang sungai belakang Pasar Induk Brebes, Kamis (21/02/2019).




Komandan Kodim, Letkol Infanteri Faisal Amri, S.E., mengatakan jika kegiatan ini merupakan kegiatan TNI bersama masyarakat untuk memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang diperingati hari ini. Tema yang diusung pada HPSN kali ini, Kelola Sampah Untuk Hidup Bersih, Sehat Dan Bernilai.

Ia berharap sinergitas gotong royong ini terus dilakukan antara TNI, Polri, Instansi Pemerintah Daerah, Kelurahan dan Masyarakat serta Pelajar.

"Masyarakat juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Ini juga keinginan kami agar lingkungan bersih," ujarnya.

Selain itu, menurutnya, ini juga merupakan kegiatan TNI agar bisa lebih dekat dengan masyarakat dan menjadikan TNI yang dicintai oleh tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda. Sehingga tidak ada jarak antara TNI dan masyarakat.

Penjual Sayuran Pasar Induk Mak Gendek (59) mengucapkan terima kasih atas kerja TNI, Polri dan Pemerintah Kabupaten Brebes dan lainnya karena telah ikut berpatisipasi membersihkan Sampah di Area Pasar Induk.
"Kami senang sekali adanya kepedulian kebersihan sampah di Pasar ini," katanya. (Utsm0713).

TMMD Sengkuyung I TA. 2019 di Desa Cinanas Brebes

Brebes, Dalam rangka mematangkan persiapan pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung I TA. 2019 pada 26 Februari sampai dengan 27 Maret 2019, Kasdim Mayor Inf Edwin Samma Baratiku mewakili Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Faisal Amri,S.E. pimpin langung Rapat Koordinasi Teknis persiapan pembukaan TMMD di Aula Jenderal Soedirman Kodim 0713/Brebes.(20/02/2019).



Dalam agenda tersebut, Kepala Staf membagi tugas kepada jajarannya, yakni meminta untuk mengkoordinasikan secara teknis guna memperoleh kesiapan yang optimal dan hasil maksimal dalam pelaksanaan kegiatan TMMD nantinya.

Hadir dalam acara itu, perwakilan dari Polres Brebes, Dinpermades, BPPKAD, Inspektorat, Baperlitbangda, Dinas Kesehatan dan Instansi terkait lainnya serta Para Perwira Staf, Danramil dan Batituud Koramil Jajaran Kodim.

Dalam arahannya, Mayor Inf Edwin merinci rencana kegiatan pelaksanaan TMMD Sengkuyung I TA. 2019 yang saat ini sudah dilaksanakan persiapan Pra TMMD di Desa Cinanas Kecamatan Bantarkawung.

‘’Kegiatan ini merupakan wujud nyata Kemanunggalan TNI dan Rakyat serta memberdayakan masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan daerah untuk mendukung suksesnya pembangunan nasional,’’ ungkap Kasdim. (Utsm0713),

Selasa, 19 Februari 2019

TNI Koramil Ketanggungan Brebes Sigap Atasi Longsor

Brebes – Tepatnya di Gunung Sunia Desa Jemasih akses jalan penghubung dua Kecamatan di Kabupaten Brebes tertutup material tanah akibat tanah longsor yang terjadi Senin (18/2) malam sekitar 18.30 WIB.


Danramil 15/Ketanggungan Kapten Infanteri Sugeng W melalui Babinsa Desa Jemasih Sertu Dasro mengatakan longsor itu terjadi tepatnya di gunung Sunia Desa Jemasih kecamatan Ketanggungan, Brebes.

“Adapun penyebabnya hujan intensitas deras, mengakibatkan tebing tanah dengan tinggi sekitar 20 meter dan panjang sekitar 6 meter longsor,” katanya via telepon, Selasa (19/02/2019). 

Sertu Dasro mengungkapkan, material tanah tersebut menutup akses jalan Kabupaten Brebes penghubung antar Kecamatan Ketanggungan dan Bantarkawung.

