Rabu, 20 November 2019

Prajurit Brebes Menembak Dengan M 16 A1 dan FN 46 Di Ujungrusi Tegal


Brebes – Setiap tri wulan sekali, prajurit TNI Kodim 0713 Brebes mengasah dan menjaga kemampuan menembaknya. Pada tri wulan IV ini, Latbakjatri (Latihan Menembak Senjata Ringan), juga dilaksanakan di Lapangan Tembak Batalyon Infanteri 407 Padma Kusuma, di Desa Ujungrusi, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Rabu (20/11/2019).









Latihan menembak ini terbagi menjadi 2 bagian dengan menggunakan Pistol FN 46 dan senapan laras panjang M 16 A1. Untuk pistol, lesannya sejauh 20 meter dan khusus bagi para perwira. Sedangkan laras panjang menggunakan sikap tiarap tidak tersandar dengan sasaran tembak berjarak 100 meter bagi seluruh anggota.

"Kegiatan latihan menembak selama dua hari ini merupakan program yang harus dilaksanakan, karena merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh setiap prajurit TNI," ungkap Dandim 0713 Brebes, Letkol Infanteri Faisal Amri, SE.

Ditegaskannya, walaupun di satuan teritorial, kemampuan tersebut harus terus dipelihara dan bahkan ditingkatkan secara bertahap, bertingkat dan berlanjut.

"Tujuan dari latihan menembak setiap triwulan ini guna meningkatkan kemampuan dan keterampilan menembak bagi seluruh prajurit Kodim Brebes yang mayoritas kini sebagai Babinsa,” pungkasnya. (Utsm)

Rumah Pedagang Asongan Di Bumiayu Brebes Terbakar Diduga Akibat Dibakar Anaknya


Brebes – Diduga dipicu oleh ulah anak yang mengalami gangguan jiwa, rumah Hayah (55) buruh serabutan dan pedagang asongan asal Desa Laren RT/RW. 03, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terbakar. Rabu malam (20/11/2019).



Kejadian yang terjadi sekitar pukul 21.15 WIB ini, dibenarkan oleh Danramil 08 Bumiayu Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Ngadino.

Dijelaskannya tentang kronologi kejadian, bahwa pada pukul 21.00 WIB, Hayah sedang berada diluar rumahnya dan tiba-tiba sudah melihat api membakar bagian atap rumah, sehingga langsung berteriak minta tolong kepada warga setempat.

“Warga pun langsung menghubungi perangkat desa, Babinsa dan Babinkamtibmas, untuk membantu proses pemadaman,” ucapnya.

Dikatakannya juga, api yang coba dipadamkan secara manual, berhasil padam pada pukul 22.45 WIB setelah satu unit mobil UPTD Damkar wilayah Bumiayu datang 45 menit berselang.

Ditambahkannya, tidak ada korban jiwa atas insiden ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp. 50 juta. Fajar (30) anak dari Hayah kini sudah diamankan di rumah tetangganya. Hayah yang juga sebagai pedagang asongan dan biasa beroperasi di Terminal Bumiayu ini sangat mengharapkan bantuan untuk meringankan bebannya.

Sementara dari penyampaian Bati Tuud Koramil, Serma Bambang, bahwa hari ini (22/11), pihaknya bersama Camat Bumiayu akan meninjau langsung ke lokasi untuk melakukan koordinasi perencanaan penanganan. (Aan)

Selasa, 19 November 2019

Kurangi Motor Masuk Jurang Di Jalan Ekstrim Ruas Gunung Lio Salem Brebes, Masyarakat Gabungan Pasang Tanggul Ban Bekas


Brebes – Puluhan orang tanggap kecelakaan lalu-lintas di wilayah Kecamatan Salem Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, melakukan aksi pemasangan pembatas jalan darurat dari ban bekas di tebing rawan kecelakaan pada Jalan Raya Provinsi Ruas Gunung Lio yang menghubungkan wilayah Kecamatan Banjarharjo-Salem.






Adapun unsur yang terlibat meliputi TNI Koramil 12 Salem Kodim 0713 Brebes sebanyak 6 orang, Satpol PP Kecamatan Salem 2 orang, Libansa (Supir pick up L300) lintas Salem-Banjarharjo 30 orang, sopir travel lintas Salem-Jakarta 7 orang, Komunitas/Grup Trabas Nalaktax dari Salem 5 orang, Komunitas Bangbara 15 orang, Pemuda Pancasila 3 orang, serta masyarakat 10 orang.

