Kamis, 25 Januari 2024

Percantik Pangkalan, Kodim 0713 Brebes Ciptakan Lingkungan Bersih, Asri dan Sehat dengan Tangan Tuhan

 Percantik Pangkalan, Kodim 0713 Brebes Ciptakan Lingkungan Bersih, Asri dan Sehat dengan Tangan Tuhan

Brebes - Salah satu langkah agar suasana nyaman dan jauh dari berbagai penyakit, tentunya sangat perlu dilakukan pembersihan lingkungan, baik area perumahan, perkantoran maupun yang lainnya.


Dalam hal ini, sebagai wujud untuk menciptakan kondisi pangkalan menjadi bersih, asri dan sehat serta indah di pandang mata, anggota Kodim Kodim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma melaksanakan aktivitas rutin pembersihan pangkalan yang beralamat di jalan Jenderal Soedirman 107 Brebes, Jawa Tengah. Jum’at (26/01/2024).

 






Gerakan Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias dengan Tuus dan Ikhlas yang dicetuskan oleh Komandan Kodim 0713 Brebes, Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E, M.Si membuat Makodim berubah drastic dengan melaksanakan kegiatan gotong royong pembersihan pangkalan asrama, pembuatan taman, pemasangan tempat baliho/spanduk menjadikan tampilan baru yang membuat seluruh anggota menikmati dengan keindahan dan kebersihan dilingkungan Makodim.

 

Begitupun aksi lainnya ada juga sasaran lainnya seperti  pembersihan, seluruh parit atau selokan di dalam Asrama, dibelakang Mess prajurit dan seluruh komplek Asrama.


“Kita musti harus menyadari kebersihan itu sebagian dari iman, maka dari itu mari kita budayakan hidup bersih dan sehat” ucap Dandim saat beraktivitas bersama personel lainnya.


Lebih lanjut Letkol Sapto Broto mengatakan, kegiatan pembenahan dan pembersihan pangkalan tersebut untuk mencegah dan mengantisipasi berbagai penyakit khususnya di lingkungan Asrama Kodim.


“Begitu juga, pembersihan parit atau selokan ini untuk memperlancar aliran parit agar tidak tersumbat terutamannya pada saat musim penghujan,”tuturnya.


Dutambahkan Dandim bahwa sangat perlu membudayakan hidup bersih dan sehat, agar nyaman dalam melaksanakan aktivitas.


Kegiatan pembersihan pangkalan yang dilakukan secara gotong royong tersebut merupakan rutinitas yang dilaksanakan personil Kodim Brebes baik dilingkungan Asrama dan juga di Koramil jajaran.(Pen0713)

Rabu, 24 Januari 2024

Peduli Lingkungan, Koramil 17 Songgom Karya Bakti Bersihkan Pasar

  Brebes - Guna menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat Koramil 17 Songgom, Kodim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma melaksanakan Karya  Bakti Pembersihan Pasar Jatirokeh, Kecamatan Songgom, Brebes, Jawa Tengah. Rabu (24/01/2024).


Kegiatan karya bakti pembersihan pasar melibatkan personil Koramil, Polsek, Kecamatan, PAC Pemuda Pancasila, Perangkat Desa Jatirokeh, Pramuka Saka Wira Kartika dan pengurus pasar Jatirokeh serta warga masyarakat.


Danramil 17 Songgom, Kapten Infanteri M. Aryolona Perbangkara saat apel Karya Bakti mengatakan, pelaksanaan karya bakti pembersihan pasar bertujuan untuk mencegah wabah penyakit demam berdarah dan wabah penyakit menular. 






Karya Bhakti juga merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, selain sebagai bukti kekompakan dan sinergitas yang baik antara TNI-Polri dan Instansi terkait dan Masyarakat. 