”Material longsoran menutup jalan desa yang menghubungkan antar Kecamatan menuju ke Brebes yang menyebabkan jalan tersebut tidak bisa dilalui baik oleh kendaraan roda dua dan empat dengan ketinggian material tanah sekitar satu setengah meter,” ungkapnya. 

Koramil, Muspika setempat, BPBD dan masyarakat bekerjasama melakukan karya bakti membersihkan material longsoran dengan alat manual seadanya. 

Pagi ini, proses pembersihan material longsor tersebut sudah berjalan dan kendaraan sudah dapat melalui. Namun kendaraan tetap harus berhati hati karena kondisi jalan licin. “ Untuk korban jiwa tidak ada dalam kejadian ini,” pungkasnya. (Wdd).

TNI Polri Bumiayu Brebes Kawal Ketat, Logistik Tiba di PPK

Brebes – Personel Koramil 08/Bumiayu Kodim 0713/Brebes bersama Polsek Bumiayu melakukan pengawalan dan pengamanan pendistribusian logistik yang akan digunakan dalam Pemilu pada April mendatang. Di wilayah Kecamatan Bumiayu. Logistik tiba di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Senin (19/2) malam. Tahap awal pengiriman logistik berupa kotak suara sebanyak 1. 881 buah dengan menggunakan dua truk.





Danramil Bumiayu Kapten Inf Ngadino melalui Serma Bambang menyampaikan jajaran semakin meningkatkan pengamanan terhadap salah satu komponen pelaksanaan pesta demokrasi tersebut. Salah satu upaya yang dilaksanakan diantaranya mengintensifkan kegiatan patroli.

“Pengawalan sudah kita laksanakan semenjak pendistribusian dari tingkat pendistribusian dari tingkat KPUD menuju PPK, hingga akan terus berlanjut hingga  berakhirnya seluruh rangkaian pelaksanaan Pemilu. Setibanya di PPK, kita juga akan laksanakan pengamanan, selain penempatan petugas juga patroli semakin diintensifkan,” jelasnya.

“Tentu dalam pelaksanaan kami bersama Polri senantiasa berkoordinasi dengan Panwas maupun PPK, sebagai pelaksana kegiatan,” kata Bambang.

Terkait kedatangan logistik ditingkatkan PPK, Ketua PPK Bumiayu melalui Divisi Tungsura, Gagah Aditya Wicaksana mengatakan, pendistribusian logistic dari KPUD menuju PPK dilaksanakan secara bertahap. “Yang Sudah sampai sementara ini adalah kotak suara, sementara lainya dalam perjalanan,” jelas Gagah, Selasa (19/2).

Logistik selanjutnya ditempatkan pada salah satu ruangan yang ada di kantor Kecamatan Bumiayu, penerimaan logistic juga awasi langsung oleh jajaran Koramil dan Polsek, beserta Panwascam Bumiayu. “Setelah Logistik kita terima. selanjutnya akan dilakukan perangkaian kotak suara. Pelaksanaan menunggukedatangan surat suara,” jelasnya. (Wdd).

Jumat, 15 Februari 2019

Jembatan Gantung Danawarih Target Gowes Kodim Brebes


Brebes, KBBC 0713 adalah sebuah Club Sepeda yang berdiri baru-baru ini dibulan Januari 2019, Namun Kodim Brebes Bike Club 0713 telah menorehkan prestasi jelajah yang sangat membanggakan, diantaranya Gowes menempuh jarak 30 KM dari start Kodim menuju Koramil 06/Kersana (minggu yang lalu). (16/02/2019).

Pagi ini KBBC mencatat sejarah baru yaitu Gowes 45 KM dimana Start dilakukan dari Perumahan D’Oasis Pulosari Brebes menuju Jembatan Gantung Danawarih Tegal.

Jembatan Gantung Danawarih  adalah sebuah jembatan gantung yang melintasi sungai Kali Gung di dasa Danawarih Kabupaten Tegal. Jembatan Gantung Danawarih dibangun pada tahun 1992 dengan panjang 273 meter dan lebar 1 meter. Jembatan ini berfungsi untuk menghubungkan Desa Danawarih dan Sangkanjaya Kecamatan Balapulang.