Dibenarkan Danramil, Kapten Infanteri Iskandar, bahwa kegiatan tersebut (19/11) dilakukan sebagai mitigasi terhadap kecelakaan yang sering terjadi kepada para pengendara khususnya roda dua akibat rem blong saat menaiki atau menuruni tanjakan ruas jalan provinsi tersebut.

“Sejumlah 80 orang gabungan telah melaksanakan pemasangan tanggul darurat pembatas jalan di dua titik tebing rawan kecelakaan sepanjang 200 meter, yaitu di Turunan/Tanjakan Simpur sepanjang 100 meter dan Panginuman 100 meter,” terangnya, Rabu (20/11/2019).

Dikatakannya juga, pekerjaan hari ini adalah pemasangan tanda peringatan lalu-lintas di 8 titik rawan kecelakaan di tanjakan/turunan serta tikungan ekstrim, juga di sepanjang jalan Banjarharjo-Salem. Kedua sasaran ini menggunakan swadaya masyarakat.

Sementara dijelaskan Serka Wartono, anggota Unit Intel Kodim wilayah Salem, bahwa tanggul pengaman sementara dipasang mengingat dari tahun 2018-2019, karena sudah ada setidaknya 11 orang korban jiwa dan 7 luka berat akibat sepeda motor masuk ke jurang karena pengaman jalan yang kurang efektif.

Meneruskan harapan masyarakat kepada Pemerintah Kabupaten/Provinsi khususnya Dinas Bina Marga, diharapkan adanya realisasi pemasangan guardrail, lampu penerangan jalan, serta rambu-rambu lalu-lintas.

Sekedar diketahui, pada kedua turunan/tikungan ekstrim tersebut, kecelakaan pengendara motor kebanyakan adalah perempuan dan jenis sepeda motor matic. Ini akibat pengereman yang terlalu lama saat menurun sehingga cakram/kampas rem menjadi panas dan akhirnya blong. (Aan)

Aksi Babinsa Cimohong Gerakan Kembali Bersekolah


Brebes - Pemberian motivasi tentang pentingnya pendidikan pada anak-anak sangatlah penting, karena mereka lah generasi penerus yang akan memajukan Negara Indonesia. Melihat hal itu, Kodim 0713 Brebes melalui Koramil di 17 jajaran wilayah di kabupaten Brebes melalui Babinsa  untuk memberikan motivasi dan arahan tentang betapa pentingnya pendidikan, Rabu (20/11/2019).




Hadir dalam kesempatan di Aksi Babinsa Kodim 0713 Brebes yang setiap tayang On Air di Radio Singosari FM Brebes dan Radio Singosari News FM Ketanggungan adalah Sertu Musmulyadi Babinsa Cimohong yang berkantor di Koramil 07 Bulakamba yang menggandeng Kadus 3 wilayah barat Cimohong Imam Syafi’I (33). Dengan senyum semangat menyapa pendengar setia radio di studio 2 Singosari FM Brebes di jalan Veteran nomor 14 Brebes.

Sertu Musmulyadi menceritakan pengalamanya dalam membakar semangat anak-anak diwilayah binaannya dalam meraih cita-cita yaitu dengan melalui Gerakan Kembali Bersekolah (GKB).

“Bahkan sedikitnya 10 orang pelajar yang putus sekolah sudah melanjutkan belajar kembali di tingkat SMK di wilayah Bulakamba dan ada 2 orang yang sudah menyelesaikan pendidikan terakhirnya di SMK Larendra dan SMK Muhammadiyah Bulakamba”. Tutur Sertu Musmulyadi.

Sertu Musmulyadi mengajak pemuda dan pemudi yang putus sekolah khususnya warga desa Cimohong untuk melanjutkan sekolah dengan cara menyambangi ke rumah-rumah dan menemui orang tuanya untuk melanjutkan sekolah dengan menggandeng pemerintah desa, upaya seperti ini dilakukan guna meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) guna mengimbangi perkembangan globalisasi saat ini.

Ditambahkan juga oleh Babinsa bahwa di Desa Cimohong Bulakamba sendiri sudah berdiri 4 industri yang sangat membutuhkan SDM untuk dipekerjakan di 4 industri tersebut, apabila SDM warga Cimohong tidak sesuai dengan persyaratan untuk menjadi karyawan di industri tersebut maka besar kemungkinan yang akan mengisi pekerjaan tersebut adalah dari luar desa Cimohong, Papar Musmulyadi.