Danramil Kapten Infanteri M. Tuteng juga mengajak seluruh komponen masyarakat Jatirokeh untuk satukan komitmen dan senantiasa menjaga kebersihan serta keasrian lingkungan pasar. (Pen0713)

Kata Siapa Bau ? : Ini Kata Budidaya Lele ditengah Pemukiman Kota Gunakan Mikroba PA 63 Garuda 0713

 Brebes – Mendengar dari berbagai tempat dan lokasi, baik informasi pertanian, perikanan, peternakan dan perkebunan, kini salah satu warga Kelurahan Limbangan Kulon mencoba menggunakan Mikroba PA 63 Garuda 0713 dikolam lele tanpa menggangu ataupun membuat polusi bagi warga sekitar.


Setelah menerima sosialisasi singkat tentang manfaat dan fungsi Mikroba PA 63 Garuda 0713 dari Iman Slamet Untung atau yang akrab dengan nama Prof Jiun, Yustar Khamidi (55) pemilik budidaya lele dipemukiman pada Kelurahan Limbangan Kulon mendatangkan langsung Prof Jiun dikolam lelenya yang berjumlah 8 kolam. Selasa (23/01/2024).






“Alhamdulillah, kehadirannya menambah semangat baru dalam bidang usahanya di budidaya lele dengan memberikan solusi agar hasil panen ikannya sesuai yang diharapkan bahkan yang biasanya air kolam lele bau menyengat, kini tidak lagi.” Tutur Yustar.


“Bahkan ikan lele yang tadinya gerakannya lamban, kini menjadi gesit atau giras”. Imbuhnya.


Dalam penjelasannya, Prof Jiun menyampaikan bahwa penggunaan dan manfaat Mikroba PA 63 Garuda 0713 secara detail bisa dirasakan secara langsung oleh masyarakat, sebut saja waktu penyiraman Mikroba di Kelurahan Pasarbatang Brebes, sebelumnya limbah home industry tempe maupun tahu mengalir di got-got yang mengakibatkan bau tak sedappun menyengat lingkungan, namun setelah Kodim 0713 Brebes turun bersama Dandim 0713 Brebes Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si bersama anggotanya menyiramkan Mikroba di got, seketika bau menyengat hilang.


Seperti halnya yang telah dilakukan oleh Yustar Khamidi, dengan menyiramkan 1 galon MIkroba di tiap kolam lelenya, baunyapun hilang dan ikan lele semakin gesit gerakannya, ini menandakan bahwa ada perubahan dalam perkembangan ikan.


Bahkan salah Yustar pun mempraktekkannya dengan menyemprot cairan Mikroba PA 63 Garuda 0713 Brebes dikandang ayam, dan seketikan berbau khas tak sedap perlahan hilang.


Sementara Saeful Sidik (37) Warga RT 01 RW 04 Kaliluwih, Desa Wanasari, Kecamatan Wanasari yang mencoba menyemprotkan dikandang kambing miliknya sekarang tidak bau lagi, itu terasa perubahan bisa dihitung dengan detik.


Kodim 0713 Brebes, melalui Gerakan Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias Tuus dan Ikhlas di Komandoi oleh Komandan Kodim 0713 Brebes Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si dalam kegiatan sosial dalam bidang pertanian, peternakan, perikanan dan perkebunan melaui temuan cairan Mikroba PA 63 Garuda 0713 dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional yang merupakan salah satu gerakan yang luhur dan sangat nasionalis. Dimana akar rumput (petani) di berbagai provinsi di Indonesia telah memberikan dampak yang sangat positif bagi masyarakat baik petani, peternak dan perikanan. (Pen0713)

Cara Kodim 0713 Brebes Efesiensi Penggunaan Listrik, Gas dan Air

 Brebes – Anggota TNI dan PNS Kodim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma melaksanakan apel pagi dihalaman Makodim 0713 Brebes, Jalan Jenderal Soedirman 107 Brebes, Jawa Tengah. Kamis (25/01/2024).


Perwira Seksi Logistik (Pasilog) Kapten Infanteri Jiya pimpin apel dan memberikan pengarahan tentang Netralitas TNI AD dalam menghadapi Pemilu 2024 khususnya di Kabupaten Brebes wilayah teritorial Kodim 0713 Brebes.