Jembatan ini berada sekitar 24 Km ke selatan Kota Tegal. Untuk menuju ke sana, jalur yang dilalui hampir sama dengan jalur yang akan ke Obyek Wisata Guci. Setelah melewati Pertigaan Yomani terus ke selatan dan akan melewati Desa Timbangreja kemudian Desa Danawarih. Untuk menuju ke Jembatan Gantung, setelah perbatasan Desa Timbangreja dan Danawarih, belok ke timur. Hingga menemukan pertigaan lagi, baru belok ke selatan terus mencapai lokasi. Sepanjang perjalanan menuju tempat tersebut dapat terlihat aliran sungai Kali Gung, sawah, saluran induk Kaligung, dan Gunung Slamet.
Tim KBBC sampai dilokasi dengan waktu 1 jam 39 menit yang selanjutnya menikmati pemandangan alam yang indah, rasa lelahpun hilang seketika melihat obyek ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. (Utsm0713)

Selasa, 12 Februari 2019

Mahkota Longsor Cipangurudan Salem Brebes, Kembali Longsor

PK. Brebes – Mahkota longsor yang pernah menjadi pemicu bencana longsor nasional dan menimbun 14 hektar areal persawahan penduduk Desa Pasirpanjang Kecamatan Salem, kembali longsor. Pada 22 Februari 2018 tahun lalu, musibah ini merenggut 18 jiwa (4 belum ditemukan sampai sekarang) serta merusak 52 pemukiman.



Kronologis diuraikan Serka Wartono, anggota Intelijen Kodim 0713 Brebes serta aktivis bencana di wilayah Salem, “Sekitar pukul 00.00 WIB, mahkota longsor lama di tebing bukit setinggi 250 meter dengan lebar kurang lebih 100 meter yang berada diatas mata air dan Sungai Cipangurudan, kembali mengalami longsor susulan setelah satu tahun vacum. Sampai siang ini, matrial longsor berupa tanah, batu bercampur air masih mengalir,” bebernya, Selasa siang (12/2/2019).

Lanjutnya, perkiraan kerawanan adalah, jika intensitas hujan tinggi kembali datang, dikhawatirkan banjir material akan berdampak pada jalan lama lintas Propinsi Banjarharjo-Salem (zona merah) yang diperbaiki masyarakat secara swadaya dan digunakan sampai saat ini oleh masyarakat akan terputus kembali.

“Kami himbau kepada masyarakat yang berada di jalur longsoran agar lebih meningkatkan kewaspadaaan. Jika hujan lebat, sebaiknya menjauh dari zona berbahaya dan mengarah ke jalur evakuasi yang telah ditentukan dan dilatihkan,” tegasnya.

Tindakan yang diambil saat ini, berkoordinasi dengan instansi terkait serta penjaga portal jalan, agar di saat hujan deras portal jalan ditutup demi mengutamakan faktor keselamatan pengguna jalan. Terlihat Wartono (kaos abu-abu) bersama Jarwono, pegawai Perhutani KRPH Winduasri BKPH Salem, memantau situasi.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Tim gabungan juga mendapatkan jadwal bergilir guna memantau perkembangan pergerakan tanah khususnya di mahkota longsor atau hulu mata air Cipanggurudan,” imbuhnya. (Aan/Kamsi).

Sabtu, 09 Februari 2019

Jalan Cinanas Bantarkawung Brebes Di Awetkan

Brebes – Banyak kepentingan yang menyangkut kesejahteraan hidup yang layak membuat warga masyarakat Desa Cinanas Kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes, membuat mereka membagi tugas antara urusan dapur dengan membantu TNI membangun sarana pendukung jalan TMMD Sengkuyung I 2019.



Terlihat, baik tua-muda maupun laki-perempuan, bersinergi dengan para teknisi dan Babinsa Koramil 12 Bantarkawung Kodim 0713 Brebes dalam melanjutkan pekerjaan sebelumnya, karya bakti TMMD hari keempat. Termasuk Danramil, Kapten Armed Zaenal Abidin. Minggu (10/2/2019).