Dengan upaya GKB ini setidaknya warga desa Cimohong SDM nya bertambah dan tidak tertinggal dengan daerah lainnya. (Utsm)

Senin, 18 November 2019

Sosialisasi Pelatihan Pelatih Woodball Tingkat Banyumas


Banyumas - Guna untuk memasyarakatkan olahraga Woodball dan mengolahragakan Woodball kepada masyarakat, Korem 071/Wijayakusuma bekerjasama dengan Indonesia Woodball Association (IWbA) Banyumas, menggelar Sosialisasi Pelatihan Pelatih Woodball bagi para Guru Penjasorkes (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) sewilayah Kabupaten Banyumas, Senin (18/11/2019) di Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas. 




Sosialisasi pelatihan pelatih woodball dibuka secara langsung oleh Kasrem 071/Wijayakusuma Letkol Inf Heri Sumitro,  S.Pd., mewakili Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., dihadiri para Kasirem 071/Wk, Ketua Umum Koni Banyumas, Kriswantoro selaku narasumber dari Unes Semarang, Kadisdik Banyumas, Pembina Pengcab IWbA Banyumas beserta pengurus, dan para guru Penjasorkes SMP se-Kab Banyumas selaku peserta latihan. 

Danrem 071/Wijayakusuma dalam amanat tertulisnya yang disampaikan Kasrem 071/Wijayakusuma mengatakan, olahraga woodball mulai masuk ke Indonesia pada tahun 2006, berawal dari diundangnya pengurus KONI yang pada waktu itu diwakili ibu Rita Subowo ke kejuaraan woodball internasional tahunan di Malaysia. Sejak saat itu, KONI merekomendasikan berdirinya Indonesia Woodball Association (IWbA), dan pada tanggal 1 Oktober 2006 IWbA resmi berdiri untuk menjadi induk organisasi olahraga woodball di Indonesia. 

Dijelaskan Danrem, IWbA berpusat di Semarang dan selaku Presiden IWbA Bapak Tandiono Jecky, mulai mengembangkan dan mensosialisasikan olahraga woodball di Indonesia dengan melakukan pembinaan atlet serta membangun lapangan woodball dimana-mana. 

Danrem berharap, suatu saat olahraga woodball dapat memberi nama harum Indonesia di dunia internasional dengan prestasi-prestasi yang ditunjukkan atlet-atlet woodball Indonesia.
"Dengan pelatihan ini, semoga para peserta dapat menyerap materi yang diberikan narasumber, sehingga nantinya dapat diteruskan dengan mensosialisasikan dan melatih olahraga woodball ini kepada masyarakat maupun anak didiknya untuk menjadi seorang atlet woodball yang handal dalam memperkuat tim woodball Banyumas pada event baik regional maupun nasional", harapnya.

Usai dilaksanakannya kegiatan sosialisasi, dilaksanakan peresmian lapangan woodball di Makorem 071/Wijayakusuma Sokaraja, Banyumas, oleh Kasrem 071/Wijayakusuma, Ketum Koni Banyumas, Bpk.Kriswantoro narasumber dari Unes Semarang, Kadisdik Banyumas dan Pembina Pengcab IWbA Banyumas. 

Lapangan woodball Makorem 071/Wijayakusuma menggunakan lapangan upacara Makorem 071/Wijayakusuma dan lahan-lahan ruang terbuka sekitar kompleks Makorem, dengan 24 gate/gawang kecil.(penrem071/pendim0713)

Saka Wira Kartika Koramil Larangan Jelajah Gunung Nyapa Karangbale


Brebes – Pramuka Saka Wira Kartika Koramil 16 Larangan melaksanakan rangkaian kegiatan dalam pengambilan Bagde yang dikukuhkan secara langsung oleh Danramil 16 Larangan Kapten Inf Yatno yang diwakili oleh Bati Tuud Pelda Sugiyarto di Gunung Nyapa Karangbale, Larangan, Brebes. Minggu (17/11/2019).







Sejumlah 29 orang peserta pramuka Saka Wira Kartika menjadi tamu baru dan sah menjadi anggota binaan TNI AD di Koramil Larangan tersebut.

“Selama tiga hari penuh, seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan diantaranya longmars wings tapak merah Dewan Saka dengan menempuh jarak 21 kilometer dengan diawali start dan finish di Makoramil” Tutur Pelda Sugiyarto.

Setelah upacara pembukaan seluruh anggota baru dibekali materi kesakaan, caraka malam yang melalui rute masuk kampong diwilayah kecamatan larangan dan malamnya dilanjutkan api unggun. Tambah Batituud.