Pasilog juga kembali mengingatkan dan menekankan netralitas prajurit Kodim Brebes pemilihan umum (Pemilu) 2024.


"Di sini kembali saya tekankan tentang netralitas TNI pada tahapan Pemilu, merupakan harga mati, wajib kita pegang teguh dalam pelaksanaanya di wilayah masing-masing. Hindari pelanggaran sekecil apapun. Mari kita laksanakan tugas dengan penuh keikhlasan dan tanggungjawab," sebutnya.


Selain Netralitas, Kita sebagai TNI harus menjadi contoh dalam kehidupan, seperti berhemat dan menjaga kebersihan lingkungan dan perlu diingat kembali bahwa Satuan Kodim 0713 Brebes juga harus kita rawat, diantaranya kebersihan, kendaraan, gedung dan kantor-kantor staf. 


Komandan Kodim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma, Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si melalui Pasilog menyampaikan beberapa penekanan dari komando atas, termasuk tentang penggunaan listrik, gas dan air (LGA), agar masing-masing staf dan satuan jajaran lebih diefektifkan dan diefisienkan lagi.


"Matikan listrik dan air apabila sudah lewat jam dinas," sebut Kapten Infanteri Jiya mengingatkan kembali pada prajurit dan PNS.


Selesai apel, seluruh anggota melaksanakan pemanasan dan senam sebelum bekerja dipimpin Batiopslat Serma Harsono. (Pen0713)

Selasa, 23 Januari 2024

Prajurit Kodim Brebes Tanam Aakar Wangi Seluas 1,5 Hektar

 Brebes - Prajurit Kodim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma, menanam bibit akar wangi di Demplot Ketahanan Pangan TNI AD milik Kodim Brebes luas 1,5 hektar di Desa Songgom, Kecamatan Songgom, Brebes, Jawa Tengah. Senin (22/01/2024).


Komando Distrik Militer 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma, Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si mengatakan bahwa tahap awal prajuritnya sudah melakukan pengolahan lahan seluas 1,5 hektar di lahan Milik TNI AD itu untuk dipersiapkan penanaman bibit akar wangi atau vetiver, penanaman vetiver ini adalah untuk mencegah terjadinya longsor saat curah hujan tinggi dan ditanam pada daerah yang rawan longsor.


“Vetiver ini kami tanam untuk memperbanyak bibit, dan rencananya akan ditanam ditepian tanggul sungai yang sering mengalami longsor agar kuat”, ujarnya.


Lebih lanjut, Dandim Letkol Infanteri Sapto Broto menjelaskan bahwa akar wangi memilili akar yang cukup panjang sekitar 2-5 meter dengan kekuatan 1/6 kawat baja atau sangat sulit di cabut. Dengan keberadaan akar wangi itu, maka bisa menahan erosi atau bencana tanah longsor, jelas Dandim.



“Pengembangan tanaman akar wangi ini sangat banyak manfaat sebagai mitigasi bencana serta bisa meningkatkan ekonomi bagi masyarakat setempat”, tambah Letkol Sapto Broto. 


Luas lahan yang sudah ditanami Vetiver sudah mencapai setengah hektar untuk saat ini, diprediksi 2 hari lagi akan selesai tertanam hingga mencapai 1,5 hektar. (Pen0713)

Kodim 0713 Brebes Latihkan Mountenering, Siswa Wajib Berani dan Kuat Fisik

 Brebes – Dalam rangka pembinaan dan pembekalan kemampuan siswa yang tergabung dalam Ekstrakurikuler Patroli Keamanan Sekolah, kali ini,  Babinsa Koramil 09 Tonjong, Kodim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma melatih mountenerring di Sekolah SMK Negeri 1 Tonjong, Brebes, Jawa Tengah. Selasa (23/01/2024).