Diterangkan Danramil, untuk hasil yang dicapai dalam pembuatan TPT (Talud Penahan Tanah) sehari sebelumnya (9/2) adalah, di ruas I 13 meter tinggi 0,5 - 2,5 meter di Dusun Kalijambe tercapai 95 % dan talud sepanjang 17 meter tinggi 0,5 - 2,5 meter baru tercapai 40 %. Selanjutnya adalah talud di ruas VI dengan Volume panjang 18 meter tinggi 1 meter terealisasi 60 %.

“Progres ini berhasil diraih karena tingginya antusias masyarakat Dusun Kalijambe yang harian kurang lebih 30 orang dalam membantu pihak kami yang berjumlah 16 orang. Saya mengapresiasi perangkat dusun dan desa, karena telah menggerakkan warganya secara terjadwal tergilir,” ungkapnya.

Ditambahkannya, akses tersebut merupakan sarana penghubung antar dusun yaitu Kedung Nanas dengan Karangsengon melewati Kalijambe. Begitu vitalnya bagi peningkatan ekonomi atau pemasaran hasil bumi, kesehatan dan pendidikan, perlunya adanya upaya pengawetan badan jalan dari gerusan air hujan sehingga talud dan gorong-gorong (riol) menjadi sasaran TMMD. Untuk saluran drainase juga diupayakan sebagai sasaran tambahan program.

“TPT sangat penting dalam untuk menahan badan jalan, sedangkan gorong-gorong guna mengalirkan air hujan dari perbukitan agar tidak melintasi jalan. Cukup pengendara saja yang melintas jalan,” selorohnya. (Aan).

Kamis, 07 Februari 2019

Jaga Kebugaran, Dandim Brebes Gowes Kunjungi Koramil Kersana

Brebes, Komandan Kodim 0713/Brebes Letkol Inf Faisal Amri, S.E., Jum’at (8/2) pagi, melaksanakan gowes dengan menempuh jarak 30 Km. Dandim tak sendirian, melainkan ia bersama rombongan yang tergabung dalam group gowes KBBC 0713 sebanyak 21 orang. KBBC 0713 (Kodim Brebes Bike Club) adalah nama Club sepeda khusus bagi anggota Kodim 0713/Brebes. 


Rute start dari Makodim dan finish di Koramil 06/Kersana. dengan jalan yang dilalui meliputi wilayah Pantura Klampok, Banjaratma, Sitanggal, Larangan dan berkahir di Kersana.

Dandim di sela-sela persiapan gowes mengatakan, di tengah rutinitas kerja, menjaga badan agar tetap sehat dan bugar perlu dilakukan, salah satu caranya, adalah dengan berolahraga gowes. “Menjaga kebugaran harus senantiasa dilakukan secara rutin agar badan tetap sehat dan fit, sehingga selalu siap melaksanakan aktivitas sehari-hari, berbuat satu kebaikan kepada diri sendiri, akan mendapatkan banyak kebaikan, salah satunya dengan berolahraga,” kata Letkol Faisal.

Selain itu Dandim juga menambahkan, melaksanakan kegiatan gowes ini ingin menikmati udara yang masih asri dan bersih dengan melakukan gowes mengambil rute di perkampungan yang pohonnya masih banyak, dimana kita setiap hari hidup di tengah kota Brebes yang udaranya sudah banyak volusi. “Kita ambil rute gowes diperkampungan seperti daerah Desa Sigentong, Desa Banjaratma, Desa Sitanggal, Desa Slatri, Desa Larangan dimana masih banyak pohon-pohon sehingga udaranya masih segar,” terang Dandim.

Diakhir tujuan adalah mengunjungi pangkalan Koramil 06/Kersana dimana diantara 17 Koramil yang berada dibawah Kodim 0713/Brebes, Koramil ini berada di tengah-tengah wilayah Kabupaten Brebes.