Sebagai Tradisi masuk anggota Saka Wira Kartika Koramil, peserta diwajibkan sampai dititik puncak acara, yaitu singgah dan melakukan upacara pengukuhan dan pemasangan bet Saka Wira Kartika di Gunung Nyapa Desa Karangbale Kecamatan Larangan.

Dalam kesempatan terakhir pengukuhan, seluruh peserta mengikuti tradisi siraman yang dilakukan dihalaman Koramil sebagai sah dan resminya mereka menjadi anggota Pramuka Saka Wira Kartika. (Utsm)

Sabtu, 16 November 2019

4 Sabuk Emas Tinju Profesional Diperebutkan Dalam HUT TNI Ke-74 Kodim Cilacap


Cilacap - Dalam rangka menyemarakkan HUT TNI ke-74 Tahun 2019, Kodim 0703 Cilacap bekerjasama dengan David Promotions, serta didukung Pemda Cilacap, Polres Cilacap dan Promotor Suprapto menggelar  event Tinju Profesional bertempat di GOR Wijayakusuma Cilacap, Sabtu (16/11/2019).





Event ini memperebutkan 4 sabuk emas yang yakni Sabuk Emas Bupati Cilacap 8 round, Sabuk Emas Dandim 0703 Cilacap 12 round, Sabuk Emas Kapolres Cilacap 8 round, dan Sabuk Emas Danrem 071 Wijayakusuma serta lebih dari 3 partai tambahan kelas Profesional dan 15 duel kelas amatir turut meramaikan  Gelar Tinju Profesional.

Sederet nama petinju profesional seperti Beny Tamaela dari Sasana Eagle Eyes Kostrad BC Solo, Roky Alap Alap dari Sasana TJ Alap Alap Cilacap, Primus Lopo dari Sasana Rokatonda BC Surabaya, Alpius Matufani Sasana Dirgantara BC Sleman turut berduel dalam event ini. 

Selain itu dari Kelas Internasional yang terdiri dari Kelas Bulu 57,1 kg Yuya Makamura berduel dengan Dion Arema,  Kelas Bantam 53,3 kg Gakuto Yamaguchi VS Tomi Seran, dan di Kelas Super Fly 52,3 kg Toshihiko Era vs Sulis Barera. Di Partai Utama  petinju  Iwan Kei dari Sasana Yonif 733 Malang berduel dengan Arif Bleder dari Sasana Kodim 0703 BC Cilacap untuk memperebutkan Sabuk Emas Dandim 0703 Cilacap.

Dandim Letkol Inf. Wahyo Yuniartoto, S.E., M.Tr (Han) selaku penanggung jawab kegiatan menyampaikan, kegiatan tinju profesional ini merupakan kegiatan yang positif dalam mempersatukan kita semua dan sekaligus untuk ajang silaturahmi. "Kegiatan ini merupakan ajang pembinaan untuk meningkatkan kemampuan dan prestasi para petinju lokal maupun nasional, untuk mencari bibit-bibit atlet-atlet tinju profesional Kabupaten Cilacap dan sebagai ajang pembinaan prestasi tinju anak bangsa ," ucapnya.

Dikatakan, dalam meraih kesuksesan dibutuhkan rasa tanggung jawab disiplin dan kekompakan dari pengurus, pelatih maupun para atlet, kami yakin dan percaya sebenarnya ada banyak sekali pemuda-pemuda yang berpotensi sehingga diharapkan olahraga tinju semakin familiar dan bisa banyak peminat atau atlet muda dapat dijadikan pemicu semangat untuk berusaha menjadi petinju yang handal dan sportif dan mampu mengharumkan nama Kabupaten Cilacap di Kancah nasional maupun internasional.

"Petinju yang handal itu harus mengedepankan profesionalitas dengan menjunjung tinggi sportivitas dalam bertanding. Selamat bertanding dan jaga sportifitas, semoga Tuhan yang maha Esa senantiasa  memberikan petunjuk serta jalan terbaik bagi kita", pungkasnya.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Promotor David Suprapto, Wakil Bupati Syamsul Aulia Rahman S. STP. Msi, Dandim 0703 Cilacap Letkol Inf. Wahyo Yuniartoto, S.E., M.Tr (Han), Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto, SIK, MH, Danlanal yang diwakili Kapten Laut (P) Heri, Unsur Forkopinda dan Stakeholder wilayah Cilacap serta penonton yang berjumlah sekitar 500 orang.(penrem071/pendim0713)