Di kompleks SMK, berjumlah 25 orang siswa mendapat pelatihan mountenering  yang diantaranya  turun tebing, rayapan tali satu dan meluncur. Materi ini diberikan karena materi ini sangatlah penting dalam rangka mendukung tugas-tugas yang dihadapi para siswa yang memang tidak mudah apalagi tergabung dalam Tim Ekstrakurikuler Patroli Keamanan Sekolah.







“Materi latihan ini memerlukan keberanian dan kemapuan fisik” ungkap Bati Tuud Koramil 09 Tonjong Pelda Ibrahim yang dibantu Koptu Supriyadi saat melaksanakan praktek repling.


Diharapkan kedepan kemampuan Tim Ekstrakurikuler Patroli Keamanan Sekolah akan semakin bertambah dan terasah setelah rutin dapat pembekalan dari Koramil 09 Tonjong sebagai mitra binaan dibawah naungan Kodim 0713 Brebes.


Sebagai mitra binaan di wilayah yang begitu luas hendaknya  dapat saling memberikan informasi terutama menyangkut masalah situasi dan kondisi wilayah apabila terjadi bencana alam. 


Guru pendamping Ahmad Yani, S.Pd sangat berkesan sekali pada latihan hari ini dimana dapat berkesempatan untuk lebih mengenal sedikit latihan militer di lapangan yang sebenarnya.(Pen0713).

Koramil 12 Bantarkawung Gelar Karya Bakti Penanaman Pohon Di Lahan Gundul

 Brebes - Upaya untuk mengurangi dampak pemanasan global, sekaligus menjaga dan melestarikan lingkungan hidup, Koramil 12 Bantarkawung, Kodim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma bersama pihak Kecamatan, Polsek, Perhutani BKPH Bantarkawung, PPM (Pemuda Panca Marga) dan Perangkat Desa Bantarkawung melakukan penanaman ribuan pohon penghijauan di lahan milik perhutani, Kecamatan Bantarkawung, Brebes, Jawa Tengah. Selasa (23/01/2024).


Penanaman pohon dengan luas 1000 M2 dan jumlah pohon 200 yang terdiri dari jenis pohon seperti, Pohon Mahoni, Pohon Durian, Pohon Jenjeng, dan Pohon Alpukat.

Camat Bantarkawung diwakili Sekcam Agus Prasetyo, S.H. dalam sambutannya menyampaikan, Giat penghijauan ini berada di lahan perhutani yang belakangan ini terkena dampak longsor seperti diketahui belakangan hari ini curah hujan lebih tinggi.


“Untuk itu kami kepada seluruh warga Kecamatan Bantarkawung umumnya khususnya yang berada di Desa Bantarkawung kita sama-sama peduli dengan lingkungan”, ujarnya.


Sementara Bati Tuud Koramil 12 Bantarkawung, Peltu Diono mengatakan, Penanaman pohon dengan tema “Karya Bhakti TNI Tangan Tuhan dan Bakti sosial Penanaman Pohon / Penghijauan Menuju Brebes Berhias”  ini adalah kepedulian dari Komandan Kodim 0713 Brebes Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si dimana melanjutkan perintah Kepala Staf Angkatan Darat, karena melihat situasi kondisi alam yang musim penghujan yang ekstrim.


“Sehingga Bapak Kasad memerintahkan kepada Kodim Kodim jajaran dan Koramil untuk mencari lahan kritis yang bisa menimbulkan terjadinya bencana alam baik longsor ataupun banjir”, katanya.


Lebih lanjut Peltu Diono menambahkan, Bantarkawung ini banyak ketinggian-ketinggian yang rawan tanah longsor berawal dari situ, beberapa waktu terjadi tanah longsor di sekitaran sini bisa kita lihat di sekeliling kita bahwa kontur tanah di sini turun naik dan tanah yang labil.






“Kalau bapak ibu dapat informasi ada tanah yang rawan longsor tolong lapor kepada kami. Dalam rangka mencegah tanah longsor dan banji hari ini kita dapat menanam pohon kurang lebih 200 batang pohon”, pungkasnya. (Pen0713).