Danramil 06/Kersana Kapten Inf Solikhudin menyampaikan hormat dan terima kasih atas kunjungan Komandan Kodim diwaktu sibuknya dengan rombongan gowes KBBC 0713 di Makoramil Kersana. tuturnya. (Utsm0713)

Rabu, 06 Februari 2019

TNI Komsos Bersama Tukang Becak

Babinsa Buaran, Koramil 02/Jatibarang, Kodim 0713/Brebes, Kopda Supriyadi telah melaksanakan Komsos/Anjangsana dengan tukang becak yang sedang berkumpul di pangkalan untuk menunggu penumpang. Kamis (07/02/2019).

Sunaryo (57)  menyampaikan rasa terima kasih dengan hadirnya babinsa di pangkalan becak kami demi memberi rasa amam di wilayah binaannya. ucapnya

Dan kami sebagai tukang becak selalu berusaha untuk memberi informasi ketika di wilayah binaan Bapak babinsa terjadi sesuatu hal yang mengganggu keamanan, ujar Sunaryo.

Kopda Supriyadi menghimbau kepada Kasbi dan rekan-rekannya, apabila ada hal-hal yang mencurigakan atau merugikan orang lain, agar segera berkoordinasi dengan babinsa maupun aparat yang ada di wilayah, RT dan RW sehingga dapat diambil langka-langka untuk mengantisipasi agar tidak menjadi sesuatu hal yang tidak kita inginkan. tegasnya

Di akhir komsos Supriyadi menambahkan jangan segan-segan untuk menghubungi babinsa apabila terjadi sesuatu hal. Tambahnya. (Utsm0713).

Selasa, 05 Februari 2019

Antisipasi Banjir, Danramil Tanjung Siapkan Pompa

Brebes, Seperti yang dilakukan oleh Danramil Kapten Inf Muhtadi dalam mengatasi banjir yang sering masuk ke pangkalan Makoramil dan Asrama serta rumah warga. (06/02/2019)


Hujan dan kiriman air pada senin yang lalu,  perkembangan genangan air luapan sungai Sinung Tanjung Brebes meluap dan mengalir di sekitar pangkalan Kantor Koramil 04/Tanjung Kodim 0713/Brebes dan Rumah Dinas Militer serta perumahan warga sekitar.

Upaya yang dilakukan Koramil dan warga melakukan penyedotan genangan air yang berada dikawasan asrama menggunakan Pompa Air, dengan upaya penyedotan dan mengalirkan genangan air kearah utara (drainase) yang bertepatan dengan jalan raya pantura, ungkap Muhtadi.

Sebelum penyedotan air berketinggian antara 5 - 15 centimeter masuk dalam rumah-rumah warga, namun dengan upaya penyedotan yang dilakukan selama 3 sampai 4 jam dengan pompa bisa berangsur-angsur surut.

Sementara itu Danramil menyampaikan bahwa keberadaan TNI salah satunya adalah untuk membantu kesulitan rakyat.

"Keberadaan Koramil beserta Babinsa hendaknya mampu membantu solusi penyelesaian permasalahan seperti itu," katanya.

"Kegiatan ini sebagai bagian dari program kegiatan satuan yang harus dilakukan sepanjang waktu," katanya.

Hal tersebut karena memiliki nilai manfaat Iangsung kepada masyarakat sehingga memantapkan kemanunggalan TNI rakyat. (Utsm0713)

Minggu, 03 Februari 2019

Meriah, Trabas Ketanggungan Brebes Diikuti Ribuan Trail

Brebes – Setidaknya 2.440 orang peserta dari berbagai daerah baik lokal Brebes maupun luar kota, memadati Terminal Ketanggungan Kecamatan Ketanggungan guna mengikuti JABS (Jelajah Alam Brebes) atau Trabas dalam memeriahkan HUT Kabupaten Brebes yang Ke-341. Minggu (3/2/2019).



Para pecinta alam bermotor trail ini sangat antusias mengikuti setiap etape sampai dengan petang (16.50 WIB). Acara dibuka Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti, SE, MH yang didampingi Forkopimda yang antara lain Dandim 0713 Brebes Letkol Inf. Faisal Amri, SE, Kapolres AKBP Aris Supriyono, S.I.K, M.Si, Kompol Warsidi Ketua Trabas Brebes, Muspika Ketanggungan, para Toga, Tomas serta masyarakat sekitar.

Bupati mengucapkan selamat datang kepada para peserta jelajah alam Brebes dan memberi apresiasi atas antusiasnya peserta dengan bukti jumlah yang mendaftar dari berbagai daerah diluar Brebes, bukan karena faktor doorprize semata, namun karena rasa kekeluargaan penghobi kuda besi.

“Saya harapkan dengan kegiatan ini kita bisa mengenalkan Brebes, tidak hanya bawang dan telur asinnya saja tapi keindahan alamnya juga,” ungkapnya dalam sambutan sekaligus mempromosikan wilayahnya.

Sementara Dandim menekankan agar para peserta menjaga faktor keamanan sehingga tidak ada kerugian personel. “Jangan karena mengejar juara sehingga tidak menghiraukan keamanan diri, selamat berjuang dan semoga kegiatan ini aman sampai akhir,” tegasnya bersama sebelum melepas peserta di titik start bersama Forkopimda dan ketua panitia.

Terlihat mantan Dandim, Kolonel InfanteriCahyadi Imam Suhada, juga mengikuti trabas bersama anggota Kodim yang dipimpin langsung Faisal Amri yang sempat terjatuh di jalan berlumpur ekstrim. (Aan0713).

Kamis, 31 Januari 2019

Bersihkan Pohon Tumbang Pemutus Arus Listrik

Babinsa Koramil 13/Salem Kodim 0713/Brebes Serda Wisrad bersama masyarakat melaksanakan karya bhakti pembersihan pohon yang tumbang di jalan Desa Bentarsari. (01.02.2019)


Kencangnya angin yang terjadi pada sore hingga malam hari, merobohkan sejumlah pohon-pohon besar dan juga menyebabkan sejumlah kerusakan di rumah warga masyarakat akibat tertimpa pohon dan jalur aliran arus listrik rumah milik Ruyanto (55) di RT. 02 RW. 03 Kampung Pabelokan Desa Bentarsari.

"Bentarsari merupakan salah satu desa yang terkena angin kencang yang mengakibatkan beberapa pohon tumbang dan alhamdulillah tidak ada korban" ungkap Wisrad disela-sela kegiatan.


"Kami Babinsa bersama warga melaksanakan dan membersihkan pohon-pohon yang tumbang maupun sisa-sisa sampah yang dibawa angin agar lingkungan kembali terlihat bersih dan tertata rapi kembali," ujarnya. (Utsm0713)

Rabu, 30 Januari 2019

Purna Betonisasi Kini Jalan TMMD Bangsri Brebes Diselimuti Ter

Brebes – Progres pengecoran akses sepanjang 334 meter, lebar 2,5 meter dan ketebalan 10 centimeter di Dukuh Sander Rt. 09 Rw. 10 Desa Bangsri, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, telah rampung 100 %. Rabu (30/1/2019).



Terlihat Darito (68) tokoh masyarakat Rt. 5 Rw. 10 sekaligus merangkap TPK (Tim Pengelola  Kegiatan), sedang menyapu beton sebelum dilapisi aspal cair atau ter. Seluruh pekerja dalam proyek yang menggunakan Anggaran Dana Desa (DD) Tahun 2018 ini, berasal dari masyarakat setempat. Tentunya jika dikerjakan dari dan oleh masyarakat, tentunya kualitas bangunan akan lebih optimal.

Warga kini mulai menatap jalan sepanjang 300 meter lebih tersebut akan mudah dilalui untuk akses perekonomian dan pertanian yang baru kedepannya. Jalan juga akan menghubungkan sisi utara dan selatan jalan yang pernah dibangun melalui TNI Manunggal Membangun Desa Sengkuyung 2017 lalu.

“Hari ini sudah dimulai pengaspalan jalan mulai dari titik nol. Satu unit vibro roller digunakan untuk membantu pemadatan campuran aspal. Kami berharap dalam 3 sampai 4 hari kedepan cuaca bersahabat sehingga aspal dapat maksimal menempel pada beton,” ungkap Darito.

Diketahui, jalan tersebut tidak dikerjakan dalam TMMD karena sebelumnya sudah dianggarkan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebesar 195,8 juta, termasuk pengecoran 8 titik gorong-gorong (3 m x 60 cm). (Aan).

Selasa, 29 Januari 2019

Gandeng Kemenag RI, TNI Siap Membangun Desa Terpencil Dalam TMMD Reguler 104

Jakarta – TNI Manunggal Membangun Desa Reguler 104 akan dilaksanakan mulai tanggal 26 Februari-27 Maret 2019. Sehingga untuk mensukseskan hajatan TNI bersama Pemerintah RI melalui Kementerian Agama, dilaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) antara keduanya di Hotel Golden Tulip Pasar Baru, Jakarta. Selasa (29/1/2019).




Rapat membahas konsep persiapan penyelenggaraan TMMD Ke-104 yang akan digelar di 50 Satgas TMMD Kabupaten/Kota/Kodim seluruh wilayah Indonesia, termasuk empat Kodim jajaran Kodam IV Diponegoro yaitu Kodim 0711/Pemalang, Kodim 0706/Temanggung, Kodim 0721/Blora dan Kodim 0726/Sukoharjo.

Rakor tersebut dipimpin Kepala Biro Umum Sekjen Kemenag RI Drs. H. Syafrizal, M.Si bersama Pati LO Kemenag RI Brigjen TNI Oerip Soekotjo. Hadir antara lain para pejabat Eselon I dan II jajaran Kemenag RI, Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Rektor IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Sesditjen Pendidikan Islam, Sesditjen Penyelenggara Haji dan Umrah, Sesditjen Bimas (Islam, Kristen, Katolik, Hindu dan Buddha), Sesbalitbang dan Diklat, Ses BPJPH, Dir Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Kepala Biro Perencanaan, Kepala Biro Umum, Kepala PKUB serta pejabat di lingkungan Spaban V/Bakti TNI Sterad yang diwakili Paban V/Bakti TNI Kolonel Inf. Yudianto Putrajaya, SE, M.M.

Selaku pelaksana teknis TNI, Staf Umum Teritorial Angkatan Darat (Stafterad) mensinergikan dengan Kemenag RI untuk menggelar berbagai kegiatan suksesor TMMD 104 yang meliputi pendistribusian Al Quran terjemahan berbagai bahasa, sosialisasi di 28 lokasi seluruh Indonesia oleh Badan Pusat PKUB, edukasi masyarakat tentang media sosial yang sehat, penyuluhan tentang 5 pasti haji dan umroh, rehab rumah ibadah dan pesantren, sosialisasi fasilitas zakat dan wakaf, pelaksanaan KKN bagi mahasiswa/i di lingkungan perguruan tinggi jajaran Kemenag RI maupun kegiatan sosial kemanusiaan lainnya.

Disampaikan Yudianto Putrajaya bahwa, tujuan dari pelaksanaan TMMD Reguler ini adalah perbantuan kepada pemerintah daerah guna mempercepat/mengakselerasi pembangunan khususnya di daerah tertinggal, terpencil, pulau-pulau terluar dan daerah perbatasan.

“Para prajurit yang tergabung dalam Satgas TMMD Reguler, akan menumpang dan beraktivitas bersama masyarakat sasaran selama sebulan. Disini diharapkan terwujud suatu Kemanunggalan antara TNI-rakyat sehingga akan memperkokoh Ketahanan Nasional di seluruh wilayah NKRI,” ungkapnya. (Sterad/Aan0713).

Sabtu, 26 Januari 2019

Salem Kembali Apel Kesiapsiagaan Bencana Alam


Brebes – Apel Kesiapsiagaan Bencana Alam tergelar di Salem Brebes, Lebih dari 300 relawan kebencanaan dan masyarakat ikut serta didalamnya.(25/01/2019)
Dipimpin oleh Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes Nushy Mansur di halaman Balai Desa Pasirpanjang Apel berjalan dengan lancar.

Dalam penyampaian amanatnya “Masyarakat Salem sadar, kalau daerahnya rawan bencana. Jadi masyarakat dan seluruh unsur terkait siap siaga yang ditandai dengan gelaran apel ini,” tutur Nushy.
Bahwa apel siap siaga bencana alam adalah salah satu forum agar masyarakat dan seluruh pihak terkait selalu tanggap dan waspada terhadap gejala alam di sekitar kita. Apalagi Dengan letak geografis yang unik, mengharuskan jajaran pemerintah, TNI, Polri dan seluruh unsur dinas terkait, serta masyarakat untuk saling bersatu padu, bekerjasama dan koordinasi mencermati dan mewaspadai bencana alam, Lanjutnya
Dalam apel tersebut, secara simbolis pemerintah kabupaten Brebes melalui BPBD menyampaikan bantuan alat siaga bencana alam kepada relawan Barudak kumbang sagara (Bangbara) dan pemerintah desa Pasirpanjang.
Alat alat yang diserahkan antara lain mesin gergaji, pompa sedot air, cangkul dan sekop.
Sementara sesaat setelah Apel selesai, Camat Salem Nur Ari HY, mengajak para relawan khususnya seluruh warga Salem agar selalu waspada dengan kondisi wilayahnya, dengan mengadakan posko Siaga Bencana Alam di setiap desa.
Melalui pertemuan ini pula, Camat Salem atas nama masyarakat mendesak agar pemerintah Provinsi Jawa Tengah melakukan percepatan pembangunan jalan alternatif baru pasca longsor di bulan februari 2018 yang lalu.
“Kami mendesak pemerintah provinsi, agar pembangunan jalan baru penghubung Salem Banjarharjo, puncak Lio segera diselesaikan,” desaknya. (Utsm0713)

Kodim Berjaga-jaga Saat Demo di Sigentong


Brebes – Ratusan warga Desa Sigentong, Brebes, kembali melakukan aksi unjuk rasa, Jumat, usai Sholat Jumat sekira pukul 14.00 WIB di Balaidesa setempat. (25/1/2019).
Massa yang datang untuk menagih janji, hingga hampir memenuhi halaman balai desa mengharuskan pihak keamanan. Demo di picu lantaran warga menagih janji pemerintah desa yang belum ditepati, terkait tuntutan warga untuk memberhentikan salah satu perangkat yang diduga bermasalah, yakni Roisun.
Satuan pengamanan dari Polres maupun Kodim Brebes berjaga-jaga di depan pintu masuk kantor untuk mencegah kejadian anarkis.
Mohamad Iqbal Zakaria (Koordinator aksi), mengatakan, aksi warga kali ini karena sudah tidak menghendaki lagi Roisun untuk menjadi perangkat desa lantaran banyaknya persoalan yang dilakukannya.
“Banyak persoalan, seperti penggelapan dana desa dan pengurusan sertifikat tanah oleh saudara Roisun tidak kunjung jadi selama bertahun – tahun. Itulah yang membuat masyarakat tidak percaya lagi dengan saudara Roisun,” terang Iqbal.
Kepala Bagian Pemerintahan Desa, Laode Aris Vindar yang juga turut memantau demo tersebut mengatakan, pihaknya sudah melayangkan nota dinas kepada Bupati Brebes untuk dilaksanakannya pemeriksaan inspektorat.
“Saat ini tengah berlangsung pemeriksaan oleh inspektorat. Jadi yang bersangkutan untuk sementara dinonaktifkan,” ungkapnya.
Aksi unjuk rasa berakhir sekitar pukul 17.45 WIB. Dimana akhirnya dibuat sebuah berita acara oleh BPD yang menyatakan bersama masyarakat Desa Sigentong memberhentikan perangkat desa atas nama Rohisun, yang ditandatangani oleh ketua BPD dan anggota, Pj. Kades dan beberapa pihak yang hadir.
Pernyataan tersebut disambut meriah oleh warga. Bahkan mereka yang sebelumnya ricuh, langsung bersalaman dengan aparat dan pihak pemeritah desa.(Utsm0713)